Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

HUBUNGAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK SD PERGURUAN PAHLAWAN NASIONAL MEDAN Dewi Setiyawati; Suparni Suparni; Suryani M.F. Situmeang Suryani
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4308

Abstract

Soil Transmitted Helminths dapat menyebabkan infeksi pada semua golongan umur. Penyakit ditularkan melalui telur yang ada dalam feces manusia dan ditularkan setelah telur cacing tersebut kontak dengan tanah kemudian mengalami siklus hidup yang siap ditularkan kepada orang lain yang berdampak buruk bagi kesehatan dan terganggunya aktivitas orang yang terinfeksi. Anakk usia sekolah sangat rentan mengalamai infeksi kecacingan yang menyebabkan kehilangan semangat sehingga menurunnya perkembangan fisik dan dapat menimbulkan turunnya semangat belajar yang berdampak pada prestasi belajar anak. Tujuan penelitian ini untuk menentukan hubungan infeksi Soil Transmitted Helminths dengan prestasi belajar pada anak SD Perguruan Pahlawan Nasional Medan, dilaksanakan bulan April sampai Juli 2023. Metode penelitian adalah Cross Sectional Study. Populasi penelitian adalah 120 orang. Sampel sebanyak 54 orang. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan Feces dan nilai akhir semester anak SD Perguruan Pahlawan Nasional Medan. Data diuji menggunakan uji Chi-Square dengan p value = 0,168. Hasil analisa menunjukkan tidak ada hubungan antara infeksi Soill Transmitted Helminths dengan prestasi belajar siswa anak SD Perguruan Pahlawan Nasional Medan.
HUBUNGAN KEJADIAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) DENGAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK SDN 104216 SEI RAMPAH Suparni Suparni; Suryani M.F. Situmeang; Dewi Setiyawati
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi cacing STH memiliki dampak negative pada anak Sekolah dasar berupa kondisi kesehatan menurun, gastroenteritis, diare, pneumoniae, asma, gizi buruk, kurang darah, defisiiensi vitamin menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kecerdasan dan prestasi belajar anak. Masalah ini berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia yang akan dipersiapkan untuk memajukan negara. Personal hygiene penting karena akan meminimalkan pintu masuk agen penyakit yang terdapat pada lingkungan. Personal hygiene adalah perilaku berupa membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir sehabis bermain, menggunakan alas kaki ketika kontak dengan tanah. Tujuan penelitian untuuk mengetahui hubungan Infeksi STH dengan personal hygiene pada anak SDN 104216 Sei Rampah. Sampel penelitian sebanyak 62 siswa, dilakukan pada bulan April – Juni 2023. Hasil ditemukan sebanyak 9,67% anak SDN.104216 Sei Rampah mengalami infeksi STH. Frekuensi personal hygiene dalam kategori buruk sebesar 83,34%. Ada hubungan bermakna antara infeksi STH dengan personal hygiene
PENYULUHAN DAN PEMERIKSAAN PENYAKIT TIDAK MENULAR GRATIS DI PUSKESMAS SECURAI KECAMATAN BABALAN KABUPATEN LANGKAT Suryani, Suryani M.F. Situmeang; -, Suparni; Setiyawati, Dewi
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyakit tidak menular (degenerative) adalah suatu kondisi terjadinya penurunan fungsi sel sebelum waktunya sehingga menyebabkan penurunan derajat kesehatan. Adapun yang termasuk ke dalam penyakit tidak menular antara lain Penyakit kardiovaskular yang berkaitan dengan naiknya tekanan darah, gula darah, lipid darah dan gout akibat peningkatan kadar asam urat. Untuk mengedukasi dan mendeteksi penyakit tidak menular sejak dini, dosen Poltekkes Kemenkes Medan Jurusan TLM melakukan pengabdian masyarakat pada hari kamis tanggal 25 Juli tahun 2024 di desa Securai kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan atau edukasi mengenai Diabetes Mellitus, Asam Urat dan Kolesterol dan cara pencegahannya serta melakukan pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol dan asam urat pada masyarakat desa Securai Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Hasil Pemeriksaan pada 61 orang masyarakat desa Securai didapatkan 41 % meninggi kadar gula darah, 19% meninggi Asam Urat dan 38 meninggi kadar kolesterol. Perlu di lakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan dengan melakukan kerjasama dengan instansi terkait
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Sehat Dan Pemberian Bantuan Sabun Cuci Tangan (Handsanitizer) Serta Pemeriksaan Hemoglobin Pada Murid Madrasah Ibtidaiyah Swasta Sholihin Tanjung Morawa Deli Serdang M.F. Situmeang, Suryani; Setiyawati, Dewi; Suparni, Suparni
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4289

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior is a reflection of a family lifestyle that always pays attention to and maintains the health of all family members. School-aged children are a critical age group, because at that age a child is vulnerable to health problems. Based on our observations, students at the Solihin Tanjung Morawa Private Madrasah Ibtidaiyah carry out activities during breaks at school, they snack in the canteen around the school without washing their hands first due to a lack of knowledge and limited running water facilities. As an alternative for running water facilities, you can use hand sanitizer. Although the best method is to wash your hands with soap and running water. The Clean and Healthy Living Behavior Extension aims to increase the knowledge and understanding of students at the Solihin Tanjung Morawa Private Madrasah Ibtidaiyah School about clean and healthy living behavior, which will ultimately improve the level of children's health. Sometimes washing your hands becomes difficult because it is not always easy to find water and soap. As an alternative, you can use a hand sanitizer, an antiseptic liquid or gel that can be used anywhere and at any time without having to rinse with water. After carrying out outreach activities at the Sholihin Private Madrasah Ibtidaiyah School on July 25 2023, it can be concluded that: There has been an increase in the knowledge of students at the Sholihin Private Madrasah Ibtidaiyah School regarding clean living and how to wash their hands using hand sanitizer correctly. The condition of the Hemoglobin Levels of students at the Sholihin Private Madrasah Ibtidaiyah School whose scores were below normal was 3% of the 60 students examined.
HUBUNGAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK SD PERGURUAN PAHLAWAN NASIONAL MEDAN Setiyawati, Dewi; Suparni, Suparni; Suryani, Suryani M.F. Situmeang
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4308

Abstract

Soil Transmitted Helminths dapat menyebabkan infeksi pada semua golongan umur. Penyakit ditularkan melalui telur yang ada dalam feces manusia dan ditularkan setelah telur cacing tersebut kontak dengan tanah kemudian mengalami siklus hidup yang siap ditularkan kepada orang lain yang berdampak buruk bagi kesehatan dan terganggunya aktivitas orang yang terinfeksi. Anakk usia sekolah sangat rentan mengalamai infeksi kecacingan yang menyebabkan kehilangan semangat sehingga menurunnya perkembangan fisik dan dapat menimbulkan turunnya semangat belajar yang berdampak pada prestasi belajar anak. Tujuan penelitian ini untuk menentukan hubungan infeksi Soil Transmitted Helminths dengan prestasi belajar pada anak SD Perguruan Pahlawan Nasional Medan, dilaksanakan bulan April sampai Juli 2023. Metode penelitian adalah Cross Sectional Study. Populasi penelitian adalah 120 orang. Sampel sebanyak 54 orang. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan Feces dan nilai akhir semester anak SD Perguruan Pahlawan Nasional Medan. Data diuji menggunakan uji Chi-Square dengan p value = 0,168. Hasil analisa menunjukkan tidak ada hubungan antara infeksi Soill Transmitted Helminths dengan prestasi belajar siswa anak SD Perguruan Pahlawan Nasional Medan.
HUBUNGAN KEJADIAN INFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) DENGAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK SDN 104216 SEI RAMPAH Suparni, Suparni; Setiyawati, Dewi; M.F. Situmeang, Suryani
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4309

Abstract

Infeksi cacing STH memiliki dampak negative pada anak Sekolah dasar berupa kondisi kesehatan menurun, gastroenteritis, diare, pneumoniae, asma, gizi buruk, kurang darah, defisiiensi vitamin menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kecerdasan dan prestasi belajar anak. Masalah ini berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia yang akan dipersiapkan untuk memajukan negara. Personal hygiene penting karena akan meminimalkan pintu masuk agen penyakit yang terdapat pada lingkungan. Personal hygiene adalah perilaku berupa membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir sehabis bermain, menggunakan alas kaki ketika kontak dengan tanah. Tujuan penelitian untuuk mengetahui hubungan Infeksi STH dengan personal hygiene pada anak SDN 104216 Sei Rampah. Sampel penelitian sebanyak 62 siswa, dilakukan pada bulan April – Juni 2023. Hasil ditemukan sebanyak 9,67% anak SDN.104216 Sei Rampah mengalami infeksi STH. Frekuensi personal hygiene dalam kategori buruk sebesar 83,34%. Ada hubungan bermakna antara infeksi STH dengan personal hygiene
Potential Bioactivity of Carrot (daucus carota L) as a Health Protector Through Antioxidant, Antibacterial, and Antifungal Activities Digna Renny Panduwati; Dian Pratiwi; Liza Mutia; Suryani MF Situmeang; Karolina Br Surbakti; Wardati Humaira; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.9441

Abstract

Carrots are one of the most popular plants in Indonesia. In addition to being a plant with a flavor favored, carrots also contain various bioactivities that can be utilized for health. This study aims to investigate the bioactivity of carrot extract, which includes antioxidant, antibacterial, and antifungal. The method used in this study is DPPH, which aims to determine antioxidant activity, and the disc diffusion method to determine antibacterial and antifungal activity. Carrot extract was obtained using the maceration method with a ratio of 1:10 using ethanol solvent 96% for the antioxidant test, while for the antibacterial and antifungal tests, acetone solvent was used. The extracted carrots yielded a yield of 10.1% (v/b). Based on the results of phytochemical screening, it is known that carrots contain flavonoids, saponins, tannins, and alkaloids, as well as functional groups indicating the presence of beta-carotene in carrots through FTIR. Carrots show weak antioxidant activity with an IC50 value of 125.944 ppm. The inhibitory activity of carrot extract during 24 hours of observation are concentration 40% (0.7 mm), 60% (0.77 mm) and 80% (0.85 mm). Meanwhile, in the antifungal test, carrot extract showed negative results at concentrations 60 and 80%, while at a concentration of 100% showed an inhibition zone of 0.835 mm.
Pemanfaatan Bakteri Kitinolitik dari Limbah Kulit Udang Sebagai Biopestisida Berkelanjutan terhadap Drosophila Sp. dalam Sistem Hortikultura Nin Suharti Hasibuan; Nelma Nelma; Suryani Mf. Situmeang; Suliati Suliati
Jurnal Biologi Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/biology.v3i1.5018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi enzim kitinase yang dihasilkan oleh bakteri kitinolitik dari limbah kulit udang sebagai biopestisida hayati terhadap larva lalat buah (Drosophila sp.). Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu isolasi dan identifikasi bakteri kitinolitik, pengujian aktivitas enzim kitinase, serta uji efektivitas enzim terhadap kematian larva. Sampel kulit udang putih (Penaeus merguiensis) digunakan sebagai sumber isolat alami yang kaya akan kitin. Hasil isolasi menghasilkan tiga jenis bakteri, yaitu Vibrio sp., Bacillus sp., dan Pseudomonas sp., yang semuanya menunjukkan aktivitas kitinolitik dengan terbentuknya zona bening pada media kitin. Identifikasi morfologi dan biokimia memperkuat hasil tersebut melalui uji pewarnaan Gram, motilitas, serta serangkaian uji fermentasi gula dan TSIA. Uji efektivitas menunjukkan bahwa filtrat enzim kitinase dengan konsentrasi di atas 50% menyebabkan kematian larva secara signifikan, dengan waktu tercepat terjadi pada konsentrasi 100%, yaitu 10 menit 15 detik, sedangkan pada konsentrasi di bawah 40% tidak menunjukkan efek mematikan. Aktivitas enzim kitinase bekerja dengan mendegradasi komponen kitin pada eksoskeleton larva, menyebabkan kerusakan struktural dan gangguan fisiologis yang berujung pada kematian. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa enzim kitinase memiliki potensi besar sebagai agen biopestisida ramah lingkungan yang efektif, ekonomis, dan berkelanjutan. Selain itu, pemanfaatan limbah kulit udang sebagai sumber bioteknologi terapan tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah industri perikanan, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular, inovasi hijau, serta penerapan pertanian hortikultura yang lebih aman bagi manusia, ekosistem, dan keberlanjutan lingkungan jangka panjang.
PENYULUHAN DAN PEMERIKSAAN PENYAKIT TIDAK MENULAR GRATIS DI PUSKESMAS SECURAI KECAMATAN BABALAN KABUPATEN LANGKAT Suryani M.F. Situmeang Suryani; Suparni -; Dewi Setiyawati
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitra_prima.v6i2.5769

Abstract

ABSTRAK Penyakit tidak menular (degenerative) adalah suatu kondisi terjadinya penurunan fungsi sel sebelum waktunya sehingga menyebabkan penurunan derajat kesehatan. Adapun yang termasuk ke dalam penyakit tidak menular antara lain Penyakit kardiovaskular yang berkaitan dengan naiknya tekanan darah, gula darah, lipid darah dan gout akibat peningkatan kadar asam urat. Untuk mengedukasi dan mendeteksi penyakit tidak menular sejak dini, dosen Poltekkes Kemenkes Medan Jurusan TLM melakukan pengabdian masyarakat pada hari kamis tanggal 25 Juli tahun 2024 di desa Securai kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan atau edukasi mengenai Diabetes Mellitus, Asam Urat dan Kolesterol dan cara pencegahannya serta melakukan pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol dan asam urat pada masyarakat desa Securai Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Hasil Pemeriksaan pada 61 orang masyarakat desa Securai didapatkan 41 % meninggi kadar gula darah, 19% meninggi Asam Urat dan 38 meninggi kadar kolesterol. Perlu di lakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan dengan melakukan kerjasama dengan instansi terkait
Gerakan Sehat Bersama: Pemeriksaan Gula Darah Untuk Menunjang 9 Pilar Transformasi Kesehatan Digna Renny Panduwati; Suryani M. F Situmeang; Nita Andriani Lubis; Sri Widia Ningsih; Wardati Humaira
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 3, No 2: August 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v3i2.26928

Abstract

Diabetes is a chronic disease characterized by high body sugar levels, but the body does not utilize them. Based on data from 2023, 14% of Indonesia's population has diabetes. The spread of diabetes also penetrates rural areas, posing a threat to rural areas and threatening the health of rural communities, and Saentis Village is no exception. The program "Healthy Movement Together: Blood Sugar Checking to Support the 9 Pillars of Health Transformation" is a community service initiative that aims to increase public health awareness. Some people in Saentis Village have a history of diabetes. This activity aims to provide education and conduct initial screening for diabetes. The service method is carried out by collaborating between medical personnel, local government, and the community. The activity began by providing education about the dangers and early symptoms of diabetes and continued by conducting an initial diabetes screening by checking blood sugar. Ninety-six people attended this activity. Based on the results of the examination, it was found that as many as 17 people had high blood sugar levels, and as many as 14 people experienced hyperglycemia. Based on the results of the screening that has been carried out, it is known that there are people who are not aware of the importance of maintaining a lifestyle, so there are still 14.6% of people who have pre-diabetes conditions, so it is necessary to check HbA1C.