Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI LABUAN RASOKI PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2018 Wahyuni, Iin
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 3, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Di Kota Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyebab kematian pertama pada perempuan di dunia sebesar 14% per tahun, di Indonesia sebesar 4,70% pada tahun 2008 dan meningkat 4,82% pada tahun 2009. Kanker payudara dapat diminimalisir dengan SADARI, tetapi banyak perempuan yang belum mengerti SADARI, hal tersebut dipengaruhi karena kurangnya pengetahuan dan sikap dengan perilaku SADARI. Hasil prasurvei di di labuan rasoki padangsidimpuan 96% remaja putri tidak mengetahui SADARI dan 100% tidak pernah melakukan SADARI. Metode: Desain Penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sctional yang dilaksanakan di labuan rasoki padangsidimpuan. Variabel independen penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap, sedangkan variabel dependen penelitian ini adalah perilaku SADARI. Populasi penelitian ini sebanyak 660 orang dan tekhnik pengambilan sampel menggunakan metode sampling kuota dengan tingkat kepercayaan 0,05 yang didapatkan sampel sebanyak 249 orang. Instrumen penelitian ini adalah kuisioner. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil: analisis menunjukkan dari 249 responden didapatkan pengetahuan responden sebagian besar 52,6% termasuk kategori kurang baik, sikap responden 53,4% termasuk kategori tidak mendukung, perilaku SADARI responden 53,4% termasuk kategori tidak melakukan SADARI, hubungan antara pengetahuan dan perilaku SADARI didapatkan nilai P = 0,00 (P value < 0,05), dan hubungan antara sikap dengan perilaku SADARI didapatkan nilai P = 0,00 (P value < 0,05). Kesimpulan: dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku SADARI dan ada hubungan antara sikap dengan perilaku sadari remaja puteri labuan rasoki padangsidimpuan. Saran berdasarkan hasil penelitian ini adalah diharapkan para remaja sadar untuk melakukan SADARI dan tehnik SADARI yang benar, agar para remaja menjadi tahu tentang apa itu SADARI dan manfaat SADARI dan mau melakukan SADARI. Background: Breast cancer is the first cause of death in women in the world by 14% per year, in Indonesia amounted to 4.70% in 2008 and increased 4.82% in 2009. Breast cancer can be minimized with REALIZING, but many women who do not understand the AWARE, it is influenced by the lack of knowledge and attitudes with the behavior of AWARE. The results of the survey in Labuan Rasoki Padangsidimpuan 96% of the young women do not know REALIZE and 100% never do REALIZE. Method: The design of research used is analytical research with cross sctional approach conducted in Labuan Rasoki Padangsidimpuan. The independent variable of this research is knowledge and attitude, while the dependent variable of this research is the behavior of AWARE. The population of this study was 660 people and sampling technology using quota sampling method with a confidence rate of 0.05 was obtained as many as 249 people. This research instrument is a questionnaire. Analysis of this research data using UNIVARIIC data analysis and bivariate analysis with Chi Square test. Result: Analysis shows that from 249 respondents gained most of the knowledge of the respondents 52.6% including the category less good, the attitude of respondents 53.4% including the category does not support, the behavior of AWARE respondents 53.4% of the category does not do NOTICE, the relationship between knowledge and behavior AWARE obtained the value P = 0.00 (P value < 0.05) Conclusion: In this study shows the relationship between knowledge and behavior REALIZED and there is a relationship between the attitude of the behaviour of young Puteri Labuan Rasoki Padangsidimpuan. Advice based on the results of this study is expected that the youth are aware to do aware and the correct technique of REALIZING, so that the youth come to know about what is AWARE and the benefits of realizing and willing to do REALIZE
PERUBAHAN POLA MENSTRUASI PADA 9 BULAN PERTAMA KB SUNTIK DMPA Iin Wahyuni; Hotma Royani Siregar
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.223 KB)

Abstract

Alat kontrasepsi Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) merupakan alat kontrasepsi hormonal yang di minati oleh Wanita Usia Subur (WUS) alasannya karena pemakaiannya praktis . Disamping memeiliki keuntungan DMPA juga memeiliki efek samping berupa gangguan pola haid, sakit kepala, peningkatan berat badan Untuk mengetahui perubahan pola haid yang terjadi pada kontrasepsi injeksi DMPA di Klinik Bersalin Rhiyanthy Padangsidimpuan Tahun 2019. Rancangan: Suatu penelitian cross sectional tentang perubahan pola haid yang terjadi pada aseptor 9 bulan pertama KB DMPA. Jumlah populasi 30 responden sampel total sampling analisa univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian univariat menunjukan data demografi mayoritas usia ibu yang suntik DMPA diKlinik Rhiyanthy Padangsidimpuan berusia 23-25 tahun terdapat 26 responden (86,6 %) dan paling sedikit berusia >26 tahun 1 responden (3.3%). Pekerjaan responden mayoritas bewiraswasta 20 responden (66,7%) dan yang paling sedikit responden hanya sebagai ibu rumah tangga 4 responden (13,3%), Jumlah anak yang di miliki ibu saat menjadi aseptor KB DMPA mayoritas masih mempunyai anak 2 terdapat 19 responden (63,3%) dan paling sedikit pada anak yang lebih dari responden (6,7%). Dari pola haid terdapat 22 responden (73,3%),7 orang yang mengalami spotting, dan 4 orang yang mengalami perdarahan diluar siklus setelah penyuntikan.
EFFECT OF PREGNANCY EXERCISE ON DURATION OF THE FIRST AND SECOND STAGE OF LABOR IN PRIMIGRAVIDA MOTHERS DURING THE THIRD TRIMESTER OF PREGNANCY Iin Wahyuni; Noor Pramono; Titi Suherni; Melyana Nurul Widyawati
Belitung Nursing Journal Vol. 3 No. 6 (2017): November - December
Publisher : Belitung Raya Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.512 KB) | DOI: 10.33546/bnj.304

Abstract

Objective: This study aimed to examine the pregnancy exercise during the third trimester of pregnancy on duration of the first and second stage of labor in primigravida at the Community Health Center of Sukamaju, Bandar Lampung, Indonesia. Methods: This study employed a quasi-experimental design with posttest-only non-equivalent control group. This study was conducted from 8 January 2017 to 12 February 2017 at the Community Health Center of Sukamaju. Forty-eight primigravida mothers were selected using consecutive sampling, with 24 assigned in the experiment and control group. Data were analyzed using Mann Whitney and Chi Square test. Results: The average duration of the first stage of labor in the experiment group was 495 minutes and in the control group was 685 minutes (p= 0.000); while the average duration of the second stage of labor in the experiment group was 42.5 minutes and in the control group was 68.75 minutes (p=0.000). Conclusion: There was a statistically significant difference in the duration of the first and second stage of labor between experiment and control group. It is expected for midwives in the community health centers to implement pregnancy exercise program to help mothers in accelerating the delivery process.
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Gizi Pada Remaja Putri Di Kabupaten Maros Suherman Rate; Syamsopyan Ishak; Ritma Dewanti; Iin Wahyuni
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54444/jik.v13i1.118

Abstract

Background: Adolescence is a transitional period from childhood and adulthood, which begins with sexual maturity. During this period there is a rapid growth and development of physical, mental, emotional and social. Adolescents are a group that is vulnerable to nutritional problems. Methods: The design of this study used experimental research with pre-test and post-test designs. The sample was 34 class IX students who were selected by cluster random sampling. This research was analyzed by paired test. Nutrition education is given by lecture method using audio-visual (video) and power point slides. Results: there is an effect of nutrition education on nutritional knowledge in female adolescents with p = 0.000. Conclusion: There is an effect of nutrition education on nutritional knowledge in female adolescents.
HEALTH PROMOTION HOW TO BRUSH PROMOSI KESEHATAN CARA MENGGOSOK GIGI YANG BAIK DAN BENAR Yuhelva Destri; Iin Wahyuni; Septi Ristiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.975

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu investasi yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan secara keseluruhan dan berdampak pada kualitas hidup. Hasil survey Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, prevalensi gigi berlubang pada anak usia dini masih sangat tinggi yakni 93% artinya hanya 7% anak Indonesia yang bebas dari karies gigi. Perlunya upaya promotif dan preventif untuk menurunkan angka kepenyakitan gigi dan mulut di Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberi edukasi kepada siswa untuk dapat menggosok gigi yang baik dan benar dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah timbulnya masalah pada gigi. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab dan demonstrasi cara menggosok gigi. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan dan alat demonstrasi menggosok gigi. Peserta kegiatan siswa kelas 1 sebanyak 25 orang. Terdapat antusias peserta saat kegiatan berlangsung. Peserta mengetahui manfaat dan cara menggosok gigi. Siswa perlu mendapatkan KIE menggosok gigi yang baik dan benar agar dapat menerapkan perilaku hidup sehat.
Ibu Hamil EDUKASI TENTANG PEMANFAATAN (CHIA SEED) SEBAGAI NUTRISI TAMBAHAN UNTUK IBU HAMIL Arum Estiyani; Iin Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.992

Abstract

Pada saat kehamilan kebutuhan zat gizi akan meningkat. Sehingga penigkatan tesebut sangat dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan janin. Adapun unsure zat gizi yang dbutuhkan ibu hamil yaitu, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Tentu kebutuhanya akan lebih banyak dari pada saat tidak hamil. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pemanfataan nutrisi tambahan (Superfood CHIA SEED) ibu hamil. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan. Peserta kegiatan adalah ibu hamil. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi. Peserta mengetahui nutris tambahan (Superfood CHIA SEED). Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan pendidikan kesehatan tentang nutrisi tambahan (Superfood CHIA SEED) ibu hamil
Remaja Putri PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENGURANGI NYERI MENSTRUASI DENGAN ENDORPHINE MASSAGE PADA REMAJA PUTRI Septi Ristiyana; Dita Selvia Aditia; Yuhelva Destri; Iin Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.978

Abstract

Dismenorea adalah nyeri haid yang disebabkan oleh kejang otot rahim yang memiliki dampak yang cukup besar bagi remaja putri yang dapat menyebabkan terganggunya aktifitas sehari-hari. Pijat endorphine mempunyai efek merangsang tubuh untuk melepaskan senyawa endorphine yang merupakan pereda rasa sakit da dapat menciptakan perasaan nyaman. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan skill endorphine massage kepada remaja putri dalam mengatasi nyeri pada saat menstruasi. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi cara pijat endorphine. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan, video cara pijat endorfin dan unjuk rasa pijat endorfin. Peserta kegiatan adalah remaja putri tingkat SMP dan SMA. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi dan peserta mengikuti gerakan ketika dilakukan demonstrasi. Peserta mengetahui cara mengatasi nyeri haid. Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan edukasi kesehatan tentang bagaimana mengatasi nyeri pada saat menstruasi
senam lansia PROMOSI SENAM LANSIA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN PSIKIS, FISIK DAN SPIRITUAL PADA MANULA Iin Wahyuni; Yuhelva Destri; Dita Selvia Aditia; Septi Ristiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.976

Abstract

Lansia merupakan individu yang mengalami pembatasan aktivitas fisik dikarenakan kondisi fisik, fungsi organ dan jaringan menurun (Sondakh, Pangemanan, Marunduh, 2013). Penuaan (aging) merupakan suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan ke-mampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri dan mempertahankan struktur dan fungsi normalnya, sehingga tidak dapat bertahan terhadap jejas (termasuk infeksi) dan memperbaiki kerusakan yang diderita. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberi edukasi kepada lansia untuk dapat melakukan senam lansia yang baik dan benar dan melakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah timbulnya masalah pada penyakit jantung dan stroke. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab dan demonstrasi senam lansia. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan dan melakukan senam lansia bersama. Peserta kegiatan lansia desa bayas jaya dusun I sebanyak 32 orang. Terdapat antusias peserta saat kegiatan berlangsung. Peserta mengetahui manfaat dan senam lansia. Lansia perlu mendapatkan KIE senam lansia yang baik dan benar agar dapat menerapkan perilaku hidup sehat.
PENYULUHAN PENYULUHAN TENTANG MANFAAT AROMATERAPI SEREH (CYMBOPOGON CITRATUS) DENGAN TEKIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN NYERI PASECTIO CAESAREAA SECTIO CAESAREA DI PMB LISNANI ALI BANDAR LAMPUNG Iin Wahyuni; Dita Selvia Aditia; Septi - Ristiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 2 (2022): Vol.4 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i2.831

Abstract

Persalinan sectio caesareamemiliki nyeri lebih tinggi sekitar 27, 3% dibandingkan dengan persalinan normal sekitar 9% (Utami 2016). Tindakan sectio caesareadapat menyebabkan nyeri dan mengakibatkan terjadinya perubahan kontinuitas jaringan karena adanya pembedahan. Persalinan dengan metode ini banyak membuat pasien merasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan yang dirasakan pasien post sectio caesareadapat menyebabkan risiko komplikasi pada bayi maupun pada ibu (Whalley, 2008). Penanganan yang sering dilakukan untuk menurunkan nyeri pasectio caesareaa sectio caesareaberupa penanganan farmakologi. Dalam upaya mengurangi penggunaan obat berbahan kimia perlu rasanya kita sebagai warga indonesia dilakukanlah twknik relaksasi genggam jari membantu tubuh, pikiran dan jiwa untuk mencapai relaksasi, dalam keadaan relaksasi secara alamiah akan memicu pengeluaran hormon endorphin, hormon ini merupakan analgesik alami dari tubuh sehingga nyeri akan berkurang (linatu sofiah, atun raudotul, 2015) dan sereh / cymbopogon citratus (lemongrass) yang menghasilkan minyak aromaterapi yang dihasilkan dari aromaterapi sereh berfungsi sebagai antidepresan, yaitu menekan dan menghilangkan depresi atau stress sehingga mampu menimbulkan rasa rileks baik badan maupun pikiran (sumiartha, 2012). Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan infromasi tentang manfaat aromaterapi sereh (cymbopogon citratus) dengan tekik relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri pasectio caesareaa sectio caesarea. Hasil evaluasi dari sebanyak 5 Ibu yang melahirkan sectio caesareaseluruh peserta dapat memahami dengan baik tujuan dan teknik pengobatan yang diberikan dalam upaya mengurangi rasa nyeri setelah persalinan sectio caesarea. Dengan adanya edukasi terkait penanganan nyeri pasectio caesareaa persalinan dengan metode sectio caesarea ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu, suami serta keluarga dalam membantu dan mendukung keberhasilan pengurangan rasa nyeri ini secara lebih aman dan nyaman.
Wanita Usia Subur PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD Putri Hilwati Muri; Adhesty Novita Xanda; Dita Selvia Aditia; Iin Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.979

Abstract

Kontrasepsi itu sendiri berasal dari kata ”kontra” yang berarti mencegah atau melawan, sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan, maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/ mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara 3 sel telur matang dengan sel sperma tersebut (BKKBN, 2009). Banyak metode dan alat kontrasepsi yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan maupun melindungi diri dari penyakit menular seksual, tentunya setiap metode maupun alat memiliki kelebihan dan kekurangan masing–masing (Candra, 2015). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi alat kontrasepsi IUD kepada wanita usia subur dalam mengunakan alat kontrasepsi jangka panjang. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan. Peserta kegiatan adalah Wanita usia subur. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi dan peserta mengikuti gerakan ketika dilakukan demonstrasi. Peserta mengetahui cara mengatasi nyeri menstruasi. Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan pendidikan kesehatan tentang bagaimana pengunaan alat kontrasepsi IUD.