Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penerapan Manajemen Halusinasi Melalui Edukasi Latihan Distraksi Jihan Zalfa Husniah; Erna Erawati; Angga Sugiarto; Suyanta Suyanta
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i2.14356

Abstract

Pasien halusinasi merupakan gangguan yang banyak terjadi pada pasien skizofrenia. Halusinasi merupakan masalah gangguan jiwa, yang dapat diartikan sebagai gangguan persepsi sensori tanpa adanya stimulus yang nyata. Memberikan intervensi kepada pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian dan menurunkan tingkat halusinasi pendengaran dengan cara mendistraksi halusinasi dengan melakukan aktivitas terjadwal melalui pendekatan spiritual dzikir. Sehingga pasien dapat membiasakan diri untuk mengontrol halusinasi melalui pendekatan spiritual berzikir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan menggunakan proses asuhan keperawatan yang memfokuskan pada asuhan keperawatan kepada pasien skizofrenia dengan masalah gangguan persepsi sensori. Instrumen yang digunakan adalah format asuhan keperawatan dan didukung format Psychotic Symptom Rating Scale (PSYRATS). Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan dilakukan tindakan keperawatan dan cara mengontrol halusinasi dengan pendekatan spiritual yaitu berdzikir dapat memberikan efek yang positif diantaranya pasien dapat lebih tenang dan dapat mengontrol halusinasinya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI MODEL PERILAKU BERBASIS TRANSCULTURAL CARE PADA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN BALITA STUNTING DAN CARIES Sukini Sukini; Yayuk Fathonah; Suyanta Suyanta; Angga Sugiarto
Journal of Midwifery in Community (JMC) Vol 2, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmc.v2i1.93673

Abstract

Community empowerment is an effective approach in preventing and addressing health issues in children, such as stunting and dental caries. The transcultural care-based behavioral model offers a holistic approach by incorporating local cultural values into health interventions. This study aims to explore and implement a community empowerment model based on transcultural care to prevent stunting and dental caries in young children. The method used involves active community participation in health education, awareness programs, and initiatives that engage cultural leaders and healthcare professionals. The results show that a culturally sensitive approach increases community acceptance and participation in health programs, significantly contributing to the reduction of stunting and dental caries in children. In conclusion, the transcultural care model can be an effective strategy for empowering communities to achieve better child health, particularly in the context of preventing and managing stunting and dental caries.
Penguatan Kewirausahaan Mahasiswa Integrasi Dengan UMKM Kopi Angga Sugiarto; Suyanta Suyanta; Sukini Sukini; Wiwin Renny Rahmawati
Journal of Midwifery in Community (JMC) Vol 2, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmc.v2i1.87775

Abstract

Today's students, including those in diploma (D3) and bachelor (S1) nursing programs, are developing an entrepreneurial spirit as online businesses become more popular. The inclusion of entrepreneurship courses has further enhanced their knowledge and skills in this area. A key challenge in entrepreneurship is ensuring the availability of products and effective marketing methods. In this community service project, students were introduced to a coffee MSME (Micro, Small, and Medium Enterprise). They learned about coffee from the stages of harvesting, grinding,drying, roasting, milling, to packaging. This activity was conducted in collaboration with coffee farmers in Temanggung. The products were marketed online and showcased at the Central Java Expo and the Poltekkes (Health Polytechnic) Education Expo across Indonesia. As a result, both the MSMEs and students improved their packaging and marketing skills. Additionally, MSME product sales and student profits increased. It is recommended that similar models be implemented in other regions to foster entrepreneurship more broadly.
Penguatan Kinerja Kader DSSJ Aisyah Nur Izzati; Yoan Natania Pramadevi; Dewi Fitri Cahyani; Ramadhan Lukmanul Hakim; Moh Hanafi; Angga Sugiarto
Journal of Midwifery in Community (JMC) Vol 2, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmc.v2i1.98140

Abstract

Penguatan kinerja kader DSSJ (Deteksi, Skrining, dan Surveilans Jiwa) dalam menangani masalah kesehatan mental, khususnya di Kabupaten Magelang diperlukan agar program dapat berjalan secara berkesinambungan. Gangguan kesehatan mental yang sering disebabkan oleh tekanan dari lingkungan atau masyarakat membutuhkan perhatian komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan mental individu, keluarga, dan masyarakat. Meskipun kader DSSJ memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam deteksi dini, edukasi, dan rujukan, berbagai tantangan seperti keterbatasan keterampilan, sumber daya, serta kurangnya motivasi masih menjadi kendala. Pengabdian masyarakat di Dusun Semaitan ini menggunakan metode seperti kunjungan rumah, skrining SRQ-29, edukasi masyarakat tentang isu kesehatan mental, dan diskusi interaktif dengan kader untuk mengevaluasi dan memperkuat kinerja mereka. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada motivasi kader dan kemampuan mereka untuk terlibat dalam upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Partisipasi masyarakat dan keluarga yang meningkat juga mencerminkan kesadaran kolektif yang semakin besar akan pentingnya kesehatan mental. Temuan ini menekankan perlunya pelatihan dan pemberian motivasi secara berkelanjutan kepada kader DSSJ untuk menjaga peran krusial mereka dalam mempromosikan kesehatan mental masyarakat. Inisiatif ini menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif dan terintegrasi yang melibatkan pemerintah, pemangku kepentingan lokal, dan masyarakat untuk mencapai solusi kesehatan mental yang holistik.
Penguatan Community Mental Health Nursing (CMHN) Desty Ratna Purwaningsih; Diva Aryanti; Zayyantri Ghinadha Setyawati; Moh Hanafi; Angga Sugiarto
Journal of Midwifery in Community (JMC) Vol 2, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmc.v2i1.93468

Abstract

The Community Mental Health Nursing (CMHN) program is part of a community-based public health initiative. CMHN is implemented in Paingan, Trasan, Bandongan, Magelang. This program aims to improve the mental and physical well-being of residents, with a focus on strengthening CMHN in early detection and management of mental health disorders. The areas of service include promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts. The main challenge in implementing the program lies in the motivation of CMHN volunteers in carrying out activities. After training and mentoring, the volunteers' performance improved, particularly in terms of intervention and support. Continuous training and motivation are essential to optimize the role of CMHN volunteers in supporting community mental health
Pengaruh Kombinasi Expressive Writing Therapy dan Afirmasi Positif Terhadap Kecemasan pada Pasien Hemodialisis di RSUD Tidar Kota Magelang: Kombinasi Expressive Writing Therapy dan Afirmasi Positif Meinanda Enjang Wulansari; Angga Sugiarto; Erna Erawati; Dwi Ari Murti Widigdo
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i1.33

Abstract

Patients undergoing hemodialysis often experience anxiety due to the unpredictable nature of their illness, raising concerns about potential recovery and dependence on dialysis machines. Addressing anxiety is crucial, as it significantly impacts patients' quality of life. The combination of expressive writing therapy and positive affirmations is a non-pharmacological approach to managing anxiety by allowing individuals to express their feelings and thoughts through writing and reinforce their self-esteem through positive statements. This study aims to investigate the effect of the combination of expressive writing therapy and positive affirmations on anxiety in hemodialysis patients at RSUD Tidar, Magelang. A quantitative research design was employed, utilizing a quasi-experimental approach with a pretest-posttest design and a control group. Purposive sampling was used, resulting in a total of 40 respondents. The Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) was utilized as the measurement instrument. In the intervention group, the Paired T-test yielded a p-value of 0.000 (p < 0.005). In the control group, the Wilcoxon test resulted in a p-value of 0.000 (p > 0.05). The Mann-Whitney U test indicated a p-value of 0.000 (p < 0.05) when comparing the intervention and control groups. These findings demonstrate that the combination of expressive writing therapy and positive affirmations is effective in reducing anxiety among hemodialysis patients. Keyword : Anxiety; expressive writing therapy; hemodialysis; positive affirmations