Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Study of Entrepreneurial Literacy and Digital Literacy on Business Sustainability Mushroom Cultivation in Beruk Village, Jatiyoso District, Karanganyar Regency Halimah; Silfa, Amanda; Adiyani, Rini; Wijiastuti, Sri; Kurniawati, Susilaningtyas Budiana; Widodo, Zandra Dwanita
International Journal of Asian Business and Management Vol. 3 No. 1 (2024): February, 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijabm.v3i1.8258

Abstract

This article discusses the sustainability of the mushroom cultivation business in Beruk Village, Jatiyoso District, Karanganyar Regency. This research focuses on three variables, namely entrepreneurial literacy, digital literacy, and business sustainability. This study uses qualitative methods and direct observation of the subject with interview-based data collection which is then examined using a qualitative approach technique. The results of this study indicate that entrepreneurial literacy and digital literacy in mushroom cultivation business actors in Beruk Village, Jatiyoso District, Karanganyar Regency can be categorized as quite good because the mushroom cultivation business actors already have an understanding of the business being established. Meanwhile, business continuity shows that the mushroom cultivation business is quite good because it can develop well
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Investasi Mahasiswa di Pasar Modal: Studi kasus pada Mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta, Universitas Dharma AUB Surakarta, dan Universitas Slamet Riyadi Rahma Zuhria Ningrum; Rahmatya Widyawati; Syahriar Abdullah; Supartini; Susilaningtyas Budiana Kurniawati
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 6 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i6.2002

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence student investment interest in the capital market. The methods used in this study are quantitative methods and sampling techniques, namely using saturated sampling techniques with a purposive sampling approach, in accordance with predetermined criteria. The sample of this study was 51 students who met the criteria. This study used primary data obtained through g-form then disseminated through whatsAap. The g-form questionnaire is arranged with a likert scale of 1-5. The variables used in this study are financial literacy variables (X1), investment knowledge (X2), motivation (X3), and investment interest (Y) in the capital market. Data analysis techniques in research are descriptive statistical analysis, data quality tests, classical assumption tests, multiple linear regression tests, and hypothesis tests. Data processing is done with the help of SPSS software version 25. Based on the results of the study, it shows that the results of the financial literacy t test obtained t count (-0.616) < t table (2.012) can be concluded if financial literacy does not affect student investment interest in the capital market, while investment knowledge obtained t count (2.954) > t table (2.012) can be concluded if investment knowledge affects student investment interest in the capital market and motivation obtained t count (2.277) > t table (2.012) can It is concluded that motivation affects students' investment interest in the capital market. Simultaneously, based on the results of the f test, it shows that together the variables of financial literacy, investment knowledge, and motivation affect students' investment interest in the capital market.
PENERAPAN DESIGN THINKING DALAM MENGIDENTIFIKASI POTENSI DESA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA Kurniawati, Susilaningtyas Budiana; Supartini, Supartini; Widyaswati, Rahmantya; Darmaningrum, Kurniawati
Solusi Vol. 22 No. 1 (2024): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v22i1.8400

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tunjuan untuk menginvestigasi solusi secara teoritis penerapan design thinking dalam mengidentifikasi potensi desa yang nantinya akan dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli desa. Setelah pemerintah menerbitkan Undang-Undang Desa, maka peran desa semakin meningkat karena desa memiliki kewenangan untuk mengembangkan strategi pelaksanaan pembangunan di wilayah masing-masing melalui pengelolaan potensi desa yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat desa tersebut. Namun demikian ada pula desa yang memiliki kendala yaitu merasa kesulitan atau tidak mampu menemukan potensi desa yang akan dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli desa. Permasalahan ini  dapat menghambat pembangunan sehingga perlu segera diatasi. Oleh karena itu penelitian ini mencoba mencari alternatif solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan bagi desa yang masih kesulitan mengidentifikasi potensi desa untuk dikembangkan. Salah satu metode yang ditawarkan oleh peneliti yaitu penerapan design thinking untuk mengkaji secara teoritis berdasarkan literatur sebagai hal baru bahwa metode ini dapat menjadi solusi terhadap permasalahan yang ada. Metode penelitian yang digunakan penelitian literatur review. Pada setiap tahapan design thinking dilakukan analisa dan simulasi secara teoritis untuk memberikan gambaran yang jelas bahwa secara teori konsep desain thinking dapat diterapkan untuk mengatasi masalah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode design thinking dapat digunakan dalam mengidentifikasi potensi desa yang akan dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli desa.
Earnings Quality and Economic Narratives: Insights into Corporate Truth-Making from CFOs and Financial Standard Setters Warsina, W.; Suswadi, S.; Budiana Kurniawati, Susilaningtyas; Dwanita Widodo, Zandra
Golden Ratio of Finance Management Vol. 4 No. 2 (2024): April - September
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grfm.v4i2.873

Abstract

This study investigates the perceptions of Chief Financial Officers (CFOs) in Indonesian companies regarding earnings quality and the factors influencing their reporting decisions. It aims to explore the implications of these perceptions for stakeholders, including investors and standard setters. Employing qualitative methodologies, the research collects data through in-depth interviews and surveys administered to CFOs across various sectors in Indonesia. The study examines the relationship between earnings quality and institutional ownership, credit ratings, and the professional backgrounds of CFOs. The findings reveal that nearly 95% of CFOs perceive earnings as critical for investors in valuing companies, with a strong emphasis on sustainability and the absence of one-time items as key attributes of high-quality earnings. Additionally, a significant correlation exists between institutional ownership and earnings quality, while CFOs with public accounting backgrounds report higher perceptions of earnings quality compared to their counterparts. The study highlights that firms with higher credit ratings tend to demonstrate greater earnings quality. The results underscore the importance of transparent and reliable financial reporting practices for CFOs, suggesting a need for improved accounting standards that address the complexities of earnings quality. Investors are encouraged to consider the sustainability of earnings when making investment decisions. This research contributes to the understanding of earnings quality in emerging markets, specifically within the context of Indonesian corporate governance. It bridges the gap between academic theories and practical insights from financial executives, offering valuable implications for future research and policy development.
Penerapan Theory of Planned Behaviour dalam keputusan konsumen untuk membeli Makanan Organik Darsono, Darsono; Darmaningrum, Kurniawati; Rumaningsih, Mrihrahayu; Alhusin, Syahri; Handoko, Trio; Kurniawati, Susilaningtyas Budiana
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6167

Abstract

Ketersediaan dan preferensi terhadap produk ramah lingkungan telah meningkat; Namun, pemahaman terkait perilaku konsumen mengenai makanan organik masih belum memadai karena sebagian besar penelitian hanya terfokus pada proses untuk menghasilkan produk organik. Meskipun minat konsumen terhadap pangan organik telah meningkat dari waktu ke waktu, sehingga secara umum menimbulkan sikap positif terhadap produk pangan organik, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa volume konsumsi pangan organik di pasar relatif rendah. Hal ini mengakibatkan adanya kebutuhan mendesak untuk mempelajari motivasi yang meningkatkan kecenderungan konsumen untuk membeli makanan yang diproduksi secara organik. Hipotesis diuji dengan menganalisis data melalui model persamaan struktural (SEM), dimana variabel sikap sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terkait norma subyektif, perceived behavioural control, dan norma personal pada sikap yang akan mempengaruhi niat pembelian konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi konsumen dalam membeli makanan organik dapat dirangsang dengan mendorong nilai-nilai individu yang mencerminkan perilaku pembelian yang ramah lingkungan, kesadaran terkait kesehatan.
Good Governance of Village Fund to Achieve the Village Sustainable Development Goals (SDGs)- Systematic Review Kurniawati, Susilaningtyas Budiana; Supartini, Supartini; Abdullah, Syahriar; Widyaswati, Rahmatya; Maryanti, Istinganah Eni; Warsina, Warsina
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 3 (2024): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5415

Abstract

This research aims to focus on the achievement of village SDGs through village funds. The village fund program is a strategic policy to accelerate village development based on the Village Law. Currently, village development is aligned with the concept of Sustainable Development Goals (SDGs). This policy is contained in Ministerial Regulation No.8/2022 on the priority use of village funds. The researcher's alternative solution is to apply the principles of good governance of village funds to achieve village SDGs. Therefore, this study aims to determine the theoretical application of good management of village funds to achieve village SDGs. The method used in this research is a systematic review with meta-synthesis that is expected to show theoretical solutions from previous research on accelerating village SDGs through village funds. The result of this research is that village SDGs are important in village development. The application of accounting knowledge is needed to achieve village SDGs. The use of village funds can be applied to achieve village SDGs. Using village funds with good governance can significantly influence achieving village SDGs.
The Influence of Participation, Transparency, Accountability, and Utilization of Information Technology in the Management of Village Funds Supartini; Abdullah, Syahriar; Kurniawati, Susilaningtyas Budiana; Maryanti, Istinganah Eni
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jske.v6i4.1964

Abstract

Purpose of the study: This study aims to determine the influence of (1) participation, (2) transparency, (3) accountability and utilization of information technology in the management of village funds in Bandardawung village, Tawangmangu Karanganyar sub-district. Methodology: This study uses primary data sourced from respondents' answers. The population in this study was 104 community leaders of Bandardawung village. The sample in this study was calculated using the Solvin formula of 83 people. The data collected in this research was 52. The analysis method used was multiple linear regression and was processed using SPPS software version 26. Main Findings: From the partial test, the variable with the greatest influence on village fund management is the variable of information technology utilization, amounting to 12.83. Adjusted R square value indicates that collectively participation, transparency, accountability and utilization of information technology contribute 94,2%. The remaining 5.8% is another factor outside this study. Novelty/Originality of this study: Previous research only discussed the influence of participation, transparency and accountability on village fund management. The author has not found any research that tests participation, transparency, accountability and the use of information technology in village fund management. This study adds the variable of information technology utilization to maintain budgetary order and discipline in village fund management.
EKONOMI SIRKULAR DARI DESA: EDUKASI DAN INOVASI TALENTA MUDA DALAM PENGELOLAAN LIMBAH BERKELANJUTAN Budi Santosa , Nuruddin Priya; Budiana Kurniawati, Susilaningtyas; Dwanita Widodo, Zandra; Cahyani, Meilan Ardita; Viona, Afrenia Inka; Saputro , Ridho Deco
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5985

Abstract

Permasalahan pengelolaan limbah di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan dan rendahnya produktivitas ekonomi masyarakat. Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, merupakan salah satu desa semi-urban dengan aktivitas pertanian dan rumah tangga yang cukup tinggi, namun belum memiliki sistem pengelolaan limbah terpadu. Kondisi ini mendorong perlunya model pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular, yang mengintegrasikan edukasi, inovasi teknologi, dan partisipasi talenta muda desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah pertanian dan rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus menumbuhkan kewirausahaan hijau melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif kolaboratif, mencakup tiga tahapan utama: (1) identifikasi kebutuhan mitra dan potensi lokal, (2) pelatihan interaktif melalui sesi tatap muka, diskusi kelompok, dan praktik langsung, serta (3) evaluasi partisipatif dan replikasi hasil. Dua mitra utama terlibat aktif dalam kegiatan ini, yaitu Kelompok Tani Subur Makmur dan Karang Taruna Indonesia Desa Kepatihan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap keterampilan teknis dan kesadaran ekologis masyarakat. Tingkat penguasaan pengelolaan limbah organik meningkat dari 35% menjadi 75%, sementara diversifikasi produk berbasis limbah naik dari 15% menjadi 55%. Produk yang dihasilkan meliputi pupuk organik, pakan ternak pelet, pupuk cair, serta kerajinan daur ulang (eco-craft). Selain itu, muncul unit usaha baru seperti Bank Sampah Karang Taruna dan Subur Makmur Green Product, yang berperan dalam memperkuat ekonomi sirkular desa. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil membangun model pemberdayaan berbasis ekonomi hijau yang memadukan edukasi, inovasi teknologi, dan kepemimpinan talenta muda desa. Model ekonomi sirkular dari desa ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menurunkan timbulan limbah secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut dapat direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa sebagai strategi menuju pembangunan desa hijau berdaya saing dan berketahanan lingkungan.
SAMPAH, SOLIDARITAS, ATAU TEKANAN PRODUKTIVITAS? MENELAAH RELASI KARANG TARUNA DAN KWT DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS KOLEKTIF MENUJU AGROWISATA HIJAU Budi Santosa , Nuruddin Priya; Budiana Kurniawati, Susilaningtyas; Dwanita Widodo, Zandra; Norbertus Citra Irawan; Eny Kusumawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5986

Abstract

Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual menggunakan huruf Tahoma, ukuran 9pt dengan panjang teks Masyarakat di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri menghadapi kondisi awal berupa dua masalah paralel, yaitu stagnasi partisipasi generasi muda dalam Karang Taruna (KT) serta keterasingan ekonomi Kelompok Wanita Tani (KWT) yang terikat rutinitas domestik. Sampah dan limbah tidak tertangani sehingga membentuk lingkungan fisik dan mental yang memunculkan rasa tidak berdaya. Tim pemberdayaan memfasilitasi kolaborasi antara KT dan KWT dengan menjadikan pengelolaan sampah sebagai pintu masuk perubahan, solidaritas sebagai penggerak energi sosial, dan penguatan kelembagaan sebagai pertahanan menghadapi tekanan produktivitas eksternal. Proses fasilitasi berlangsung melalui diskusi partisipatif, pembentukan visi bersama, dan perancangan struktur kerja yang inklusif. Hasilnya menunjukkan terbentuknya identitas kolektif baru sebagai “Kawasan Agrowisata Hijau Mandiri” yang mengintegrasikan aspek ekologis, ekonomi, dan sosial. KT dan KWT bukan hanya berhasil menciptakan kebun wisata berbasis pengolahan sampah organik, tetapi juga menunjukkan kemampuan bernegosiasi dengan pasar, menyusun program inovatif, serta mengelola konflik secara mandiri. Pemberdayaan terjadi pada level individu melalui tumbuhnya rasa percaya diri, pada level kelompok melalui solidaritas fungsional, dan pada level kelembagaan melalui sistem tata kelola yang transparan dan adaptif.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN SISWA SD BERSKALAN SURAKARTA Kusumawati, Eny; Nuruddin Priya Budi Santosa; Zandra Dwanita Widodo; Susilaningtyas Budiana Kurniawati; Norbertus Citra Irawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5992

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang sering muncul dalam kehidupan di masyarakat. Pertumbuhan populasi dan perkembangan industri telah menyebabkan peningkatan produksi sampah anorganik, seperti plastik, kaca, logam, dan lainnya. Kreasi dari daur ulang sampah plastik merupakan kerajinan yang bisa menjadi alternatif peluang usaha. Sampah plastik dapat dibuat kerajinan tangan seperti bross, tas belanja, dompet, lampu hias, tempat pensil, keranjang, dan lain lain. Jadi, tidak hanya menyelamatkan lingkungan, sebagai produk kreatif, kreasi sampah plastik mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. . Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kreatifitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa melalui pelatihan pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang bernilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini melalui dua tahapan yaitu, tahapan persiapan dan pelaksanaan yang disertai dengan sosialisasi, penyampaian materi, dan pelatihan kreasi. Hasil dari pelatihan pengabdianmasyarakat dengan menggunakan barang bekas ini membuat siswa memiliki keterampilan dalam mengolah sampah dengan cara yang baik dan efektif yang memiliki nilai lebih ekonomis. Pemanfaatan sampah anorganik memberikan perubahan sikap siswa sehingga mempunyai minat berwirausaha dan sadar akan bahayanya sampah dilingkungan mereka tinggal.