Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGOLAH AMPLANG IKAN DI DESA KENDAHE KEPULAUAN SANGIHE Eko Cahyono; Jefri A. Mandeno; Frets Jonas Rieuwpassa
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 2 (2018): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.911 KB)

Abstract

Kelompok pengolah Soa dan kelompok pengolah Sahabe berada di Desa Kendahe Kecamatan Kendahe Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara. Kelompok mitra pernah mengolah amplang ikan berbahan dasar ikan Tenggiri. Permasalahannya muncul pada saat bahan baku amplang ikan (ikan tenggiri) sulit ditemukan. Oleh karena itu perlu adanya alternatif dari bahan baku lain. Permasalahn lainnya adalah kemasan amplang ikan yang digunakan oleh mitra belum layak karena kemasan yang digunakan hanyakemasan plastik biasa. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahapan survey, dilakukan untuk mengetahui berbagai persoalan kelompok pengolahan amplang Soa dan kelompok pengolahan amplang Sahabe. Penyuluhan, pengolaha amplang ikan dilakukan kepada kelompok pengolahan ikan Soa dan kelompok pengolahan Sahabe.Tahapan pelatihan, dilakukan pelatihan pengolahan cara berproduksi yang baik dan benar untuk memberikan pemahaman kepada pengolahan amplang ikan dalam meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan serta pemberian bantuan alat pengolahan. Tahapan monitoring dan evaluasi, dilakukan pendampingan berupa monitoring dan evaluasi dari pelaksanaan pasca kegiatan pengabdian. Pencapaian hasil kegiatan ini adalah 1) kelompok pengolahan Soa dan Sahabe memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang pengolahan amplang ikan dan diversifikasi hasil perikanan lainnya 2) kelompok pengolahan Soa dan Sahabe cukup menerapkan Good Manufacturing Practice dan sanitasi dan hygeine dalam mengolah produk sehingga diperoleh produk yang sesuai standar nasional indonesia 3) kelompok pengolahan Soa dan Sahabe mendapat pengetahuan dan ketrampilan dalam proses pengemasan secara vacum namun belum mampu mengaplikasikannya 4) kelompok pengolahan Soa dan Sahabe belum mampu melakukan kewirausahaan secara mandiri.
KUKIS SAGU TINGGI KALSIUM FORTIFIKASI TULANG IKAN TUNA DAN RUMPUT LAUT Caulerpa sp. Novalina Maya Sari Ansar; Jimi Palawe; Trivonia Kerol Talete; Novelia Tatinting; Wendy Alexander Tanod; Jefri Antonius Mandeno; Frets Jonas Rieuwpassa; Eko Cahyono
EnviroScienteae Vol 17, No 3 (2021): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 17 NOMOR 3, NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v17i3.11758

Abstract

Calcium is one of the important minerals in the physiological regulation of the immune system. Until now, tuna bone waste has not been widely used to fulfill human health needs. This study aims to obtained a high calcium sago cookies formulation by utilizing local resources, like seaweed (Caulerpa sp.) and tuna bone. Research methods include 1). Production of tuna bone porridge; 2). Production of lahe (Caulerpa sp.) porridge; 3). Production of sago flour; 4). Production of sago cookies; and 5). We were testing the chemical and physical quality of sago cookies. The univariate analysis showed that formula 1 sago cookies was preferred by the panelists and was close to the control formula. The chemicals analysis of the formula 1 sago cookies showed carbohydrates (57.95 ± 0.06%); water (5.09 ± 0.04%); fat (25.93 ± 0.08%); ash (5.90 ± 0.04%); protein (5.14 ± 0.10%); total energy (485.67 ± 0.05 kcal/100 g); energy from fat (233.33 ± 0.70 kcal/100 g); insoluble dietary fiber (20.29 ± 0.01 %); calcium (998.64 ± 8.60 mg/100 g); and phosphorus (5765.35 ± 40.36 mg/kg). The present findings confirm that panelists prefer the formula 1 sago cookies with a chemical composition according to quality requirements Indonesia National Standard (SNI 2973:2011) and nutritional adequacy recommended for Indonesian people (AKG 2019). In addition, the chemical composition contained in prototype sago cookies of formula 1 has the potential to become a high-calcium snack.
PENGARUH IRADIASI UV-C PADA NILAI PROKSIMAT IKAN ASAP PINEKUHE Palawe, Jaka Frianto Putra; Karimela, Ely John; Tanod, Wendy; Mandeno, Jefri
Marinade Vol 7 No 02 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Fisheries Product Technology Department, Faculty of Marine Science and Fisheries, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/e4egwg97

Abstract

Ikan asap pinekuhe merupakan produk khas sekaligus andalan dari Kepulauan Sangihe. Produk ini memiliki masa simpan kurang dari tiga hari, hal ini disebabkan proses pengolahannya masih menggunakan metode tradisional. Oleh karena itu, pengawetan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan masa simpan ikan asap pinekuhe. Sinar ultra violet tipe C telah lama dikenal sebagai salah satu metode pengawetan yang efektif dalam mengurangi pertumbuhan mikroorganisme pada bahan pangan. Selain berpengaruh pada pertumbuhan mikroba, pengaruh pada nilai proksimat pada Ikan asap pinekuhe perlu juga diketahui. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iradiasi sinar UV-C terhadap nilai proksimat ikan asap pinekuhe. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap dengan perlakuan A (Kontrol), B (radiasi 12 jam), C (radiasi 24 jam) dan D (radiasi 36 jam). Variabel pengujian pada penelitian ini terdiri dari kadar air, kadar Protein, kadar karbohidrat, kadar lemak dan kadar abu. Hasil pengujian kadar air dengan nilai terendah yaitu pada radiasi selama 36 jam dengan nilai rata-rata 45.19%. Hasil pengujian kadar protein, kadar karbohidrat, kadar lemak dan kadar abu paling tinggi terdapat pada radiasi selama 36 jam dengan nilai rata-rata secara berturut-turut 44.16%, 1,81%, 6.88%, 1.96%. Berdasarkan hasil pengujian, maka dapat disimpulkan bahwa nilai kadar air menurun seiring dengan peningkatan lama radiasi, sebaliknya dengan kadar protein, kadar karbohidrat, kadar lemak dan kadar abu meningkat seiring dengan peningkatan lama radiasi.
Efektifitas Penggunaan Air Laut Didinginkan (ALDI) terhadap Mutu Ikan Pasca Tangkap di Perairan Teluk Tahuna Mandeno, Jefri Antonius; Palawe, Jaka Frianto Putra; Rieuwpassa, Frets J.
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 25 No 2, Tahun 2023
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2023.59764

Abstract

 Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan ALDI dapat meningkatkan mutu ikan tuna pasca tangkap di perairan Teluk Tahuna. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pada nilai angka lempeng total terdapat perbedaan nyata antara perlakuan penggunaan air laut dari pasar Towoe (B) jika dibandingkan dengan perlakuan sekitar pasar Towoe (A,C) dan control (C). Sedangkan nilai alt dari perlakuan A,B dan C tidak berbeda nyata. Nilai dari ALT secara berturut turut dari perlakuan A,B, C dan D yaitu 1.9 x 105, 7 x 105, 3.7 x 105 dan 4.6 x 105. Sedangkan berdasarkan hasil pengujian organoleptik tingkat kesegaran mata yang terbaik yaitu pada perlakuan A dengan nilai 9 yang memiliki spesifikasi cerah, bola mata menonjol dan kornea jernih sedangkan yang yang paling rendah yaitu pada perlakuan B dengan nilai 7 yang memiliki spesifikasi agak cerah, bola mata rata, pupil agak keabu-abuan dan kornea agak keruh. Nilai kenampakan lendir yang terbaik juga terdapat pada perlakuan A dengan nilai 9 yang memiliki spesifikasi lapisan lendir jernih, transparan, mengkilat cerah. Sedangkan untuk nilai kenampakan lain seperti insang, daging, bau dan tekstur memiliki niali yang sama yaitu 8. Mangacu pada standar mutu ikan segar yang ditetapkan oleh SNI (2729-2006) maka ikan layang segar pada tiga perlakuan tersebut digolongkan sesuai standar karena memiliki nilai diatas 7.