Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal ELTEK

STABILISASI PADA DOUBLE INVERTED PENDULUM MENGGUNAKAN METODE LQR - BAT ALGORTHM Achmad Komarudin; Mas Nurul Achmadiah; Leonardo Kamajaya
JURNAL ELTEK Vol 16 No 2 (2018): ELTEK Vol 16 No 2
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.649 KB) | DOI: 10.33795/eltek.v16i2.98

Abstract

Sistem double inverted pendulum digunakan untuk mengkaji metodekontrol dari sistem nonlinear yang kompleks. Pada sistem tersebutditemukan tiga permasalahan, yaitu swing-up, stabilisasi, dan tracking.Pada penelitian ini digunakan metode LQR-Bat Algorithm untukmengoptimasi kestabilan pada sebuah double inverted pendulum. Hasilpenelitian menunjukkan penggunaan Bat Algorithm pada metode LQRdapat menyelesaikan permasalahan stabilisasi. Pada iterasi ke 300-400terjadi pengurangan nilai fitness yang menghasilkan fungsi SSE bernilaisemakin kecil.
SISTEM TELEKONTROLTELEMONITORING DAN ORIENTASI PADA ROBOT INSPEKSI GORONGGORONG MENGGUNAKAN RAZOR ARDUIMU 9 DOF Achmad Komarudin; Mas Nurul Ahmadiyah; Leonardo Kamajaya
JURNAL ELTEK Vol 15 No 2 (2017): ELTEK Vol 15 No 2
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.464 KB)

Abstract

Seiring dengan meningkatnya pembangunan nasional di Indonesia,banyak hal positif yang tercipta dari pembangunan tersebut. Selain itu,muncul pula hal negatif dari pembangunan tersebut, salah satunya adalah kurangnya tempat untuk meningkatkan daya resap, sehingga menimbulkan genangan air. Untuk mengatasi hal tersebut, dibangunlah gorong-gorong yang berfungsi untuk mengatasi genangan air.Pemantauan gorong gorong secara manual akan memakan banyak waktu serta biaya yang cukup besar. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem telemonitoring, telekontrol dan orientasi pada robot untuk menginspeksi gorong-gorong jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode algoritma DCM untuk pengolahan data sensor IMU. Hasil penelitian ini menunjukkan komunikasi robot dengan user via wireless dapat dilakukan sejauh 20 meter dengan tingkat kehandalan 100%. Selain itu, penggunaan algoritma DCM dari sensor IMU menghasilkan error selisih tidak lebih dari 2 derajat dibandingkan dengan hasil pengujian manual. Along with the increase of national development in Indonesia, many positive things created from the development. In addition, there are also negative things from the development, one of which is the lack of places to increase the absorption capacity, causing stagnant water. The solution is built culverts that serve to overcome the puddle of water. Manually monitoring the culvert will take a lot of time and considerable cost. In this study designed a telemonitoring system, telecontrol and orientation on the robot to inspect the long-distance culvert. This research uses DCM algorithm method for IMU sensor data processing. The results of this study show that robot communication with the user via wireless can be done as far as 20 meters with 100% reliability level. In addition, the use of the DCM algorithm from the IMU sensor results in an error difference of no more than 2 degrees compared with manual test results.
Rancang bangun sensor PH menggunakan gold – extended gate field effect transistor Leonardo Kamajaya; Fitri Fitri; Herman Hariyadi
JURNAL ELTEK Vol 18 No 1 (2020): ELTEK Vol 18 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.125 KB) | DOI: 10.33795/eltek.v18i1.216

Abstract

ABSTRAK Banyak peneliti telah mengembangkan berbagai jenis biosensor, salah satunya sensor pH memanfaatkan MOSFET. Penelitian awal digunakan ISFET sebagai pendeteksi derajat keasamaan, seiring perkembangan teknologi digunakan EGFET sebagai media pendeteksi pH. Karena kelebihan dari EGFET yang lebih stabil dan tahan terhadap gangguan dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performansi dari sensor pH berbasis Gold-EGFET dengan tingkat ketebalan lapisan membrane sensor yang berbeda pada pengukuran menggunakan pH buffer yang berbeda. Penelitian ini akan menguji tingkat sensitivitas dan linearitas dari pengukuran pH dengan ketebalan lapisan deteksi dari membrane sensor. ABSTRACT Many researchers have developed various types of biosensors, one of which is a pH sensor utilizing MOSFET. Initial research used ISFET as a detector of the degree of acidity, along with technological developments used EGFET as a pH detection medium because the advantages of EGFET are more stable and resistant to outside interference. This study aims to determine the performance of a Gold-EGFET-based pH sensor with a different level of membrane sensor thickness on measurements using different pH buffers. This study will test the sensitivity and linearity of the pH measurement with the thickness of the detection layer of the sensor membrane.