Articles
PENATALAKSANAAN PREEKLAMSIA RINGAN BERFOKUS PADA PEMBERIAN RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI
Nelya Aksianty;
Dita Selvia Aditia;
Yuhelva Destri;
Septi Ristiyana
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54444/jik.v12i1.87
Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama jumlah kematian di Indonesia. Sampai saat sekarang penyakit preeklampsia masih merupakan masalah kebidanan yang belum dapat terpecahkan secara tuntas. Preeklampsia merupakan penyakit yang angka kejadiannya di setiap negara berbeda-beda. Angka kejadian lebih banyak terjadi di negara berkembang dibanding pada negara maju. Metodologi Penelitian ini adalah dekskriftif. Peneliti telah melakukan anamnesa sehingga mengetahui bahwa Ny. S mengeluh sering sakit kepala dan pandangan kabur sedikit terdapat pembengkakan pada bagian ekstremitas atas dan bawah sejak 1 minggu yang lalu, terkadang hilang.dan pada tekanan darah ibu, tinggi dan merupakan adanya tanda preeklamsi dalam kehamilan. Saran : Diharapkan pasien dapat memberikan informasi secara jelas dan detail agar mahasiswa dapat melakukan asuhan yang sesuai dengan keluhan yang dirasakan pasien. dan masyarakat dapat melakukan kunjungan kehamilan secara rutin serta dapat menerapkan asuhan yang telah diberikan oleh bidan atau tenaga kesehatan.
HUBUNGAN USIA DAN RIWAYAT ABORTUS DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATUR
Iin Wahyuni;
Dita Selvia Aditia
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54444/jik.v8i2.25
ABSTRAK Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi. Partus prematur memberikan kontribusi pada angka kematian bayi baru lahir dimana partus prematur menjadi penyumbang AKB. Mengetahui hubungan antara usia dan riwayat abortus dengan kejadian partus premature. Metode penelitian yang digunakan survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 781 orang ibu bersalin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi usia ibu bersalin yang beresiko 44,5% dan yang tidak beresiko 55,5%. Proporsi ibu bersalin dengan riwayat abortus 24,9% dan yang tidak ada riwayat abortus 75,1%. Proporsi kejadian partus prematur sebesar 32,5% dan yang partus normal sebesar 67,5%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dan riwayat abortus dengan kejadian partus prematur. ABSTRACT The infant mortality rate (AKB) in Indonesia is still high. Premature Partus contributes to the death rate of a newborn where premature Partus becomes a donor of AKB. Knowing the relationship between age and the history of abortion with the partus premature. The research methods used are analytical surveys with cross sectional design. The population in this study was 781 maternity mothers. The results showed that the proportion of the age of maternity mothers at risk is 44.5% and that is not at risk 55.5%. The proportion of maternity mothers with a history of abortion 24.9% and that there is no history of abortion 75.1%. The proportion of premature partus incidence is 32.5% and the normal partus is 67.5%. The research conclusion shows that there is a relationship between the age and the history of abortion with premature partus events.
PENATALAKSANAN ANEMIA RINGAN MENGGUNAKAN SARI KACANG HIJAUDI BPM NURHASANAHBANDAR LAMPUNG
Jihan Nur Aisiyah Rudi;
Margareta Rinjani;
Utama Laduni Lubis;
Dita Selvia Aditia
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54444/jik.v12i1.84
Menurut hasil Riskesdas bahwa anemia terjadi pada 37,1% ibu hamildi Indonesia, 36,4% ibu hamil di perkotaan dan 37,8% ibu hamil di pedesaan. Untuk mencegah anemia setiap ibu hamil diharapkan mendapatkan tablet tambah darah (TTD) minimal 90 tablet selama kehamilan. Setelah dilakukan pendataan di BPM Nurhasanah Bandar Lampung didapatkan data ibu hamil yang berkunjung sebanyak 25 ibu hamil. Dan terdapat 14 ibu hamil yang mengalami anemia yang terbagi atas 10 (sepuluh) anemia ringan, 4 (empat) anemia sedang. Setelah dilakukan wawancara tentang anemia yang terjadi pada ibu hamil seperti pengertian, tanda gejala, dan penanganan ternyata ibu tidak mengetahuinya.Untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Terhadap NY N Usia 25 Tahun G1P0A0 Dengan Penatalaksanaan anemia ringan menggunakan sari kacang hijau Di BPM nurhasanahbandar lampung Tahun 2021.Metodologi Penelitian ini adalah dekskriftif.Asuhan Kebidanan ini didapat dengan melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan penanganan secara dini, terdapat kesenjangan dari pemeriksaan fisik pada muka Ny. N yang masih pucat dan mengalami anemia namun pada kunjungan berikutnya hasil pemeriksaan fisik pada muka sudah terlihat tidak pucat, dan Ny.N sudah tidak mengalami anemia.Saran : Diharapkan dalam memberikan sumber informasi untuk kemajuan perkembangan ilmu kebidanan dan sebagai referensi untuk mengetahui perbandingan antara praktek lahan dan teori.
PENGARUH TEHNIK PIJAT BAYI PADA BAYI PREMATUR TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN
Dita Selvia Aditia;
Lola Pebrianthy
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (906.222 KB)
Pijat adalah terapi sentuh tertua yang dikenal manusia dan yang paling populer. Diperkirakan ilmu ini dikenal sejak awal manusia diciptakan ke dunia, mungkin karena pijat bayi berhubungan sangat erat dengan kehamilan dan proses kelahiran manusia. Pengalaman pijat pertama yang dialami manusia ialah pada waktu dilahirkan, yaitu pada waktu melalui jalan lahir si ibu. (Utami R, 2010). Ahli neonatology Utami Roesli, Ia mengatakan bayi-bayi prematur yang dipijat selama sepuluh hari akan mengalami peningkatan berat badan 20-40% dan daya tahan tubuhnya akan mengalami peningkatan 40%. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian eksperimen semu (Quasi Experimen Research) dengan rancangan penelitian post only control group Design. Tekhnik pengambilan sampel dengan Non Random Sampling menggunakan teknik Purposive Sampling. Dimana terdapat dua kelompok perlakuan yaitu kelompok pertama adalah yang mendapat intervensi dengan pemberian pijat bayi premature dan kelompok kedua adalah yang merupakan kelompok kontrol yang diberikan pijat bayi biasa menganalisis kenaikan berat badan. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Dengan jumlah sampel 36 orang bayi prematur. Hasil Penelitian didapatkan jumlah bayi prematur pada kelompok kontrol yang tidak mengalami kenaikan sebanyak 55.6%. jumlah bayi prematur pada kelompok intervensi yang mengalami kenaikan sebanyak 77.8%. Hasil uji t diperoleh P value 0.03 berarti kurang dari 0,05 maka Ho ditolak artinya terdapat pengaruh teknik pijat bayi pada bayi premature terhadap kenaikan berat badan
BINAHONG LEAVES (ANREDERA CORDIFOLIA TENORE STEEN) EXTRACT AS AN ALTERNATIVE TREATMENT FOR PERINEAL WOUND HEALING OF POSTPARTUM MOTHERS
Dita Selvia Aditia;
Syarief Thaufik Hidayat;
Nur Khafidhoh;
Suhartono Suhartono;
Ari Suwondo
Belitung Nursing Journal Vol. 3 No. 6 (2017): November - December
Publisher : Belitung Raya Foundation, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (536.125 KB)
|
DOI: 10.33546/bnj.290
Background: Perineal wounds are at risk for infection, without a good treatment, perineal wound can harbor sepsis and become a chronic, long-term problem. Binahong leaves is considered as an alternative to accelerate perineal wound healing process. Objective: To determine the effect of Binahong leaf extract (anredera cordifolia (tenore) steen) on perineal wound healing process in postpartum mothers. Methods: This study employed a quasi-experimental study with control group posttest-only design. The study was conducted in the working area of Telogosari Wetan Health Center and Health Center of Kulon Kota Semarang Indonesia in January-February 2017. There were 36 respondents selected using purposive sampling assigned in the intervention group (Binahong leaves extract) and the control group (Povidone Iodine 10%). REEDA scale was used for assessing perineal healing. Data were analyzed using Mann Whitney, Chi Square and Kruskal Wallis test. Results: Findings showed that the average day of perineal wound healing process in the Binahong leaves group was 6.11 days and in the povidone iodine group was 7.66 days. There was a statistically significant difference in the duration of wound healing between the experiment and control group with p-value 0,001 (p value <0.05). Conclusion: Binahong leaves extract is effective in healing perineal wound in postpartum mothers. Therefore, Binahong leaves are recommended to use as an alternative treatment for the mothers.
PENATALAKSANAAN PIJAT OKETANI PADA BENDUNGAN ASI DI BPM ANA MARIA WAY KANAN TAHUN 2021
Dita Permatasari;
Septi Ristiyana;
Dita Selvia Aditia
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54444/jik.v11i1.102
Berdasarkan pra survei di BPM Ana Maria Way Kanan pada bulan Mei terdapat 3 ibu postpartum, dan setelah dilakukan kunjungan rumah pada hari ke tiga terdapat 1 ibu postpartum yang mengeluh payudaranya terasa bengkak. Setelah dilakukan pengkajian diketahui bahwa 1 orang ibu postpartum mengalami pembengkakan payudara diakibatkan karena kurangnya pemberian ASI secara adekuat dapat mengakibatkan puting susu menjadi lecet dan menimbulkan rasa nyeri pada saat bayi menyusu. Akibatnya Ibu tidak mau menyusui bayinya dan terjadi bendungan ASI. Mahasiswa bisa menerapkan asuhan kebidanan Ibu nifas pada ny. S umur 29 tahun dengan Bendungan ASI dengan Penatalaksanaan Pijat Oketani di pmb Ana Maria Way Kanan 2021. Laporan tugas akhir ini menggunakan jenis laporan case study (study penelaahan kasus) karena dalam laporan tugas akhir ini hanya meneliti suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal yaitu terhadap NY. S dengan bendungan ASI dan di analisis secara mendalam dari segi yang berhubungan dengan Bendungan ASI. Asuhan Kebidanan pada Ny. S Umur 29 tahun 3 hari Postpartum telah di dapatkan hasil ibu merasa gejala Bendungan ASI Berkurang yaitu payudara sudah tidak bengkak dan pengeluran ASI sudah lancar setelah di berikan asuhan selama 3 hari.
PENATALAKSAAN LUKA PERINEUM BERFOKUS PADA REBUSAN DAUN BINAHONG ASUHAN KEBIDANAN PADA MASA NIFAS DI BPM ENTIN MARLINDALAMPUNG UTARA TAHUN 2021
Elly Hayani;
Yuhelva Destri;
dhesty Novita Xanda;
Dita Selvia Aditia
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54444/jik.v12i2.108
Berdasarkan survey yang dilakukan peneliti di Bpm Entin Marlinda Lampung Utara pada bulan mei 2021 didapatkan data sebanyak 8 ibu bersalin secara pervaginam, dan setelah dilakukan pengkajian, terdapat 5 ibu bersalin yang mengalami luka perineum, terbagi dari 3 (tiga) karena tindakan episiotomy, dan 2 (dua) diakibatkan rupture perineum. Setelah dilakukan wawancara tentang perawatan luka perineum, ibu kurang mengerti cara perawatan luka yang benar. Luka perineum beresiko mengalami infeksi tanpa penanganan yang baik,. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya infeksi perineum dapat diberikan dengan terapi non farmakologis. Daun binahong dianggap sebagai alternative untuk mempercepat proses penyembuhan luka perineum. Tujuan: Mahasiswa mampu memberikan asuhan kebidanan pada ibu nifas terhadap Ny. Y umur 19 tahun P1A0 2 hari postpartum dengan penatalaksanaan luka perineum menggunakan rebusan daun binahong di BPM Entin Marlinda Lampung Utara tahun2021. Metode: Laporan tugas akhir ini menggunakan jenis laporan case study (study penelaahan kasus) yaitu study kasus yang dilakukan denngan cara meneliti suatu permasalahan melalui kasus yang terdiri dari unit tunggal yaitu terhadap Ny. Y pada masa nifas dengan pemberian rebusan daun binahong untuk penyembuhan luka perineum. Hasil: Asuhan kebidanan pada Ny. Y umur 19 tahun P1A0 2 hari postpartum didapatkan hasil setelah diberikan perawatan luka perineum dengan rebusan daun binahong luka perineum sembuh di hari ke 6 postpartum. Saran: Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan dan sebagai acuan untuk bisa mengembangkan informasi yang lebih luas lagi terutama tentang perawatan luka perineum dengan menggunakan air rebusan daun binahong
ASUHAN KEBIDANAN TERHADAP NY A USIA 20 TAHUN P1A0 2 JAM POSTPARTUM DENGAN PENATALAKSANAAN PERAWATAN LUKA PERINEUM DI PMB MARIA DWI SAPTA, S.ST BANDAR LAMPUNG
Mustika Oktaviani;
Margareta Rinjani;
Utama Ladunni Lubis;
Dita Selvia Aditia
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54444/jik.v11i2.117
Background: The incidence of perineal injuries in Asia is quite high, around 50% of the incidence of perineal tears (Bascom, 2011). received perineal sutures (28% due to episiotomy and 29% due to spontaneous tears) and 52% of mothers experienced perineal injuries due to delivery with babies with sufficient birth weight or more (MOH, 2016). Purpose: To apply Midwifery Care to NY A 20 Years Old P1A0 Postpartum with Perineal Wound Care Management at PMB Maria Dwi Sapta,S.ST. Bandar Lampung in 2021. Methods: This research is descriptive. Comprehensive care for Mrs. A 2 hours postpartum to 8 days and perineal wound care management. The treatment given is by performing perineal wound care and consuming 3-5 boiled eggs for the perineal wound healing process quickly and well. With the results on visits 1 and 2 the mother still experienced pain and the wound was not dry and on the third visit the wound on the mother's perineum had begun to close and dry so that the perineal wound that she experienced could be resolved. Result: p value obtained in the independent t test analysis test was obtained p-value = 0.000 which means that there is an effect of boiled egg consumption on perineal wound healing in postpartum mothers 1-7 days. Suggestion: it is expected that in providing information/knowledge can be understood and sustained with complaints felt by patients who can support care during the puerperium related to the management of perineal wound care.
PENATALAKSANAAN MUAL MUNTAH PADA TRIMESTER I MENGGUNAKAN TERAPI AKUPRESURE DI TITIK PC6 DI PMB PARYATI, A.Md.Keb PESAWARAN
Rheina Faradina;
Oktaria Safitri;
Sutriningsih Sutriningsih;
Dita Selvia Aditia
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54444/jik.v11i2.116
Pendahuluan : Mual dan muntah yang berlebihan pada kehamilan terjadi karena pengaruh Human Chorionic Gonadotropin (hCG), penurunan tonus otot-otot traktus digestivus sehingga seluruh traktus digestivus mengalami penurunan kemampuan bergerak. Peningkatan kadar hCG akan menginduksi ovarium untuk memproduksi estrogen yang dapat merangsang mual dan muntah. (Rofiāah dkk, 2019). Tujuan : Mahasiswa bisa menerapkan asuhan kebidanan penatalaksanaan mual muntah pada trisemester I menggunakan terapi akupresure di PMB Paryati, A.Md.Keb Pesawaran. Metode : Jenis laporan kasus yang digunakan adalah laporan deskriptif dengan pendekatan studi kasus studi (studi penelaah kasus). Studi kasus dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Hasil : Asuhan kebidanan pada Ny. R umur 22 tahun dengan masalah mual muntah trisemester I telah di dapatkan hasil ibu merasakan keluhan Ibu mengatakan mengalami mual muntah terus menerus 6-7 kali dalam sehari, nafsu makan menurun, merasa lemah dan berat badan menurun.
Remaja Putri PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENGURANGI NYERI MENSTRUASI DENGAN ENDORPHINE MASSAGE PADA REMAJA PUTRI
Septi Ristiyana;
Dita Selvia Aditia;
Yuhelva Destri;
Iin Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/jpma.v5i1.978
Dismenorea adalah nyeri haid yang disebabkan oleh kejang otot rahim yang memiliki dampak yang cukup besar bagi remaja putri yang dapat menyebabkan terganggunya aktifitas sehari-hari. Pijat endorphine mempunyai efek merangsang tubuh untuk melepaskan senyawa endorphine yang merupakan pereda rasa sakit da dapat menciptakan perasaan nyaman. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan skill endorphine massage kepada remaja putri dalam mengatasi nyeri pada saat menstruasi. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi cara pijat endorphine. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan, video cara pijat endorfin dan unjuk rasa pijat endorfin. Peserta kegiatan adalah remaja putri tingkat SMP dan SMA. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi dan peserta mengikuti gerakan ketika dilakukan demonstrasi. Peserta mengetahui cara mengatasi nyeri haid. Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan edukasi kesehatan tentang bagaimana mengatasi nyeri pada saat menstruasi