Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pemanfaatan E-Commerce dalam Menangkap Peluang Usaha Bagi Generasi Muda Di Kelurahan Sei Kamah I Pristiyanilicia Putri; Havid Syafwan; Masitah Handayani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.173 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.777

Abstract

Abstract: In carrying out buying and selling activities, there are so many opportunities and opportunities that exist both in the field of products and services, but not all people can take advantage of these opportunities, especially for the younger generation. One of the causes is the lack of ability and knowledge of the community in terms of utilizing Information Technology (IT) in marketing and selling online or better known as e-commerce. The purpose of this service activity is to provide understanding and knowledge to the community, especially the younger generation in Sei Kamah I Village to capture business opportunities by utilizing Information Technology in strategies to market products and services online. The method used in this service activity is in the form of socialization and simulation using one of the e-commerce applications, namely Lazada. The overall implementation of this activity went well and smoothly which was attended by approximately 25 participants where the participants were very enthusiastic in participating in this activity. The results of the service activities are in the form of increasing understanding, insight, and knowledge of the community, especially the younger generation in terms of carrying out online marketing and sales strategies. The participants of this activity hope that this community service activity can be carried out continuously and regularly by STMIK Royal Kisaran. Keywords: E-commerce; Sei Kamah I Village; Information Technology; Young Generation.  Abstrak:  Dalam melakukan kegiatan jual beli begitu besar peluang dan kesempatan yang ada baik dibidang produk maupun jasa, tetapi tidak semua masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut terutama bagi generasi muda. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kemampuan dan pengetahuan masyarakat tersebut dalam hal memanfaatkan Teknologi Informasi(TI) dalam melakukan pemasaran dan penjualan secara online atau yang lebih dikenal dengan istilah e-commerce. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya generasi muda yang ada di Kelurahan Sei Kamah I untuk menangkap peluang usaha dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dalam strategi memasarkan produk dan jasa secara online. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan simulasi menggunakan salah satu aplikasi e-commerce yaitu Lazada. Pelaksanaan kegiatan ini secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lancar yang diikuti lebih kurang 25 peserta dimana para  peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Hasil dari kegiatan pengabdian berupa peningkatan pemahaman, wawasan, dan pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda dalam hal melakukan strategi pemasaran dan penjualan secara online. Adapun harapan dari para peserta kegiatan ini adalah agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan secara reguler oleh STMIK Royal Kisaran. Kata kunci: E-commerce; Kelurahan Sei Kamah I; Teknologi Informasi; Generasi Muda
Pemanfaatan Media Sosial dan E-Commerce Sebagai Peluang Usaha Mandiri Bagi Kader Desa Kelurahan Dadimulyo Masitah Handayani; William Ramdhan; Dewi Maharani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.347 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.607

Abstract

Abstract: Nowadays, the use of social media and e-commerce has a significant influence on people's lives and is supported by the rapid development of information technology. The existence of social media and e-commerce provides benefits to society, one example is in the field of independent business. This service activity is carried out in the form of socialization or delivering short material followed by a discussion where this activity aims to provide insight into the proper use of social media and e-commerce so that it can provide benefits to its users. Participants in this activity were village cadres in Dadimulyo Village. The result of this service activity is in the form of understanding material for activity participants who can later implement social media and e-commerce in creating independent business opportunities. Keywords: Social Media; E-Commerce; CadreAbstrak: Pada zaman sekarang, pemanfaatan media sosial dan e-commerce memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan masyarakat dan didukung dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat. Adanya media sosial dan e-commerce memberi manfaat bagi masyarakat salah satu contohnya adalah dalam bidang usaha mandiri. Adapun kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi atau menyampaian materi singkat yang dilanjutkan dengan diskusi dimana kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai pemanfaatan media sosial dan e-commerce dengan tepat sehingga mampu memberikan manfaat bagi para penggunanya. Peserta pada kegiatan ini adalah para kader desa yang ada di Kelurahan Dadimulyo. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah berupa pemahaman materi bagi para peserta kegiatan yang nantinya dapat mengimplementasikan media sosial dan e-commerce dalam menciptakan peluang usaha mandiri.Kata Kunci: Media Sosial; E-Commerce; Kader
Pelatihan Pemantapan Ms. Office Bagi Siswa/I Di Sma Swasta Yapim Simpang Kawat Havid Syafwan; Pristiyanilicia Putri; Fauriatun Helmiah; Masitah Handayani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1147

Abstract

Abstract: The role of information technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 is currently very important and growing so rapidly. Moreover, in the school environment, especially for high school (SMA) students and their equivalent, those who are required to have special skills or skills are required. At Yapim Simpang Wire Private High School, the subject matter that discusses in more depth about information technology, especially the use of Microsoft Office applications on windows such as excel, word, and Powepoint, is still considered lacking. Even though the Microsoft office application is very useful for students in completing assignments at school and activities in their neighborhood. Therefore, this Microsoft office training is needed so that it can improve and strengthen the ability of students to operate this application in activities at school or their daily life. The purpose of this PKM activity is to improve and strengthen students' skills in operating computers, especially in Microsoft Office Word version 2016 such as using the basic tools they use in making paper assignments, managing writing such as font types, using margins, setting text in tables, file storage, print reports, and others.Keywords: training; information technology; microsoft office word 2016; yapim high school studentsAbstrak: Peranan teknologi informasi di zaman Revolusi Industri 4.0 saat ini sangat penting dan berkembang begitu pesatnya. Apalagi di lingkungan sekolah terutama bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajatnya yang dituntut mesti memiliki skill atau keterampilan khusus. Pada SMA Swasta Yapim Simpang Kawat materi pelajaran yang membahas lebih mendalam mengenai teknologi informasi khususnya dalam penggunaan aplikasi Microsoft office pada windows seperti excel, word, dan power point masih dinilai kurang. Padahal aplikasi Microsoft office tersebut sangat berguna bagi para siswa-siswi dalam menyelesaikan tugas-tugas di sekolah maupun kegiatan dilingkungan tempat tinggal mereka. Oleh karena itu diperlukan pelatihan Microsoft office ini agar bisa meningkatkan dan memantapkan kemampuan siswa-siswi baik mengoperasikan aplikasi ini dalam aktifitas di Sekolah ataupun di keseharian mereka. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah dapat meningkatkan dan memantapkan keterampilan siswa siswi dalam pengoperasian komputer khususnya pada Microsoft Office Word versi 2016 seperti penggunaan tool-tool dasar yang mereka pakai dalam pembuatan tugas makalah, mengatur penulisan seperti jenis font, penggunaan margin, pengaturan teks dalam tabel, penyimpanan file, mencetak laporan dan lain-lainnya.Kata kunci: pelatihan; teknologi informasi; microsoft office word 2016; siswa-siswi sma yapim
APPLICATION OF SINGLE MOVING AVERAGE METHOD TO PREDICATE TEMPE SALES IN HOME INDUSTRY GEDANGAN VILLAGE Eva Tri Wahyuni; Mohd. Siddik; Masitah Handayani
Jurnal Ipteks Terapan (Research Of Applied Science And Education ) Vol. 17 No. 1 (2023): Jurnal Ipteks Terapan : research of applied science and education
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.707 KB) | DOI: 10.22216/jit.v17i1.1361

Abstract

The home industry of making tempe is one of the businesses engaged in the sale of tempe products. Activities in the industry include the production of tempe sales and purchase transactions. The problem that occurs in the industry is to determine each production of the amount of tempe sales which often have difficulty in determining how much to sell for the next period. This results in frequent shortages of stock or even a large amount of tempe sales stock remaining so that it cannot meet customer needs and buildup in warehouses for a long period of time. The purpose of this study was to predict sales of tempe in the home industry of Gedangan Village to meet consumer needs. The method used in this study is the Single Moving Average (SMA) method, which is a forecasting method carried out by taking observations from the past, then looking for the average value as a forecast for the coming month. The results of the application of the Single Moving Average method produce predictions of tempe sales in January 2022 as many as 9106.67 sold with an accuracy of 5% MAPE error and the system created can facilitate the prediction of tempe sales quickly and accurately. So it can be concluded that the Single Moving Average method can help predict sales of tempe in the following month.
IMPLEMENTASI METODE MOORA SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN TENDIK TERBAIK Masitah Handayani; Amalia Amalia; Abdul Azis Ubaidillah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1310

Abstract

Abstract: Educational Staff (TENDIK) is one of the resources owned by Higher Education besides Lecturers (Educators). TENDIK has an important role in advancing Higher Education so that it needs to get appreciation for its performance. Giving appreciation to TENDIK has a big influence in supporting all activities in Higher Education. Appreciation for TENDIK is carried out once a year by giving prizes. This aims to give enthusiasm to all TENDIK in Higher Education to increase their loyalty and best performance. The MOORA method is the method chosen to assist the decision-making process in determining the best TENDIK based on predetermined criteria. There were fifteen TENDIK assessed using the MOORA Method with five assessment criteria to determine the best TENDIK namely Service Period, Age, Discipline, Innovation and Cooperation. Based on these calculations, the selected TENDIK were A12 with the highest Yi values of 0.23.Keywords: moora method; decision support system; educational staff Abstrak: Tenaga Kependidikan (TENDIK) merupakan salah satu sumber daya yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi selain Dosen (Tenaga Pendidik). TENDIK memiliki peran penting dalam memajukan Perguruan Tinggi sehingga perlu mendapatkan apresiasi atas kinerja yang dimilikinya. Pemberian apresiasi kepada TENDIK memberikan pengaruh yang besar dalam mendukung segala aktifitas yang ada di dalam Perguruan Tinggi. Pemberian apresiasi terhadap TENDIK dilakukan setiap setahun sekali dengan memberikan hadiah. Hal ini bertujuan memberikan semangat kepada seluruh TENDIK yang ada di Perguruan Tinggi untuk meningkatkan loyalitas dan kinerja terbaiknya. Metode MOORA merupakan metode yang dipilih dalam membantu proses pengambilan keputusan dalam menentukan TENDIK terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Ada lima belas TENDIK yang dinilai menggunakan Metode MOORA dengan lima kriteria penilaian untuk menentukan TENDIK terbaik yaitu Masa Kerja, Usia, Kedisiplinan, Inovasi dan Kerjasama. Berdasarkan perhitungan tersebut, TENDIK terpilih adalah A12 dengan nilai Yi tertinggi adalah 0,23.Kata kunci: metode moora; sistem pendukung keputusan; tenaga kependidikan
PELATIHAN PEMBUATAN TOKO ONLINE PADA MARKET PLACE BAGI UMKM KUBE KULINER ASAHAN Masitah Handayani; Havid Syafwan; Fauriatun Helmiah; Abdul Azis Ubaidillah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i1.1349

Abstract

Abstract: The development of science and technology causes humans to always think forward. Within the community, it is not uncommon to find a group of people/individuals who open a business. This is one of the reasons for the growth of the trading system. UMKM can support the life of a person from any background as long as they have the expertise and will. Because with small capital, without a business license, as well as utilizing existing resources, a person can already have an income and is said to be not unemployed. The large number of UMKM actors that have grown from time to time has led to competition and inefficiencies in obtaining the desired goods. This is because to get an item, you have to go to the place directly. In addition, competition among UMKM actors will also lead to intense competition, if they cannot manage their business properly, it will cause the business to suffer losses and it is possible that it will close. With the development of science and technology, UMKM actors get around this by building online shops (online shops) through market places. Marketplace helps create a new online world market that can lure UMKM players into buying and selling activities online.Keyword: online shop; market place; UMKMAbstrak: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan manusia untuk senantiasa berfikir maju. Di dalam lingkungan masyarakat, tak jarang ditemukan adanya sekelompok orang/individu yang membuka usaha. Hal ini merupakan salah satu penyebab tumbuhnya sistem perdagangan. UMKM dapat menjadi penopang kehidupan seseorang dari kalangan manapun asalkan memiliki keahlian dan kemauan. Karena dengan modal kecil, tanpa izin usaha, serta memanfaatkan sumber daya yang ada seseorang sudah bisa memiliki penghasilan dan dikatakan tidak pengangguran. Banyaknya pelaku UMKM yang tumbuh dari masa ke masa menyebabkan terjadinya persaingan dan ketidak efisiensian dalam memperoleh barang yang diinginkan. Hal ini disebabkan untuk mendapatkan suatu barang, maka harus mendatangi tempatnya langsung. Selain itu, persaingan diantara pelaku UMKM juga akan menyebabkan persaingan yang ketat, jika mereka tidak dapat mengelola dengan baik usahanya maka akan menyebabkan usaha tersebut akan mengalami kerugian dan tidak menutup kemungkinan akan tutup. Dengan perkembangan IPTEK, maka pelaku UMKM menyiasati hal tersebut dengan membangun toko online (online shop) melalui market place. Market place membantu terciptanya pasar dunia online baru yang dapat memancing para pelaku UMKM dalam kegiatan jual beli secara online.Kata kunci: toko online; market place; UMKM
PERFORMANCE ANALYSIS OF CLUSTERING MODELS BASED ON MACHINE LEARNING IN STUNTING DATA MAPPING Masitah Handayani; Mustika Fitri Larasati Sibuea
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 9, No 4 (2023): September 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v9i4.2770

Abstract

Abstract: Stunting is one of the nutritional problems that the world pays the most attention to and a major nutritional problem in Indonesia. Stunting is a problem in toddler growth which is characterized by a toddler's height that is too short compared to toddlers of his age. In the research location, namely Asahan Regency, the mapping of areas prone to increased stunting rates has not been carried out optimally. The process of exploring the stunting data warehouse is useful for adding information that can assist the government in making policies. Therefore, the aim of this research is to map stunting-prone areas in Asahan district based on the number of stunting cases in Asahan district using the machine learning-based K-Means clustering model. Based on previous research reviews, the k-means clustering method used has not used the normalization process. In addition, distance measurement only uses Euclidean Distance. Meanwhile, in this research, clustering performance analysis was carried out using a more in-depth process, namely by applying data normalization at the beginning, using the elbow method to determine the best number of clusters (K), measuring distance using Euclidean Distance, Manhattan Distance and Minkowski Distance to obtain comparison results. better clusters. The analysis results show that the best number of clusters is cluster 2 which shows the mapping results into 2 groups with a DBI of 0.51290 and a silhouette_score of 0.71432. Keywords: stunting; k-means clustering; machine learning Abstrak: Stunting menjadi salah satu permasalahan gizi yang paling diperhatikan dunia dan permasalahan gizi yang utama di Indonesia. Stunting merupakan masalah pada pertumbuhan balita yang ditandai dengan tinggi badan balita yang terlalu pendek dibanding balita seusianya. Pada lokasi penelitian yaitu Kabupaten Asahan, pemetaan daerah rawan peningkatan angka stunting belum dilakukan dengan optimal. Proses eksplorasi gudang data stunting ini berguna untuk menambah informasi yang dapat membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah pemetaan daerah rawan stunting di kabupaten Asahan berdasarkan jumlah kasus stunting di Kabupaten Asahan menggunakan model clustering metode K-Means berbasis machine learning. Berdasarkan tinjauan penelitian terdahulu, metode k-means clustering yang digunakan belum menggunakan proses normalisasi. Selain itu, pengukuran jarak hanya menggunakan Euclidean Distance. Sedangkan dalam penelitian ini, analisis kinerja clustering yang dilakukan dengan proses yang lebih mendalam yaitu dengan penerapan normalisasi data di awal, penggunaan elbow method untuk penentuan jumlah cluster (K) terbaik, pengukuran jarak dengan Euclidean Distance, Manhattan Distance dan Minkowski Distance untuk mendapatkan hasil perbandingan cluster yang lebih baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah cluster terbaik yaitu  cluster 2 yang menunjukkan hasil pemetaan menjadi 2 kelompok dengan DBI 0.51290 dan silhouette_score sebesar 0.71432. Kata kunci: stunting; k-means clustering; machine learning
SISTEM INFORMASI BUKU TAMU PADA GEDUNG JUANG 45 KABUPATEN ASAHAN Siska Amanda; Masitah Handayani; Putri Vina Bancin
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol 3, No 3 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v3i3.2809

Abstract

Abstract: The fighting building is a place where many objects used to achieve independence are stored as evidence of the struggle. The Juang 45 Asahan Building has been designated as a cultural heritage that is protected and functions as an Asahan museum building. Currently, the process of recording visits to museums still relies on books. This is considered to be risky because books have an economic lifespan and can be damaged, either intentionally or unintentionally. The method used in this research is direct observation to collect data based on the results of observations of problems in the Juang 45 building. For this reason, an information system was created that contains data on guests visiting the Juang 45 building, Asahan Regency so that data on visiting guests will be better stored. properly and can be accessed easily and safely for ease of making reports for related parties.Keywords: Asahan district; guest Book; fighting building.  Abstrak: Gedung juang merupakan salah satu tempat menyimpan banyak benda-benda yang digunakan untuk meraih kemerdekaan sebagai bukti adanya perjuangan. Bangunan Gedung Juang 45 Asahan Telah ditetapkan sebagai warisan budaya yang dijaga dan difungsikan sebagai gedung museum Asahan. Saat ini, proses pencatatan kunjungan di musemu masih mengandalkan buku hal ini dinilai memiliki resiko karena buku memiliki umur ekonomis dan bisa mengalami kerusakan baik secara disengaja maupun tidak disengaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi secara langsung untuk pengumpulan datanya berdasarkan hasil pengamatan permasalah yang ada di gedung juang 45. Untuk itu maka dibuatlah sebuah sistem informasi yang memuat data tamu yang berkunjung ke gedung juang 45 Kabupaten Asahan sehingga data tamu kunjungan akan lebih tersimpan dengan baik dan dapat diakses dengan mudah dan aman untuk kemudahan pembuatan laporan bagi pihak terkait.Kata Kunci: Kabupaten asahan; buku tamu; gedung juang.
PELATIHAN PEMANFAATAN CLOUD COMPUTING DALAM PENYIMPANAN FILE BAGI GURU-GURU UPTD SDN. 014671 SENTANG Masitah Handayani; Fauriatun Helmiah; Riki Andri Yusda; Abdul Azis Ubaidillah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1745

Abstract

Abstract: The development of science and technology in the current global era plays an important role in all sectors, one of which is in the field of education. Currently, many new breakthroughs are emerging that keep up with the times, for example Cloud Compting. Cloud computing is an information system that allows easy access to resource components such as servers, applications and databases via the internet network. By using this system, resources will be stored and managed in a data center connected to the internet.Cloud Computing has many roles in the world of education. Utilizing cloud computing can save costs and prevent the implementation of complicated technology. One form of use of cloud computing in the world of education is in file (data) storage. The result of this activity is the achievement of the goal by observing and continuing to monitor the teachers that the teachers have successfully used cloud computing in storing data via cloud computing and have not experienced any difficulties.               Keywords: cloud computing; file; teacher  Abstrak: Perkembangan IPTEK di era global pada saat ini sangat berperan penting dalam segala sektor, salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Pada saat ini, banyak bermunculan terobosan baru yang mengikuti perkembangan zaman, misalnya Cloud Computing. Cloud computing merupakan sebuah sistem informasi yang memungkinkan kemudahan akses kepada komponen sumber daya seperti server, aplikasi, dan database melalui jaringan internet. Dengan menggunakan sistem ini, sumber daya akan disimpan dan dikelola di pusat data yang terhubung dengan internet. Cloud Computing memiliki banyak peran dalam dunia  pendidikan. Pemanfaatan cloud computing ini dapat menghemat biaya dan mencegah terjadinya penerapan teknologi yang rumit. Salah satu bentuk pemanfaatan cloud computing dalam dunia pendidikan adalah dalam penyimpanan file (data). Hasil dari kegiatan ini adalah tercapainya tujuan dengan melihat dan terus melakukan pemantauan terhadap para guru bahwa guru telah berhasil menggunakan cloud computing dalam penyimpanan data melalui cloud computing dan tidak mengalami kesulitan.  Kata Kunci: cloud computing; file; guru 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN HABIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Mustika Fitri Larasati Sibuea; Masitah Handayani; Raja Tama Andri Agus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diimplementasikan Model Pembelajaran Habit. Metode penelitian yang digunakan meliputi desain penelitian eksperimental dengan pengumpulan data melalui tes. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok siswa, satu kelompok menerima pembelajaran berdasarkan Model Pembelajaran Habit sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Pembelajaran Habit secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, meningkatkan kebiasaan belajar yang positif, dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini didukung oleh analisis statistik yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dalam hasil belajar siswa. Selain itu, temuan kualitatif dari wawancara juga mendukung efektivitas Model Pembelajaran Habit dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif. Diperoleh hasil thitung > ttabel yaitu nilai thitung =2,847 dan nilai ttabel =2,079, maka 2,847 >2,079. Nilai signifikansi bernilai < 0,05 yaitu sebesar 0,007. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.