Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

senam lansia PROMOSI SENAM LANSIA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN PSIKIS, FISIK DAN SPIRITUAL PADA MANULA Iin Wahyuni; Yuhelva Destri; Dita Selvia Aditia; Septi Ristiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.976

Abstract

Lansia merupakan individu yang mengalami pembatasan aktivitas fisik dikarenakan kondisi fisik, fungsi organ dan jaringan menurun (Sondakh, Pangemanan, Marunduh, 2013). Penuaan (aging) merupakan suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan ke-mampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri dan mempertahankan struktur dan fungsi normalnya, sehingga tidak dapat bertahan terhadap jejas (termasuk infeksi) dan memperbaiki kerusakan yang diderita. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberi edukasi kepada lansia untuk dapat melakukan senam lansia yang baik dan benar dan melakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah timbulnya masalah pada penyakit jantung dan stroke. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab dan demonstrasi senam lansia. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan dan melakukan senam lansia bersama. Peserta kegiatan lansia desa bayas jaya dusun I sebanyak 32 orang. Terdapat antusias peserta saat kegiatan berlangsung. Peserta mengetahui manfaat dan senam lansia. Lansia perlu mendapatkan KIE senam lansia yang baik dan benar agar dapat menerapkan perilaku hidup sehat.
PENYULUHAN PENYULUHAN TENTANG MANFAAT AROMATERAPI SEREH (CYMBOPOGON CITRATUS) DENGAN TEKIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN NYERI PASECTIO CAESAREAA SECTIO CAESAREA DI PMB LISNANI ALI BANDAR LAMPUNG Iin Wahyuni; Dita Selvia Aditia; Septi - Ristiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 2 (2022): Vol.4 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i2.831

Abstract

Persalinan sectio caesareamemiliki nyeri lebih tinggi sekitar 27, 3% dibandingkan dengan persalinan normal sekitar 9% (Utami 2016). Tindakan sectio caesareadapat menyebabkan nyeri dan mengakibatkan terjadinya perubahan kontinuitas jaringan karena adanya pembedahan. Persalinan dengan metode ini banyak membuat pasien merasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan yang dirasakan pasien post sectio caesareadapat menyebabkan risiko komplikasi pada bayi maupun pada ibu (Whalley, 2008). Penanganan yang sering dilakukan untuk menurunkan nyeri pasectio caesareaa sectio caesareaberupa penanganan farmakologi. Dalam upaya mengurangi penggunaan obat berbahan kimia perlu rasanya kita sebagai warga indonesia dilakukanlah twknik relaksasi genggam jari membantu tubuh, pikiran dan jiwa untuk mencapai relaksasi, dalam keadaan relaksasi secara alamiah akan memicu pengeluaran hormon endorphin, hormon ini merupakan analgesik alami dari tubuh sehingga nyeri akan berkurang (linatu sofiah, atun raudotul, 2015) dan sereh / cymbopogon citratus (lemongrass) yang menghasilkan minyak aromaterapi yang dihasilkan dari aromaterapi sereh berfungsi sebagai antidepresan, yaitu menekan dan menghilangkan depresi atau stress sehingga mampu menimbulkan rasa rileks baik badan maupun pikiran (sumiartha, 2012). Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan infromasi tentang manfaat aromaterapi sereh (cymbopogon citratus) dengan tekik relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri pasectio caesareaa sectio caesarea. Hasil evaluasi dari sebanyak 5 Ibu yang melahirkan sectio caesareaseluruh peserta dapat memahami dengan baik tujuan dan teknik pengobatan yang diberikan dalam upaya mengurangi rasa nyeri setelah persalinan sectio caesarea. Dengan adanya edukasi terkait penanganan nyeri pasectio caesareaa persalinan dengan metode sectio caesarea ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu, suami serta keluarga dalam membantu dan mendukung keberhasilan pengurangan rasa nyeri ini secara lebih aman dan nyaman.
Ibu Hamil PENYULUHAN TENTANG KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE Dita Selvia Aditia; Yuhelva Destri; Iin Wahyuni; Septi Ristiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.977

Abstract

Anemia pada kehamilan juga berhubungan dengan meningkatnya kesakitan ibu. Anemia karena defisiensi zat besi merupakan penyebab utama anemia pada ibu hamil dibandingkan dengan defisiensi zat gizi lain. Manfaat Mamfaat tablet Fe dalam kondisi kebutuhan zat besi tidak terpenuhi dari makanan, maka pilihan untuk memberikan zat besi guna mencegah atau menanggulangi anemia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bagaimana merubah cara pandang masyarakat mengenai mengkinsumsi Tablet Fe adalah suplemen zat gizi yang mengandung 60 mg besi elemental dan 0,25 mg asam folat (sesuai rekomendasi WHO). Peserta penyuluhan dalam kegiatan ini adalah ibu hamil karena peran ibu hamil sangat berpengaruh dalam usaha peningkatan derajat kesehatan dan upaya untuk menurunkan angka kematian pada ibu hamil, dan BBLR karena penyakit anemia pada ibu hamil. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Tiyuh Makarti Tulang Bawang Barat berupa penyampaian pentingnya kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe untuk mengurangi angka kejadian anemia pada ibu hamil.
Wanita Usia Subur PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD Putri Hilwati Muri; Adhesty Novita Xanda; Dita Selvia Aditia; Iin Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.979

Abstract

Kontrasepsi itu sendiri berasal dari kata ”kontra” yang berarti mencegah atau melawan, sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan, maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/ mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara 3 sel telur matang dengan sel sperma tersebut (BKKBN, 2009). Banyak metode dan alat kontrasepsi yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan maupun melindungi diri dari penyakit menular seksual, tentunya setiap metode maupun alat memiliki kelebihan dan kekurangan masing–masing (Candra, 2015). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi alat kontrasepsi IUD kepada wanita usia subur dalam mengunakan alat kontrasepsi jangka panjang. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan. Peserta kegiatan adalah Wanita usia subur. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi dan peserta mengikuti gerakan ketika dilakukan demonstrasi. Peserta mengetahui cara mengatasi nyeri menstruasi. Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan pendidikan kesehatan tentang bagaimana pengunaan alat kontrasepsi IUD.