Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

Pengaruh Masalah Keagenan Aliran Kas Bebas dan Komisaris Independen Terhadap Relevansi Nilai Informasi Akuntansi Rahman, Aulia Fuad; Fitriasari, Rizka
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.208 KB)

Abstract

Abstract: The effect of Free Cash Flow Agency Problem and Independent Board of Director on Accounting Information Value Relevance. This study assesses the value relevance of earnings and book value and the effect of agency problem caused by FCF. Further, this study also investigates the role of independent board of director on the relationship between FCF agency problem and value relevance of accounting information. Results show that earnings and book value are value relevant and agency problem caused by FCF, reduces the value relevance of earnings. However, FCF agency problem does not have an impact on the value relevance of book value. The independent board of director does not seem to function well as a mitigating role to the negative impact of FCF agency problems. Abstrak: Pengaruh Masalah Keagenan Aliran Kas Bebas dan Komisaris Independen Terhadap Relevansi Nilai Informasi Akuntansi. Penelitian ini mengkaji relevansi nilai earnings dan nilai buku serta pengaruh masalah keagenan yang disebabkan oleh FCF. Lebih lanjut, penelitian ini juga menginvestigasi peran komisaris independen atas hubungan antara masalah keagenan FCF dan relevansi nilai informasi akuntansi.  Hasil menunjukkan bahwa earnings dan nilai buku memiliki relevansi nilai sedangkan masalah keagenan yang disebabkan FCF mengurangi relevansi nilai dari earnings. Walau demikian, masalah keagenan FCF tidak memiliki pengaruh pada relevansi nilai buku.  Komisaris independen tidak secara nyata berfungsi sebagai pemitigasi dalam menangani pengaruh negatif masalah keagenan FCF.
PENGARUH MASALAH KEAGENAN ALIRAN KAS BEBAS DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP RELEVANSI NILAI INFORMASI AKUNTANSI Aulia Fuad Rahman; Rizka Fitriasari
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.208 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2012.04.7141

Abstract

Abstract: The effect of Free Cash Flow Agency Problem and Independent Board of Director on Accounting Information Value Relevance. This study assesses the value relevance of earnings and book value and the effect of agency problem caused by FCF. Further, this study also investigates the role of independent board of director on the relationship between FCF agency problem and value relevance of accounting information. Results show that earnings and book value are value relevant and agency problem caused by FCF, reduces the value relevance of earnings. However, FCF agency problem does not have an impact on the value relevance of book value. The independent board of director does not seem to function well as a mitigating role to the negative impact of FCF agency problems.  Abstrak: Pengaruh Masalah Keagenan Aliran Kas Bebas dan Komisaris Independen Terhadap Relevansi Nilai Informasi Akuntansi. Penelitian ini mengkaji relevansi nilai earnings dan nilai buku serta pengaruh masalah keagenan yang disebabkan oleh FCF. Lebih lanjut, penelitian ini juga menginvestigasi peran komisaris independen atas hubungan antara masalah keagenan FCF dan relevansi nilai informasi akuntansi.  Hasil menunjukkan bahwa earnings dan nilai buku memiliki relevansi nilai sedangkan masalah keagenan yang disebabkan FCF mengurangi relevansi nilai dari earnings. Walau demikian, masalah keagenan FCF tidak memiliki pengaruh pada relevansi nilai buku.  Komisaris independen tidak secara nyata berfungsi sebagai pemitigasi dalam menangani pengaruh negatif masalah keagenan FCF.
PENTINGKAH DIREKSI ASING BAGI LAPORAN KEBERLANJUTAN? Rizka Fitriasari; Noorlailie Soewarno
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.15

Abstract

Abstrak – Pentingkah Direksi Asing bagi Laporan Keberlanjutan?Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui keberadaan karakteristik dewan direksi sebagai penentu pengambilan keputusan penggunaan assurance pada laporan keberlanjutan. Metode -  Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi logistik Adapun sampel penelitian adalah perusahaan pemenang Sustainability Reporting Awards (SRA) selama tahun 2016-2018.Temuan Utama - Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa hanya keberadaan direksi asing yang mampu menjadi salah satu penentu terhadap keputusan penggunaan assurance pada laporan keberlanjutan. Direksi asing dinilai memeiliki kecenderungan lebih peduli terhadap isu penyelamatan lingkungan. Selain itu, keberadaan mereka mampu mengembangkan informasi dalam akuntabilitas perusahaan.Implikasi Teori dan Kebijakan -  Pada aspek teori, penelitian ini menunjukkan keberadaan teori pengungkapan sukarela dalam laporan keberlanjutan. Pada aspek praktik, penelitian ini semakin menegaskan pentingnya keberadaan direksi asing dalam kebijakan akuntansi perusahaan.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini berfokus pada karakteristik direksi asing yang dapat mempengaruhi keputusan penggunaan laporan keberlanjutan. Abstract – Are Foreign Directors Important for Sustainability Reports?Main Purpose - This study aims to determine the board of directors' characteristics as a determinant of decision-making on the use of assurance in sustainability reports.Method - This research uses the logistic regression method. The research samples are companies that won the Sustainability Reporting Awards (SRA) during 2016-2018.Main Findings - The results indicate that only the presence of foreign directors can be one of the determinants of the decision to use assurance in a sustainability report. Foreign directors are considered to tend to care more about the issue of saving the environment. In addition, their existence can develop information on corporate accountability.Theory and Practical Implications - On the theoretical aspect, this study shows the existence of voluntary disclosure theory in sustainability reports. On the practical part, this study further emphasizes the importance of foreign directors in company accounting policies.Novelty - This study focuses on foreign directors' characteristics that may influence the decision to use sustainability reports.