Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Cyberloafing and Job Burnout Among Educators : How Does Organizational Commitment Play A Role as A Moderating Variable? Ali, Muhammad Yusuf; Mulyati, Heti; Sukmawati, Anggraini
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 2 (2024): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i2.11318

Abstract

This study aims to analyze the effects of job burnout and cyberloafing on educator performance and the role of job burnout on cyberloafing, moderated by organizational commitment. This research employs a quantitative approach to validate hypotheses involving educators from the State University with Legal Entity Status in West Java, using a sample of 377 respondents and a questionnaire instrument adapted from various previous studies. Data was collected through questionnaires and analyzed using the Partial Least Square Equation Modeling (PLS-SEM) technique with SmartPLS software. The results indicate that job burnout has a significant positive effect on cyberloafing, suggesting that higher levels of job burnout correspond to an increased tendency for cyberloafing. Meanwhile, organizational commitment is an effective moderator in reducing the negative impact of job burnout on cyberloafing, which in turn helps improve employee performance. Thus, the study demonstrates that job burnout increases cyberloafing behaviour and decreases employee performance, yet organizational commitment can act as an effective moderator to mitigate these negative impacts. The implications of this research suggest that educational organizations can reduce the negative impact of burnout and cyberloafing on educator performance by promoting organizational commitment. This can contribute to creating a healthier and more productive work environment.
ANALISIS UJI MEKANIK DAN STRUKTUR MAKRO DAN MIKRO TERHADAP MATERIAL KOMPOSIT DENGAN ARAH ACAK SERAT AMPAS TEBU Asmeati, Asmeati; Ali, Muhammad Yusuf; Purnama, Indra; Paloboran, Marthen
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 9, Issue 2, Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit merupakan material yang terdiri dari dua komponen atau lebih yang memiliki karakteristik ringan dan relatif kuat. Penelitian ini mengunakan serat ampas tebu (baggase) yang banyak dihasilkan di pabrik pengolahan gula tebu. Treatment serat ampas tebu dengan direndam larutan alkali (NaOH) selama 2 jam untuk menghilangkan gabus/lilin yang menempel pada serat.Metode pencetakan dengan hand lay up. Dengan matrik epoxy dan hardener, dengan penyusunan serat secara acak, dengan variasi serat 20 gram,30 gram dan 40 gram. Sifat mekanik yang diuji yaitu uji tarik,hasil uji tarik tertinggi di dapat pada vraksi volume serat 40 gram dengan nilai tarik rata-rata 40.833 Mpa.dengan rata-rata patahan pada pengamatan struktu makro yang terjadi setelah di uji tarik adalah patah pada permukaan (fiber pool out), dan pada pengujian mikro adapun rata-rata ukuran partikel pada sampel 20 gram pada magnitude 1000x adalah 10,74 μm, pada 30 gram sebesar 10,23 μm dan pada sampel 40 gram sebesar 8,72μm.
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA SEMI OTOMATIS Dasrizal Jauhari; Pancrasius Kevin Donasis; Muhammad Yusuf Ali; Irwan Paserangi
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk (1) menghasilkan desain dan gambar kerja konstruksi mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis yang kuat, kokoh, aman, dan efisien.(2) Mendapatkan hasil uji kinerja Mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis (3) Mendapatkan hasil analisis ekonomi Mesin Pengupas sabut kelapa semi otomatis. Tiga rumusan masalah diajukan dan berhubungan dengan ketiga tujuan perencanaan. Proses perancangan mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis dilakukan dengan tahapan yaitu perencanaan dan penjelasan fungsi, perencanaan konsep produk (gambar kerja). Analisis teknik meliputi analisis daya, torsi yang terjadi pada poros dan kontruksi rangka. Tenaga penggerak mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis direncanakan menggunakan motor bakar dengan daya 5.5 HP dan Torsi maksimum 2500 rpm, daya di teruskan melalui pulley dan v-belt. Hasil perancangan menghasilkan mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis dengan spesifikasi ukuran 90 × 80 × 70 cm. Profil siku   4×4 cm dengan bahan St 30, casing menggunakan body silynde dari drum dan gigi pembalik dari gear motor yang telah dimodifikasi, dengan estimasi biaya perancangan +-4.000.000.00
PKM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI TK-IT FAJAR KOMPLEKS MANNURUKI BERDASARKAN GAMBAR DAN PENINGKATAN SOFTSKIL REMAJA MASJID NURUL ILHAM DI KABUPATEN MAROS Andi Febriana Tamrin; Muhammad Yusuf Ali
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PKM Meningkat minat belajar Bahasa Inggris berdasarkan buku bergambar serta meningkatkan softskill remaja di sekitar Masjid Nurul Ilham dalam proses belajar mengajar di mitra (TK), manuruki Fajar TK-IT, Simbang distrik, Maros dan pelatihan bahasa Inggris dan pelatihan pengelasan untuk meningkatkan softskill remaja di Masjid Nurul Ilham di kecamatan Simbang, Maros. Tujuan khusus dari layanan ini adalah untuk mengembangkan, meningkatkan minat dalam belajar dan meningkatkan kualitas bahasa Inggris dan pengelasan ( soft skill) Beberapa metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PPM) adalah metode tanya jawab dan diskusi untuk mengetahui pengetahuan umum siswa tentang buku bergambar dan teknologi pendukung, metode ceramah digunakan ketika mempresentasikan materi dalam bentuk pengetahuan teoretis dan pemahaman tentang perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan bersamaan dengan pemeliharaan yang dapat dilakukan. Metode demonstrasi digunakan untuk menyediakan dan menunjukkan langkah-langkah dalam membuat aplikasi game. Metode metode simulasi ini digunakan untuk menunjukkan hasil suatu aplikasi game dan keberhasilan fungsi atau fitur aplikasi yang telah diimplementasikan. Sasaran pertama yang ingin dicapai dalam pengabdian masyarakat (PPM) adalah 18 siswa TK, pendidik mampu menciptakan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan dan menarik berdasarkan pada kemampuan mengatur konsep cerita (cerita, cerita dan bahan) dan metode dalam permainan formulir. yang bertahap atau tidak dengan memanipulasi suara, gambar, warna objek dan teks yang ada dalam aplikasi autoplay dengan pertimbangan yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik anak usia dini. 18 pendidik dapat menerapkan metode bermain dan belajar, wujud adalah untuk membuat aplikasi dan mengimplementasikan game berdasarkan spesifikasi teknologi dan kerangka kerja sistem operasi. Game memiliki objek gambar, objek suara, label dan objek, dapat dipindahkan dan memiliki tahapan atau akhir. Desain game dari warna tulisan, gambar warna objek, latar belakang, suara atau animasi dirancang. Target kedua adalah 26 anggota masjid remaja nurul ilham dengan pelatihan softskill bahasa Inggris dan pelatihan pengelasan yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bahasa dan keterampilan mengelas sehingga mereka bisa mandiri dengan membuka bisnis bengkella. atau bekerja di bengkel las dan mampu bersaing di era pasar global dengan kemampuan yang dimiliki Inggris.
PEMBUATAN CAS CEPAT BATERAI VRLA (VALVE REGULATED LEAD ACID) PADA MOTOR LISTRIK (BYVIN) TEKNIK MESIN UNIFA Ardinasyah; Irwan Paserangi; Muhammad Yusuf Ali
Jurnal Aplikasi Teknik dan Sains Vol. 4 No. 2 (2023): JATS
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pengisian baterai pada umumnya terlalu lama dan tidak dapat memutus aliran arus secara otomatis pada saat baterai terisi penuh. Dengan begitu baterai harus diperhatikan perkiraan waktu dalam proses pengisian agar tidak teraji overcharged. Metode yang dilakukan ialah dengan memberikan tegangan dan arus yang tetap pada baterai. Metode ini disebut juga sebagai metode tegangan konstan dan saat ini yang berarti menggunakan transformator dan rangkaian penyearah sebagai pengubah tegangan AC menjadi DC untuk mengisi baterai. Hasil Pegujian yang dilakukan adalah pengujian charging (Pengisian) baterai lead acid dengan menggunakan rangkaian charger yang dapat diubah tegangan pengisiannya. Berikut ditunjukkan dalam gambar rangkaian pengujian pengisian baterai lead acid. Pengujian kali ini menggunakan rangkaian charger dengan spesifikasi tegangan keluaran pada 82,5 Volt dan arus maksimal sebesar 20 ampere dari trafo. Keadaan baterai yang akan diisi pada kondisi tegangan awal. Indikator yang diukur dalam pengujian kali ini adalah hubungan antara tegangan pengisian pada baterai dan waktu pengisian energi pada baterai selama 168 menit. Adapun proses dari pembuatan cas cepat motor listrik adalah sebagai berikut: 1 Pembuatan Cas Cepat Motor Listrik, 2 Pemilihan dan Pembuatan Cas Cepat Motor Listrik, 3 Pengujian Cas Cepat Motor Listrik, 4 Rancangan Pembuatan Cas Cepat Motor Listrik
ANALISA UJI KINERJA ALAT PENYULINGAN MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH MENGGUNAKAN WATER HEATER Reza Fitrawan Hidayat; Yanti; Muhammad Yusuf Ali
Jurnal Aplikasi Teknik dan Sains Vol. 4 No. 2 (2023): JATS
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Uji Kinerja Alat Penyuling Minyak Atsiri Daun Cengkeh Menggunakan Water Heater. Yanti S.Pd.,MT, Muhammad Yusuf Ali ST.,MT., Reza Fitrawan Hidayat. Permasalahan yang di bahas penelitian ini, yaitu (1) Mengetahui berapa kapasitas efektif dari alat penyuling minyak atsiri menggunakan water heater. (2) Bagaimana kinerja alat dengan menggunakan dua bahan baku yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan observasi langusng untuk mengetahui kapasitas efektif dari alat dan kinerja alat ketika menggunakan dua bahan baku yang berbeda dengan metode penyulingan system rebus dan menggunakan water heater. Dari hasil pengujian proses penyulingan tersebut untuk daun cengkeh kering dihasilkan 4,4 ml dan untuk daun cengkeh basah dihasilkan 2,3 ml. Penelitian ini dilakukan di Workshop Teknik Mesin Universitas Fajar, waktu penelitian dilakukan diawal bulan Agustus – September 2021 dengan data yang diperlukan cukup.