Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : KOMUNIKA

Komunikasi Dakwah Antara Kyai Dan Santri Dalam Analisis Strategi Dakwah Di Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mukhlish Kalirejo Lampung Tengah Saputra, Devid; Syukur, Abdul; Muawanah, Lutfi
KOMUNIKA Vol 3 No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i2.7352

Abstract

Komunikasi dakwah antara kyai sebagai komunikator dan santri sebagai komunikan dalam proses penyampaian pesan dakwah dengan tujuan memiliki kesamaan makna pesan dakwah. Kesamaan makna akan timbul dari feedback antara keduanya sehingga stragegi komunikasi dakwah sebagai pengembangan dari strategi komunikasi dan strategi dakwah merupakan integrasi dalam perecanaan dan manajemen penyampaian pesan dakeah untuk mengubah opini, sikap, perilaku, dan sosial kepada sasaran dakwah (mad’u/santri) dari pelaku dakwah (da’i/kyai) yang dilakukan oleh Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mukhlish Kalirejo Lampung Tengah. Bagaimana komunikasi dakwah antara kyai dan santri dalam strategi dakwah di Pondok Pesantren tersebut dipandang urgen dalam berbagai aktivitas dakwah untuk pembinaan ibadah santri. Untuk itu, dibutuhkan berbagai pilihan macam-macam strategi komunikasi dakwah yang dapat digali dan dikembangkan dari macam-macam strategi komunikasi dan strategi dakwah dalam rangka mengemangkan teori keilmuan pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam sekaligus implementasinya dalam aktivitas dakwah di lingkungan Pondok Pesantren itu. 
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Takmir dan Jamaah Dalam Memakmurkan Masjid Syukur, Abdul; Saputra, Devid
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v4i1.9240

Abstract

Perkembangan masjid baik dari segi kuantitas maupun kualitas fisik bangunan kerap tidak diimbangi dengan kondisi kemakmuran masjid, akibatnya banyak dijumpai masjid-masjid dengan arsitektur indah, namun hanya “hidup” pada waktu tertentu seperti pada saat bulan suci Ramadhan atau pada waktu pelaksanaan shalat wajib. Takmir memiliki peranan yang penting dalam memakmurkan masjid, kehadiran takmir diharapkan mampu menghidupkan peran masjid secara luas bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi antar pribadi yang terjadi antara takmir dan  jamaah disekitar masjid dan seberapa besar pengaruh tersebut bagi kemakmuran masjid. Penelitian dilakukan terhadap masjid yang tersebar di Kota Bandar Lampung dengan metode kuantitatif melalui survey dan analisis korelasional. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh komunikasi interpersonal takmir dan jamaah dengan kemakmuran masjid dengan koefisiensi korelasi sebesar 0.771, sehingga dapat disimpulkan korelasi antar variabel x (komunikasi interpersonal takmir dan jamaah) dan variabel y(kemakmuran masjid) memiliki hubungan yang kuat dan positif.
Digital Da'wah Innovation for Religious Moderation Programs at UIN Raden Intan Lampung Syukur, Abdul; Saputra, Devid
KOMUNIKA Vol 7 No 1 (2024): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v7i1.24947

Abstract

This study examines the implementation of digital da'wah innovation in promoting religious moderation at the State Islamic University (UIN) Raden Intan Lampung. Using a qualitative approach with data collected through interviews with 15 key informants (consisting of university leaders, lecturers, and students), observations, and document analysis, this research explores how digital platforms are utilized to advance moderate religious understanding among the academic community. The findings reveal that UIN Raden Intan Lampung has successfully leveraged various digital channels, including social media platforms (Instagram, YouTube, TikTok, and X/Twitter), online webinars, and digital learning modules, to disseminate messages of religious moderation. The university's digital da'wah strategy integrates traditional Islamic values with modern digital communication approaches, making religious moderation more accessible and appealing to younger audiences. Despite challenges such as digital literacy gaps and online misinformation, the program has shown promising results in fostering interfaith dialogue and promoting inclusive religious perspectives. This study contributes to the growing literature on digital religious education and provides practical insights for other Islamic educational institutions seeking to implement similar programs in the digital age.