Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEBELAJARAN JIGSAWBERBANTUAN AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV SD Parhusip, R. L. Holmes; S, Hartono; Mendrofa, Yason; Heryanto, Heryanto; Situmorang, Nanda; Panjaitan, Diana Margaretha
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 2 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i2.4230

Abstract

Setiap insan manusia memperoleh hak untuk mendapatkan ilmu pendidikan, pendidikan meliputi perubahan etitude dan budi pekerti yang baik dan taraf kehidupannya lebih baik juga, dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial model pembelajaran Jigsaw berbantuan audio visual menjadikan siswa aktif dalam kegiatan proses pembelajaran mengajar sesuai harapan yang ada di kurikulum merdeka. Keberhasilan peserta didik didik sangat dipengaruhi kualiatas, kompegtensi pendidik. Pendidik disamping tugas pokoknya memberikan ilmu pengetuan kepada anak didiknya,seorang pendidik dituntut dapat menjadi contoh yang baik terhadap anak didiknya sekaligus dapat meningkatkan Hasil belajarbelajar peserta didiknya. Penelitian ini mempunyai variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Desain dalam penelitian digunakan pretest-posttest non-equivalent. Dilaksanakan di sekolah dasar Xaverius kelas empat sekolah dasar Pasar III Kecamatan Namorambe, dari pengujian uji hipotesis diperoleh pada derajat kebebasan dan nilai Hasil belajardari 23 siswa nilai rerata 72,73, terbukti berkontribusi yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Jigsaw berbantuan audio visual terhadap Hasil belajar belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sosial materi gaya magnet.
PENGARUH KEPEMIMPINAN GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Parhusip, R.L. Holmes; Mendrofa, Yason; S, Hartono; Heryanto, Heryanto
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 6 No. 2 (2023):, Juli 2023
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v6i2.2689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kepemimpinan guru terhadap prestasi belajar siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey, dengan variabel kepemimpinan guru (variabel bebas) dan Prestasi Belajar(variabel terikat). Penentuan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Sugiyono dan diperoleh 30 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan rumus product moment, sedangkan uji reliabilitas dengan skala Likert. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji Normalitas dengan metode Kolmogorov Shapiro-Wilk. Pada uji analisis data menggunakan Regresi Sederhana. Hasil penelitian kelas IV SD Negeri No 100409 Sampe Cita Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang diperoleh, kepemimpina guru termasuk kriteria sangat tinggi dengan rata-rata 83,43, prestasi belajar siswa berkriteria sangat tinggi dengan rata-raa 81,67 dan ada pengaruh yang signifikan kepemimpinan guru terhadap prestasi belajar siswa.
PENGARUH PEMBERIAN REWARD DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS IV SD PUTRA BANGSA BERBUDI DELITUA Parhusip, R.L Holmes; Sembiring, Hartono; Situngkir, Aderson; Simatupang, Genni Udurna; Ikhwani, Sabrina
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 8 No.2 (2025):, Juli 2025
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-knowledge, personality, intelligence, morals The school environment is one of the strategic places where students are educated and fostered, in order to develop and cognitive, affective and psychomotor abilities through a series of learning program activities, habituation, extracurricular and other programs. For the improvement of noble education, as well as the skills needed by themselves, society, nation and state. Science or natural and social sciences is a branch of science that studies natural phenomena and the processes that occur around us, it covers various disciplines such as physics, chemistry, biology and astronomy, science focuses on understanding and applying scientific principles to explain and predict natural phenomena, predictions. Science subjects are also less in demand by students, therefore researchers need to make expectations for education through knowledge integration where emphasis is on combining concepts from the natural and social sciences to provide a more holistic and relevant understanding of global and local issues. The activities carried out in education are learning. "Learning is a conscious effort made by individuals to change behavior both through practice and experience related to cognitive, affective and psychomotor aspects". So learning activities are the most important activity in the educational process, and teachers must also be able to provide learning motivation to students in the learning process." As a final product of the learning process, learning outcomes are considered to be able to show what students have known and developed. "Learning outcomes are the abilities that students have Learning outcomes are the abilities that students have after they receive their learning experiences.
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI RUMAH DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA/I SMP NEGERI 15 MEDAN T.A 2019/2020 Parhusip, Holmes; Sembiring, Hartono
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v6i1.1832

Abstract

Lingkungan belajar yang baik bisa memberi rangsangan pada anak lebih efektif untuk melakukan kegiatan belajarnya dalam mencapai prestasi yang baik. The Liang Gie mengatakan bahwa bagi setiap siswa bila mungkin hendaknya di tempat belajar tersedia kelengkapan sarana belajar (ruangan, meja, kursi, sistem penerangan) yang baik dan khusus digunakan untuk belajarnya.. Adapun tugas orang tua dan guru sejak kecil hingga dewasa mengusahakan lingkungan belajar yang kaya akan rangsangan dan dimana anak-anak merasa nyaman dan bebas mengungkapkan dirinya secara kreatif. Tingkat kecenderungan Lingkungan Belajar di Rumah (X) dari siswa/i SMP Negeri 15 Medan adalah cukup tinggi, yaitu masing-masing 29 dan 32 orang atau masing-masing 43.33% dan 35.55%. Tingkat kecenderungan Prestasi Belajar Siswa (Y) dari siswa/i SMP Negeri 15 Medan masing-masing 36 dan 27 orang atau 42.22% dan 30%. Lingkungan Belajar di Rumah mempunyai hubungan yang linier dan positif serta signifikan terhadap Prestasi Belajar Siswa (Y) dari siswa/i. SMP Negeri 15 Medan. Jika ingin meningkatkan Prestasi Belajar Siswa (Y) dari siswa maka perlu ditingkatkan Lingkungan Belajar di Rumah (X) yang lebih kondusif dan menyenangkan. Karena tingkat kecenderungan Lingkungan Belajar di Rumah (X) di SMP Negeri 15 Medan masih cukup dan tinggi, demikian halnya dengan Prestasi Belajar Siswa (Y), maka perlu dipertahankan, atau bahkan lebih ditingkatkan lagi.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN IPA DI SDN 105366 SEI NAGALAWAN Parhusip, Holmes; Irwansyah, Irwansyah; Sembiring, Hartono; Heryanto, Heryanto
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v6i2.2237

Abstract

This research is motivated because schools during the Covid -19 pandemic are required to use virtual teaching methods or teleconferencing so that the SDN 105366 Sei Nagalawan school uses teaching methods using Google Claasroom and it is important for teacher researchers and students to find out how the results of implementing the virtual teaching method are. The method in this study uses observation, interviews and documentation. This study also aims to determine the learning outcomes of students who are taught using Google Classroom and compare the learning outcomes taught by conventional methods with those taught using Google Class Room. Based on the data from the research that has been carried out, it can be concluded that the implementation of the use of Google Classroom is very helpful in the online learning process during the current Covid-19 pandemic, while using the Google Classroom application the teacher can monitor student learning activities, such as absenteeism, material explanations. and delivery of assigned tasks, and the teacher also prepares learning videos.
INTELEGENSI GANDA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Mendrofa, Yason; Parhusip, R.L.Holmes
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v7i1.2926

Abstract

Pendidikan yang berfungsi sebagai sarana untuk mentransmisikan pengetahuan, keterampilan, nilai, dan budaya, seharusnya menjadi hal yang efektif untuk meningkatkan pengembangan sumber daya manusia. Di sekolah penambangan kecerdasan masih didominasi oleh kemampuan umum tunggal. Saat ini konsep baru kecerdasan ganda (yaitu kecerdasan linguistik, matematika, spasial, kinestetik, musik, interpresonal dan naturalis) telah dikembangkan. Ini membutuhkan proses mplanning, aktivitas, pengenalan multiple intelliogence dan pendidikan ilmu sosial, persiapan pembelajaran, keputusan strategi dan implementasi pembelajaran dan evaluasi untuk mengintergrasikan kecerdasan ganda dengan pendidikan sciende sosial. Kecerdasan adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam seuatu situasi yang bermacam-macam. Kecerdasan ganda atau kecerdasan majemuk yang dimiliki anak (Bahasa, Matematik, Spasial, Olah Raga, Seni, Antar Pribadi, Intra Pribadi, Lingkungan). Kegiatan pembelajaran oleh guru untuk mengembangkan kemampuan ganda/majemuk yang dimiliki, memberi ruang untuk dapat berkembang termasuk dalam aspek kehidupan sosial.
Usaha Menyeimbangkan Otak Kiri Dengan Otak Kanan Bagi Anak Mendrofa, Yason; Parhusip, R.L. Holmes; Heryanto
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v7i2.3468

Abstract

It is an honor for parents and children themselves if the child has high ability in the field of exact sciences in the form of natural sciences and mathematics,  but this is not realized that the child is only encouraged to develop left brain activities but the right brain seems to be neglected. As it is known that the human brain basically consists of two left and right hemispheres which ave different functions. The right brain tends to be related to E, interaction, communication with others, self-control, values and the nature of things. Meanwhile., the left brain tends to focus on logic, the ratio of writing, reading and mathmeatics. Between these two with different functions there is nothing wrong and both are useful. Because of that, there needs to be a balance to develop this function so that the next generation is not only good at creating new things but also thinking about the uses and effects of it.
KONTRIBUSI FUNGSI OTAK TENGAH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ANAK Mendrofa, Yason; Parhusip, R.L. Holmes; Heryanto; Sembring, Hartono
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v8i2.4632

Abstract

Otak adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting dalam kehidupan manusia, tentu tidak secara kebetulan bahwa otak seakan dilindungi oleh tulang kepala. Kerusakan yang terjadi mungkin akibat benturan dan gangguan lain akan mempengaruhi sistem berpikir secara normal. Otak manusia walaupun memiliki satu tempat, namun secara ilmiah dan fungsinya dapat dibagi dalam beberapa bagian yakni otak besar, otak kecil, otak kiri dan otak kanan yang diantarai oleh otak tengah. Melalui tulisan ini, penulis menguraikan pemahaman tentang kontribusi otak tengah yang tidak kalah penting dari bagian otak yang lain, termasuk dalam meningkatkan prestasi belajar anak.