Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Digital Marketing Education of Jamu (Indonesian Traditional Herbal Medicine) for Students of State Junior High School 3 Tawangsari, Sukoharjo Regency as an Effort to Support Jamu Regenc Priyono, Kuswaji Dwi; Danardono, D; Hadibasyir, Hamim Zaky; Ambarwati, A; Harismah, Kun
Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/voc.v2i2.1523

Abstract

Sukoharjo Regency is known as the City of Herbal Medicine in Indonesia, since some of its residents work as sellers of traditional herbal medicine for generations in big cities. During the Covid-19 pandemic they had to return home, because of large scale social restriction that prohibits interaction between residents. While the Covid-19 pandemic outbreak demands a strong self-immunity, various types of traditional medicinal plants have increased in price, such as ginger from IDR 30,000/kg to IDR 50,000/kg, kencur previously from IDR 35,000/kg to IDR 42,000/kg, temulawak from IDR 4,000/kg to IDR 12,000/kg. The increasing need for medicinal plants has attracted the students of State Junior High School 3 Tawangsari to control the way to market these immune-enhancing medicinal plants and instant herbs digitally (online). The online herbal medicine marketing training is carried out in stages consisting of 1) pre-test related to students' understanding of herbal medicine and online marketing media, 2) digital marketing-based herbal marketing training, and post-test to measure the impact of implementing a successful service program. The training results showed an increase in students' understanding regarding the marketing of herbal medicine online as evidenced by the higher post-test scores than the pre-test. This training has given students a new understanding of the intricacies of digital herbal marketing that can support the Sukoharjo program as the City of Herbal Medicine in Indonesia.
Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Monitoring Dinamika Spasiotemporal Kesehatan Ekosistem Mangrove di Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah Danardono Danardono; Nurul Fauzia Mulyani; Afif Ari Wibowo; Basyar Ihsan Arijuddin
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 4 (2025): July 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.4.923-936

Abstract

Mangrove Segara Anakan merupakan salah satu ekosistem mangrove terluas di Pulau Jawa yang memiliki manfaat secara ekologi dan ekonomi. Pemanfaaatan ekosistem mangrove mendorong meningkatnya aktifitas manusia yang menyebabkan terjadinya penurunan luas ekosistem mangrove. Adanya aktivitas manusia dan perubahan lingkungan alami dapat menyebabkan degradasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi kondisi kesehatan ekosistem mangrove. Tujuan dari penelitian ini yakni memetakan perubahan sebaran keberadaan dan kesehatan ekosistem mangrove di Segara Anakan, Kabupaten Cilacap pada tahun 2018 dan 2023. Sebaran ekosistem mangrove dimodelkan dengan metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM). Uji akurasi dengan metode confussion matrix dilakukan pada hasil model SVM. Kesehatan ekosistem mangrove didekati dengan metode Mangrove Health Index (MHI) menggunakan empat indeks vegetasi yakni NBR, GCI, SIPI, dan ARVI. Hasil penelitian menunjukkan luasan ekosistem mangrove mengalami penurunan 883,28 Ha pada rentang tahun 2018-2023. Penurunan disebabkan karena adanya sedimentasi sungai dan perubahan lahan mangrove menjadi tambak. Kondisi kesehatan ekosistem mangrove tahun 2018 dan 2023 didominasi oleh kondisi kesehatan hutan mangrove sedang  dengan luas 6.765,52 Ha pada tahun 2018 dan 5.058,36 Ha tahun 2023. Perubahan kesehatan ekosistem mangrove menjadi sangat baik banyak terjadi pada wilayah dekat Kota Cilacap dimana terdapat aktivitas konservasi dan rehabilitasi yang dilakukan oleh komunitas bersinergi dengan perusahaan dan pemerintah setempat.