Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH MENULIS PENGALAMAN EMOSIONAL DALAM TERAPI EKSPRESIF TERHADAP EMOSI MARAH PADA REMAJA Fikri, Harry Theozard
HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia) Vol 9, No 2 (2012): Vol IX, No: 2 Agustus 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.641 KB)

Abstract

AbstractThis study focused on the adolescent’s anger, and efforts to manage the emotion of anger. This research used expressive therapy by writing about emotional experience that aims to help adolescents able to express their anger and as a medium of catharsis. The research design was a single group design with “one group pre-test and post-test experimental” method. Participants who attend this research are eight male, with age between 16 to 21 years and had high scores on STAXI Scale. Participants were asked to write down their emotional experiences in a book. The result of the Wilcoxon Signed Ranks Test showed a significant decreasing in participant’s anger after writing session. The results show that writing an emotional experience in expressive therapies able to reduce the emotion of anger in adolescent.Keywords: anger, emotion, writing emotional experience therapy.
PENGARUH MENULIS PENGALAMAN EMOSIONAL DALAM TERAPI EKSPRESIF TERHADAP EMOSI MARAH PADA REMAJA Fikri, Harry Theozard
HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia) Vol 9, No 2: Agustus 2012
Publisher : HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.641 KB)

Abstract

AbstractThis study focused on the adolescent’s anger, and efforts to manage the emotion of anger. This research used expressive therapy by writing about emotional experience that aims to help adolescents able to express their anger and as a medium of catharsis. The research design was a single group design with “one group pre-test and post-test experimental” method. Participants who attend this research are eight male, with age between 16 to 21 years and had high scores on STAXI Scale. Participants were asked to write down their emotional experiences in a book. The result of the Wilcoxon Signed Ranks Test showed a significant decreasing in participant’s anger after writing session. The results show that writing an emotional experience in expressive therapies able to reduce the emotion of anger in adolescent.Keywords: anger, emotion, writing emotional experience therapy.
HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN KERJA FISIK DENGAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PASUKAN KUNING DI KOTA PADANG Fikri, Harry Theozard
Psyche 165 Journal Vol 12 No 2 (2019): PSYCHE 165
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.554 KB) | DOI: 10.29165/psikologi.v12i2.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan Antara Lingkungan Kerja Fisik Dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pada Pasukan Kuning di Kota Padang yang populasinya berjumlah 283 orang.Teknik sampling yang digunakan adalah teknik simple random sampling, yaitu teknik pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada didalam populasi itu.Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 orang.Hasil uji coba menunjukan koefisien validitas pada skala lingkungan fisik kerja bergerak dari 0,314 sampai dengan 0,908 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,931.Sedangkan koefisien validitas pada skala kesehatan dan keselamatan kerja bergerak dari 0,322 sampai dengan 0,764 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,942. Hasil uji hipotesis menunjukan besar koefisien reliabilitas sebesar 0,479 dengan taraf signifikan p=0,000 artinya dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja dengan kesehatan dan keselamatan kerja, dengan arah positif. Hal ini berarti apabila penelitian memiliki lingkungan kerja  yang tinggi maka kesehatan dan keselamatan kerja juga akan tinggi. Begitu juga sebaliknya apabila memiliki lingkungan kerja fisik yang rendah makan kesehatan dan keselamatan kerja juga akan rendah. Besar sumbangan efektif Lingkungan Kerja Fisik Dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pada Pasukan Kuning di Kota Padang  adalah sebesar 23 %.   Kata kunci: Lingkungan Kerja Fisik, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Pasukan Kuning
PENGARUH MENULIS PENGALAMAN EMOSIONAL DALAM TERAPI EKSPRESIF TERHADAP EMOSI MARAH PADA REMAJA Fikri, Harry Theozard
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 9, No 2: Agustus 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/humanitas.v9i2.339

Abstract

AbstractThis study focused on the adolescent’s anger, and efforts to manage the emotion of anger. This research used expressive therapy by writing about emotional experience that aims to help adolescents able to express their anger and as a medium of catharsis. The research design was a single group design with “one group pre-test and post-test experimental” method. Participants who attend this research are eight male, with age between 16 to 21 years and had high scores on STAXI Scale. Participants were asked to write down their emotional experiences in a book. The result of the Wilcoxon Signed Ranks Test showed a significant decreasing in participant’s anger after writing session. The results show that writing an emotional experience in expressive therapies able to reduce the emotion of anger in adolescent.Keywords: anger, emotion, writing emotional experience therapy.
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 KOTA SOLOK setiawati, sintia; Candra, Ifani; Fikri, Harry Theozard
Psyche 165 Journal Vol 13 No 1 (2020): Psyche 165 Journal
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/psikologi.v13i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara disiplin belajar dengan prestasi belajar pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Kota Solok Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Disiplin Belajar dan variabel terikat adalah Prestasi Belajar Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Disiplin Belajar Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan technique random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 110 orang siswa kelas VIII. Untuk data variabel Y (prestasi belajar)  meggunakan nilai rata-rata semester 1 dan 2. Kuesioner disiplin belajar sebelum digunakan untuk penelitian di uji cobakan terlebih dahulu. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil uji coba kedua instrumen tersebut, hanya kuesioner valid saja yang akan digunakan dalam penelitian. Hasil koefisien validitas pada disiplin belajar bergerak dari rix=0,348 sampai dengan  rix=0,685  dengan  koefisien  realiabilitas  ?=  0,867    Berdasarkan  analisis  data,  diperoleh  nilai korelasi sebesar 0,226 dengan taraf signifikansi 0,018<,0,05 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan terdapat  hubungan yang lemah dan searah  antara antara Disiplin Belajar dengan Prestasi Belajar di SMPN 1 Kota Solok yaitu apabila semakin tinggi disiplin belajar siswa maka semakin tinggi prestasi belajar siswa. Adapun sumbangan efektif dari variabel Disiplin Belajar dengan Prestasi Belajar sebesar 5%.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR PADA KARYAWAN PT. KEMILAU PERMATA SAWIT Moneta, Bella; Fikri, Harry Theozard
Psyche 165 Journal Vol 13 No 2 (2020): Psyche 165 journal
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/psikologi.v13i2.1240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan organizational citizenship behaviour (OCB) pada karyawan PT. Kemilau Permata Sawit. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersoal dan variabel terikat adalah organizational citizenship behaviour. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala komunikasi interpersonal dan skala organizational citizenship behaviour. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah 98 orang karyawan PT. Kemilau Permata Sawit. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik alpha  cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala komunikasi interpersonal bergerak dari rix = 0,307 sampai dengan rix = 0,73 dengan koefisien reliabilitas sebesar ? = 0,930 sedangkan pada skala organizational citizenship behaviour bergerak dari rix = 0,337 sampai dengan rix = 0,734 dengan koefisien reliabilitas ? = 0,931. Berdasarkan anilisis data, diperoleh nilai korelasi sebesar 0,324 dengan taraf signifikan 0,01 yang berarti diterima. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara komunikasi interpersonal dengan organizational citizenship behaviour pada karyawan PT. Kemilau Permata Sawit. Adapun sumbangan efektif dari variabel komunikasi interpersonal terhadap organizational citizenship behaviour sebesar 10%   Kata kunci : komunikasi interpersonal, organizational citizenship behaviour, karyawan.  
PEMAAFAN (FORGIVENESS) ISTRI TERHADAP SUAMI PELAKU PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK Ramadhianty, Fauzia; Fikri, Harry Theozard
Psyche 165 Journal Vol 13 No 2 (2020): Psyche 165 journal
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/psikologi.v13i2.1245

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran pemaafan (forgiveness) istri terhadap suami pelaku pelecehan seksual terhadap anak. Subjek penelitian ini adalah dua orang istri yang suaminya pelaku pelecehan seksual terhadap anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan desain penelitia fenomenologi. Berdasarkan penelitian yang peneliti teliti bahwa dua orang subjek memafkan suaminya yang melakukan pelecehan seksual terhadap anak. Pada penelitian ini ada tiga aspek pemaafan yaitu 1) aspek avoidance motivations, 2) aspek revenge motivations, dan 3) aspek beneviolence motivations. Dari hasil temuan penelitian pada kedua orang subjek, ditemukan bahwa aspek yang menjadi penyebab pemaafan pada kedua orang subjek adalah aspek avoidance motivations, dan aspek beneviolence motivations, sedangkan dari aspek revenge motivations bukan menjadi penyebab kedua subjek memberikan pemaafan kepada suaminya, karena perasaan sayang dan cinta subjek kepada suaminya sudah tidak seperti dulu lagi, dan mereka memilih untuk bertahan dengan suaminya karena anak dan mertua.   Kata kunci: pemaafan, istri, pelecehan seksual, anak
RELIGIUSITAS DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA PENDERITA SKOLIOSIS DI MASYARAKAT SKOLIOSIS INDONESIA Isna Asyri Syahrina; Dona Herlinda Efendi; Harry Theozard Fikri
PSIKOVIDYA Vol 23 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.659 KB) | DOI: 10.37303/psikovidya.v23i1.129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kepercayaan diri pada penderita skoliosis di Masyarakat Skoliosis Indonesia. Variabel independen dalam penelitian ini adalah religiusitas dan variabel dependen adalah kepercayaan diri. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala religiusitas dan skala kepercayaan diri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita skoliosis anggota group line di Masyarakat Skoliosis Indonesia yang berjumlah 72 orang. Uji validitas dan reliabilitas teknik Alpha Cronbach. Koefisien validitas pada skala religiusitas bergerak dari rix=0,311 sampai rix=0,736, sedangkan koefisien reliabilitas sebesar 0,943. Sementara itu koefisien validitas pada skala kepercayaan diri bergerak dari rix=0,310 sampai dengan rix=0,731, sedangkan koefisien reliabilitas sebesar 0,927. Uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi rxy=0,681 dengan taraf signifikan p= 0,000. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara religiusitas dengan kepercayaan diri pada penderita skoliosis di Masyarakat Skoliosis IndonesiaKata Kunci : Religiusitas, Kepercayaan diri, Skoliosis
Adversity Quotient, Komitmen Organisasi dan Kesiapan Untuk Berubah Dalam Meningkatan Kinerja Karyawan Di Masa Pandemi Covid-19 Harry Theozard Fikri; Rika Wahyuni; Isna Asyri Syahrina; Frihapma Semita Ade; Rina Mariana
JURNAL PSIKOLOGI Vol 17, No 2 (2021): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v17i2.12556

Abstract

Optimizing employee performance is meaningful and must be tried in an effort so that businesses can always survive the situation Covid-19 pandemic. If employees have high performance, their participation in the running of a business tends to be high. The purpose of this study was to examine and determine the effect of adversity quotient, organizational commitment and readiness to change on supermarkets employees performance in Padang City. There are 108 supermarkets employees in Padang city with purposive sampling method. The research data were collected using a questionnaire adversity quotient, organizational commitment, readiness to change and employee performance. The results of empirical research prove accepted and proven. There was a positive influence between adversity quotient on employee performance H1 is accepted. There is a positive influence between organizational organizations on employee performance H2 is accepted. The results of the third study proved that there is a positive influence between readiness to change on employee performance H3 is accepted. Data were analyzed using Multiple Linear Regression with IBM SPSS Statistics 23 for Windows. From the results, it is proven that the optimization of employee performance during the Covid-19 pandemic done through an adversity quotient, organizational commitment and employee readiness to change.
PSIKOEDUKASI SIAGA BENCANA: MEMBENTUK KOMUNITAS SADAR BENCANA DI KAWASAN WISATA Rina Mariana; Harry Theozard Fikri; Isna Asyri Syahrina
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2796

Abstract

Abstrak: Kawasan wisata Kota Padang merupakan salah satu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang mempunyai potensi untuk berkembang. Namun, Kota Padang juga memiliki resiko bencana alam cukup tinggi terutama gempa dan tsunami. Permasalahan yang muncul adalah masyarakat belum tanggap dan siaga serta belum memahami dengan baik pentingnya kesiagaan terhadap bencana. Pengetahuan yang rendah, minimnya penyediaan informasi dan pengelolaan risiko bencana dapat meningkatkan jumlah korban akibat bencana. Masyarakat di kawasan pantai Air Manis adalah kawasan wisata yang menjadi mitra dalam pengabdian ini. Dari permasalahan tersebut perlu solusi dengan memberikan psikoedukasi (disaster mental health) siaga bencana seputar reaksi umum (perilaku, emosi, kognisi dan fisik) dan membangun komunitas sadar bencana untuk pengurangan risiko bencana. Metode pelaksanaan program pengabdian ini meliputi pendampingan dan pelatihan kesiagaan bencana dari perspektif psikologis. Setelah dilakukan kegiatan Psikoedukasi siaga bencana, peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang bencana dan kesiagaan bencana masyarakat lebih meningkat dengan menggunakan media leaflet serta terbentuknya komunitas sadar bencana membuat masyarakat lebih siap menghadapi situasi bencana yang berkelanjutan dari sisi Psikologis.Abstract: The touristic area of Padang City is one of the tourism and creative economy sectors that have immense potential to develop. However, Padang City also has a high risk of natural disasters, especially earthquakes and Tsunami. The problem is that people are not yet alert and prepared, and they do not understand the importance of being prepared for disaster. Inadequate knowledge and information, as well as inadequate disaster risk management, can increase the number of victims due to disasters. The community in Air Manis beach is the partner in this activity. Based on the mentioned problems, a solution is needed by giving psychoeducation (disaster mental health) about disaster alertness and general reactions (behavior, emotion, cognition, and physical) as well as building communities that are aware of disasters to reduce the risks. The method used in this activity includes assistance and training for disaster preparedness and alertness from a psychological perspective. After the psychoeducation was carried out, the people’s knowledge and understanding of disasters were increased by using leaflet media, and with the formation of disaster awareness community, people became more prepared to face sustainable disaster situations from a psychological perspective.