Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Layanan Perpustakaan Di SMP Negeri 3 Kempas Kabupaten Indragiri Hilir Siti Khadijah; Ali Murtopo; Irjus Indrawan
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i2.314

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Layanan Perpustakaan di SMP Negeri 3 Kempas Kabupaten Indragiri Hilir dan faktor penghambat dan faktor pendukungnya, jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif, Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis data menggunakan penyajian data dan penarikan kesimpulan, teknik keabsahan data trianggulasi. Hasil penelitian ini adalah Pertama: Hambatan utama terletak pada keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya dalam hal fasilitas teknologi informasi, seperti jaringan internet, perangkat komputer, dan koleksi digital. Selain itu, belum tersedianya layanan pendukung seperti fotokopi, pengiriman dokumen, serta koleksi audiovisual turut mempersempit ruang layanan informasi yang seharusnya dapat diberikan kepada pengguna. Minimnya anggaran dan belum adanya sumber daya manusia profesional di bidang kepustakawanan juga menjadi faktor penghambat lain yang berdampak pada kurangnya inovasi dan pengembangan layanan. Di sisi lain, perpustakaan belum menjalin kerja sama (silang layanan) dengan lembaga lain, sehingga akses informasi masih sangat terbatas pada koleksi lokal yang tersedia. Rendahnya kesadaran dan minat baca sebagian siswa serta budaya literasi digital yang belum terbangun dengan baik juga memperkuat tantangan dalam optimalisasi layanan perpustakaan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen manajemen sekolah, peningkatan anggaran, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar perpustakaan sekolah dapat berfungsi secara maksimal sebagai pusat sumber belajar dan literasi siswa.
Komitmen Organisasi Kependidikan Dalam Meningkatkan Profesionalitas Mhd Nur Husna; Nurmadiah; Ali Murtopo
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran organisasi profesi kependidikan dalam meningkatkan profesionalitas. Penelitian ini menggunakan Pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Studi literatur yang dikumpulkan didasarkan pada informasi perpustakaan (buku dan digital). Informasi tersebut ditelusuri dari buku referensi, buku teks, dan jurnal yang memuat banyak artikel. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: peran organisasi profesi pendidikan dalam sistem pendidikan adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan, selain itu keberadaan organisasi profesi pendidikan berperan untuk memberikan pertimbangan dan masukan kepada pemerintah dalam menyusun perencanaan pendidikan. Organisasi profesi juga berperan sebagai pihak yang mendukung para ahli pendidikan dalam penyelenggaraan, pembinaan, dan pengembangan pendidikan, mengkritisi dan mengontrol dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan dasar serta sebagai mediator antara guru dengan pemerintah. Organisasi profesi pendidikan juga berperan dalam meningkatkan profesionalitas seorang guru sebagai pendidik. akan banyak ilmu dan sosialisasi terbaru dalam hal peningkatan profesionalitas tenaga pendidik. Kendala penyelenggaraan profesi pendidikan dalam sistem pendidikan adalah kurangnya kesadaran guru akan hukum dan disiplin guru dalam menjalankan profesinya. rendahnya motivasi berusaha untuk mengembangkan kualitas diri guru, dan rendahnya kompetensi guru dalam hal kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Di Madrasah Tsanawiyah Jamiatul Islamiyah Sungai Nibung Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu Rini Fauziyah; Ali Murtopo; Nur Komariah
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Jamiatul Islamiyah Sungai Nibung Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian filed research (penelitian lapangan) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dituangkan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Jamiatul Islamiyah Sungai Nibung Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu sudah baik. Dimana kepala sekolah sudah berperan sebagai sebagai manajer dengan menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif serta mendorong partisipasi aktif seluruh staf dalam mencapai tujuan bersama. Sebagai pemimpin kepala sekolah juga sudah memberikan bimbingan, arahan, dan dorongan yang positif serta sudah memastikan semua elemen sekolah bekerjasama mencapai tujuan bersama. Kepala sekolah juga sudah berperan sebagai pendidik dengan membantu guru mengembangkan proses belajar mengajar. Sebagai administrator kepala sekolah juga sudah berperan untuk selalu memastikan proses kepegawaian berjalan lancar dan sesuai peraturan dan sebagai supervisor kepala sekolah sudah melaksanakan perannya dengan membantu guru agar dapat lebih mengerti/memahami tujuan-tujuan pendidikan di sekolah. Kedua, Faktor-faktor yang mempengaruhi peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Jamiatul Islamiyah Sungai Nibung Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu terdiri dari faktor internal yang meliputi kemampuan kepemimpinan kepala sekolah, motivasi dan komitmen guru, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Dan faktor eksternal mencakup kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekolah, dan dukungan masyarakat.