Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Perancangan Waterpark Dengan Pendekatan Konsep Arsitektur Ramah Anak di Kecamatan Gondangrejo Karanganyar Anas Maulana Insyani; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 4, Nomor 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i1.39

Abstract

Selaras dengan adanya rencana pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap program dorongan pemulihan ekonomi nasional dibidang pariwisata daerah, maka pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar berencana membangun sektor wisata disetiap kecamatan yang salah satunya adalah Kecamatan Gondangrejo. Sektor wisata yang akan dikembangkan tersebut berupa wisata alami dan wisata buatan yaitu waterpark. Tujuan pembangunan waterpark bukan hanya sebagai sarana wisata dan arena bermain, tetapi juga sarana edukasi sejak dini pada masyarakat terhadap kelestarian lingkungan yang berkelanjutan dan konservasi air, mengingat Karanganyar memiliki bentang lahan pegunungan dengan curah hujan yang tinggi. Konsep Arsitektur ramah anak dalam perancangan waterpark bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap individu dan keluarga pengunjung anak-anak khususnya dan masyarakat pada umumnya. Diharapkan waterpark dengan konsep rancangan Arsitektur Ramah Anak akan mampu mendongkrak ekonomi kawasan serta memberikan edukasi sesuai tumbuh kembang anak.
Dokumentasi Kerusakan Warisan Budaya Dan Cagar Budaya Rumah Ketandan No.9 Yogyakarta Dengan Metode Manual Dan Terrestrial Laser Scanner Dwi Ely Wardani
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 4, Nomor 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i2.47

Abstract

Kekayaan budaya Daerah Istimewa Yogyakarta baik yang bersifat materiil dan immateriil sudah tidak perlu diragukan lagi ragamnya, Salah satu kekayaan materiil yang harus dilestarikan dan merupakan aset milik Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Rumah Ketandan yang terletak di Jalan Ketandan Kidul No.9 Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta. Rumah Ketandan termasuk dalam ketetapan Warisan Budaya dan Cagar Budaya karena mempunyai nilai historis yang kuat sejak masa Pemerintahan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengku Buwono III. Upaya pelestarian Arsitektural rumah ketandan dari kerusakan merupakan wujud tanggung jawab Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta serta seluruh Stakeholder terhadap Warisan Budaya dan Cagar Budaya (WBCB). Kategori kegiatan pelestarian yang akan dilakukan pada Rumah Ketandan yaitu; perlindungan bangunan yang merujuk pada hasil analisis kerusakannya melalui pendokumentasian dengan metode survey manual dan Terrestrial Laser Scanner (TLS) sehingga menjadi gabungan kegiatan yang saling melengkapi, dimana implementasi dari hasil dokumentasi rumah ketandan tersebut akan digunakan sebagai dasar rekomendasi terhadap perlindungan dan pemugaran bangunan tanpa mengabaikan keaslian nilai kesejarahan, arsitektural, maupun budaya yang terkandung di dalamnya.
Akademi Road Race Nasional Dengan Pendekatan Konsep Green Arsitektur di Bali Riska Bela; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i1.50

Abstract

Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mengalami pertumbuhan pesat dalam pembangunan infrastruktur khususnya dalam pengembangan ruang publik dan komunitas berdasarkan Perkembangan teknologi khususnya di bidang otomotif memberi dampak positif maupun negatif bagi para generasi muda di Bali, tujuan utama pada perencanaan dan perancangan Akademi Roadrace untuk menghindari terjadinya balap liar yang mengakibatkan tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi selain itu untuk mengembangkan minat bakat pada anak remaja bali, dalam penerapan pada konsep kawasan green arsitektur mengarahkan menuju suatu desain yang memberikan lingkungan positif dan memberikan manfaat terbesar dalam mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan bangunan dibuat dengan kualitas yang baik serta berpatokan dengan kepedulian mengenai perlindungan terhadap lingkungan di dunia dengan menggunakan energy efficient (efisiensi energi), sustainable concept (konsep berkelanjutan), serta holistic application (penerapan holistik) serta menggunakan sebuah metode pengenalan yang merencanakan arsitektur dan meminimalisir dampak buruk terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan sekitar.
Family Resort Dengan Konsep Ekowisata di Kabupaten Karanganyar Nurida Briliani Asianta; Diana Kesumasari; Dwi Ely Wardani
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i1.51

Abstract

Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang menjadi daerah tujuan wisata, yang mana daerah ini didukung dengan kondisi dan keindahan alam yang masih alami. Pada tahun 2020 jumlah wisatawannya mencapai 309.047 pengunjung dengan tingkat penghunian hotel sebesar 24,27% dengan rata-rata lama menginap 1,08 hari. Sebagai daerah tujuan wisata perlu adanya fasilitas yang mewadahi dan menunjang aktivitas wisata. Atas dasar pemikiran tersebut, penulis mengajukan konsep perencanaan dan perancangan Family Resort Dengan Konsep Ekowisata di Kabupaten Karanganyar. Tujuan dibangunnya resort ini selain sebagai fasilitas penginapan namun juga sebagai sarana reskreasi yang ramah bagi seuruh kalangan. Konsep ekowisata dipilih agar tetap melestarikan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.
Perancangan Sirkuit Road Race Ngawi Dengan Pendekatan Arsitektur Fungsionalisme Fendik Setyo Wibowo; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i2.58

Abstract

Kabupaten Ngawi adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Timur, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Isu dari Bupati Ngawi mengenai pembangunan sirkuit road race di lokasi Taman Candi. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mewadahi dan memfasilitasi kegiatan balap motor di Kabupaten Ngawi, dan untuk mengurangi balap liar yang terjadi di Kabupaten Ngawi. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode primer yang berupa pengumpulan data di lapangan, dan metode sekunder yang berasal dari jurnal-jurnal di internet. Hasil dari perancangan ini adalah desain sirkuit yang menggunakan pendekatan Arsitektur Fungsionalisme yang mencakup (1) Pilotis, (2) Kebebasan merancang denah, (3) Kebebasan merancang fasad, (4) Terdapat roof garden, (5) Terdapat garis horizontal pada jendela.
Redesain Stadion Kebogiro Sebagai Landmark Kota Boyolali Supar Riyanto; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 6, Nomor 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i1.60

Abstract

Stadion Kebogiro didirikan pada tahun 2019 oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali dan menjadi home base tim Persebi Boyolali. Stadion Kebogiro merupakan redesain dari stadion yang sudah ada sebelumnya dan terletak di lokasi yang sama, yaitu di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Stadion ini merupakan wadah bagi masyarakat Kota Boyolali untuk beraktivitas olahraga khususnya dibidang sepak bola. Mendesain ulang stadion Kebogiro selain untuk meningkatkan kualitas penyediaan sarana dan prasarana olahraga di Kota Boyolali, harapan ke depannya dapat terselenggara event yang berskala regional, nasional maupun internasional di Kota Boyolali, maka salah satu strategi dalam redesain stadion Kebogiro adalah kapasitas yang ditingkatkan menjadi 25.000 penonton. Dengan penekanan pada konsep perancangan Arsitektur Landmark dari suatu Kota yang merupakan bagian dari teori Image of The City oleh Kevin Lynch, diharapkan bisa menghasilkan desain bangunan yang akan menjadi identitas Kota Boyolali.
Redesain Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi Di Surakarta Dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic Rullyanto Rukmono; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 6, Nomor 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i2.68

Abstract

Permukiman kumuh merupakan permasalahan yang selalu ada di Kota dan Perkotaan saat ini, seperti halnya Kota Surakarta dengan jumlah penduduk 522.728 jiwa dan menempati urutan ke-tiga sebagai kota besar di Propinsi Jawa Tengah. Berdasarkan identifikasi kualitas hunian dan penetapan lokasi permukiman kumuh yang telah dilaksanakan oleh pemerintah setempat, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon menjadi fokus penanganan masalah permukiman kumuh di Kota Surakarta. Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi adalah hunian vertical yang dibangun untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan mulai berfungsi pada tahun 2010. Karena kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni maka dibutuhkan Redesain terhadap Rusunawa Semanggi tersebut, sehingga menjadi layak huni dan sesuai fungsi. Arsitektur Biophilic menjadi pendekatan pada tema redesain Rusunawa karena desaian biophilic menitikberatkan pada perwujudan hubungan positif antara manusia dan alam di tempat-tempat yang memiliki makna budaya dan ekologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental manusia.
Perancangan Gedung Pertunjukan Sasono Bhavana Dengan Penekanan Universal Design di Surakarta Razzaq Ananda; Dwi Ely Wardani; Diana Kesumasari
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i1.73

Abstract

Dalam perkembangan budaya di Surakarta, terdapat kebutuhan akan fasilitas yang mendukung pelestarian budaya melalui gedung pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Gedung Pertunjukan Sasono Bhavana dengan pendekatan Universal Design yang mengedepankan aksesibilitas untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan analisis. Hasil desain menekankan aksesibilitas pada fasilitas publik dan pertunjukan. Kesimpulan menunjukkan penerapan Universal Design dapat memperluas partisipasi budaya secara inklusif.
Redesain Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas Kabupaten Klaten Dengan Pendekatan Arsitektur Modern Slamet; Diana Kesumasari; Dwi Ely Wardani
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i1.74

Abstract

SMP IT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas, adalah salah satu Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu yang berada di Kabupaten Klaten. Sebagaimana tujuan didirikannya lembaga pendidikan terpadu adalah untuk membekali peserta didik dengan ilmu agama (Islam) dan juga ilmu pengetahuan umum. Maka, untuk mendukung terwujudnya tujuan yang diharapkan tersebut, diperlukanlah upaya redesain bangunan SMP IT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas. Dalam perancangan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data yang berasal dari dua jenis, yaitu primer (hasil studi lapangan dan wawancara) dan sekunder, dari berbagai literatur penunjang. Dengan redesain ini dihasilkan desain SMP IT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dengan konsep arsitektur modern, yang mengutamakan fungsi, berbentuk sederhana, minim dengan ornamen, dengan prinsip fungsional dan efisien.
Perancangan Pengembangan Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta Penekanan Pada Fasilitas Sport Health and Sport Injury Centre Krisna Wahyu Adi Sidik; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i2.76

Abstract

Rumah Sakit Ortopedi Prof. dr. R. Soeharso Surakarta merupakan rumah sakit khusus yang menyelenggarakan kegiatan rehabilitasi penderita cacat tubuh ortopedi secara medis yang meliputi operasi ortopedi, fisioterapi, okupasi terapi, dan ortotic prostetik. Berdasarkan catatan rekam medis Rumah Sakit Ortopedi kebanyakan kasus yang ada adalah cidera yang diakibatkan karena olah raga sehingga perlu mempertimbangkan perancangan Sport Health and Sport Injury Centre sebagai penunjang utuk rehabilitasi medik. Dalam proses perancangan Sport Health and Sport Injury Centre terdapat beberapa metode. Metode tersebut terbagi menjadi 4 bagian yaitu metode pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, dan konsep perancangan. Hasil yang diperoleh dalam proses perancangan Sport Health and Sport Injury Centre adalah sebuah bangunan penunjang rehabilitasi medik yang bisa memberikan solusi bagi kasus cidera olahraga sehingga bisa beraktifitas kembali dalam melakukan olahraga.