Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN INVESTASI PADA PERUSAHAAN AGRIBISNIS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Gede Nyoman Wiratanaya; Ni Wayan Suryathi; I Nyoman Gede Arya Diatmika
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi Pada Perusahaan Agribisnis Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Jenis datanya adalah data kuantitatif. Taknik analisis data adalah menggunakan analisis statistik yang diolah dengan menggunakan program Software SPSS (Statistical Product and Service Solutions) 20 for windows. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa secara parsial Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi Pada Perusahaan Agribisnis Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia adalah Variabel Return On Assets (ROA) (X2) dan variabel Return On Equity (ROE) (X3). Sedangkan secara simultan dari hasil regresi yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi Pada Perusahaan Agribisnis Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia adalah Suku Bunga (X1), Return On Assets (ROA) (X2) dan variabel Return On Equity (ROE) (X3).
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITYTERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA PT. ANGKASA PURA I (PERSERO) BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI-BALI I Nyoman Gede Arya Diatmika
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v1i1.21

Abstract

The purpose of this study was to determine: (1) Effect of Corporate Social Responsibility (CSR) to corporate value, (2) Influence of Corporate Social Responsibility (CSR) to the value of the company to profitability as moderating variable. The method used was a causal comparative research. Data used in this study are primary and secondary data, namely quantitative data. The method of analysis in this research was simple regression analysis and regression. The results of this study indicated that: (1) Corporate Social Responsibility (CSR) had positive and significant impact on the value of the company, (2) profitability as a moderating variable could not moderate the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) to corporate value.
HUBUNGAN CEO GENDER DAN LEVERAGE DENGAN KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2015-2017 Aloysia Putu Devy Varadina; Nyoman Gede Arya Diatmika
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.652 KB) | DOI: 10.38043/jiab.v3i1.2097

Abstract

Hubungan CEO Gender dan Leverage Dengan Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2017. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara CEO Gender dan Leverage dengan Konservatisme Akuntansi. Adanya kebebasan dalam pemilihan metode akuntansi yang diterapkan perusahaan dapat memberikan peluang untuk melakukan tindakan kecurangan dalam laporan keuangan. Salah satu cara untuk menangani tindak kecurangan tersebut adalah dengan diterapkannya metode akuntansi yaitu konservatisme akuntansi. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel pada perusaahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Jumlah populasi sasaran dalam penelitian ini yaitu sebanyak 36 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian ini adalah jenis data kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif menggunakan tabulasi silang (crosstabs) dan melihat dari nilai Gamma (?). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat antara CEO Gender dengan Konservatisme Akuntansi (?=0,763). Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat lemah antara Leverage dengan Konservatisme Akuntansi (?=0,021).Kata Kunci: CEO gender, leverage, konservatisme akuntansi
PENGARUH TIME BUDGET PRESSURE, LOCUS OF CONTROL DAN PERILAKU DISFUNGSIONAL AUDIT TERHADAP KINERJA AUDITOR I Nyoman Gede Arya Diatmika; Putu Ayu Pande Riani Savitri
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.942 KB) | DOI: 10.38043/jiab.v5i2.2807

Abstract

The Influence of Time Budget Pressure, Locus Of Control and Dysfunctional Audit Behavior on Auditor Performance (Case Study in Bali Public Accounting Firm). This study aims to determine the effect of Time Budget Pressure, Locus of Control, and Dysfunctional Audit Behavior on Auditor Performance in the Bali Region Public Accounting Firm. The population in this study were auditors at the Bali Regional Public Accounting Firm with a sample of 63 auditors. Using purposive sampling technique in sampling. The data collection technique used in this study was a questionnaire with a Likert scale. The type of data in this research is quantitative data. The analysis method used is data analysis validity test, reliability test, classical assumption test, multiple regression analysis. Partial Significant Test (T Test) and Coefficient of Determination, the results of this study indicate that the Time Budget Pressure and Dysfunctional Audit Behavior have a partial negative effect on auditor performance while Locus of Control has a positive and significant effect on auditor performance Keywords: Time Budget Pressure, Locus Of Control, Dysfunctional Audit Behavior and Auditor Performance.
PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN LEMBAGA PERKREDITAN DESA BEBANDEM KABUPATEN KARANGASEM PASCA COVID – 19 I Nyoman Gede Arya Diatmika; I Dewa Nyoman Marsudiana; Ni Wayan Suryathi; Ni Luh Putu Sariani; Gd. Ngurah Indra Arya Aditya
dwijenAGRO Vol 14 No 1 (2024): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui perbandingan kinerja keuangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Bebandem Kabupaten Karangasem Pasca Covid – 19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode kuantitatif. Sumber data terdiri dari data sekunder. Jenis datanya adalah data kuantitatif. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan CAMEL. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perbandingan kinerja keuangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Bebandem Kabupaten Karangasem Pasca Covid – 19 dari tahun 2020 sampai tahun 2022 dari hasil analisis CAMEL dengan menggunakan Capital Adequacy Ratio (CAR) menunjukkan hasil sangat sehat dengan nilai tahun 2020, tahun 2021 dan tahun 2022. Dari rasio KAP tahun 2020 tergolong sehat tahun 2021 dan tahun 2022 tergolong tidak sehat. Dari rasio CPRR hasil yang ditunjukkan tahun 2020 sehat, tahun 2022 dan tahun 2023 tidak sehat. Jika dilihat dari sisi manajemen hasil penelitian menunjukkan LPD Desa Bebandem Kabupaten Karangasem hasilnya sangat baik dibawah kepemimpinan kepala LPD Bapak Ketut Kerta. Berdasarkan kriteria earning dilihat dari ROA, tahun 2020, tahun 2021 dan tahun 2022 LPD tergolong sehat. Demikian juga penilaian menggunakan BOPO tahun 2020, tahun 2021 dan tahun 2022 hasil penilaian ini tergolong sehat. Artinya LPD mampu menekan biaya operasional LPD sehingga tingkat keuntungan bisa dicapai. Penilaian tingkat kesehatan LPD menggunakan rasio LDR tahun 2020, tahun 2021, dan tahun 2022 sangat sehat. Hal ini berarti kemampuan LPD untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya sangat sehat.
KEPEMILIKAN MINORITAS DAN PENGHINDARAN PAJAK: STUDI DI NEGARA BERKEMBANG Aditya, Gd Ngurah Indra Arya; Diatmika, I Nyoman Gede Arya
Arthavidya Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol 27 No 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/a.v27i1.605

Abstract

Penghindaran pajak masih menjadi isu penting karena berdampak pada penerimaan negara dan keadilan sistem perpajakan. Meski pendapatan per kapita Indonesia meningkat, stagnannya tax ratio mengindikasikan praktik penghindaran pajak, terutama dalam konteks kepemilikan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kepemilikan minoritas yaitu kepemilikan asing, institusional, dan manajerial terhadap penghindaran pajak. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan. Populasi penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2018-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kepemilikan asing dan manajerial perusahaan, semakin menurunkan penghindaran pajak. Berbeda dengan kepemilikan institusional yang tidak berdampak terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini memberikan implikasi praktis mengenai pentingnya mengawasi struktur kepemilikan perusahaan untuk meminimalisir praktik penghindaran pajak.
Pengaruh Tindakan Penagihan Pajak Melalui Surat Teguran, Surat Paksa dan Surat Penyitaan terhadap Pencairan Tunggakan Pajak di KPP Pratama Gianyar Maria Trishanti Ina Ose; I Nyoman Gede Arya Diatmika
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i1.9396

Abstract

The high and fluctuating level of tax arrears at KPP Pratama Gianyar highlights the need to evaluate the effectiveness of tax collection actions. This study aims to analyze the influence of warning letters, forced letters, and seizure letters on the disbursement of tax arrears at KPP Pratama Gianyar during the period of January 2021–December 2024. This research employs a quantitative associative approach using secondary monthly data consisting of 48 observations obtained through total sampling. Data were analyzed using multiple linear regression, supported by classical assumption testing, t-test, F-test, and coefficient of determination. The results show that warning letters and forced letters have a positive and significant effect on the disbursement of tax arrears, while seizure letters do not have a significant effect. Simultaneously, the three tax collection variables significantly affect tax arrears disbursement, with an adjusted R² value of 43.9%. These findings emphasize the importance of strengthening collection strategies through warning and forced letters, as well as the need for further evaluation regarding the effectiveness of seizure letters as a final legal enforcement instrument.
The Impact of Investment Experience, Financial Literacy And Perception of Ease of Use On The Risk Tolerance of Gen Z Investors In Denpasar City I Gede Fery Surya Tapa; Komang Irvan; I Nyoman Gede Arya Diatmika; Made Mulyadi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3055

Abstract

The significant increase in the number of retail investors in Indonesia, particularly among Generation Z, has reshaped the dynamics of the capital market; however, this escalation is not always accompanied by adequate financial literacy, which may increase vulnerability to risk and poor investment decisions. This study aims to analyze the influence of investment experience, financial literacy, and perceived ease of use of digital investment applications on the risk tolerance of Gen Z investors in Denpasar City. This research adopts a quantitative approach by distributing questionnaires to respondents selected through purposive sampling and analyzing the data using multiple linear regression supported by validity, reliability, and classical assumption tests. The findings reveal that investment experience, financial literacy, and perceived ease of use each significantly and positively influence risk tolerance, while collectively demonstrating a strong explanatory power for variations in investors’ risk tolerance levels. These results imply the importance of strengthening financial education and responsible digital investment practices to enhance the quality of investment decision-making among young investors in the digital era
Pengaruh Kesadaran Pajak dan Persepsi Mahasiswa terhadap Minat Berlangganan Spotify setelah Pengenaan PPN Digital Paramita, Bujangga Ayu Chitra; Diatmika, I Nyoman Gede Arya
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 3 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of tax awareness and student perceptions on the interest in subscribing to Spotify following the implementation of Digital VAT in the South Denpasar region, based on the Theory of Planned Behavior. This quantitative research utilized a purposive sampling method to collect data from 120 active students through online questionnaires, which were subsequently analyzed using multiple linear regression. The results indicate that, partially, tax awareness has a positive and significant effect on subscription interest, suggesting that an understanding of tax functions strengthens students' intention to continue using official services. Similarly, student perceptions of Digital VAT have a positive and significant influence, showing that a favorable view of policy fairness and transparency helps maintain user loyalty. Simultaneously, both tax awareness and student perceptions significantly influence the variation in Spotify subscription interest. This study concludes that adequate tax literacy and positive perceptions of government policy are key factors in maintaining consumer interest within the digital service ecosystem among academics.
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Pajak Perusahaan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Pratiwi, Ni Wayan Candra Satya; Dewi, Putu Pande R. Aprilyani; Diatmika, I Nyoman Gede Arya; Kustina, Ketut Tanti
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1369

Abstract

Penelitian ini mengungkap bahwa pada periode pemulihan ekonomi pascapandemi 2021–2023, stabilitas laba tetap menjadi determinan utama return saham, sementara beban pajak korporasi secara signifikan menekan imbal hasil investor pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Temuan ini penting karena sektor barang konsumsi yang secara teoretis bersifat defensif justru mengalami volatilitas tinggi dan kinerja indeks yang tertinggal dibandingkan pasar utama, sehingga memunculkan anomali yang menuntut pengujian ulang relevansi sinyal fundamental dan fiskal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan beban pajak terhadap return saham dalam konteks tersebut dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham diperoleh dari situs resmi BEI, dengan sampel 18 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 54 data observasi selama tiga tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda, dengan Earnings per Share (EPS) sebagai proksi kinerja keuangan, Effective Tax Rate (ETR) sebagai proksi beban pajak, dan return saham dihitung berdasarkan capital gain serta dividen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan ETR berpengaruh negatif dan signifikan. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi teori sinyal dalam konteks pascakrisis sekaligus memberikan bukti empiris bahwa faktor fiskal memiliki peran yang semakin sensitif dalam pembentukan return saham bahkan pada sektor yang secara tradisional dianggap defensif. Secara praktis, manajemen perusahaan perlu menyeimbangkan strategi peningkatan profitabilitas dan efisiensi pajak guna menjaga serta memulihkan kepercayaan investor.   This study reveals that during the 2021–2023 post-pandemic economic recovery period, earnings stability remains a primary determinant of stock returns, while corporate tax burden significantly suppresses investor returns in consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This finding is noteworthy because the consumer goods sector traditionally regarded as defensive and stable experienced heightened volatility and lagging index performance compared to the broader market, creating an anomaly that necessitates a reassessment of the relevance of fundamental and fiscal signals. Accordingly, this study aims to analyze the impact of financial performance and corporate tax burden on stock returns within this context using a quantitative approach. Secondary data consisting of annual financial reports and stock prices were obtained from the official IDX website, with a sample of 18 firms selected through purposive sampling, resulting in 54 observations over three years. Multiple linear regression analysis was employed, using Earnings per Share (EPS) as a proxy for financial performance, Effective Tax Rate (ETR) for corporate tax burden, and stock returns calculated from capital gains and dividends. The results indicate that EPS has a positive and significant effect on stock returns, whereas ETR has a significant negative effect. Theoretically, this study reinforces signaling theory in a post-crisis context and provides empirical evidence that fiscal factors play an increasingly sensitive role in shaping stock returns even within a traditionally defensive sector. Practically, corporate management should balance profitability enhancement strategies with tax efficiency to sustain and restore investor confidence.