Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Problematika Guru dalam Pembelajaran Matematika Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMA Yogyakarta Latifah, Rusydan; Fina Hanifa Hidayati M.Pd.
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 1 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2021.011-05

Abstract

ABSTRAK Pandemi covid-19 yang sedang melanda saat ini sangat berdampak pada kehidupan manusia. Tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Keadaan seperti ini memaksa untuk mengubah kebiasaan dari yang semula melaksanakan pembelajaran secara tatap muka di kelas menjadi pembelajaran jarak jauh secara daring. Perubahan ini tentunya tidak hanya membuat siswa merasa belum siap. Gurupun merasakan hal yang sama. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran matematika di masa pandemic covid-19, mendeskripsikan probematika yang dialami oleh guru di 3 SMA di Yogyakarta, serta mencari solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk menggambarkan problematika yang dialami oleh guru dalam pembelajaran matematika. Subjek dan objek dalam penelitian ini yaitu guru matematika di 3 SMA di Yogyakarta yang pilih secara acak. Instrumen penelitian ini adalah pedoman wawancara. Teknik penggumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik wawancara yang dilakukan secara online menggunakan media WhatsApp serta studi literature. Hasil penelitian ini yaitu dalam pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi ini dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi seperti WhatsApp group, zoom meeting, google meet, google classroom serta aplikasi yang lainnya. Pembelajaran ini berjalan dengan lancar namun terdapat beberapa kendala yang dialami oleh guru seperti signal kurang stabil, beban guru yang semakin bertambah, dan kemampuan guru yang belum bisa menguasai teknologi dengan baik. Problematika tersebut dapat diatasi dengan saling bekerjasama antara siswa dan guru, tersedianya fasilitas pembelajaran yang memadai serta mengadakan pelatihan TIK bagi guru-guru guna meningkatkan kemampuan penggunaan teknologi yang dapat digunakan untuk menunjang pembelajaran daring agar berjalan dengan lebih baik. Kata Kunci: problematika, guru, matematika, pembelajaran daring ABSTRACTThe current COVID-19 pandemic has had a profound impact on human life. The education sector is no exception. Circumstances like this force to change the habit of carrying out face-to-face learning in class to online distance learning. Of course, this change does not only make students feel unprepared. The teacher feels the same way. Therefore, this study aims to find out how the implementation of mathematics learning during the covid-19 pandemic, describe the probematics experienced by teachers in 3 high schools in Yogyakarta, and find solutions to these problems. This research is a descriptive qualitative research to describe the problems experienced by teachers in learning mathematics. The subjects and objects in this study were mathematics teachers in 3 high schools in Yogyakarta who were randomly selected. The instrument of this research is an interview guide. Data collection techniques were carried out using online interview techniques using WhatsApp media and literature studies. The results of this study are that the implementation of learning during this pandemic period is carried out online using applications such as WhatsApp groups, Zoom meetings, Google Meets, Google Classroom and other applications. This learning runs smoothly but there are several obstacles experienced by teachers such as less stable signals, increasing teacher burden, and the ability of teachers who have not been able to master technology well. These problems can be overcome by mutual cooperation between students and teachers, the availability of adequate learning facilities and ICT training for teachers to improve the ability to use technology that can be used to support online learning to run better. Keywords: problematics, teacher, mathematics, online learning.
Dampak Persepsi Siswa Terhadap Pelajaran Matematika Pada Jenjang SMA Oktavia, Riska; Hidayati, Fina Hanifa
Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 16 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30957/cendekia.v16i2.666

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang abstrak. Banyak siswa yang menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit. Anggapan ini disebut dengan persepsi matematis siswa. Persepsi yang positif akan membawa pengaruh yang positif kepada diri peserta didik, begitupula sebaliknya, persepsi negatif akan memberikan dampak negatif bagi diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak persepsi tersebut terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pengumpulan data secara online melalui google form. Subjek penelitian adalah siswa SMA di wilayah Bantul. Kemudian, didapatkan hasil bahwa persepsi sangat berpengaruh terhadap kemampuan matematis siswa. Persepsi negatif akan menyebabkan rasa kurang percaya diri dalam menghadapi matematika. Hal ini akan melemahkan semangat untuk belajar sehingga berakibat pada kemampuan pemahaman konsep matematika yang rendah. Persepsi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti materi dan guru.
Problematika Guru Matematika Pada Pembelajaran Matematika di SMP Muhammadiyah 3 Depok Muna, Khozainul; Hidayati, Fina Hanifa
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jp2m.v7i2.8782

Abstract

One of the causes of difficulties in studying mathematics is the interaction between teachers and students. Teaching and learning are the two types of activities that go into the process of learning mathematics. Combining these two exercises creates a task that encourages communication between students, teachers, and other students. The teacher is a mentor and an example for the students, acting as an educator. This research intends to outline the difficulties math teachers have when teaching students at SMP Muhammadiyah 3 Depok. The technique is a qualitative strategy. An teacher of mathematics at SMP Muhammadiyah 3 Depok served as the research subject. Techniques for collecting data through interviews. According to research, there are three issues that math teachers at SMP 3 Muhammadiyah 3 Depok must deal with:1) poor time management, 2) a discrepancy between the methods used and what was planned, 3) a discrepancy between the material being taught and the ASPD exam material.
URGENSI PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI Fitria Nurliana Zulfa; Shaleh; Fina Hanifa Hidayati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2214

Abstract

Di era globalisasi saat ini, degradasi moral dan distraksi sangat meresahkan masyarakat. Hingga konsekuensi negatif dari gobalisasi dapat menghilangkan prinsip-prinsip Pancasila dari kehidupan manusia. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan betapa pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila di Sekolah Dasar sebagai upaya menghadapi tantangan yang dihadapi siswa SD/MI di era globalisasi. Penelitian ini adalah studi kepustakaan. Data yang digunakan untuk penelitian dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk buku, majalah, kisah sejarah, dan dokumen lainnya. Selanjutnya, data ini diolah dan dianalisis secara menyeluruh sebelum dibuat kesimpulan yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan kepada anak sedari dini melalui kerjasama keluarga, sekolah maupun masyarakat. Nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan dalam diri siswa agar siswa memiliki jiwa dan karakter sesuai dengan pedoman hidup. Bagaimana menjalani kehidupan yang tidak hanya sisi kognitif tapi juga perilaku dan kreativitas sangat diperlukan. Sehingga perlu mendidik generasi muda dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di era globalisasi demi kemajuan bangsa Indonesia. Penanaman nilai-nilai dasar pancasila melalui pendidikan pancasila dan keteladanan dapat menjadi jalan alternatif bagi lembaga sekolah dalam membentuk karakter siswa yang akan menjadi generasi penerus bangsa.
Problematika Pembelajaran Daring Materi Kesebangunan Dan Kekongruenan Ditinjau Dari Siswa Hakiim, Salma; Hidayati, Fina Hanifa
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 1 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2021.011-06

Abstract

Pandemi yang masih berlangsung hingga tahun 2021 membawa semakin banyak perubahan dalan setiap bidang kehidupan, baik ekonomi, soaial, dan juga pendidikan. Perubahan ini ternyata bukan hanya menyulitkan dokter, pedagang, ataupun gurum tetapi siawa ikut merasakan perubahan yang ada. Melihat hal tersebut penulis tertarik untuk mencari data menegenai kesulitan belajar matematika siswa yang ada di daerah Pajangan Bantul. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif secara kualitatif, penulis melakukan observasi pada tiga kelas matematika yang dilaksanakan secara daring pada tiga sekolah yang berbeda, kemudian secara acak mewawancarai siswa untuk mendapatkan data yang lebih rinci. Berdasarkan data yang penulis peroleh beberapa problematika pembelajaran matematika yang siswa rasakan antara lain materi yang sulit dipahami dengan belajar mandiri, guru yang hanya memberikan tugas, dan lingkungan yang kurang mendukung pembelajaran di rumah secara daring. Melihat hambatan tersebut siswa mencoba melakukan beberapa penyesuaian diri dengan mengganti waktu belajar mandiri, mencari materi tanbahan dari internet, ataupun membuat ringkasan catatan materi yang dirasa sulit.
Pengembangan E-Modul dengan Pendekatan STEM untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Trignometri Khizanaturrohmah Nur Maziyah; Fina Hanifa Hidayati
Jurnal Tadris Matematika Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2022.5.2.241-256

Abstract

Critical thinking is one of the abilities that can be stimulated through learning mathematics by using an appropriate approach. One approach that can facilitate critical thinking skills is the STEM approach. To implement this approach, teaching materials are needed as support. This study aims to find out how to develop a valid e-modules as teaching materials with a STEM approach to facilitate students' critical thinking skills on trigonometry. The method used is Research and Development (R&D) with the PPE development model (Planning, Production, Evaluation). At the planning stage, curriculum analysis and analysis of class X MIA MAN 2 Indramayu were carried out. In the production stage, the creation and collection of data needed by the e-module is carried out, compiling the e-module, preparing links to connect to the required web page, and packaging the pdf format module into an electronic module (e-module). In the evaluation stage, an assessment of the quality of the e-module was carried out by material and media experts from the mathematics lecturer at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta and the mathematics teacher at MAN 2 Indramayu. The quality assessment of this e-module shows an ideal percentage value which is included in the "very good" criteria in the valid category. It can be said that this research and development has produced a valid e-module with a STEM approach to facilitate students' critical thinking skills in trigonometry.
Problem-based learning with baamboozle edugame: Enhancing critical thinking skills and learning interest Wahyuningsih, Endang; Hidayati, Fina Hanifa; Muflih, Ghufron Zaida; Fersellia, Fersellia
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol 4, No 2 (2024): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v4i2.477

Abstract

Background: Developing students' critical thinking skills and learning interest is essential in mathematics education, particularly in complex topics like discrete mathematics. Problem-Based Learning (PBL) models, integrated with educational technology such as the Baamboozle edugame, have the potential to address these educational challenges.Aim: This study investigates the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by the Baamboozle edugame on students' critical thinking skills and their learning interest.Method: A quasi-experimental design was employed, involving an experimental group using the PBL model with Baamboozle and a control group following conventional teaching methods. Data were collected using posttest instruments to measure critical thinking skills and learning interest.Results: The findings reveal significant differences in both critical thinking skills and learning interest between the experimental and control groups. The experimental group achieved an average posttest score of 84.28 in critical thinking skills compared to 53.43 in the control group. For learning interest, the experimental group scored 75.83, outperforming the control group's 70.13.Conclusion: The study concludes that the PBL model integrated with the Baamboozle edugame effectively enhances students' critical thinking skills and learning interest in discrete mathematics. This approach demonstrates the potential of combining innovative learning models with educational technology to improve student outcomes.
Pendampingan Belajar Literasi Matematika Melalui Pendekatan ABCD Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Siswa SMP/MTS Hidayati, Fina Hanifa; Fatikh, Ahmad
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/4k7z7a60

Abstract

Pendampingan belajar literasi matematika sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa yang dibutuhkan di abad 21 ini. Kegiatan pendampingan belajar ini menggunakan ABCD (Asset Based Community Development) sebagai metode pengabdian yang dilaksanakan di SMP/MTs yang berada di DIY. Tahapan yang dilaksanakan dalam metode ini diantaranya adalah 1) pemetaan kapasitas dan aset pada suatu komunitas, 2) penguatan relasi antar anggota komunitas untuk mengubah sikap dan nilai, 3) pembinaan pada anggota komunitas untuk menjadi aktif dan mandiri dengan saling bertukar informasi, pengetahuan, ataupun sumber daya untuk kemajuan bersama, 4) pembentukan kelompok utama/inti dari anggota komunitas agar komunitas dapat bergerak dan berkembang secara mandiri, 5) penggunaan sumber daya luar jika diperlukan. Berdasarkan tahapan pelaksanaan tersebut, kegiatan pendampingan belajar literasi matematika siswa memberi dampak positif bagi komunitas dalam memahami dan menyelesaikan masalah matematika yang berkaitan dengan numerasi sebagai implementasi dari kurikulum merdeka. Sebanyak 42 siswa merasakan peningkatan kemampuan dan percaya diri dalam menyelesaikan masalah numerasi. Selain itu, guru dan kepala sekolah juga semakin mantap dalam implementasi Kurikulum Merdeka khususnya pada penguasaan numerasi peserta didiknya. 
Weaving the Values of Pancasila and Mathematics Into Digital Stories: Exploring Student Experiences Through the Story Jumper Media Hidayati, Fina Hanifa
Jurnal Sustainable Vol. 8 No. 1 (2025): Integrating Innovation, Technology, and Management in Education
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/56b3vw71

Abstract

This study aims to explore students' experiences in linking mathematics and Pancasila values in a digital picture story project activity through Story Jumper media. A phenomenological approach was used to capture in-depth meanings during the story-making process based on students' creative ideas and experiences, including their feelings, thoughts, reflections, and challenges. In-depth interviews, digital story documentation and field notes were used to extract research data. The results showed that several themes in Pancasila and Mathematics emerged in the stories such as gotong royong and practicing the values in each precept in Pancasila, as well as whole number operations and the area of flat buildings. In addition, the learning experience provided a new discovery of meaning in learning for students and had an impact on the creative process in developing story ideas and motivating themselves as prospective teachers with character.
Utilization of Pictures Story Media Using the Story Jumper Platform to Instill Pancasila Values Roso Murti; Shaleh Shaleh; Fina Hanifa Hidayati
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6976

Abstract

This research aims to examine the use of online illustrated stories using the storyjumper platform as a medium for instilling Pancasila values in undergraduate students of the Mathematics Education Study Program at Sunan Kalijaga University. The method used in this research is a descriptive qualitative research method which aims to understand the phenomenon of the implementation and evaluation plans of the study program in instilling Pancasila values through the media of illustrated stories. The results of this research are that the use of ICT-based picture story learning media, besides being fun, is also able to provide learning motivation, especially for students. Storyjumper, which is a type of learning application that utilizes this technology, contributes to the creation of illustrated stories that instill Pancasila values. Although in practice, students experience several obstacles in terms of using the platform, solutions can be found. Choosing picture stories in learning is one of the media used by students because it has many positive values or advantages. Among the advantages of this media are that it is easy and flexible; cheap and economical; increasing student creativity; help and provide insight into the values of Pancasila