Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Worksheet Berbantuan Aplikasi Canva Pada IGRA Kabupaten Magetan Untuk Menunjang Pembelajaran Firmantika, Lusty; Pusposari, Luthfiya Fathi
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 6, No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v6i2.136

Abstract

Konsep pembelajaran di Raudhatul Athfal (RA) adalah belajar sambal bermain. Oleh karena itu, pembelajaran di RA haruslah menyenangkan. Pembelajaran yang menyenangkan terjadi jika motivasi belajar siswa tinggi. Motivasi belajar dapat ditingkatkan jika media pembelajaran yang digunakan menarik. Worksheet merupakan salah satu media pembelajaran yang banyak digunakan di RA. Sehingga tampilannya harus menarik. Pembuatan worksheet yang menarik dapat menggunakan aplikasi canva. Namun masih banyak guru yang belum bisa memanfaatkan canva untuk membuat worksheet dengan tampilan yang menarik. Oleh karena itu, Guru RA memerlukan pelatihan pembuatan worksheet berbantuan aplikasi canva. Pelatihan ini melaui beberapa tahapan/metode sebagai berikut: 1) Analisis Kebutuhan Pelatihan; 2) Rencana Pelatihan; 3) Pelaksanaan Pelatihan; 4) Hasil Pelatihan.. Tujuan pelatihan ini yaitu: 1) Memberikan kesempatan kepada Guru RA untuk membuat worksheet dengan tampilan yang menarik sesuai tema pembelajaran; 2) Menstimulus Guru RA untuk memunculkan ide kreatif dan inovatif dalam membuat worksheet; 3) Melatih Guru RA untuk memanfaatkan canva for education untuk mendukung proses pembelajaran
Pengembangan Bahan Ajar Geografi Kebencanaan Berbasis Model Small Group Discussion di Jurusan Pendidikan IPS UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Firmantika, Lusty; Cholifah, Nur; Salwa, Amalia Ramadhani Putri; Salsabila, Silfia
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 1 (2023): Volume 8 Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i1.1161

Abstract

Tujuan utama penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar geografi kebencanaan berbasis model small group discussion yang terfokus pada studi bencana sosial. Pengembangan didasarkan pada kebutuhan bahan ajar yang belum tersedia, sehingga mahasiswa masih belum memiliki sumber penunjang pembelajaran yang sesuai. Buku yang digunakan selama ini sebagaian besar hanya terkait kebencanaan alam saja, sehingga diperlukan pembahasan mengenai bencana sosial di masyarakat. Pengembangan berbasis pada model small group discussion digambarkan langsung tahapannya pada bagian evaluasi pembelajaran. Pengembangan menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan yaitu analisys, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian diketahui bahan ajar memperoleh nilai dari validasi ahli media 80.17%, ahli materi 97.82%, dan mahasiswa 81.06%. Artinya bahwa bahan ajar dinyatakan sangat layak untuk dipergunakan sebagai penunjang perkuliahan sesuai dengan kriteria penilaian hasil.
Penguatan Branding Produk UMKM melalui Kreasi Label dan Kemasan Pusposari, Luthfiya Fathi; Firmantika, Lusty; Hidayat, Imam Wahyu; Saputri, Afif Berlian
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.433

Abstract

Setiap produk UMKM berpotensi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, begitu pula produk UMKM Kripik. Sayangnya produk belum dapat disejajarkan dengan produk sejenis. Salah satu penyebab adalah lemahnya branding, dimana label dan kemasan tidak marketable. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pendampingan branding melalui penguatan mutu label dan kemasan produk. Subjek dampingan adalah UMKM kripik Kabupaten Malang. Metode yang digunakan CBPAR, dimana tim pengabdi terlibat langsung bersama pemilik UMKM dan perangkat desa. Hasil menunjukkan: 1) Tahapan perencanaan melalui analisa kebutuhan untuk menentukan tema, subjek dan tujuan pendampingan; 2) Proses pendampingan menunjukkan adanya kolaborasi antara tim pengabdi dan pemilik umkm, sehingga label dan kemasan yang diharapkan dapat dikembangkan; 3) Hasil evaluasi menginformasikan program pendampingan penguatan label dan kemasan produk telah dilakukan dengan baik, produk UMKM kripik telah memiliki label dan kemasan baru yang dimungkinkan memiliki nilai jual lebih tinggi dan dapat dikenal lebih luas. Respon evaluator tidak ada yang menyatakan produk tidak menarik maupun kurang menarik. Adapun respon dari pemilik UMKM ditunjukkan dengan munculnya perasaan senang dan semangat untuk mengembangkan produknya. Implikasinya program pengabdian lanjutan diperlukan seperti pemasaran digital dan penyusunan laporan keuangan.
THE IMPLEMENTATION OF THE DASA DHARMA VALUES IN SOCIAL STUDIES LEARNING TO DEVELOP STUDENTS’ SOCIAL AWARENESS Mutamam, Naufal Fikri; Firmantika, Lusty
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6603

Abstract

This study aimed at describing the implementation of the Dasa Dharma values in social studies learning and analyzing those implementations in terms of students’ social awareness. The study employed a qualitative method, gathering data through observation, interviews, and documentation. After acquiring the data, the model from Miles, Huberman, and Saldana was administered for analysis. The findings show that the implementation of the Dasa Dharma values in social studies learning was reflected in each process, that is, planning, implementation, and evaluation. Students’ attitude and behavior, specifically their willingness to assist their peers during class, their sensitivity to the social circumstances around them, and their ability to work well in groups, reflect the form or outcome of this implementation. This form of implementation represents the Dasa Dharma values related to social awareness, that is, values 2, 4, and 5. This research is novel in that it focuses on the Dasa Dharma values integrated into social studies learning to foster social awareness. This research can be used as a reference to demonstrate that Crandall's theory of social awareness is relevant for application in social studies learning, collaborating with the Dasa Dharma values.
THE EFFECTIVENESS OF INTERACTIVE MULTIMEDIA BASED ON AUGMENTED REALITY IN GEOGRAPHY LESSONS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES Nafsi, Bella Izzatun; Lusty Firmantika
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6668

Abstract

This study aimed to examine whether interactive multimedia based on Augmented Reality (AR) can improve students’ learning outcomes in the Natural Disaster Mitigation topic at MA Ahmad Yani Jabung. The research employed a quantitative approach with a one-group pretest–posttest design involving 16 Grade XI students selected through purposive sampling. A 12-item multiple-choice test was used to measure learning outcomes and was validated through expert judgment, Pearson’s correlation, and reliability testing, yielding Cronbach’s Alpha coefficients of 0.874 (pretest) and 0.904 (posttest). Data were analyzed using a paired t-test and N-Gain score. The results revealed a notable improvement, with average scores increasing from 55.21 (pretest) to 82.81 (posttest), categorized as moderate to high improvement based on the N-Gain value. The paired t-test indicated a statistically significant difference in students’ scores before and after the intervention (p < 0.05). These findings demonstrate that AR-based interactive multimedia is effective in enhancing geography learning outcomes by providing engaging, interactive, and contextually meaningful learning experiences.