Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Metode Tasawuf Meningkatkan Status Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Peer Educator Siswa SMP Noveri Aisyaroh; Sarjuni Sarjuni; Sri Wahyuni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.833 KB) | DOI: 10.30651/aks.v3i2.2271

Abstract

Adolescence is a transmission period to adulthood involving a physical, physic and social changes. Adolescents seeking for identity tend to be reckless in dealing with problem including sexuality and reproductive health problem. Unhealthy behavior can be seen from the two perspectives (environment and growth). According to Islam the healthy  social interaction should do no harms to oneself and others. Islam has a rule the adolescent social interaction. SMP Islam Nudia and SMP Kesatian 2 Semarang are our partness in PKM, both have a similar problem related to juvenile delinquency in which  the information related to reproductive health are commonly obtained from internet and  lack of understanding on the proper social interaction based on Islam. The method applied was an education on the reproductive health for the students grade 7 and 8 using  tasawuf,  physical examination of female students, the role of school health unit  (UKS)  and training for UKS personnel as peer educator. The education can improve the knowledge and awareness and behavior. The Hb evaluation showed a case of moderate and severe anemia. There was a standardized UKS and UKS as peer educators in the  schools.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KANKER LEHER RAHIM PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN BONGSARI SEMARANG BARAT TAHUN 2011 Sri Wahyuni
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.052 KB) | DOI: 10.31101/jkk.87

Abstract

The aim of research to determine the effect of education on knowledge of cervical cancer in women of childbearing age in the village of West Semarang Bongsari. A quasi-experimental research design with nonrandomized pre-post test control group. Sampling with purposive sampling. Data collection tool with a questionnaire. Data analysis used univariate analysis and multivariate analysis. The results of this research showed the proportion of education in both the treatment and control groups are equal. The pattern of such counseling is effective in increasing knowledge about cervical cancer, although only one extension. Intervention models give effect to increase knowledge about cervical cancer. In conclusion there was influence of education on knowledge of cervical cancer in women of childbearing age in the village of West Semarang Bongsari.Keywords: extension of cervical cancer, knowledge about cervical cancer, women of childbearing age
Efektivitas G-Hye (Genitalia Hygiene Education) Berbasis HBM Terhadap Perilaku Hygiene Genitalia Pada Remaja Putri Di SMA Kabupaten Semarang Hilda Hidayatul Karin; Sri Wahyuni; Tutik Rahayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hygiene genitalia pada remaja putri pada saat ini masih tergolong buruk, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan yang mereka miliki yang terjadi karena kurangnya edukasi terkait hygiene genitalia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas G-HYE berbasis Health Belief Model (HBM). Jenis penelitian menggunakan quasi-experimental analitik dengan rancangan pre-post test control design. Pengumpulan data menggunakan kuesioner perilaku hygiene genitalia. Jumlah responden 138 orang dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SPSS meliputi deskriptif analisis, uji Kolmogorov-Smirnov, uji Wilcoxon, dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian yang diperoleh dari 138 responden, sebagian besar remaja putri berusia 16 tahun. Pada kelompok intervensi didapatkan nila p-value 0,000<0,05, artinya terdapat perbedaan perilaku hygiene genitalia remaja putri antara sebelum dan sesudah perlakuan. Pada kelompok kontrol diperoleh nilai p-value tingkat pengetahuan sebesar 0,739>0,05, sikap 0,527>0,05, dan praktik 0,317>0,05, artinya tidak ada perbedaan perilaku hygiene genitalia remaja putri antara pre-tets dan post-test. Pada uji Mann Whitney didapatkan nilai p-value 0,001<0,05, artinya terdapat perbedaan perilaku hygiene genitalia remaja putri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pemberian edukasi G-HYE berbasis Health Belief Model (HBM) efektif meningkatkan perilaku hygiene genitalia pada remaja putri.
Culturally-Adapted Islamic Antenatal Care Model: Enhancing Prenatal Caregiving and Maternal-Fetal Attachment Through Religious Framework — A Systematic Literature Review Tika Roudotul Jannah; Sri Wahyuni; Nopi Nur Khasanah; Ikhlasul Amal
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56999

Abstract

Latar Belakang: Intervensi antenatal yang diadaptasi secara kultural terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan luaran kesehatan maternal, khususnya pada populasi Muslim yang menempatkan nilai religius sebagai pijakan utama dalam pengambilan keputusan kesehatan. Tujuan: Tinjauan sistematis ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah mengenai model perawatan antenatal berbasis Islam yang diadaptasi secara kultural dan efektivitasnya dalam meningkatkan perilaku pengasuhan prenatal serta keterikatan ibu-janin. Metode: Penelusuran komprehensif dilakukan melalui basis data PubMed, PsycINFO, dan Google Scholar dengan rentang publikasi 2021–2026. Studi ini mengkaji intervensi antenatal berbasis Islam, pencapaian peran maternal, atau keterikatan ibu-janin pada populasi Muslim. Metodologi tinjauan sistematis mengikuti panduan PRISMA. Hasil: Dua puluh studi kuantitatif diidentifikasi dan dianalisis dari berbagai desain penelitian. Studi-studi tersebut secara konsisten menunjukkan luaran positif pada efikasi diri maternal, keterikatan prenatal, dan kepatuhan terhadap rekomendasi perawatan antenatal ketika prinsip-prinsip Islam diintegrasikan ke dalam layanan. Integrasi kerangka religius terbukti efektif dalam memperkuat mekanisme koping spiritual dan mereduksi kecemasan maternal. Simpulan: Bukti ilmiah mendukung integrasi prinsip Islam ke dalam model perawatan antenatal sebagai pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan keterikatan ibu-janin serta perilaku pengasuhan prenatal. Penelitian lebih lanjut dengan protokol terstandarisasi dan evaluasi luaran jangka panjang sangat diperlukan. Kata Kunci: Perawatan antenatal Islami, keterikatan ibu-janin, adaptasi kultural, perawatan prenatal, kerangka religius, pencapaian peran maternal