Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

AKTIVITAS FISIK : APAKAH MEMBERIKAN DAMPAK BAGI KEBUGARAN JASMANI DAN KESEHATAN MENTAL? Ahmad Chaeroni; Nurlan kusmaedi; Amung Ma'mun; Dian Budiana
Jurnal Sporta Saintika Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v6i1.163

Abstract

Rendahnya kebugaran jasmani menjadi permasalahan serius yang perlu dicaikan solusi konkrit bagi remaja. Demikian pula kesehatan mental yang dulu tren dikalangan usia lanjut sekarang menjadi marak dikalangan remaja. Aktivitas fisik diyakini dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan kesehatn mental. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan seberapa besar pengaruh program aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani dan kesehatan mental remaja. Sebanyak 44 siswa remaja dilibatkan dalam program aktivitas fisik selama 8 minggu. Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani dilakukan pengukuran menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) dan kesehatan mental menggunakan questioner. Data di oleh menggunakan program SPSS. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa aktivitas fisik dari sedang hingga kuat diyakini dapat: 1) meningkatkan kebugaran jasmani remaja; 2) meningkatkan kesehatan mental. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik sedang hingga kuat perlu menjadi kebiasaan hidup remaja agar tetap sehat jasmani dan Mental.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran dan Gender Terhadap Pemahaman, Kesenangan, dan Keterampilan Bermain Sepak Bola Pada Siswa SMP Sucipto; Beltasar Tarigan; Amung Ma'mun; Yunyun Yudiana
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2021.6.2.1

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the learning approach and gender on increasing understanding, enjoyment, and soccer playing skills. An experimental method with a factorial design was used in this study. The total sample was 60 students consisting of 30 boys and 30 girls. The instrument used is a questionnaire of comprehension scale, pleasure scale with modified PACES test and a soccer playing performance test. Data analysis will be presented in the form of standard deviations and average values using SPSS version 24. The results of the research approach to learning, Interaction of Approaches with Gender have a significant effect on increasing students' understanding, enjoyment, and skills in playing football. So that the tactical approach is considered as an effective way to increase the understanding, enjoyment, and skills of playing football for junior high school students
Aktivitas Motorik Suku Anak Dalam Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun Jambi Deddy Rahmat Saputra; Vanessa Gaffar; Amung Ma'mun
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i2.682

Abstract

Mengamati kehidupan manusia, khususnya kehidupan suku anak dalam dari lahir hingga terlibat dalam kehidupan, sangat menarik karena suku anak dalam hidup di lingkungan alam mereka. Kondisi ini sangat berbeda dengan yang ada, apalagi di kota. Studi ini melihat latar belakang suku anak, jenis aktivitas motorik, dan faktor pendukung dan penghambat. Penelitian dilaksanakan di pemukiman suku anak dalam, tepatnya di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun Jambi. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Model Spradley digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Prilaku dan aktivitas gerak suku anak dalam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sangat berbeda dengan masyarakat umum. Orang tua atau kelompok mengajari motorik atau gerak bawaan mereka lebih banyak daripada yang mereka lakukan sendiri. Ini karena kebutuhan hidup dan kelangsungan hidup kelompok dipengaruhi. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Suku anak dalam yang ada di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam merupakan keturunan dari tiga daerah yaitu Kerajaan Pagaruyung (Minang Kabau); (2) Aktivitas motorik suku anak dalam meliputi bermain, berjalan, berlari, melompat, memanah, menembak dan memanjat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya; (3) Hal-hal yang mengganggu perkembangan motoriknya, seperti pembukaan lahan yang tidak bertanggung jawab, komunikasi sosial yang tidak efektif dan kurangnya perhatian pemerintah (4) Suku anak dalam terus memegang adat istiadat dan kepercayaan mereka.
Aktivitas Motorik Suku Anak Dalam Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun Jambi Deddy Rahmat Saputra; Vanessa Gaffar; Amung Ma'mun
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i2.682

Abstract

Mengamati kehidupan manusia, khususnya kehidupan suku anak dalam dari lahir hingga terlibat dalam kehidupan, sangat menarik karena suku anak dalam hidup di lingkungan alam mereka. Kondisi ini sangat berbeda dengan yang ada, apalagi di kota. Studi ini melihat latar belakang suku anak, jenis aktivitas motorik, dan faktor pendukung dan penghambat. Penelitian dilaksanakan di pemukiman suku anak dalam, tepatnya di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun Jambi. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Model Spradley digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Prilaku dan aktivitas gerak suku anak dalam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sangat berbeda dengan masyarakat umum. Orang tua atau kelompok mengajari motorik atau gerak bawaan mereka lebih banyak daripada yang mereka lakukan sendiri. Ini karena kebutuhan hidup dan kelangsungan hidup kelompok dipengaruhi. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Suku anak dalam yang ada di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam merupakan keturunan dari tiga daerah yaitu Kerajaan Pagaruyung (Minang Kabau); (2) Aktivitas motorik suku anak dalam meliputi bermain, berjalan, berlari, melompat, memanah, menembak dan memanjat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya; (3) Hal-hal yang mengganggu perkembangan motoriknya, seperti pembukaan lahan yang tidak bertanggung jawab, komunikasi sosial yang tidak efektif dan kurangnya perhatian pemerintah (4) Suku anak dalam terus memegang adat istiadat dan kepercayaan mereka.
Visualizing Research Trends in Positive Youth Development through Sport: a VOSviewer Bibliometric Analysis Hidayat; Amung Ma'mun; Mustika Fitri; Agus Mahendra
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/peshr.v13i3.12106

Abstract

Research and publications on positive youth development through sport instruction have been widely conducted in various countries. However, this trend does not always reflect the existing conditions. In fact, positive youth development through sport has a significant positive impact on the younger generation. This study aims to analyze the visualization metrics of publications on positive youth development through sport over the past ten years (2013-2023) using the literature review method. Examination using Scopus through the Publish or Perish (PoP) application found only twelve articles (out of a total of 74 articles) that met the VOSviewer visualization analysis criteria. The results of the study showed that the highest publications occurred in 2021 with 56 citations, and in 2018 with 55 citations from two articles each year. VOSviewer visualization confirms that positive youth development through sport instruction has great potential to be further developed with other terms, so that it can more effectively meet the needs of the younger generation. This study presents the results of computational bibliometric mapping of data published in research articles. Future research could consider broader aspects of PYD teaching and link it to other terms to enhance the various aspects that support positive adolescent development.