Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Stimulasi Perkembangan Aspek Seni Anak Usia Dini Henny, Henny; Saleh, Rachman; Marwah, Marwah; Kurniati, Asma; Suhardin, Neka
Generasi Emas Vol. 6 No. 1 (2023): GENERASI EMAS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ge.2023.vol6(1).12249

Abstract

This study aims to determine the process of stimulating early childhood artistic development in Banca Patola Kindergarten, Baubau City. This research is a qualitative descriptive study. Data is collected by observing, interviewing, and documenting. Data were analyzed by reducing, displaying and verifying. The results showed that the process of stimulating children's artistic development was carried out with activities such as: (1) humming or singing while doing something; (2) be creative with beads, origami paper and natural materials; (3) sanitary activities such as mixing colors, finger painting; (4) drawing in various ways and forms; (5) coloring activities. In addition, several stimulations that can be applied to increase the achievement of artistic development aspects in Banca Patola Kindergarten, namely: (1) the teacher's role is to provide support and facilities for children to listen to the songs they like; (2) the teacher always gives appreciation in the form of praise; (3) the teacher facilitates activities that stimulate children's art; (4) the teacher gives rewards to children for their achievements in activities.
PENERAPAN KEGIATAN MERONCE BERBAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TUNAS HENDEA KABUPATEN BUTON SELATAN Erwinda; Hartati; Saleh, Rachman
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.19691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan meronce berbahan alam pada anak kelompok B di TK Tunas Hendea. Penulis melihat adanya permasalahan pada metode pembelajaran yang masih bersifat tradisional. Jenis penelitan ini adalah penelitian tindakan kelas yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini sebanyak 10 anak yang terdiri dari 7 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Objek penelitian ini adalah keterampilan motorik halus melalui kegiatan meronce. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi yang berupa foto. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini apabila keterampilan motorik halus anak telah mencapai 75% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan meronce berbahan alam pada anak kelompok B di TK Tunas Hendea. Hasil observasi yang dilakukan pada saat pra tindakan mencapai 36%, pada siklus I mencapai 50%, dan pada siklus II mencapai 82%. Hal tersebut sudah mencapai kriteria keberhasilan penelitian sebesar 75% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).
Edukasi Konsep Pendidikan Anak Usia Dini di Desa Winning Kabupaten Buton Adnan, Adnan; Susanti, Siti Misra; Saleh, Rachman; Armunawan, Restu Indar; Virta, Virta
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1188

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat dan orang tua di desa winning kabupaten buton mengenai konsep PAUD dalam pendidikan serta penerapan ilmu pendidikan anak saat di luar sekolah/rumah. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan diskusi grup serta melibatkan masyarakat setempat. Tahapan kegiatan pengabdian ini antara lain berlangsungnya diskusi antara pemateri dengan peserta/masyarakat yang hadir pada saat pengabdian berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya respon dari masyarakat terkait dengan konsep pendidikan PAUD yang akan dilakukan oleh orang tua di luar lingkup sekolah, sehingga masyarakat mampu memahami dan mengimplementasikannya dalam kehidupan dan kegiatan sehari-hari anak dan orang tua. Disamping itu juga orang tua memperoleh informasi baru dan pengalaman terkait dengan bagaimana cara mendidik anak, cara mengasuh anak dengan baik dan benar yang tentunya akan berdampak terhadap perilaku kehidupan anak di masa mendatang.
Implemetasi Pembelajaran Tari Cungka untuk Mengembangkan Motoric Kasar Anak Usia 5-6 Tahun TK Tunas Bangsa Desa Burangasi Rumbia Kecamatan Lapandewa Kabupaten Buton Selatan La Tahe, Fanti; Saleh, Rachman; Hartati, Hartati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19388

Abstract

Pembelajaran Tari Cungka memiliki potensi dalam rangka meningkatkan keterampilan gerak motorik kasar pada anak berusia 5 hingga 6 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran tari cungka di TK Tunas Bangsa, Desa Burangasi Rumbia, serta untuk mengetahui perkembangan motorik kasar anak-anak melalui kegiatan tari cungka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif partisipatori, dengan menerapkan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tari cungka mampu meningkatkan keterampilan motorik kasar anak, terutama dalam hal keseimbangan, koordinasi gerakan, serta kelincahan tubuh. Pembelajaran yang melibatkan media video dan alat musik gendang juga meningkatkan antusiasme dan keterlibatan anak dalam proses belajar. Studi ini berkontribusi dalam pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan seni tradisional guna mendukung perkembangan motorik anak usia dini.