Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Increasing The Strength of Cellular Lightweight Concrete Bricks with The Addition of Bamboo Fiber Magnolia, An-Nisa; Akmal, Jamiatul; Martinus, Martinus; Savetlana, Shirley; Helmi, Masdar
Jurnal Rekayasa Proses Vol 18 No 2 (2024): Volume 18, Number 2, 2024
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.15320

Abstract

This research aims to obtain technology for improving the quality of CLC (Celullar Lightweight Concrete) bricks to be equivalent to AAC (Autoclaved Aerated Concrete). This is a response to the rapid development, especially in the property sector, which is followed by the increasing need for bricks as the main material for building walls. CLC bricks are an alternative product other than red bricks that have the potential to pollute the environment because in the production process there is burning. The problem is that the quality of CLC bricks is relatively lower compared to AAC bricks. The method is to add bamboo fiber as a reinforcement and optimize the elements. The design of the experiment was made using the Taguchi Method, but preliminary experiments had previously been carried out to predict the percentage of elements. The research includes manufacturing process technology and quality testing on samples. Bamboo fiber-reinforced CLC bricks are obtained with an optimal composition of 0.5% fiber and a ratio of cement mass to sand mass of 1:1.6. This sample has a compressive strength of 1.1235 MPa and a bending strength of 1.1723 MPa. From this composition, samples were obtained with an average compressive strength of 1.1285 MPa and an average bending strength of 1.3551 MPa. Thus, it can be concluded that the addition of fiber can increase the strength of CLC bricks to be equal to or stronger than AAC bricks on the market.
Pendampingan Dan Pembuatan Produk Sabun Cair 99 Pada Desa Purwa Agung Negara Batin Way Kanan Rinawati, Rinawati; Nurhasanah, Nurhasanah; Buhani, Buhani; Suharso, Suharso; Sari, Ni Luh Gede Ratna; Akmal, Jamiatul; Kiswandono, Agung Abadi; Aini, Fadhillah Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v5i1.130

Abstract

Kebutuhan sabun cair semakin meningkat setiap hari karena digunakan untuk membersihkan kotoran atau lemak yang menempel pada perabotan rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tim PKM-U Universitas Lampung ini berusaha menangkap peluang tersebut dengan memberdayakan Masyarakat Desa Purwa Agung, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Tujuan dan target spesifik dari kegiatan ini adalah pendampingan dan pelatihan pada masyarakat Purwa Agung khususnya tim PKK untuk memanfaatkan sabun cair dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan sosial. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya sebuah usaha rumahan (home industry) yang memproduksi produk sabun cair dengan brand Sabun Cair Cuci Piring 99. Produk sabun cair ini dikemas dengan beberapa varian warna dan volume. Produk sabun ini dapat dijadikan sebagai produk unggulan desa yang dapat bersaing di era modern dengan harga terjangkau.
Aplikasi Bahan Aktif Daun Sereh Wangi Pada Sabun Cair Produksi UMKM Manja Desa Rejomulyo Satria, Heri; Nurhasanah, Nurhasanah; Juliasih, Ni Luh Gede Ratna; Akmal, Jamiatul; Alkausar, Radho; Amalia, Fildza; Kiswandono, Agung Abadi; Nazhifah, Naurah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v6i1.217

Abstract

Pendampingan pembuatan sabun cuci piring pada UMKM MANJA di Desa Rejomulyo bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk lokal ramah lingkungan serta pemanfaatan sereh wangi yang tersedia di lingkungan sekitar. Pendampingan mencakup pelatihan teknik produksi yang tepat, pemahaman tentang keamanan penggunaan bahan kimia, serta strategi pemasaran dan branding untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengelola usaha mereka. Produk sabun yang dihasilkan memiliki daya saing karena memenuhi kebutuhan konsumen akan produk yang higienis, alami, dan aman digunakan. Pasca kegiatan, UMKM diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan pendapatan, serta mendukung keberlanjutan usaha. Produk juga berpotensi dipasarkan lebih luas dengan dukungan kemasan modern, perizinan usaha, dan promosi yang tepat sasaran.
Pentingnya Peran Permesinan dalam Pengembangan Produk Olahan Buah Pala di Desa Pesawaran Indah Hasymi, Zulhendri; Lubis, Asnawi; Suudi, Ahmad; Akmal, Jamiatul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v6i1.218

Abstract

Buah pala (Myristica fragrans) di Desa Pesawaran Indah, Kabupaten Pesawaran, umumnya hanya dijual secara gelondongan, bahkan daging buah pala terkadang dianggap sebagai limbah. Pada masa lalu daging buah pala diolah menjadi manisan pala, namun tidak berlanjut. Agar potensi pala di Desa Pesawaran Indah ini dapat dimanfaatkan dengan lebih baik, maka perlu dilakukan kegiatan berupa penyuluhan. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar dapat memanfaatkan pala menjadi produk olahan yang jauh bernilai ekonomis. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah anggota KWT Al-Hidayah dan perwakilan dusun serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan penyuluhan pemanfaatan pala dilengkapi dengan video proses pengolahan pala baik secara tradisional maupun menggunakan teknologi permesinan. Kuesioner pre test dan post test kegiatan ini diisi oleh 15 peserta yang dipilih secara acak. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pengetahuan peserta dapat meningkatkan sekitar 56%, dari yang sebelumnya masih ragu-ragu menjadi paham akan pentingnya penggunaan teknologi mesin dalam pengembangan produk olahan buah pala setelah mengikuti kegiatan ini.
Material selection for coal flow breaker plate based on fatigue life analysis using finite element method Lubis, Asnawi; Hadi, Kiagus Abdul; Akmal, Jamiatul; Badaruddin, Mohammad
Jurnal Polimesin Vol 23, No 2 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i2.5407

Abstract

Fatigue failure in the coal flow breaker plate of the CV507 screen at PT. Bukit Asam–Tarahan Port has led to production delays and increased maintenance requirements. This study investigates the optimal material selection for the coal flow breaker plate based on fatigue life under bulk impact loading. The structure, modelled as a fixed vertical plate, was analyzed using the Finite Element Method (FEM) with two material options: ST37 and ST52, each at thicknesses of 15 mm and 20 mm. Static structural and explicit dynamic simulations were performed in ANSYS, using an impact load of 15 kN measured from site conditions. The results indicate that ST52 with a 15 mm thickness experienced the highest von Mises stress (2,223.4 MPa) and deformation (14.41 mm). Increasing the thickness to 20 mm reduced stress to 1,465.4 MPa and deformation to 10.99 mm, extending fatigue life to 8.54 months, making it the most suitable option. These findings provide a basis for selecting materials that enhance durability and minimize downtime in coal processing operations.
Experimental and Analytical Investigation of Mooring Angle and Tube Mass Effects on the Dynamic Response of a Submerged Floating Tunnel Segment Model under Wave Excitation Akmal, Jamiatul; Dinata, Ragil Alvin; Tanti, Novri; Hasymi, Zulhendri; Nugraha, Nurcahya
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 23, No 1 (2026): February
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kapal.v23i1.77442

Abstract

The Submerged Floating Tunnel (SFT) is an alternative infrastructure for crossing transportation routes in deep and wide waters, but further studies are still needed on the dynamic response to wave forces. This study aims to evaluate the dynamic response of a wave-excited Tension Leg type SFT segment model, specifically regarding the influence of the mooring cable angle and the influence of the tube mass. This study was conducted using a damped forced vibration theory approach, exploring the relationship among three main elements of structural dynamics: mass (?), damping (?), and stiffness (?). These parameters are important as fundamental elements that determine the overall stiffness of the structure. The SFT segment model, made of a 3-inch (76 mm) diameter tube with a length of 700 mm, was installed at a depth of 1/6 z below the water surface. The parameters tested included the effect of the mooring cable angle (variations: 15°, 30°, and 45°) and the effect of the tube mass (variations: 0.5 kg, 0.75 kg, and 1 kg). The displacement response of the specimens was obtained from video recordings and analyzed using video tracking software. The experimental results show that an increase in the angle of inclination of the mooring cable leads to an increase in stiffness (?) and a smaller structural displacement. In addition, a larger tube mass results in a greater displacement. The experimental data showed good agreement with the theoretical model of single-degree-of-freedom (SDOF) damped forced vibration, with deviations below 10%. Therefore, this study recommends the use of the largest feasible mooring angle and smallest practical tube mass for optimal SFT design, while still considering real-world application limitations.
Pengaruh Posisi Roda terhadap Laju Keausan Blok Rem Komposit Pada Lokomotif Kereta Api An-Nisa Magnolia; Jamiatul Akmal; Novri Tanti; Nurcahya Nugraha; Syaipudin Anwar
Jurnal ELEMENTER (Elektro dan Mesin Terapan) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/elementer.v12i1.6910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju keausan blok rem komposit yang terdapat pada lokomotif CC 205. Material Komposit sudah banyak digunakan sebagai blok rem, hal ini dikarenakan blok rem komposit memiliki ketahanan aus yang baik dibandingkan material besi. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengukuran dimensi dan massa pada 12 spesimen kampas rem dibagian kanan 6 set dan dibagian kiri 6 set yang digunakan selama 3 bulan dengan 30 kali perjalanan. Data yang didapat meliputi waktu pengereman rata-rata 5,6 detik dengan 78 kali pengereman per perjalanan. Laju keausan dihitung menggunakan persamaan specific wear rate (kehilangan massa per satuan luas penampang per satuan waktu pengereman) berdasarkan selisih massa awal dan akhir, luas penampang, dan waktu total pengereman. Hasil penelitian menunjukkan variasi laju keausan yang bernilai diantara 1,08 x 10-7 gr/mm2.detik hingga 6,71 10-7 gr/mm2.detik. Laju keausan terbesar berada di spesimen 2B kanan, 2B kiri dan 4D kanan, sedangkan laju keausan terendah pada spesimen 1A kanan dan kiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi keausan diantaranya pengereman mendadak, aliran udara yang terhambat, tekanan yang tidak stabil, pemasangan blok rem yang tidak seragam, serta tingkat kekasaran permukaan roda. Ketebalan sisa kampas rem bervariasi antara 18-41 mm dari ketebalan awal 50 mm. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar rekomendasi material rem yang optimal serta jadwal pemeliharaan yang lebih efisien dan aman.