Hasmira Said
Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Kendari

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelestarian Budaya Daerah Guna Pengembangan Sektor Pariwisata di Taman Kanak-Kanak Lilianti lilianti; Rahmawati M; Hasmira Said; Abubakar Abubakar; Nurzaima Nurzaima; Wa Rosida
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.5568

Abstract

Pariwisata di Kabupaten Konawe Selatan terus berkembang dan menunjukkan kontribusinya dalam menyejahterakan masyarakat. Kecenderungan perkembangan pariwisata sekarang ini tidak merujuk pada pelestarian nilai-nilai budaya daerah lokal, melainkan hanya terkonsentrasi pada industri ekonomi kreatif. Permasalahan ini tentunya dapat mengancam keberadaan pariwisata budaya  di mana identitas budaya daerah lokal pada sektor pariwisata di Kabupaten Konawe Selatan mulai ditinggalkan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melaksanakan pengedukasian dengan cara sosialisasi dini terhadap masyarakat khususnya siswa-siswa dan guru Tk Nur Kamil dan Tk Sanggula Pertiwi untuk diperkenalkan tentang budaya daerah yang saat ini sudah mulai di lupakan. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pelestarian tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi dan edukasi serta memperkenalkan keragaman budaya daerah berupa baju adat, alat musik, tarian daerah budaya setempat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini adalah para peserta Iptek bagi Masyarakat telah diberikan edukasi dan bimbingan untuk mengetahui cara melestarikan budaya daerah untuk selanjutnya dapat dikembangkan sebagai sektor pariwisata di daerah. Para peserta dalam kegiatan bimbingan dan edukasi telah memahami, mengerti dan mengetahui jenis dan bermacam-macam budaya-budaya daerah mulai dari pakaian adat, lagu daerah, alat musik tradisional, tarian daerah, maupun senjata tradisional daerah.
Implementasi Kebijakan SD-SMP Negeri Satu Atap: Mengapa dan Bagaimana Lilianti Lilianti; Asrul Asrul; Adenisatrawan Adenisatrawan; Hasmira Said
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v21i1.6162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan implementasi  kebijakan sekolah satu atap dari segi pelaksanaan di Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data  melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil analisis isi dan kedalaman pelaksanaan penelitian  menunjukkan bahwa dalam  implementasi kebijakan sekolah satu atap dilaksanakan sesuai dengan rencana dan secara garis besar implementasi kebijakan program dipengaruhi oleh isi kebijakan dan konteks implementasinya. Keseluruhan implementasi kebijakan dievaluasi dengan cara mengukur luaran program berdasarkan tujuan kebijakan penyelenggaraan sekolah satu atap yaitu wajib belajar  9 tahun. Luaran program dilihat melalui dampaknya terhadap masyarakat. Namun impelementasi kebijakan ini masih mengalami beberapa hambatan yakni sarana dan prasarana belum memadai, jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan belum cukup, masih terdapat sebagian masyarakat yang rendah pemahamannya terhadap pentingnya  pendidikan. Meskipun demikian, sekolah berusaha mengatasi hambatan dalam pelaksanaan kebijakan diantaranya adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memberdayakan guru-guru untuk melakukan pembelajaran  lebih efektif.
Sirkuit Bola Keranjang: Permainan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Pahenra Pahenra; Hadija Selman; Rohmania Rohmania; Nasir Nasir; Hasmirah Said; Umalya Sasnita; Tri Indah Rusli
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1077

Abstract

Kegiatan belajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini lebih banyak memanfaatkan alat atau teknologi kekinian yang minim aktifitas fisik. Akibatnya motorik anak kurang terlatih. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permaian sirkuit bola keranjang. Studi dilakukan di Kelompok B Taman Kanak-kanak Napabale Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Peneliti menerapkan prosedur penelitian tindakan. Nilai PAP 75% dijadikan sebagai standar keberhasilan secara klasikal. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan dan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian didapati permainan bola keranjang berhasil meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Permainan ini memenuhi prinsip-prinsip sebuah permainan sebagai media belajar di Pendidikan PAUD.
Manajemen Pembelajaran dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Lilianti Lilianti; Wa Rosida; Adam Adam; Hasmira Said; Kabiba Kabiba; Arfin Arfin; Junaidin Junaidin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1151

Abstract

Pengembangan kemampuan anak dalam bersosialisasi dapat dikembangkan melalui berbagai materi dan metode yang telah disediakan guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manajemen pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan sosial anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran dikembangkan sesuai ketersediaan sarana dan prasarana belajar yang dilakukan oleh guru taman kanak-kanak Amaliah Mandara Mendidoha di Desa Ululakara, pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan saling berinteraksi langsung antara guru dengan anak didik, sehingga anak memiliki semangat dalam proses belajarnya, evaluasi pembelajaran dilakukan dengan mengamati semua aspek perkembangan peserta didik dimulai pada saat anak bermain, bergaul, maupun berkomunikasi terhadap orang lain dengan mencatat setiap tingkah laku anak sesuai dengan apa yang dilihat dan didengar dalam proses pembelajaran berlangsung maupun di luar kegiatan pembelajaran
Implementation and Challenges of Online Learning in Early Childhood Education Post Covid-19 Pandemic A. Nongko, Pahenra; Said, Hasmira; La Ndibo, Yaman; J. Deluma, Ridwan; Parida, Parida
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.983

Abstract

This study highlights the importance of implementing an appropriate learning system to achieve learning objectives, especially in the context of early childhood education post-covid-19. This study aims to determine the implementation and challenges faced by teachers and parents in online learning post-covid-19. Using a descriptive qualitative research method, data collection was carried out through observation, interviews, and Google Forms, and analyzed using the triangulation method. The results showed various challenges such as limited facilities and infrastructure, lack of understanding of teachers and parents, and less than optimal collaboration. In addition, the condition of the child and the limitations of the media used are also obstacles. This study suggests that teachers need to facilitate internet networks and understand the characteristics of effective online learning. The main indicators of successful online learning for early childhood include the presentation of appropriate materials, the use of appropriate methods and media, and clear assessment strategies. This implementation is important to ensure that children still get an optimal learning experience even though it is done online.
Learning Strategies for Equal Education Programs for Learning Citizen in Non-Formal Education Pahenra A Nongko; Hasmira Said; Yaman La Ndibo; Ridwan Yusuf Deluma; Parida Parida
International Journal of Research in Education Vol. 4 No. 2 (2024): Issued in July 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v4i2.572

Abstract

Equal education programs in non-formal education units are an important means of ensuring access to education for students who have been marginalized from formal education. In facing complex challenges such as the inability to access formal education for various reasons, learning strategies are key in achieving educational equality. This research aims to explore various effective learning strategies in the context of equality education in non-formal education units. This type of research uses a descriptive qualitative approach, namely exploring social phenomena through observation, in-depth interviews, and text analysis to understand in depth how these learning strategies are implemented and integrated in non-formal learning environments.. The research results show that effective learning strategies include creating an inclusive learning environment that pays attention to individual needs, providing a curriculum that is relevant and appropriate to the needs of participants, as well as utilizing technology and innovative learning methods consider specific characteristics of equity education, such as experiential learning approaches, distance learning, or technology-based learning. The implication of this research is the importance of developing learning strategies that are adaptive and responsive to the needs of students in equal education in non-formal education units, thereby ensuring that all individuals have equal opportunities to access education and improve their quality of life.
The Relationship Between Learning Motivation and Learning Outcomes at Teratai Kindergarten in Kendari City A. Nongko, Pahenra; Said, Hasmira; Amalia, Wa Ode Sari; Rohmiati; Salma, Sitti
Sinergi International Journal of Education Vol. 3 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/education.v3i4.847

Abstract

Learning motivation is a key factor that affects children's learning outcomes, including in early childhood education. This study aims to analyze the relationship between learning motivation and children's learning outcomes in Teratai Kindergarten, Kendari City. The research method uses a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 30 class B children selected through purposive sampling technique. Data were collected using validated learning motivation questionnaires, as well as documentation of learning outcomes from student development reports. Data analysis was carried out by descriptive statistics, normality test, linearity test, and Pearson correlation test. The results showed a positive and significant relationship between learning motivation and children's learning outcomes (r = 0.682, p < 0.01). These findings indicate that children with higher levels of learning motivation tend to have better learning outcomes. Furthermore, it reinforces the view that learning strategies that promote intrinsic motivation, provide challenges appropriate to the child's development, and offer rewards for effort contribute to improved academic achievement. This study recommends the active role of teachers and parents in building a learning environment that supports children's motivation from an early age.
Cultural Sustainability through Digital Learning: Integrating Technology in Lulo Dance Education A. Nongko, Pahenra; Salma, Sitti; Said, Hasmira; Usman, Usman; Rohmiati, Rohmiati
Journal of Leadership, Management and Policy in Education Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Leadership, Management and Policy in Education, June 2025
Publisher : Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jlmpedu.v3i1.1350

Abstract

The rapid development of technology offers new possibilities for preserving and promoting local cultural wisdom in the modern education system. This research explores the integration of technology into the learning of Lulo, a traditional dance from Southeast Sulawesi, as a means to improve education and cultural preservation. The aim is to examine how digital devices such as virtual reality, mobile apps, and online platforms can effectively engage students in learning traditional cultural practices. This study used 67 respondents, data was collected by qualitative analysis through interviews, observations, and surveys involving educators and students in schools that incorporate technology in the teaching of Lulo dance. Thematic analysis is used to identify key patterns in the use of technology for cultural education and their impact on student engagement and cultural understanding. The results of the study were in the aspects of technology integration (63.18%), learning experience (65.17%), cultural preservation (58.21%), and quality of education (61.69%) were very effective. shows that technology significantly improves student engagement and learning outcomes. However, challenges such as the digital divide and the need to maintain cultural authenticity are also identified. The study concludes that integrating technology in cultural education presents an effective strategy for cultural preservation, with implications for education policy, curriculum development, and the creation of culturally sensitive digital learning tools.
Strategi Pengelolaan Pembelajaran Program Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Morowali Salsabila; Said, Hasmira; Pahenra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.19434

Abstract

Abstract: Non-formal education plays a strategic role in expanding access to education and improving the quality of human resources, particularly for communities underserved by formal education. One of the non-formal education units that plays a significant role in this context is the Non-Formal Education Unit of Learning Activity Center (SPNF-SKB). This study aims to analyze the learning management strategies of the non-formal education Package C program at SPNF-SKB Morowali and to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects included the head of SPNF-SKB Morowali, equivalency education tutors, and active learners. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies, and analyzed using the Miles and Huberman model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that learning management strategies at SPNF-SKB Morowali are implemented through three main stages: learning planning based on learners’ needs, contextual and participatory learning implementation using an andragogical approach, and learning evaluation emphasizing the achievement of functional competencies. Supporting factors include strong managerial commitment and adaptive tutor roles, while inhibiting factors include limited facilities, digital literacy constraints, and geographical conditions. The study concludes that adaptive and contextual learning management is a key determinant of the effectiveness of non-formal education implementation at SPNF-SKB Morowali. Abstrak: Pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang tidak terlayani oleh pendidikan formal. Salah satu satuan pendidikan nonformal yang berperan penting dalam hal tersebut adalah Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan pembelajaran program pendidikan nonformal Paket C di SPNF-SKB Morowali serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala SPNF-SKB Morowali, tutor pendidikan kesetaraan, dan warga belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pembelajaran di SPNF-SKB Morowali dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan pembelajaran berbasis kebutuhan warga belajar, pelaksanaan pembelajaran yang bersifat kontekstual dan partisipatif dengan pendekatan andragogi, serta evaluasi pembelajaran yang menekankan pada pencapaian kompetensi fungsional. Faktor pendukung utama meliputi komitmen pengelola dan peran tutor yang adaptif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, literasi digital, dan kondisi geografis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan pendidikan nonformal di SPNF-SKB Morowali.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Mahasiswa pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kendari Pahenra A Nongko; Hasmira Said; Yaman La Ndibo
Open Community Service Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v5i1.181

Abstract

Latar Belakang: Pelatihan penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kendari dilaksanakan sebagai respons terhadap kendala signifikan yang dihadapi mahasiswa dalam menyusun tulisan akademis.Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penulisan ilmiah. Pelatihan berlangsung selama dua hari, pada 29-30 Juli 2025, di ruang Teleconference Gedung E UMK, dengan 45 mahasiswa semester akhir dari berbagai program studi sebagai peserta.Metode: Metode yang digunakan adalah kombinasi ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Materi meliputi pengenalan dasar karya ilmiah, pengelolaan referensi menggunakan Mendeley, serta praktik penulisan bagian-bagian karya ilmiah.Hasil: Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang sangat signifikan. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 63,3 (pre-test) menjadi 91,6 (post-test), dengan lonjakan terbesar pada indikator teknik referensi dan sitasi. Peningkatan ini membuktikan bahwa metode pelatihan yang diterapkan sangat efektif. Sebagai kesimpulan, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang menguatkan pemahaman mereka tentang struktur dan etika penulisan, serta membekali mereka dengan keterampilan praktis. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah.