Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pupuk Kompos Dari Sampah Organik Sisa Sayuran Dan Buah-Buahan Menggunakan Aktivator Air Nenas Fentia, Lia; Fitria, Eliza; Seprina, Zurni; Juwita, Ratna
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v5i1.85

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak tepat berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Limbah dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare, tifus, kolera, penyakit jamur dan cacingan. Pembuangan sampah yang tidak tepat selain berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat juga berdampak negatif bagi lingkungan. Cara mudah dan cepat dalam pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos salah satunya dengan menggunakan aktivator air nenas. Mitra dalam program pengabdian ini yaitu desa Mayang Pongkai yang terletak di Kabupaten Kampar. Mitra terdiri dari 5 orang petani yang sudah dipilih oleh Kepala Desa dan bersedia mengikuti program/ kegiatan pengabdian ini. Mitra dalam program pengabdian ini merupakan petani kelapa sawit. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyadarkan para mitra, mengajarkan dan mendampingi mitra membuat/ memproduksi pupuk kompos dengan aktifator air nenas. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu focus group discussion (FGD) yang berlangsung selama 2 minggu (4 kali pertemuan) dengan frekuensi pertemuan 2 kali per minggu di ruang aula desa Mayang Pongkai dan role play pembuatan aktifator air nenas selama 7 hari dan pembuatan pupuk kompos dengan aktifator air nenas berlangsung selama 11 hari di RT 020 RW 007 desa Mayang Pongkai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan selanjutnya diolah menggunakan SPSS. Dari evaluasi kegiatan pengabdian yang dilakukan pada ibu – ibu di RT 020 RW 007 Desa Mayang Pongkai diperoleh hasil tingkat pengetahuan/ pemahaman mitra dalam mendaur ulang sampah meningkat sebesar 80% dan kemampuan mitra untuk membuat pupuk kompos menggunakan aktivator air nenas meningkat sebesar 100%
DETERMINAN KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA MAHASISWA Nopianto; Utami, Nurul; Fitria, Eliza
Jurnal Kesehatan Vol 17 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v17i1.32197

Abstract

The BNPB annual report shows 3,058 natural disaster events throughout 2021. The most appropriate stage of disaster management to reduce disaster risk is in the pre-disaster stage. Preliminary study of 6 students at STIKes Tengku Maharatu, it was found that the level of student knowledge related to disaster was low. This study used a quantitative method with a cross sectional design, conducted at STIKes Tengku Maharatu and carried out in July 2022. The population is 161 active students at STIKes Tengku Maharatu. The study used 115 samples taken using simple random sampling. Data analysis was carried out univariate and bivariate with chi square test. The results showed that the variables that were significantly related to disaster preparedness among students at STIKes Tengku Maharatu were knowledge (p=0.005), attitude (p=0.007). Meanwhile, the unrelated variable is the force (p=0.394). Based on the results of the study, it can be concluded that the knowledge and attitude variables are related to disaster preparedness, the force variable is not related to disaster preparedness for students at STIKes Tengku Maharatu.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI PUSKESMAS X KOTA PEKANBARU Endria, Zul; Fitria, Eliza; Martina, Riska
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas X merupakan puskesmas yang berada di Kota Pekanbaru dengan jumlah pasien terbanyak yaitu 32.415 pasien/tahun sehingga menghasilkan limbah medis cukup banyak dengan jumlah 1,3 kg/hari untuk itu puskesmas membutuhkan pengelolaan limbah medis yang optimal karena masih ditemukan limbah medis infeksius yang bergabung dengan limbah umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis padat di puskesmas X sesuai dengan pedoman Keputusan Menteri kesehatan RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi serta alat perekam dengan teknik pengolahan data triangulasi sumber, metode, data dan subjek penelitian berjumlah 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas X untuk proses limbah yang meliputi pemilahan, pengumpulan, pembuangan akhir dan sudah sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004 akan tetapi penampungan dan pengangkutan limbah medis belum sesuai persyaratan dimana tempat penampungan limbah medis tidak tertutup serta proses penampungan lebih dari 48 jam dan pengangkutan limbah medis dilakukan secara manual dengan menggunakan handscoon dan masker. Untuk itu disarankan kepada puskesmas untuk lebih memperhatikan sarana prasarana yang ada di lapangan serta perlu adanya pedoman khusus dalam pelaksanaan pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas X Kota Pekanbaru yang mengacu kepada standar minimal yang sudah di tetapkan oleh pemerintah dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004.
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN PERILAKU BUANG SAMPAH SEMBARANGAN SEJAK DINI MELALUI VIDEO ANIMASI DI SD N 024 TARAI BANGUN Seprina, Zurni; Fitria, Eliza; Nia Rulen, Betty
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i2.2927

Abstract

Keberadaan sampah di masyarakat menjadi permasalahan klasik yang tidak mendapatkan perhatian, baik dari masyarakat maupun pemerintah. solusi permasalahan dalam kegiatan pkm ini dilakukan dengan memberikan edukasi di SDN 024 Tarai Bangun agar menanamkan pentingnya membuang sampah di tempat sampah sedari kecil. Adanya edukasi ini dapat membuat masyarakat tersadar tentang dampak membuang sampah sembarangan bagi lingkungan, Metodologi pengabdian kepada masyarakat di SDN 024 Tarai Bangun dilakukan dengan memberikan edukasi. Subjek yang dilibatkan adalah anak SD kelas 4 dan 5 yang tergabung dalam dokter kecil sekolah yaitu sebanyak 30 Orang dipilih menggunakan non-probability sampling, berupa accidental sampling, di mana subjek dipilih dari kemudahan akses oleh pelaksana. Adapun metode pengukuran keberhasilan kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan pre-test dan post-test mengenai materi sampah yang diedukasikan, data tersebut dilakukan uji Wilcoxon untuk mengukur seberapa besar signifikasi efektifitas penyampaian materi. Hasil uji statistik didapatkan bahwa taraf signifikansi dari skor adalah sebesar .007, hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada skor tes sebelum dan sesudah pemberian materi. Berdasarkan analisis tersebut, dapat dinyatakan bahwa program edukasi dan sosialisasi sampah pada anak-anak di SDN 024 Tarai dengan menggunakan metode video animasi dapat memberikan pengetahuan baru terkait dengan sampah, baik jenis sampah sampai pengelolaannya.Kata kunci: edukasi, video animasi, sampah
Comporative analysis of banana pseudostems and banana stems as adsorbents for reducing peroxide content and Free Fatty Acids (FFA) in used cooking oil Fitria, Eliza; Rulen, Betty Nia; Carles, Carles; Nopianto, Nopianto
Riset Informasi Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v14i1.951

Abstract

ABSTRACT Background : the increasing production and consumption of palm oil in Indonesia have led to arise in used cooking oil (UCO), classified as hazardous waste due to its high content of free fatty acids (FFA) and peroxides, which are toxic and difficult to degrade. To address this, the use of natural adsorbents such as banana pseudostems and banana stems has gained attention due to their cellulose content, which can effectively absorb harmful compound like FFA and peroxides, improving UCO quality. Method : This experimental study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach to evaluate the effectiveness of banana pseudostem and banana stem powder, of different mesh size (60, 100, and 200 mesh), in reducing FFA and peroxide levels in UCO. Samples of UCO were obtained from a street food vendor, while the banana plant (Musca acuminata) were collected locally. After immersing the adsorbents in UCO for 72 hour, FFA and peroxide values were analyzed using titration methods. Statistically analysis was performed using a Paired Sample T-Test. Results: The results showed a significant reduction in FFA levels, with the mopst effective reduction observed with 200-mesh adsorbents, where the FFA content decreased from 0.67% to 0.16% for psedostem adsorbent and to 0.20% for stem adsorbents. Peroxide levels were also reduced, with the stem adsorbent reducing peroxide values from 49.60mg/L to 12.92 mg/L, while pseudostem adsorbent reduce it to 14.61 mg/L. Statistical analysis confirmed a significant reduction in FFA (p=0.03), but the reduction in peroxide values was not satistically significant. Conclusion : the particle size of banana pseudostem and banana stem significantly influences the effectiveness of reducing peroxide and FFA levels in UCO. Adsorbents with a particle size of 200 mesh were most effective, with banana pseudostems performing slightly better than banana stems. This study highlight the potential of banana plant material as inexpensive and environmentally friendly adsorbents for UCO management.
Edukasi Tentang Pencegahan Perilaku Buang Sampah Sembarangan Sejak Dini Melalui Video Animasi di SD N 024 Tarai Bangun Seprina, Zurni; Fitria, Eliza; Rulen, Betty Nia
Menara Pengabdian Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i1.6812

Abstract

Keberadaan sampah di masyarakat menjadi permasalahan klasik yang tidak mendapatkan perhatian, baik dari masyarakat maupun pemerintah. solusi permasalahan dalam kegiatan pkm ini dilakukan dengan memberikan edukasi di SDN 024 Tarai Bangun agar menanamkan pentingnya membuang sampah di tempat sampah sedari kecil. Adanya edukasi ini dapat membuat masyarakat tersadar tentang dampak membuang sampah sembarangan bagi lingkungan, Metodologi pengabdian kepada masyarakat di SDN 024 Tarai Bangun dilakukan dengan memberikan edukasi. Subjek yang dilibatkan adalah anak SD kelas 4 dan 5 yang tergabung dalam dokter kecil sekolah yaitu sebanyak 30 Orang dipilih menggunakan non-probability sampling, berupa accidental sampling, di mana subjek dipilih dari kemudahan akses oleh pelaksana. Adapun metode pengukuran keberhasilan kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan pre-test dan post-test mengenai materi sampah yang diedukasikan, data tersebut dilakukan uji Wilcoxon untuk mengukur seberapa besar signifikasi efektifitas penyampaian materi. Hasil uji statistik didapatkan bahwa taraf signifikansi dari skor adalah sebesar .007, hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada skor tes sebelum dan sesudah pemberian materi. Berdasarkan analisis tersebut, dapat dinyatakan bahwa program edukasi dan sosialisasi sampah pada anak-anak di SDN 024 Tarai dengan menggunakan metode video animasi dapat memberikan pengetahuan baru terkait dengan sampah, baik jenis sampah sampai pengelolaannya.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT MASYARAKAT DALAM KEIKUTSERTAAN BPJS KESEHATAN DI KECAMATAN KUNTO DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU Seprina, Zurni; Fitria, Eliza; Rulen, Betty Nia; Ningsih, Yuni Warna
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 1 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3264

Abstract

Universal Health Coverage (UHC) is a global health development concept that ensures that everyone has access to fair, comprehensive and quality health services without financial barriers. In Indonesia, UHC is realized through the National Health Insurance Program-Healthy Indonesia Card (BPJS-KIS). The lowest UHC achievement in Rokan Hulu Regency is Kunto Darussalam sub-district in 2023 out of 8,414 residents, only 4,640 people are registered as BPJS Health participants. The purpose of the study was to determine the factors associated with Community Interest in BPJS Health Participation in Kunto Darussalam District, Rokan Hulu Regency. This type of research is quantitative observational analytic with the type of Analytical Cross Sectional Study design (Cross Sectional Study). The population is all people who live in Kunto Darussalam District in 2024 which amounted to 8.414 people with a sample size of 100 people selected using the Simple Random Sampling technique. Data were analyzed univariately and bivariately using Chi Square statistical test. The results showed that there was a relationship between knowledge (P value: 0.020), income (P value: 0.017), family supORt (P value: 0.046) and there was no relationship between attitude (P value: 0.723), gender (P value: 0.883) with Community Interest in BPJS Health Participation in Kunto Darussalam District, Rokan Hulu Regency. It is recommended to the community who are respondents to be able to increase their knowledge about BPJS services, be able to sort out the correct information about BPJS and BPJS Health Rokan Hulu district to socialize the registration mechanism and benefits of BPJS Health to all levels of societyKeywords: BPJS Health, Family SupORt, Knowledge, Income
EDUKASI ASPEK LINGKUNGAN PENYEBAB STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REJOSARI Fitria, Eliza; Carles, Carles; Rulen, Betty Nia
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 3 (2025): Vol. 4 No. 3 Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i3.3195

Abstract

Stunting remains a serious public health issue in Indonesia, particularly among children aged 0–59 months, a critical period for growth and development. Based on data from the Pekanbaru City Health Office, Rejosari Public Health Center has consistently reported a high prevalence of stunting over the past three years. One of the key contributing factors to stunting is poor environmental sanitation. This community service program aimed to increase knowledge and awareness among mothers of toddlers about environmental factors that cause stunting and how to prevent it through community-based sanitation education. The method involved health education through leaflets, posters, lectures, and interactive demonstrations. The participants were 15 mothers of toddlers living in the Rejosari health center area. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in knowledge. Results showed a significant improvement in participants' understanding of the relationship between environmental sanitation and stunting, with 75% of the mothers reaching a good level of knowledge after the session. This activity is expected to empower communities to prevent stunting through improved household sanitation practices.. Keywords: stunting, environmental sanitation, health education, mothers of toddlers, community service
EVALUASI MUTU FISIOLOGIS TERHADAP LIMA VARIETAS BENIH KEDELAI (Glycine max [ L.] merr) PADA PENYIMPANAN SUHU RUANG YANG BERBEDA AKIBAT ANOMALI CUACA EL NINO 2023 Fitria, Eliza; Agustiansyah, Agustiansyah; Timotiwu, Paul Benyamin; Hidayat, Kuswanta Futas; Purnomo, Purnomo
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Agrotropika Vol 24 No 2, Oktober 2025
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v24i2.11445

Abstract

Global climate change such as El Nino has serious impacts on the agricultural sector, especially soybean production which is very sensitive to water shortages. The government is responding by developing superior soybean varieties that are drought-resistant, such as Kemuning 1, Demas 1, and other varieties that have qualities equivalent to imported soybeans. A significant issue in soybean cultivation within tropical regions is the reduction in seed quality during storage, which is related to the high fat content present in orthodox seeds. Therefore, maintaining the physiological condition of the seeds until planting season requires controlling seed storage at optimal temperature and humidity levels. The results demonstrate that both cultivar and temperature affect the physiological quality of soybean seeds. The Grobogan and Dega 1 varieties produce better physiological quality compared to Deja 2, Dena 1, and Detap 1. Storing seeds at cold temperatures is more effective in maintaining seed viability and quality stability. Key words: Seed, soybean, seed storage, physiological quality  
Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kemampuan Ibu Hamil Dalam Melakukan Deteksi Dini Resiko Preeklamsia Yulita, Emi; Fitria, Eliza
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 nomor 1, Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i1.6708

Abstract

Background: Preeclampsia is the second contributor to death after bleeding where the percentage of deaths caused by preeclampia is 24%. Deaths that occur to pregnant women and women who give birth are not only a health problem, but a big threat to women. Purpose of this study was to analyze the factors that influence the ability of pregnant women to carry out early detection of the risk of preeclampsia. Metode:This type of research is analytic observational with cross sectional design with a sample of 30 pregnant women.Results of the analysis: Based on the characteristic variables, it shows that the respondents are 20-35 years of age, education is high school education 18 Respondents and type of work is not working (IRT) 13 Respondents while the Pre-eclampsia Early Detection Ability dominates 19 respondents (63.3%). with the results of the analysis p value 0.001. Furthermore, the knowledge variable that dominates is poor knowledge (69.23%) with the ability to detect early pre-eclampsia is unable (63.3%) with the results of the analysis of p value of 0.001. Meanwhile, the variable of Information Exposure that dominates is never getting information (83.33%) and the Early Detection Ability of Pre-eclampsia is not able to (63.3%) with a p value analysis of 0.377.Conclusion: Two variables, namely the relationship between characteristics and level of knowledge, have a significant relationship with the early detection ability of ecalmsia. Meanwhile, the level of information exposure on the ability to detect pre-eclampsia does not have a significant relationshipSuggestion: The hope is to increase the dissemination of information to pregnant women regarding early detection of pre-eclampsia Keywords: Early detection, preeclampsia, the ability of pregnant womenABSTRAK Latar Belakang: Preeklamsia penyumbang kematian kedua setelah pendarahan dimana persentase kematian yang disebabkan preekalmsia sebesar 24%. Kematian yang terjadi pada ibu hamil maupun ibu bersalin bukan hanya merupakan masalah kesehatan, melainkan suatu ancaman yang besar bagi perempuan.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap kekmampuan ibu hamil dalam melakukan deteksi dini resiko preeklamsia.Metode penelitian ini jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross sectional dengan Sampel sebanyak 30 orang ibu hamil.Hasil Analisis: Berdasarkan variabel karakteristik menunjukkan bahwa yang mendominasi pada umur 20-35 tahun responden, pendidikan adalah pendidikan SMA 18 Responden dan Jenis pekerjaan adalah tidak bekerja (IRT) 13 Responden sedangkan Kemampuan Deteksi Dini Pre eklamsia mendominasi tidak mampu 19 responden (63.3%) dengan hasil analisis p value 0.001. Selanjutnya variabel pengetahuan yang mendominasi adalah pengetahuan Kurang (69,23%) dengan Kemampuan Deteksi Dini Pre eklamsia tidak mampu (63.3%) dengan hasil analisis p value sebesar 0.001. Sedangkan variabel Keterpaparan Informasi yang mendominasi adalah tidak pernah mendapatkan informasi (83,33%) dan Kemampuan Deteksi Dini Pre eklamsia tidak mampu (63.3%) dengan hasil analisis p value sebesar 0.377.Kesmpulan: Dua variable yakni hubungan karakteristik dan tingkat pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan deteksi dini pere ekalmsia. Sedangkan tingkat keterpaparan informasi terhadap kemapuan mendeteksi pre eklamsia tidak memiliki hubungan yang signifikanSaran: Harapannya untuk dapat meningkatkan penyebaran informasi kepada ibu hamil terkait deteksi dini pre eklamsia Kata Kunci: Deteksi dini, preeklamsia, kemampuan ibu hamil