Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

GROWTH RESPONSE OF OIL PALM SEEDLINGS (Elaeis guineensis Jacq.) TO THE SUPPLY OF SWIFTLET DROPPINGS BOKASHI AND RAINBOW NPK FERTILIZER: RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI KOTORAN WALET DAN PUPUK NPK PELANGI Purwati Purwati; Indra Lesmana
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 14 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v14i2.3898

Abstract

The purpose of this study was to determine the response of oil palm seedling growth to the provision of Bokashi Swiftlet Droppings in the planting medium and Rainbow NPK fertilizer and the interaction of the two treatments. The study was conducted for 4 months, starting from March 2025 preparation to June 2025 the last data collection and took place at the Research Field of the Faculty of Agriculture, Widya Gama Mahakam University Samarinda, Jalan Wahid Hasyim, Sempaja Village, North Samarinda District, East Kalimantan. The research method used a Factorial Randomized Block Design (RAK) consisting of 2 factors with 3 replications. The first factor is Bokashi Swiftlet Droppings (B) which consists of 3 levels, namely: B0 (Control), B1 (500 g/polybag), and B2 (1,000 g/polybag). The second factor is Rainbow NPK Fertilizer (N) which consists of 4 levels, namely: N0 (Control), N1 (10 g/polybag), N2 (20 g/polybag), and N3 (30 g/polybag). The observation variables are plant height growth, stem diameter and number of leaves. The results showed that Bokashi Swiftlet Droppings gave significant results on all parameters of 90 HSP age with the best dose of 1,000 g/polybag. Rainbow NPK Fertilizer gave significant results on all parameters of 60 and 90 HSP age with a dose of 30 g/polybag. While the interaction between Bokashi Swiftlet Droppings and Rainbow NPK did not have a significant effect on all parameters observed.
Pemanfaatan Buah Kolang Kaling Dari Hasil Perkebunan Sebagai Pangan Fungsional Purwati Purwati; Tutik Nugrahini
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.291

Abstract

Untuk meningkatkan pemanfaatan buah kolang kaling agar memiliki nilai ekonomis dan  kandungan karbohidrat pada buah kolang kaling cukup tinggi, maka perlu pemanfaatannya sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Masyarakat masih belum adanya wawasan dan usaha ke arah diversifikasi produk sehingga diperlukan adanya penyuluhan dan pelatihan.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap pemanfaatan buah kolang kaling yaitu: (i) memberikan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan, (ii) memberikan pengetahuan mengenai diversifikasi olahan buah kolang-kaling untuk pangan fungsional, (iii) memberikan pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional. Adapun target kegiatan adalah peningkatan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi olahan buah kolang-kaling, pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional.  Pengetahuan manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi produk buah kolang-kaling telah diberikan sehingga masyarakat memiliki wawasan dan keterampilan mengenai proses pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional dan cara produksi pangan yang baik.
DIVERSIFIKASI PANGAN BERBASIS PISANG RUTAI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PANGAN LOKAL Purwati Purwati; Abdul Rofik
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v3i1.410

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) memberikan pengetahuan manfaat buah pisang bagi kesehatan, (2) memberikan keterampilan pengolahan pisang rutai sebagai diversifikasi pangan lokal, (3) menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan bagi kelompok masyarakat secara mandiri. Kegiatan ini menggunakan tiga metode pendekatan, yaitu : kegiatan penyuluhan tentang manfaat buah pisang untuk kesehatan, pelatihan keterampilan diversifikasi pangan lokal dan kewirausahaan.Hasil yang dicapai pelaksanaan kegiatan penyuluhan yaitu: (1) terdapat peningkatan pengetahuan bagi kelompok masyarakat tentang manfaat buah pisang bagi kesehatan (2) peningkatan pengetahuan tentang teknik pengolahan pisang rutai dan (3) mengembangkan pangan lokal melalui diversifikasi usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Evaluasi Daun Kelor (Moringa oleifora) Sebagai Pangan Fungsional Purwati Purwati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 2 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v3i2.504

Abstract

Daun kelor memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika diolah sebagai pangan fungsional. Daun kelor mengandung senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan alami sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional. Masyarakat yang mengkonsumsi pangan fungsional berbahan baku daun kelor akan mendapatkan manfaat ganda yaitu terpenuhinya gizi bagi tubuh dan dapat mencegah berbagai macam penyakit. Mengingat masyarakat belum banyak mengetahui cara pengolahan daun kelor sebagai pangan fungsional maka perlu dilakukan kegiatan penyuluhan yang bertujuan agar masyarakat memiliki wawasan untuk mengembangkan usaha berbasis bahan baku daun kelor pada skala rumah tangga. Hal ini dapat meningkatkan kebutuhan gizi dan pendapatan keluarga. Hasil kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat makin meningkat khususnya pengolahan pangan fungsional berbahan baku daun kelor.
Inovasi Budidaya dan Hasil Olahan Buah Asam Payang (Mangifera pajang) dalam Mendukung Konservasi Plasma Nutfah dan Diversifikasi Pangan Lokal Purwati Purwati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 02 (2020): JURNAL ABDIMAS MAHAKAM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan asam payang merupakan tanaman lokal dari Kabupaten Kutai Barat. Hingga saat ini keberadaan populasi tumbuhan asam payang semakin langka disebabkan terjadinya degradasi atau penurunan areal kawasan hutan akibat konversi penggunaan lahan sebagai lahan tambang dan lahan perkebunan. Sehingga perlu dilakukan upaya konservasi tanaman asam payang untuk menjaga dan melestarikan tanaman ini melalui teknologi budidaya di pembibitan. Inovasi teknologi budidaya asam payang adalah teknologi pembibitan tanaman asam payang dengan aplikasi Plant Growth Promoting Rizhobacteria (PGPR). Selain itu buah asam payang sebagai buah lokal dan sumber daya plasma nutfah buah eksotik Kalimantan Timur yang memiliki citarasa manis asam ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk pangan lokal. Inovasi hasil olahan pangan dari buah asam payang sebagai diversifikasi atau penganekaragaman pangan lokal meliputi Ice Cream Mangifera Pajang, Pudding Mangifera Pajang, Juice Mangifera Pajang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah mensosialisasikan tentang budidaya dan hasil olahan buah asam payang dalam mendukung konservasi plasma nutfah dan diversifikasi pangan lokal. Metode pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan meliputi 3 tahapan yaitu penyuluhan, pelatihan dan monitoring dan evaluasi keberhasilan program. Luaran pengabdian kepada masyarakat adalah publikasi pada jurnal nasional. Hasil kegiatan penyuluhan dapat berjalan dengan baik dan para peserta sangat antusias mengikuti penyuluhan dan mendapat pengetahuan baru tentang buah asam payang dari Kabupaten Kutai Barat dan cara pengolahannya sebagai pangan fungsional untuk meningkatkan gizi keluarga. Tingkat pemahaman para peserta rata-rata naik 85% tentang pengolahan buah asam payang sebagai pangan lokal. Keberhasilan kegiatan penyuluhan ditunjukkan dengan pemanfaatan buah asam payang sebagai sambal cabe payang untuk kuliner lokal oleh para peserta penyuluhan.
Budidaya Jeruk Lemon (Citrus medica) di Polibag dan Manfaatnya untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Yetti Elidar; Purwati Purwati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 02 (2021): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk lemon adalah buah yang berpotensi sebagai sumber vitamin C. Buah jeruk lemon selain untuk pelengkap masakan, juga sebagai minuman yang menyegarkan dan menyehatkan. Budidaya jeruk lemon relatif mudah dan dapat dilakukan di polibag. Penyuluhan ini bertujuan untuk mensosialisasikan budidaya jeruk lemon di polibag dan manfaatnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan keluarga. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan ceramah dan praktek. Hasil kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan diikuti oleh peserta penyuluhan untuk mendapat pengetahuan tentang budidaya jeruk lemon di polibag dan manfaatnya untuk meningkatkan kesehatan keluarga. Kegiatan penyuluhan menunjukkan keberhasilan yaitu penanaman jeruk lemon di polibag oleh para peserta penyuluhan.