Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Produktivitas Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT Bumi Mineral Sulawesi Ashila Anastasya; Indra Kusdarianto; Samsinar Samsinar
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i3.1730

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan mendalami hubungan antara faktor lingkungan kerja dan produktivitas kerja dengan kinerja karyawan pada PT. BUMI MINERAL SULAWESI. Dalam penelitian ini diambil 93 orang sebagai sampel. Hipotesis ini diuji dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SMART PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan tingkat stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Modifikasi Dan Inovasi Olahan Ringan Bakso Ayam Menjadi Keripik Basreng Fitriani Fitriani; Nia Ramadani; Nur Afilah; Sarinayanti Sarinayanti; Samsinar Samsinar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8824

Abstract

Bakso adalah salah satu produk olahan daging yang paling populer diindonesia, terutama dikalangan anak muda karena mengandung protein, mineral, vitamin, dan rasa yang enak. Bakso goreng atau biasa disebut dengan basreng merupakan makanan ringan yang terbuat dari bakso daging ayam yang dipotong tipis dan kemudian digoreng. Biasanya basreng disajikan dengan  irisan daun jeruk dan bumbu pedas. Tujuan Pembuatan produk makanan ringan yang terbuat dari basreng untuk membuat modifikasi baru dengan mengubah bakso menjadi keripik basreng yang viral dan inovasi dikalangan anak muda untuk membentuk sebuah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang khusus penjualan basreng, dengan melihat  kondisi  penjualan kripik barsreng yang ada pada kota palopo masih cukup terbatas. Metode (PKM-K ) adalah input, proses, output, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa tim basreng mampu membuat produk olahan basreng yang dapat bernilai jual serta mampu  menambah keterampilan dan kreativitas kami dalam  memasarkan produk basreng ini.
Pengaruh Program Orientasi, Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan di PT Pegadaian Belopa Enjeli Enjeli; Altri Wahida; Samsinar Samsinar
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v5i2.6818

Abstract

This study aims to investigate the influence of orientation programs, organizational culture on employee performance at PT Pegadaian Belopa. This research was conducted at PT. Belopa Pawnshop is located in Tampumia Radda, Belopa District, Luwu Regency, South Sulawesi. And the research time was carried out for approximately 2 months. This study uses a quantitative research method with an experimental research design with a population of 30 employees. The sample determination technique in this study used a saturated sampling method of 30 respondents, data collected through questionnaires and interviews with respondents. The data analysis techniques used were descriptive statistical analysis, validity and reliability tests, multiple linear regression, T test and F test using the help of IBM 29 SPSS. The results of the study show that the orientation program, organizational culture have a significant influence on employee performance. Employees who take part in the onboarding program, organizational culture have better performance compared to employees who do not participate in the program. This shows that an onboarding, organizational culture program can improve employee job satisfaction by helping them understand the company's goals and mission.
Stakeholder Perceptions and the Mediated Effectiveness of Bilingual Education in Indonesian International Schools Harmita Sari; Dedi Aco; Andi Syukri Samsuri; Samsinar Samsinar; Andi Nurhayati
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8104

Abstract

Bilingual education programs are increasingly implemented in Indonesian international schools; however, their effectiveness in improving learning outcomes remains contested. Prior studies often emphasize program design while overlooking the complex roles of curriculum practices and stakeholder involvement. This study investigates how bilingual education programs influence learning effectiveness through mediating factors from the perspectives of key stakeholders. A quantitative cross-sectional survey design was employed involving 523 participants (teachers, parents, and students) from Indonesian international schools implementing Immersion Program (IMM), Developmental Bilingual Education (DBE), and Two-Way Immersion (TWI) models. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to examine direct and mediated relationships among bilingual programs, curriculum and teaching, stakeholder engagement, and learning effectiveness. The findings reveal that bilingual education programs do not have a significant direct effect on learning effectiveness. However, they significantly influence curriculum and teaching practices as well as stakeholder engagement. Both curriculum–teaching adaptation and stakeholder experiences demonstrated significant positive effects on bilingual learning effectiveness, with stakeholder engagement emerging as the strongest mediator. These results indicate that the effectiveness of bilingual education is contingent upon mediating processes rather than program implementation alone. The findings support complexity theory, emphasizing the dynamic interaction between curriculum design, pedagogical practices, and stakeholder involvement. This study highlights the necessity of human-centered and context-sensitive approaches in designing and implementing bilingual education programs to enhance learning outcomes in Indonesian international schools.