Articles
HUBUNGAN TINGKAT KEMAMPUAN PERAWATAN DIRI DENGAN PERUBAHAN KONSEP DIRI PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DAN ANAK BALITA WILAYAH BINJAI MEDAN
Dedi dedi
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34012/jumkep.v4i2.708
Background; Elderly age is the biological systems that undergo changes in the structure and function due to old age. One of service unit that serves the safety of the elderly is UPT of Social Service of Elderly and Early Childhood in Binjai and Medan Regional. Based on the preliminary research of this study was found some old people who experienced changes of the self-care ability with self concept change by 7 men and 28 women. Objectives; This study purpose is to determine the relationship between the level of self-care ability of elderly with changes in self-concept of the elderly in UPT of social Services Elderly Social and Early Children in Binjai and Medan. Material and Method; This study used analytical (explanatory research) with cross sectional approach. The population of this study amounted to 72 people and sample in this study were taken from the population amounted 63 respondents by using purposive sampling techniques. The data used primary data, secondary data, the data tertiary, and the analysis of data was done with univariate and bivariate analysis by using chi-square test. Results;of this study with a statistical test of chi-square that the relationship between the level of self-care ability to change the self-concept of the elderly in UPT. Elderly Care and Early Children in Binjai and Medan p = 0.025 < α = 0.05 is found. Conclusion; of this research is that there is a relationship between the level of self-care ability of elderly with changes in self-concept of the elderly in UPT of Elderly Social Services and Early Childhood area Binjai and Medan. It is suggested to further researchers to do deep research about the treatments themselves with self-concept changes in Social UPT of social service of elderly and Early Childhood in Binjai and Medan regional with another methods.
Self Care Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure
Afina Muharani Syaftriani;
Dedi Dedi;
Prapti Ningtias
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v3i3.548
Congestive Heart Failure menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama pada beberapa negara berkembang seperti Indonesia. Angka kejadian Congestive Heart Faliure yang meningkat menimbulkan penurunan kualitas hidup penderita salah satunya kurangnya perawatan diri (self care). Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan self care dengan kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Mitra Medika Medan. Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji chi-square. Jumlah responden 62 pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Mitra Medika Medan yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki self care baik (30,6%) dan kualitas hidup baik (32,3%). Hasil analisa bivariat menggunakan uji chi-square terlihat nilai p value sebesar 0,035. Karena nilai p value (0,035) < α (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Mitra Medika Medan.
Dukungan Keluarga Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru
Mulidan Maulidan;
Dedi Dedi;
Muhammad Khadafi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v3i3.549
Penderita Tuberculosis paru setiap tahun mengalami peningkatan, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor pencetus seperti putus obat,kurangnya dukungan keluarga dan ketidakpatuhan pasien minum obat secara teratur, pada penderita tuberculosis paru dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam meningkatkan motivasi pasien patuh minum obat secara teratur untuk meningkatkan kesembuhan. Tujuan penelitian dilakukan untuk diketahui keterkaitan dukungan keluarga dalam memantau kepatuhan pasien minum obat. Metode yang digunakan yaitu Survei Analitik dengan menggunakan metode Cross sectional dengan uji chi-square. Populasi penelitian yaitu responden penderita tuberkulosis Paru berjumlah 173 responden. Pengambilan sample yang digunakan adalah Accidental sampling, pengambilan sampel menggunakan instrument atau alat ukur yaitu kuesioner dengan tekhnik Slovin yang berjumlah 63 responden.Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square Test memperlihatkan bahwa nilai p=0,010 < α = 0,05, hal ini membuktikan dukungan keluarga berhubungan dengan tingkat kepatuhan pasien minum obat tuberculosis paru.Kesimpulan dalam penelitian ini secara statistik bahwa dukungan keluarga saling berhubungan dnegan tingkat kepatuhan pasien minum obat secara teratur.
THE FACTORS AFFECTING INCREASED BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION PATIENTS IN THE ERA OF THE COVID-19 PANDEMIC IN PATAI GEMI VILLAGE 2022
dedi dedi;
Haryanto Haryanto;
Syahrizal Syahrizal
Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Vol. 5 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32584/jikmb.v5i2.1852
Background: Hypertension is a non-communicable disease that is still a health problem in Indonesia. Hypertension is one of the comorbidities that increase the risk of contracting Covid-19 disease. Hypertension is a condition of abnormally high blood pressure that is showed by systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic was more than 90 mmHg. Objective: This study aimed to determine the influence factors on the occurrence of blood pressure increase in patients with hypertension in the COVID-19 pandemic era at Pantai Gemi Village. Methods: This is quantitative research with a descriptive correlation design and uses a cross-sectional approach. The sample used in this study was 79 respondents who suffered from hypertension taken by total sampling technique. The instrument of this study was by questionnaire about factors related to the incidence of hypertension. The analytical method using Kendall tau. Results: There was a relationship between the consumption of salty food 0.000, family history of 0.002, saturated fat consumption of 0.001, exercise habits of 0.003, and the most dominant factors influencing the incidence of hypertension in Pantai Gemi Village showed a significant value of 0.000 and a t-value of 4.887. Conclusion: It can be concluded that there is a relationship between food consumption such as saturated food with family history and there is no relationship between genders, body mass index (BMI) with the occurrence of hypertension at Pantai Gemi Village. Keywords: Hypertension Incidence, Salty Food, Saturated Fat, and Family History
Self Care Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure
Afina Muharani Syaftriani;
Dedi Dedi;
Prapti Ningtias
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v3i3.548
Congestive Heart Failure menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama pada beberapa negara berkembang seperti Indonesia. Angka kejadian Congestive Heart Faliure yang meningkat menimbulkan penurunan kualitas hidup penderita salah satunya kurangnya perawatan diri (self care). Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan self care dengan kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Mitra Medika Medan. Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji chi-square. Jumlah responden 62 pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Mitra Medika Medan yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki self care baik (30,6%) dan kualitas hidup baik (32,3%). Hasil analisa bivariat menggunakan uji chi-square terlihat nilai p value sebesar 0,035. Karena nilai p value (0,035) < α (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Mitra Medika Medan.
Dukungan Keluarga Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru
Mulidan Maulidan;
Dedi Dedi;
Muhammad Khadafi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v3i3.549
Penderita Tuberculosis paru setiap tahun mengalami peningkatan, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor pencetus seperti putus obat,kurangnya dukungan keluarga dan ketidakpatuhan pasien minum obat secara teratur, pada penderita tuberculosis paru dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam meningkatkan motivasi pasien patuh minum obat secara teratur untuk meningkatkan kesembuhan. Tujuan penelitian dilakukan untuk diketahui keterkaitan dukungan keluarga dalam memantau kepatuhan pasien minum obat. Metode yang digunakan yaitu Survei Analitik dengan menggunakan metode Cross sectional dengan uji chi-square. Populasi penelitian yaitu responden penderita tuberkulosis Paru berjumlah 173 responden. Pengambilan sample yang digunakan adalah Accidental sampling, pengambilan sampel menggunakan instrument atau alat ukur yaitu kuesioner dengan tekhnik Slovin yang berjumlah 63 responden.Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square Test memperlihatkan bahwa nilai p=0,010 < α = 0,05, hal ini membuktikan dukungan keluarga berhubungan dengan tingkat kepatuhan pasien minum obat tuberculosis paru.Kesimpulan dalam penelitian ini secara statistik bahwa dukungan keluarga saling berhubungan dnegan tingkat kepatuhan pasien minum obat secara teratur.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Tingkat Terjadinya Kejadian Katarak di Rumah Sakit Khusus Mata
Dedi Dedi;
Muflih Muflih;
Maulidan Maulidan;
Azkar Azkar
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1581
Katarak menjadi salah satu penyebab utama masalah penglihatan di Indonesia. Data menunjukkan bahwa sekitar 70%-80% dari gangguan penglihatan yang parah hingga kebutaan di negara ini dapat dikaitkan dengan kondisi katarak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi angka kejadian katarak di RS Mata Medan Baru. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi, serta menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 75 responden yang menderita katarak, dan pemilihan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berfokus pada faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya katarak. Dalam analisis data, penelitian ini menggunakan metode analisis statistik Kendall tau. Ada hubungan antara kejadian katarak dengan IMT 0,001, dan usia 0,002, dan faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian katarak yaitu bekerja diluar paparan sinar ultraviolet menunjukkan nilai signifikan 0,000 dan t-nilai 4,435. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Mereka yang bekerja di luar ruangan dan terpapar langsung oleh sinar matahari atau sinar ultraviolet dengan kejadian katarak.
Efektifitas Pelaksanaan Bedside Handover terhadap Komunikasi dan Sikap Interprofesional Perawat
Mulidan Mulidan;
Dedi Dedi;
Ani Rahmadhani Kaban
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i4.1604
Pelaksanaan badside handover merupakan implementasi handover atau serah terima tugas yang rutin dilaksanakan oleh perawat di bad pasien lansung yang terdiri dari pasien,perawat,tenaga medis lainnya, tujuan dari pelaksnaan badside handover adalah agar tidak terjadi mal informasi antara perawat dna tenaga kesehatan lain dalam pemberian asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas Bedside Handover terhadap komunikasi dan siakp interprofessional perawat di Rumah Sakit Mitra Medika. Metode yang di gunakan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan one-group pre-posttest. Populasi dalam penelitian seluruh perawat yang berada di rawat inap Rumah Sakit Mitra Medika berjumlah 110 perawat. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dimana semua subjek sesuai kriteria inklusi dimasukkan dalam penelitian sampai jumlah subyek yang diperlukan terpenuhi sebanyak 40 responden. Penelitian ini menggunakan instrumen kuisioner Komunikasi interprofessional dan sikap pada perawat. Berdasarkan hasil uji analisa menggunakan uji Mann Whitney diperoleh nilai p-value = 0,702 (>0,05) pada kelompok kontrol sedang pada kelompok intervensi nilai p-value = 0,001(<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengeruh yang signifikan antara komunikasi dan sikap interprofessional perawat dalam melaksnanakan handover di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Disarankan bagi perawat untuk meningkatkan Kerjasama tim antar profesi dalam melaksanakan handover bedside di Rumah Sakit.
PROFIL PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK PADA PASIEN DI POLI NEUROLOGI
Dedi Dedi;
Darwin Syamsul;
Resya Tiranda Siregar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v5i1.75
Background:Stroke is one of the main causes of mortality. WHO defines stroke as a spatial neurological disorder with sudden onset, lasting more than 24 hours without any cause and causing serious long-term disability in Indonesia and the United States. Objectives; This study aimed to determine the profile of ischemic stroke drugs usage in patients of Aceh Tamiang Hospital and the use of types of drugs given to ischemic stroke patients.Method; This study was non-experimental prospectively by using a questionnaire on ischemic stroke patients in October 2020. The data was processed using Microsoft Excel.Results; The results of 26 respondents and the drugs issued in October for the neurology clinic at Aceh Tamiang Hospital obtained antiplatelet drugs, namely aspirin 80mg/tab with a total of 238 drugs (38.3%) and pletaal 50mg/caplet with a total of 42 drugs (6.7%). The neuroprotectant group was pirassetam 80mg/tab with 140 drugs (22.5%). The antihyperlipidemic group of the drug simvastatin 5 mg/tab totaled 21 drugs (3.4%). The antihypertensive drug class was amlodipine 10mg/tab total 28 drugs (4.5%), amlodipine 5mg/tab total 56 drugs (8.9%), captopril drug type 25 mg/tab total 63 drugs (10.2%), the type of drug furosemide dose 40mg/tab the amount of 35 drugs (5.6%).Conclusion; Drugs that were widely used in patients with ischemic stroke are the antiplatelet group, namely aspirin 80mg/tab obtained 238 tablets (38.3%), the neuroprotectant class of the drug piracetam 800mg/cap were 140 caplets (22.5%), the antihypertensive group amlodipine 5mg/tab were 56 tablets (8.9%), the antihyperlipidemic group of the simvastatin 5mg/tab were 21 tablets (3.4%).