Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Pelatihan Service Excellence Untuk Meningkatkan Daya Saing, Produktivitas Pelayanan Guru SD Muhammadiyah Kangean Muhammad Anang Firmansyah; Halimatus Sa’diyah; Gita Desipradani; Anita Roosmawarni; Muhammad Kemal Amroni; Imazizah Athabarani
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i2.8674

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan guru melalui pelatihan dan pendampingan service excellence di SD Muhammadiyah Kangean. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada kondisi awal pelayanan pembelajaran yang masih berfokus pada penyampaian materi serta belum optimalnya komunikasi dan interaksi guru dengan siswa. Selain itu, guru belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai konsep pelayanan prima dalam pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya kualitas layanan pendidikan dan daya saing sekolah. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelatihan service excellence yang disertai pendampingan untuk meningkatkan kualitas pelayanan guru dan produktivitas pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan dengan tahapan observasi awal, identifikasi masalah, pelatihan service excellence, pendampingan guru, serta evaluasi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, dan simulasi pelayanan, sedangkan pendampingan dilakukan melalui praktik pelayanan pembelajaran dan monitoring implementasi service excellence di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan service excellence mampu meningkatkan sikap pelayanan guru, komunikasi pembelajaran, dan kepuasan siswa. Guru menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan siswa, memberikan pelayanan yang lebih cepat, serta meningkatkan interaksi selama pembelajaran. Pendampingan yang dilakukan juga meningkatkan produktivitas guru dalam memberikan layanan pembelajaran secara lebih efektif dan sistematis. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan berdampak pada meningkatnya citra sekolah, kepercayaan orang tua, serta daya saing SD Muhammadiyah Kangean
Perceived Risk Over Halal Awareness: Driving Halal Skincare Purchase Intention Among Gen Z Muslim Women Ali Imaduddin Futuwwah; Phonny Aditiawan Mulyana; Muhammad Anang Firmansyah
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jekobi.v9n2.p1-21

Abstract

The halal skincare market has expanded significantly, driven by increasing religiosity and heightened consumer concern over product safety among Muslim populations. Despite this growth, scholarly understanding of how halal awareness translates into actual consumer attitudes remains inconsistent across empirical studies. Drawing on the Theory of Planned Behaviour (TPB), this study investigates the roles of halal awareness and perceived risk in forming consumer attitudes and, subsequently, purchase intentions toward halal skincare products. A quantitative approach was employed, with data gathered from 200 Generation Z Muslim female university students using a structured self-administered questionnaire. Hypothesized relationships were evaluated through Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Findings reveal that halal awareness exerts no significant direct effect on consumer attitudes toward halal skincare, whereas perceived risk demonstrates a significant and positive influence on attitude formation. Furthermore, consumer attitude was confirmed as a significant mediator linking perceived risk to purchase intention. These results suggest that among Gen Z Muslim female consumers, risk-related cognition holds greater behavioral relevance than religious knowledge in cultivating favorable attitudes toward halal skincare. This study advances the halal marketing literature by broadening the TPB framework through the incorporation of perceived risk as a key antecedent, while offering actionable insights for brand managers and marketers operating in the halal cosmetics sector.