Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

GAYA HIDUP HEDONIS DAN IMPULSE BUYING PADA KALANGAN REMAJA PUTRI Estalita Kelly

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.123 KB) | DOI: 10.35891/jsb.v2i1.666

Abstract

Era globalisasi yang membawa ritel modern menjadi berkembang pesat dan pada akhirnya menjadikansemakin ketatnya persaingan di Industri ritel modern di Indonesia.Munculnya pemain baru dalam industri ini semakin memperketat persaingan.Ada yang menarik dari perilaku konsumen di ritel modern salah satunya yakni Impulse Buying.Selain itu, berbagai macam produk diciptakan demi untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun dewasa ini, tidak hanya produk yang sifatnya sebagai pemenuhan kebutuhan melainkan pada pemuas kebutuhan.Target pemasaran dari produk tersebut tidak lepas dari perilaku konsumen.Kegiatan berbelanja seseorang di motivasi oleh motif yg bersifat rasional yang berkaitan dg manfaat yg diberikan produk tersebut. Namun ada nilai lain yang turut mempengaruhi yakni nilai yang bersifat emosional (hedonis).Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan hubungan gaya hidup hedonis dengan impulse buying pada kalangan remaja putri. Subyek penelitian berjumlah 100 siswi yang diambil dengan teknik (Random sampling).Hasil penelitian menunjukkan rxy sebesar 0,983 lebih besar dari r tabel 1% sebesar 0,256. Hal ini menunjukkan bahwa bila gaya hidup hedonis tinggi maka kecenderungan impulse buying juga akan tinggi, dan sebaliknya. Hal tersebut juga di dukung dengan hasil Freg sebesar 89,65 dengan db 1 lawan 98 diperoleh F tabel 1% sebesar 6,63, artinya gaya hidup hedonis (X) dapat memprediksikan impulse buying (Y) dengan kemampuan meramalkan (koefisien determinan) sebesar 96,63%.
Efektivitas pelatihan pencak silat untuk meningkatkan kepribadian remaja Arinal Chusnah; Estalita Kelly; Endah Kurniawati Purwaningtyas; Retno Mangestuti
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v2i1.15677

Abstract

Youth crime in Pasuruan is getting worse because Pasuruan has many negative effects including for most drug addicts known crimes in Pasuruan area. This is due to several factors, including individual immaturity, so there is a need for an education that can really help shape individual personalities with joy and give freedom to their students, one of which is through Pencak silat. This study was designed to measure the effect of Pencak silat on personality formation. The population for this study consisted of all members of Pagar Nusa Pasuruan with a total of 800 fighters, as the population was over 100, the sample used was 80 new fighters using a deliberate sampling technique, which is The One Group's project Pre-test after testing the research. The results showed that there are similarities in the assumptions of this study, which means that there are significant personal differences between the personalities before and after the practice of Pencak Silat.KEY WORDSpersonality; pencak silat; pagar nusa ABSTRAKKejahatan remaja di Pasuruan semakin memburuk karena Pasuruan memiliki banyak dampak negatif, termasuk bagi sebagian besar pengguna narkoba, kejahatan yang sudah dikenal di wilayah Pasuruan. Perilaku tersebut disebabkan oleh bermacam macam faktor, diantaranya faktor internal berupa kepribadian. Oleh karena itu, perlu adanya pendidikan yang benar-benar dapat membantu membentuk kepribadian individu dengan penuh suka cita dan memberikan kebebasan kepada anak didiknya, salah satunya melalui pencak silat. Penelitian ini dirancang untuk mengukur pengaruh pencak silat terhadap pembentukan kepribadian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Pagar Nusa Pasuruan dengan jumlah 800 pesilat, karena populasi lebih dari 100 maka sampel yang digunakan adalah 80 pesilat baru dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara sengaja yaitu The One Group Pretest post-test design research. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan asumsi penelitian ini, artinya terdapat perbedaan kepribadian yang sangat signifikan antara kepribadian sebelum dan sesudah latihan pencak silat.KATA KUNCIKepribadian; Pencak Silat; Pagar nusa
PENGARUH TERAPI PSIKIS TERUTAMA SHOLAT DAN DZIKIR TERHADAP PROSES PERSALINAN Dra.Estalita Kelly,M.Si

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.579 KB) | DOI: 10.35891/heritage.v2i2.827

Abstract

Proses persalinan merupakan proses yang sangat ditakuti dan dapat menimbulkankecemasan bagi setiap wanita khususnya wanita hamil. Hal ini karena melahirkan akanmenimbulkan rasa sakit, wanita harus merasakan ketidaknyamanan kelahiran dan wanitacemas dengan proses persalinan yang berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian.Emosi yang tidak stabil juga akan membuat ibu merasakan sakit yang semakin menjadi-jadi.Proses persalinan yang terdiri dari empat kala, yang dimulai dari pembukaan servikssampai menjadi lengkap 10 cm, pengeluaran janin, pelepasan dan pengeluaran uri, sertamulai lahirnya uri sampai 1-2 Jam yang dapat ditandai dengan adanya pendarahan. Faktoryang mempengaruhi persalinan adalah faktor fisik, seperti 1) Kekuatan mendorong janinkeluar (power) 2) Faktor janin; 3) Faktor jalan lahir, dan faktor psikis diantaranya adalahpengalaman spiritual. Salah satu pengalaman spiritual adalah melalui sholat dandzikir.Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh terapi psikis terutama sholatdan dzikir terhadap proses persalinan.
PENGARUH TEKNIK MODELLING TERHADAPKECEMASAN KOMUNIKASI SISWA MA SABILILLAH NGORO MOJOKERTO Atika Maslihatul Ummah; Estalita Kelly
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2023): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v2i2.981

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini yaitu karena siswa MA Sabilillah Ngoro Mojokerto memiliki rasa kecemasan ketika berkomunikasi. Hal ini dikuatkan melalui data bawah terdapat 80% siswa ketika presentasi merasa gugup, 55% siswa merasa gugup ketika berbicara dengan orang baru. Sehingga hal ini dikaitkan dengan teknik modelling terhadap kecemasan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh teknik modelling terhadap kecemasan komunikasi pada siswa MA Sabilillah Ngoro Mojokerto. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MA Sabilillah sebanyak 120 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 112 siswa menggunakan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan skala teknik modelling dan skala kecemasan komunikasi. Teknik analisis menggunakan analisis regresi sederhana. Adapun hasil analisis data uji korelasi (r) sebesar 0,055 yang artinya arah hubungan teknik modelling dengan kecemasan komunikasi sangat rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh teknik modelling terhadap kecemasan komunikasi siswa MA Sabilillah Ngoro Mojokerto. Hal tersebut ditunjukkan dari perhitungan uji-f dengan nilai F-hitung sebesar 0,338 < F-tabel 3,39. Dengan demikian f-hitung < 3,39 dinyatakan tidak ada pengaruh teknik modelling terhadap kecemasan komunikasi. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada pengaruh teknik modelling terhadap kecemasan komunikasi “ditolak” dengan distribusi koefisien determinan (r2) sebesar 0,3%.
STRATEGI PEMASARAN UMKM SHUTLLECOCK: IMPLEMENTASI BRANDING PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL: Indonesia Kelly, Estalita; Alamsyah, Moch. Vicky; Hardika, Moch. Bagus; Novitasari, Danis
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 07, Issue 01, Maret 2025
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol7.iss1.art8

Abstract

The purpose of this community service is to increase community understanding of product branding and digital marketing in improving the economy of Shuttlecock MSMEs in Sumberngepoh village. The method used is the PAR (Participatory Action Research) method. The results of the community service program are to make the MSME community understand the making of brands and digital marketing, can make several logos for shuttlecock brands, are able to do digital marketing by creating accounts on the website and Shopee. This service activity also has an impact on the smooth marketing of shuttlecocks, improving the community's economy and the welfare of the community of Shuttlecock MSME players in Sumberngepoh village.
Menelususi Grit Mahasiswa Berdasarkan Pola Asuh dan Jenis Kelamin Setianingrum, Margaretta Erna; Kelly, Estalita; Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.6134

Abstract

Grit sangat penting untuk keberhasilan akademik dan pengembangan diri karena membantu mahasiswa tetap fokus dan bertahan menghadapi tantangan, seperti tekanan akademik, ujian sulit, dan kegagalan. Kurangnya grit dapat berdampak serius, seperti mudah putus asa, stres, kehilangan motivasi, penurunan prestasi akademik, hingga berisiko putus kuliah. Tingkat grit seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola asuh dan jenis kelamin. Penelitian tentang grit mahasiswa berdasarkan pola asuh dan jenis kelamin penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan akademik dan keberhasilan mahasiswa. Tujuan penelitian untuk menyelidiki pengaruh pola asuh dan jenis kelamin terhadap grit mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel sebanyak 250 orang, diambil dengan teknik sampling stratified. Pengumpulan data menggunakan skala grit dan skala pola asuh. Data dianalisis dengan two-way anova. Hasil penelitian menemukan bahwa ada pengaruh pola asuh terhadap grit, kemudian ada pengaruh jenis kelamin terhadap grit, dan selanjutnya ada pengaruh interaksi pola asuh dan jenis kelamin terhadap grit mahasiswa.