Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan

Reorientasi Pendidikan Islam Tradisional di Indonesia Suhaimi Fajrin; Taufikurrahman Taufikurrahman
AL -ALLAM Vol. 2 No. 2 (2021): JULI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.739 KB)

Abstract

Sejak Islam masuk dan berkembang di Indonesia dengan munculnya sejumlah kerajaan Islam, pendidikan Islam pun berkembang mengikuti irama dan dinamika perkembangan Islam. Dimanapun ada masyarakat muslim disitu ada kegiatan pendidikan Islam yang dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi dimana mereka berada. Untuk memperluas ajaran Islam di Indonesia diperlukan sarana dan prasarana pendukung, hal ini terkait dengan keberadaan pesantren, surau, dan dayah sebagai salah satu pusat pendidikan Islam. Keberadaan pendidikan Islam di Indonesia telah menjadi prioritas utama bagi umat Islam sejak awal perkembangannya hingga saat ini, meskipun istilah surau dan dayah telah bergeser ke pesantren itu sendiri, namun dari segi budaya, tradisi, ajaran, dan kebiasaan. masih sangat lekat hingga saat ini melalui perkembangan pesantren.
KETERAMPILAN MENGAJAR MEMBACA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI M Mansyur; Taufikurrahman Taufikurrahman
AL -ALLAM Vol. 3 No. 1 (2022): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.386 KB)

Abstract

Pemanfaatan tekhnologi terhadap pembelajaran membaca memiliki efek yang sangat besar dan lebih terasa pada saat ini, dimana situasi pendidikan terhenti secara konvensional disebabkan pandemi covid-19. Sesuai dengan aturan pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan diberlakukan pengawasan ketat terhadap proses pembelajaran dengan tidak diperkenankan menyelenggarakan pendidikan melalui tatap muka. Artinya, pelaksanaan pembelajaran lebih memanfaatkan tekhnologi informasi (Daring). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data meliputi kepala sekolah, guru bahasa arab dan siswa di SMA Al-Miftah Panyeppen Pamekasan. Tekhnik pengumpulan data meliputi wawancara semi structural, observasi non partisipan dan analisis dokumentasi. Analisis data yang digunakan mengguanakan reduksi data display data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini meliputi: Pertama, latar belakang peningkatan keterampilan mengajar membaca berbasis tekhnologi informasi dilakukan karena SDM dan SDA guru kurang memadai, maka perlu ditingkatkan keterampilan mengajar membaca berbasis tekhnologi informasi. Kedua, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan mengajar membaca berbasis tekhnologi informasi berbentuk fisik dan non fisik. Ketiga, hambatan yang dirasakan dalam peningkatan keterampilan mengajar membaca berbasis tekhnologi informasi bersumber dari pihak internal dan eksternal. Keempat, hasil dari peningkatan keterampilan mengajar membaca berbasis tekhnologi informasi berbentuk softskill dan hardskill.
Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Islam Muhammad Iqbal Ilmiawan; Taufikurrahman Taufikurrahman
AL -ALLAM Vol. 3 No. 1 (2022): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.305 KB)

Abstract

Hak asasi manusia, adalah hak yang unik dan universal bagi manusia sejak dilahirkan. Hak asasi manusia dalam Islam berarti hak-hak unik manusia. Ini merupakan kewajiban yang fitrah dan mendasar yang diberikan oleh Allah SWT. Dari sudut pandang Islam, hak asasi manusia berkaitan dengan konsep kesetaraan. Ini adalah Q.S. Al Hujjarat ayat 13. Artikel ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan tinjauan pustaka dengan mengumpulkan beberapa informasi terkait penelitian kepustakaan sebagai sumber data. Beberapa kajian teoretis berurusan dengan pemahaman hak asasi manusia, hak dan kewajiban manusia, dan kesetaraan dan status hukum dari perspektif Islam. Kesimpulan dari artikel penulis adalah bahwa dari sudut pandang Islam, hak asasi manusia lahir langsung dari Tuhan Yang Maha Esa dan tidak dapat dicabut atau dicabut, sehingga sudah ada jauh sebelum menjadi hak dasar yang melekat pada diri individu.. Oleh karena itu, nilai-nilai hak asasi manusia beserta prinsip-prinsip universalnya merupakan bagian dari semangat dan nilai-nilai hukum Syariah.
Pendidikan Karakter dan Dekadensi Moral Kaum Milenial Taufikurrahman Taufikurrahman
AL -ALLAM Vol. 3 No. 1 (2022): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.919 KB)

Abstract

Banyak budaya, gaya hidup yang sudah tidak etis, cenderung bergerak bebas, bertentangan dengan kehidupan masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, budaya dan gaya hidup berdampak buruk pada karakter masyarakat Indonesia. Selain itu, orang Indonesia cenderung cepat meniru budaya asing karena menganggapnya sebagai budaya yang menarik dan menganggap budayanya sudah ketinggalan zaman dan tidak menarik namun disisi lain juga diikuti dengan kemorosatan moral atau biasa disebut Dekadensi Moral. Dekadensi moral tidak hanya melanda kalangan dewasa saja melainkan juga kalangan generasi muda penerus bangsa. . Dalam artikel ini menggunakan metode penelitian deskriptif atau dikenal dengan library research (penelitian kepustakaan) yaitu berdasarkan literatur yang berupa buku, catatan, hingga laporan hasil penelitian. Pendidikan karakter sangat penting untuk dijalankan di masa globalisasi seperti saat ini. Dengan pendidikan karakter generasi yang akan datang akan memiliki karakter yang kuat untuk menghadapi kerasnya perkembangan jaman.Dengan pendidikan karakter diharapkan generasi yang akan datang akan tumbuh sebagai generasi yang tanggug dengan tetap berpegang teguh dengan ajaran agama. Dekadensi atau kemerosotan moral generasi muda saat ini disebabkan oleh perkembangan arus globalisasi yang terus berkembang dengan pesat sehingga dengan seiring waktu moral yang dibawa oleh generasi muda di masa kini juga akan hilang dan mengancam masa depan bangsa. Untuk menghadapi era kemajuan teknologi saat ini Karakter generasi milenial diharuskan punya daya saing tinggi.Meskipun ditekankan agar generasi milenial memiliki daya saing tinggi namun juga tidak mengesampingkan etika dan moral.Alasan utama yang mendasari pernyataan di atas adalah karena alasan utama pendidikan karakter dalam islam bertujuan untuk menyeimbangkan antara kebutuan materi dan rohani
Co-Authors Abid Abhirama Achmad Abdi Syarifudin Adinda Rachmawati Puspita Ayu Afghan Kurniawan Afifah Rania Asmaradani Afifah Ulul Azmi Ahmad Yusril Ivani Bastyan Mahendra Aisyah Vira Ratnaningsih Akira Putra Ardiansyah Al Amin Nur Rofiq Alifia Iga Sutrisno Alvin Qumar Amir Ana Wafiyatul Alifah Ananda Devi Muri Utomo Andissa Listya Quatatita Anggraheny Sulistyana Anggun Tri Mawardani Aniq Farikha Annisa Anastasia Aria Afif Ayunda Daratista Efenda Hutahaean Bahrul Ulum Berlianda Khisbatul Ifadah Bryan Yafet Widiawira Deffany Riono Putri Dharma Putra Raharja Dhiya' Ayu Adibah Dina In’am Nurida Dinda Griselda Azura Gestyaki Ellinda Febrianty Endiva Khoirum Putri Evi Tri Jayanti Farikha Rahmawati Fawziyah Ramadhani G. Oka Warmana Hawa Ridhani W Husain Taufiqqurrahman Imam Maskuri Ira Firnandari Ira Wikartika Iriani Iriani Irla Rahma Sari Irma Tiara Ekayasah Ivena Adinda Nasywaa Juwito Juwito Kezia Rahadita A Lailatul Hasanah Lorita Nafiztus Herfizal M Andi Hakim M Mansyur M. Effendy Dwi Y M. Khairil Amin Mahendra Wisnu Wardana Malda Mega Rahmania Marta Amanda Panjaitan Marta Amanda Panjaitan Maulana Ferdy Ashshobuur Amin Maulana Khalid Mega Cahyono Putera Megawati Fajrin Mercy Zakia Adhisty Mia Amelia Priyankha Mohammad Kafi Putra Jauhari Mohammad Raffi Faizul Haq Mohammad Rizqy Mohammad Syarifuz Zaim Muhammad Iqbal Ilmiawan Musyarofah Nur Wahidah Nabila Ayu Kristina Nabilah Widyayuniar Nabilla Jasmine Nada Salsabilah Nadifa Afni Azizah Ni Putu Krisna Purnama Sari Nurul Anggraini Nurul Aulia Shifa Devi Nuur Madina Poppy Avianti Pramana Ajie Putra Puspita Dwi Susanti Puteri Arsalta Chandra Putri Delvie Irfanda R. Dimas Satria Juliartha Rachmanita Eza Putri Wiyandari Raden Roro Dwi Rizky P Raden Roro Dwi Rizky Pratiwi Rahayu Wiguna Riena Fitri Andhita S Rifqi Aqilah Hatibie Risqi Firdaus Setiawan Shafira Friesilia Putri Siska Arifah Fauziah Siti Nur Fauziah Siti Winarsih Suhaimi Fajrin Thersa Armenia Putri Venita Restu Al’Amin Venita Restu Al’Amin Wildan Arya Wicaksana Winda Nurhasanah Zainal Abidin Achmad