Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Application of Rasch Model to Analyse the Validity and Reliability of an Instrument for Reflective Thinking Skills on Topic of Wave-Particle Dualism Juandi, Tarpin; Kaniawati, Ida; Samsudin, Achmad; Septem Riza, Lala
Kappa Journal Vol 8 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v8i2.27049

Abstract

This study aims to analyse the validity and reliability of an instrument for assessing reflective thinking skills on the topic of wave-particle dualism in modern physics lectures using the Rasch model. The Rasch model was selected for its capability to provide a more in-depth analysis of item performance and respondent ability, as well as to identify misfitting or biased items. The research method employed is a descriptive quantitative approach, utilizing Winsteps software for data analysis. The sample consists of 36 students enrolled in modern physics lectures at a university in West Nusa Tenggara. The results indicate that the instrument has excellent item reliability (0.91) and excellent internal consistency (Cronbach's Alpha 0.86), although the respondent reliability falls into the weak category (0.62). The instrument's validity also meets the Rasch model's acceptance criteria, with infit MNSQ and outfit MNSQ values ranging from 0.5 to 1.5. Further analysis reveals that some items are misfitting and need revision to ensure fairness and consistency in measuring reflective thinking skills. These findings make a significant contribution to the development of more accurate and reliable assessment tools in physics education
Effectiveness of Conceptual Understanding Procedures (CUPs) Learning Model on Students' Understanding of Physics Concepts Nadia, Zalwa; Sapiruddin, Sapiruddin; Zahara, Laxmi; Juandi, Tarpin; Wajdi, Badrul
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v1i2.54

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model on students' understanding of physics concepts at MA Muallimat NWDI Pancor. The type of research used is truly experimental with a posttest only control design. The population of the study was all students of class XI MIPA at MA Muallimat NWDI Pancor. The sampling technique used was simple random sampling. The selected samples were class XI MIPA 1 as the experimental class and XI MIPA 2 as the control class. The data collection technique used a concept understanding test. The posttest results show that the conceptual understanding of students in the experimental class using the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model is higher than that of the control class taught using the conventional learning model. Based on the results of the data analysis, the hypothesis test calculation using the right-hand t-test formula at a significance level of 5% gives tcount = 2.388 and ttable = 1.669. From these results, it can be seen that the tcount value > t_table (2.388 > 1.669), so Ho is rejected and Ha is accepted. The effect size is 0.56, which is included in the medium category. This shows that the application of the Conceptual Understanding Procedures (CUPs) learning model is effective for students' understanding of physics concepts at MA Muallimat NWDI Pancor on the topic of optics.
Penerapan Pembelajaran Value Clarification Technique dalam Penguatan Karakter dan peningkatan hasil belajar Siswa Sekolah Dasar Widiyasari, Laila; Juandi, Tarpin
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 1 No. 1 (2024): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/hijase.v1i1.25606

Abstract

Lemahnya karakter dan rendahnya hasil belajar IPA siswa sekolah dasar menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan karakter dan meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar pada pelajaran IPA. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan 30 siswa sebagai subjek penelitian. Sebanyak 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan berpartisipasi aktif selama proses penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pemberian tes pilihan ganda. Sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I ketuntasan belajar mencapai 87% dan pada siklus II ketuntasan belajar mencapai 100%. Terjadi peningkatan persentase ketuntasan belajar sebesar 13% dari siklus I ke siklus II. Demikian juga pada penguatan karakter siswa, pada siklus I karakter yang menonjol hanya rasa percaya diri dan sungguh-sungguh kemudian lebih menguat dan berkembang pada siklus II menjadi rasa percaya diri, sungguh-sungguh, jujur, sopan santun, dan bertanggung jawab. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model VCT dapat menguatkan dan meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Oleh karena itu, penerapan model VCT dapat dilakukan pada skala lebih luas dan satuan pendidikan lebih tinggi.
PELATIHAN PENGGUNAAN KIT FISIKA BAGI GURU IPA SMA/MA DI LOMBOK TENGAH Syahidi, Khaerus; Sapiruddin, Sapiruddin; Novianti, Baiq Aryani; Juandi, Tarpin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.780-786

Abstract

PkM ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) kemampuan guru IPA/Fisika dalam merancang pembelajaran basis praktikum, (2) keterampilan guru IPA/Fisika dalam menggunakan alat-alat peraga fisika. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan  dan  pendampingan.  Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan mengembangkan keterampilan dan kreativitas guru IPA/fisika dalam merancang pembelajaran basis praktikum dan pelatihan dalam menggunakan Kit IPA/Fisika sebagai implementasi perangkat pembelajaran yang telah dirancang. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas kegiatan pendahuluan berupa pembekalan/pendalaman perangkat pembelajaran dengan basis praktikum; dan pelatihan penggunaan Kit IPA/Fisika. Berdasrkan hasil pelatihan dan workshop dapat disimpulkan bahwa dengan adanya kegiatan pelatihan mampu: 1) memberi solusi alternatif untuk menanggulangi kendala yang menghambat terlaksananya kegiatan praktikum dalam pembelajaran IPA/Fisika; 2) memfasilitasi kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan khusus alat laboratorium bagi staf laboratorium; 3) meningkatkan kompetensi (keterampilan) tenaga laboratorium IPA/Fisika untuk mengatasi permasalahan alat laboratorium yang rusak, jumlah/jenis alat yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan, dan kurangnya jumlah alat yang tersedia; 4) Peserta pelatihan menyambut positif kegiatan ini karena mereka mendapatkan banyak informasi tentang pengetahuan dan keterampilan khusus (reparasi, modifikasi, dan duplikasi) alat laboratorium IPA/Fisika dan mampu mentransformasi diri manjadi lebih terampil menata laboratorium di sekolah masing-masing.
Analisis Fenomena Fisika Pada Presean Sebagai Budaya Lombok Siti Rauhun; Fartina; Tarpin Juandi
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Presean adalah sebuah tradisi budaya masyarakat Sasak di Lombok yang menampilkan pertarungan antara dua pria menggunakan penjalin (rotan) dan ende (tameng). Tradisi ini tidak hanya menarik dari sisi budaya, tetapi juga menyimpan berbagai fenomena fisika seperti gaya, impuls, dan energi. Penelitian ini bertujuan mengungkap fenomena-fenomena fisika pada presean sebagai budaya Lombok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis konsep-konsep fisika yang terkandung dalam tradisi ini. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa aktivitas presean menerapkan prinsip-prinsip fisika, seperti konsep impuls, momentum, dan gaya dalam interaksi penjalin dan ende, serta konversi energi dari gerakan para pepadu. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa presean merupakan laboratorium alami yang kaya akan aplikasi konsep-konsep fisika seperti konsep impuls, momentum, gaya, dan energi serta dapat menjadi media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan ilmu fisika dengan budaya lokal.
Analisis Keterampilan Berpikir Reflektif Mahasiswa Pendidikan Fisika pada Matakuliah Fisika Modern Sapiruddin, Sapiruddin; Lasmawan, I Wayan; Parmiti, Desak Putu; Juandi, Tarpin; Amin, Muhammad Syahruddin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir reflektif mahasiswa pada matakuliah fisika modern. Fokus analisis dilakukan pada topik radiasi benda hitam dan sinar-X. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode refleksi mandiri mahasiswa diminta untuk menuliskan pengalaman belajar menggunakan VLab-AI, dengan lima pertanyaan pemandu untuk menggali pemahaman dan pengalaman terhadap materi. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan software Nvivo 15. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengaitkan konsep-konsep fisika dengan aplikasi nyata dan menunjukkan kemajuan dalam pemahaman. Sebagian besar mahasiswa cenderung menggunakan strategi lama dalam memecahkan masalah, meskipun beberapa mencoba strategi baru. Keterampilan berpikir reflektif terbukti efektif dalam mengatasi tantangan pembelajaran, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dan memperdalam pemahaman terhadap fisika modern. Penelitian ini menyarankan supaya pendekatan pembelajaran yang mendorong refleksi dan pemikiran kritis terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan fisika di tingkat pendidikan tinggi.
Implementing the rasch model to assess the level of students' critical and reflective thinking skills on the photoelectric effect Juandi, Tarpin; Kaniawati, Ida; Samsudin, Achmad; Riza, Lala Septem
Momentum: Physics Education Journal Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/mpej.v7i2.8252

Abstract

This study aims to determine the level of students’ critical and reflective thinking skills on the topic of photoelectric effects. In this study, the cross-sectional survey approach was employed in conjunction with purposive sampling techniques.  The data collection instruments are questionnaires for critical thinking and reflective thinking skills, with 20 critical thinking items and 24 reflective thinking items. A total of 35 students, 6 males and 29 females, with an average age of 20 years, agreed to fill out the questionnaire that was distributed. The acquired quantitative data were evaluated using the Rasch model, with critical thinking skills showing that 11% of students were at a very low level, 49% were at a low level, 26% were at a high level, and 14% were at a very high level. Meanwhile, data analysis of reflective thinking skills revealed that 20% of pupils had low levels, 63% had moderate levels, and 17% had high levels. As a result, it is suggested that critical thinking and reflective thinking skills be continuously debriefed.
Pelatihan Transcript Based Lesson Analysis (TBLA) sebagai upaya penguatan kompetensi reflektif guru dalam menganalisis interaksi pembelajaran Juandi, Tarpin; Novianti, Baiq Aryani; Sapiruddin, Sapiruddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37854

Abstract

Abstrak Kemampuan refleksi merupakan salah satu kompetensi penting bagi pendidik dalam meningkatkan kualitas praktik pembelajaran. Namun, banyak guru belum terbiasa melakukan refleksi secara sistematis sehingga berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan refleksi guru melalui pelatihan penerapan Transcript Based Lesson Analysis (TBLA). Program pelatihan dilaksanakan bagi guru-guru dari sekolah di bawah naungan YPH PPD NWDI Pancor dan mencakup kegiatan sosialisasi, workshop, praktik analisis transkrip, serta observasi pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan sesi pembekalan teori, praktik TBLA, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta aktif dalam pelatihan dan mampu memahami langkah-langkah penerapan TBLA, mulai dari pembuatan transkrip hingga analisis interaksi pembelajaran. Kegiatan ini berpotensi meningkatkan kualitas refleksi guru secara sistematis sehingga dapat berdampak pada peningkatan proses pembelajaran di kelas. Kata kunci: refleksi pembelajaran; TBLA; analisis transkrip; peningkatan kompetensi guru. Abstract Reflective ability is one of the essential competencies for educators in improving the quality of instructional practices. However, many teachers are not yet accustomed to conducting systematic reflection, which leads to less optimal learning processes. This community service program (PkM) aims to enhance teachers’ reflective skills through training on the implementation of Transcript Based Lesson Analysis (TBLA). The training program was carried out for teachers from schools under the YPH PPD NWDI Pancor foundation and included dissemination sessions, workshops, transcript analysis practices, and classroom observation activities. The implementation employed a participatory approach consisting of theoretical briefing, TBLA practice, and evaluation. The results indicate that participants were actively engaged in the training and were able to understand the steps in implementing TBLA, from transcript development to the analysis of classroom interactions. This program has the potential to systematically improve teachers’ reflective capacity, thereby contributing to the enhancement of classroom teaching and learning processes. Keywords: learning reflection; TBLA; transcript analysis; teacher competency development.