Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Flipbook Interaktif Bagi Guru-Guru SD Negeri Desa Gentansari dan Twelagiri Andarini Permata Cahyaningtyas; Yulina Ismiyanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3474

Abstract

Pembelajaran daring yang telah berlangsung hampir dua tahun membuat guru harus terus mencari alternatif sarana pembelajaran yang menarik bagi siswa. Hanya saja, siswa SD dan orang tua di lingkungan pedesaan cenderung mengalami kendala dalam hal sinyal serta keterbatasan keterampilan pengoperasian gawai. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan flipbook interaktif menjadi suatu hal yang penting untuk dilakukan agar kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan dan kendala dapat diminimalisasi. Hal ini dikarenakan flipbook interaktif memungkinkan siswa untuk dapat belajar dengan memanfaatkan teks, audio, gambar, video, serta kuis dalam satu kemasan. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru SD negeri di lingkungan Desa Gentansari dan Twelagiri, Kabupaten Banjarnegara. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan guru dalam memanfaatkan hyperlink, mengunduh dan memasukkan gambar, suara, teks, video, serta membuat kuis melalui Wordwall, Kahoot, dan Quizizz yang kemudian digabung dengan modul pembelajaran dan dikemas dalam bentuk flipbook. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran, baik dalam bentuk online maupun blended learning di lingkungan SD negeri di kedua desa tersebut.
Pelatihan Pembuatan Flipbook Interaktif Bagi Guru-Guru SD Negeri Desa Gentansari dan Twelagiri Andarini Permata Cahyaningtyas; Yulina Ismiyanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3474

Abstract

Pembelajaran daring yang telah berlangsung hampir dua tahun membuat guru harus terus mencari alternatif sarana pembelajaran yang menarik bagi siswa. Hanya saja, siswa SD dan orang tua di lingkungan pedesaan cenderung mengalami kendala dalam hal sinyal serta keterbatasan keterampilan pengoperasian gawai. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan flipbook interaktif menjadi suatu hal yang penting untuk dilakukan agar kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan dan kendala dapat diminimalisasi. Hal ini dikarenakan flipbook interaktif memungkinkan siswa untuk dapat belajar dengan memanfaatkan teks, audio, gambar, video, serta kuis dalam satu kemasan. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru SD negeri di lingkungan Desa Gentansari dan Twelagiri, Kabupaten Banjarnegara. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan guru dalam memanfaatkan hyperlink, mengunduh dan memasukkan gambar, suara, teks, video, serta membuat kuis melalui Wordwall, Kahoot, dan Quizizz yang kemudian digabung dengan modul pembelajaran dan dikemas dalam bentuk flipbook. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran, baik dalam bentuk online maupun blended learning di lingkungan SD negeri di kedua desa tersebut.
The Influence of The Monopoly-Assisted PAKEM Model on Students' Critical Thinking Skill in Elementary School Muhamad Afandi; Yulina Ismiyanti; Sari Yustiana; Bela Fina Apriliya
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 10 No 1 (2024): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v10i1.22626

Abstract

This study aims to examine the effect of the monopoly-assisted PAKEM model (Active, effective, creative, effective and fun learning model) on the critical thinking skills of grade 5 students of SD Negeri Demaan. Research using quantitative methods with experimental research types. The experimental design form used Quasi Experimental Design with the form of Nonequivalent Control Group Design. The study involved two groups: an experimental class and a control class. The subjects in this study were grade 5 Demaan state elementary school which amounted to 45 students. Data collection is in the form of a description type test of 10 questions given for pretest and posttest. The data analysis techniques used are normality, homogeneity and hypothesis test consisting of Independent sample t-test and Paired sample t test. Before carrying out the data collection process, conducting instrument trials first consists of validity, reliability, differentiation and difficulty tests. The average pretest result of the control class was 40.83 and the posttest was 40.95 While the average experimental class pretest results obtained were 44.06 and posttest obtained 80.63. The paired sample t test of the experimental class obtained results in the lower column of -41.90 upper of -31.23 and the significance value (2-tailed) = 0.000 < 0.05 then Ho was rejected and Ha was accepted that there was a significant effect of using the monopoly-assisted PAKEM model on the critical thinking ability of grade 5 students of Demaan state elementary school. Therefore, educators or teachers can apply the Monopoly-assisted PAKEM model to improve students' critical thinking.
Perspektif Guru Membangun Budaya Literasi Berpendekatan Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Puji Saputera; Rida Fironika Kusumadewi; Yulina Ismiyanti; Muhammad Imaduddin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.5778

Abstract

The low quality of education in Indonesia is caused by the weak literacy of students, which is further exacerbated by the impact of the Covid-19 pandemic. This study aims to explore the strategies applied by teachers in building a literacy culture with a culturally responsive teaching approach at SDN Sayung 1 and identify the challenges faced in improving students' reading skills. This study uses a qualitative approach with a case study design, where data is collected through interviews, participatory observation, and documentation. The results of the study show that strategies such as reading habituation Asmaul Husna, reading 15 minutes before learning, and the Duta Baca award program have proven to be effective in increasing students' interest and literacy skills. In addition, the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach also plays a role in linking learning with students' cultural backgrounds, thereby increasing their involvement in literacy activities. Although the challenges found include limited access to diverse reading materials and differences in students' literacy environment at home. Thus, continuous support from schools, teachers, and parents is needed to enrich literacy resources and create a more conducive environment for the development of students' reading skills. With the implementation of the right strategy and good collaboration, a strong literacy culture can be formed and contribute to improving the quality of education in primary schools.
Implementasi Literasi Sosial di Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Pengembangan Karakter Siswa di Era Modern Hafidatul Ulya Ulya; Sari Yustiana; Yulina Ismiyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.5957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi literasi sosial di sekolah dasar dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengembangan karakter siswa di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa-siswi SD Islam Sultan Agung 02. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi sosial, keterampilan komunikasi, serta peran guru dan lingkungan belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap pengembangan karakter siswa yang lebih empatik, kemampuan bersosialisasi, komunikatif, dan bertanggung jawab. Literasi sosial disarankan untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah agar siswa mampu berkembang di era global. Selain itu, peran aktif orang tua juga diperlukan dalam mendukung perkembangan karakter anak.