Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Selfcare Latihan Walking Exercise Kelompok Penderita Diabetes Millitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Samarinda Lubis, Bachtiar Safrudin; Feriani, Pipit; Burhanto, Burhanto; Ernawati, Rini
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jp.v3i1.4475

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Loa Bakung masih tinggi sedangkan kunjungan penderita ke pelayanan kesehatan masih relatif rendah. Walking exercise adalah terapi obat dan diet yang sehat. Tujuan pengambidian masyarakat ini untukmenurunkan gula darah pasien DM tipe 2 sebanyak 33 orang di wilayah kerja Puskesmas Loa Bakung Samarinda. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian Masyarakat yaitu intrevensi walking exercise yang dilakukan 1 kali seminggu selama 4 minggu. Hasil kegiatan yang dicapai melalui kegiatan ini ketabilan gula darah penderita DM Tipe II. Kegiatan pegabdian masyarakat ini diharapkan dapat dilakutkan dalam kegiatan posyandu sebagai Lathan yang dilakukan dalam mengdalikan gula darah penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Loa Bakung.
The Relationship Between Stress Levels, Learning Motivation, and Academic Performance of Nursing Students in Hybrid Learning at Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Budiman, Arief; Ashari, Maajid Surya Putra; Ghifari, Muhmmad Nurshandy Al; Burhanto, Burhanto
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i2.582

Abstract

Background and Objective: This study aims to analyze the relationship between stress levels, learning motivation, and academic performance among nursing students in the hybrid learning environment. Method: This research uses a cross-sectional approach. The population of this study consists of 413 nursing students from the Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur for the academic year 2024/2025. The sampling technique used was simple random sampling, with a total sample size of 203 respondents. Data analysis was conducted using the Chi-Square test, and the instruments used were the Kessler Psychological Distress Scale (K10) questionnaire, a learning motivation questionnaire, and the students' latest GPA as an indicator of academic performance. Results: The results show a significant relationship between stress levels, learning motivation, and academic performance, with a ρ-value of 0.000 < α (0.05), indicating a significant relationship between stress levels, learning motivation, and academic performance. Conclusion: This study concludes that stress levels and learning motivation significantly influence academic performance in hybrid learning environments. These findings highlight the importance of considering stress levels and learning motivation in improving student performance in hybrid learning settings.
ANALISIS KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN STRATEGI KOPING PADA REMAJA AKHIR DI SMA NEGERI 3 SAMARINDA Wahab, Lutfi Nur Amalia; Burhanto; Hidayat, Faried Rahman
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2025): 1
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v14i1.2751

Abstract

ABSTRACT In the process of human life where there will be changes such as physical, social, emotional, and psychosocial from the transition period of childhood to adulthood. Emotionally intelligent people are able to control their emotions well from excessive stress, depression, anxiety, or anger and restrain or delay their temporary pleasure in pursuit of long-term goals. The purpose of this study was to determine the relationship between emotional intelligence and coping strategies in late adolescents at SMA Negeri 3 Samarinda. This research is quantitative correlation with a Cross Sectional approach, with a sample of 178 using stratified random sampling technique. The instruments used were the TEIQue emotional intelligence questionnaire and the Brief Cope coping strategy. Data analysis used the Spearman Rank test. The results of statistical tests between emotional intelligence and coping strategies in late adolescents obtained a correlation coefficient of -0.157 and the p value is 0.037 less than the significance level of 0.05. This is a significant relationship between emotional intelligence and coping strategies in late adolescents at SMA Negeri 3 Samarinda and shows a weak relationship with a negative correlation direction that the lower the emotional intelligence they have, the more adaptive their coping strategies are.
The Effect Of Live Modeling On The Consumption Of Healthy Snacks And Consumption Of Fruit-Vegetables In Students In Samarinda Elementary Schools Lubis, Bachtiar Safrudin; Pipit Feriani Danial; Burhanto; Shely Salsabila Sari; Nisa Solikha Adiasih
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v31i1.4461

Abstract

School-age children are a risk group because of their tendency to imitate behavior both at home and outside the home. One thing to pay attention to is the habit of eating and consuming vegetables and fruits. Characteristics of children in imitating the behavior of others as a model in implementing everyday behavior. This study aims to determine the effect of live modeling on vegetable and fruit consumption behavior in students at SDN 020 Samarinda. Pre-experiment research design without control. The population in this study amounted to 57 students. The technique of taking purposive sampling as many as 11 respondents. The instrument used in the study used an observation sheet on vegetable and fruit consumption behavior. The statistical analysis used was the Wilcoxon test. There is an effect of giving live modeling on healthy snacking behavior and consumption of fruit and vegetables (0.009; 0.003 < α 0.05). This means that there is an influence of live modeling on the behavior of snacking on sehan and consumption of vegetables and fruits
Analisis Dukungan Keluarga Terhadap Strategi Koping Remaja Akhir Nanda, Nadilla Aissya; Burhanto, Burhanto; Hidayat, Faried Rahman
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i2.3333

Abstract

Strategi koping merupakan cara individu dalam menghadapi masalah atau situasi yang dianggap menantang. Remaja, sebagai kelompok yang rentan terhadap tekanan psikologis, sangat membutuhkan dukungan keluarga. Namun, penelitian mengenai hubungan antara dukungan keluarga dan strategi koping remaja masih terbatas, khususnya di lingkungan sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional cross-sectional dengan partisipan 178 siswa di SMA Negeri 3 Samarinda, yang dipilih melalui stratified random sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dukungan keluarga PSS-Fa (20 pernyataan) dan strategi koping Brief Cope (28 pernyataan). Analisis dilakukan secara univariat dengan persentase dan bivariat menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif dengan keeratan hubungan yang lemah namun signifikan antara dukungan keluarga dan strategi koping remaja (r = 0,208; p value = 0,005). Hal ini berarti semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima, semakin adaptif strategi koping yang remaja. Sehingga, temuan ini relevan bagi pengembangan program kesehatan mental remaja berbasis keluarga serta kontribusi teoritis dalam memperkuat bukti empiris tentang peran keluarga dalam perkembangan psikologis remaja. 
Pendidikan Kesehatan Dengan Metode ACEJ (Active, Creative, Effective and Joyful) Dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Gastritis Pada Remaja Di Pondok Pesantren Bina Dakwah Loa Bakung Nursyahfitri, Yunig Tyas; Safrudin, Bachtiar Lubis; Burhanto, Burhanto; Purdani, Kartika Setya
JURNAL NERS LENTERA Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v12i2.5747

Abstract

Latar Belakang: Gastritis atau yang dikenal dengan penyakit maag merupakan penyakit pencernaan yang dapat mengganggu aktivitas sehari hari. Bentuk pelayanan kesehatan komunitas saat ini masih dirasa belum optimal dalam mengatasi gastritis. Strategi intervensi keperawatan komunitas melalui pendekatan promosi kesehatan dan pemberdayaan (empowering) dalam menyelesaikan masalah kesehatan komunitas. Penerapan promosi kesehatan dengan metode teknik ACEJ akan lebih maksimal dilakukan dengan pendekatan Focus Group Discsusion (FGD). Keterampilan dalam mebuat obat tradisonal kunyit madu dan Breathing Exsercise menjadi salah satu yang bisa diajarkan.Tujuan : melakukan Analisis Praktik Klinik Keperawatan analisis Praktik Klinik Keperawatan Dengan Intervensi Inovasi Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Acej (Active, Creative, Effective And Joyful) Dalam Upaya Pencegahan Gastritis Pada Remaja Di Pondok Pesantren Bina Dakwah Loa Bakung.Metode: studi kasus dengan asuhan keperawatan yang dilakukan pada 5 orang siswa yang pernah memiliki riwayat gastritis dalam 3 bulan terakhir.Hasil : Hasil pengukuran pengetahuan dari kuesioner yang di berikan menunjukkan sebagian besar pengetahuan kurang sebanyak 4 siswa (80%) dan sebanyak 2 siswa (20%) memiliki pengetahuan kategori sedang setelah intervensi skor pengetahuan setelah intervensi sebnayak 5 siswa (100%) pengetahuan menjadi kategori baik.Kesimpulan: Pemberian edukasi Active, Creative, Effective, and Joyful (ACEJ) dan teknik Focus Group Discision (FGD) dimana eduksi tidak hanya memberikan pemahaman tentang gastristis dari pengertian, penyebab, tanda gejala, akibat, pencegahan dan penatalaksanaan juga ditambahkan dengan keterampilan pembuatan pesasan kunyit madu dan breathing exercise. 
Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan 5M di Keluarga Dalam Pencegahan Covid-19 di Desa Kota Bangun Ulu Burhanto, Burhanto
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1798

Abstract

Penerapan protokol kesehatan sebagai kebiasaan hidup menjadi tuntutan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Setiap orang harus mampu melakukan perubahan perilaku kepatuhan 5M, sehingga dapat mencegah penularan COVID-19, walaupun Indonesia menyuntikkan vaksin sebanyak 283.554.361 dosis. Di Desa Kota Bangun Ulu, pencegah dengan 5M belum diterapkan dengan baik terlihat banyak yang tidak memakai masker, kerumunan yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penerapan 5M di keluarga dalam pencegahan Covid-19 di Desa Kota Bangun Ulu dengan variabel independen penelitian tingkat pengetahuan, sosial ekonomi, dan dukungan keluarga serta penerapan 5M sebagai variabel dependennya. Desain penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional yang mengambil 146 sampel dari populasi yang ada. Data diambil melalui kuesioner online yang di muat dalam google form kemudian di olah dengan uji Chi-square. Penelitian dilaksanakan April 2022 di Desa Kota Bangun Ulu. Hasil penelitian melalui uji Chi-square untuk factor pengetahuan didapatkan nilai hitung sebesar 0.026 yang menunjukkan P.value < 0.05 yaitu H0 di tolak Ha diterima dan social ekonomi didapatkan nilai hitung sebesar 0.65 yang menunjukkan P.value > 0.05 yaitu H0 diterima dan Ha di tolak sedangkan dukungan keluarga hitung sebesar 0.014 yang menunjukkan P.value < 0.05 berarti H0 di tolak dan Ha di terima. Kesimpulannya terdapat hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan penerapan 5M sedangkan social ekonomi tidak ada hubungan dengan penerapan 5M di keluarga dalam upaya pencegahan Covid-19 di desa Kota Bangun Ulu
Pemberian Daun Kelakai (Stenochlaena Palustris) Terhadap Kadar Haemoglobin Remaja Putri Dengan Anemia Ringan Yulia Ervianti; Bachtiar Safrudin; Burhanto Burhanto; Enok Sureskiarti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.124

Abstract

Anemia menjadi permasalahan gizi di negara berkembang dan menjadi focus dalam target penyelesaian masalah Kesehatan terutama pada remaja puteri. Masalah anaemia berkaitan dengan mesntruasi dan tidak adekatnya asupan nutrisi. Upaya pencegahan dan penanganan anemia dengan pendekatan kearifan local dengan memanfatkan hasil alam. Di Samarinda tanaman kelaki sebagai sumber sayur yang memiliki manfaat dalam meningkatkan kadar haemoglobin.. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental without control. Populasi remaja puteri sebanyak 240 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu mengambil subyek penelitian sebanyak 39 siswi dikelas X SMA 11 Samarinda. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sebanyak 39 responden. Instrumen penelitian menngunakan Hb meter memakia alat Nesco. Analisis pengolahan data menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian dilakukan terhadap 39 responden diberikan perlakuan sama yaitu pemberian sayur daun kelakai selama 3 minggu. Hasil uji wilcoxon test terdapat perbedaan 11.32 g/dl dan setelah diberikan intervensi menunjukkan rata-rata Hb menjadi menjadi 13.27 g/dl. Serta ada pengaruh yang signifikan pemberian daun kelakai terhadap perubahan kadar hemoglobin responden dengan sig 0,000. Pemberian sayur daun kelakai berpengaruh terhadap perubahan kadar hemoglobin remaja putri di SMA 11 Samarinda.
Intervensi Token Economy Berbasis Dukungan Sosial Keluarga Pada Anak Kecanduan Game Online Ulfa Dwi Asrianti; Bachtiar Safrudin; Kartika Setia Purdani; Burhanto Burhanto
Nan Tongga Health And Nursing Vol. 21 No. 1 (2026): Nan Tongga Healt And Nursing
Publisher : Universitas Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59963/nthn.v21i1.655

Abstract

Online game addiction in school-aged children causes community health problems that impact sleep pattern disturbances, decreased social interaction, and the emergence of ineffective coping communities due to violations of family supervision. This study aims to analyze the practice of community killing through the application of token economy based on family social support to reduce online game addiction in children aged 10–12 years. The study used a case study design with a community nursing process approach in five children with a playing duration of 5–8 hours per day before being given the intervention. Data were collected through behavioral observations, family interviews, and recording the duration of playing before and after the intervention. The intervention was carried out for six days through the application of token economy to reinforce desired behaviors and reduce undesirable behaviors with predetermined targets combined with play therapy and active family involvement. The results showed a decrease in playing duration from an average of eight hours to three hours per day, accompanied by improved sleep patterns and increased adaptive behavior that persisted after the intervention was stopped. It was concluded that family involvement in the behavioral reinforcement system through token economy is effective in forming more adaptive coping. This intervention is recommended for community nurses and needs to be developed in studies with larger samples and longer duration.
Analisis Faktor Kecerdasan Emosional Terhadap Depresi Pada Remaja Pertengahan Usia 15-17 Tahun Di SMK Kesehatan Samarinda Burhanto Burhanto; Amalia Fevrianti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.673

Abstract

Depresi memiliki prevalensi tertinggi di wilayah Asia Tenggara, mencapai 86,94 juta orang atau sekitar 27% dari total 322 juta individu. Di Indonesia, negara ini menempati posisi kelima dalam hal prevalensi depresi dengan angka 3,7%. Di Indonesia, angka kejadian depresi pada individu berusia 15 tahun ke atas tercatat sebesar 6,1%. Di Samarinda, prevalensi depresi di kalangan remaja sekolah menengah atas (berusia 14-19 tahun) mencapai 552 orang, dengan persentase 52,7%. Dari jumlah tersebut, prevalensi pada perempuan adalah 26,6%, sementara pada laki-laki adalah 26,1%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara antara kecerdasan emosional terhadap depresi pada remaja pertengahan usia 15-17 tahun di SMK Kesehatan Samarinda dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang terjadi dalam suatu populasi tertentu melalui pendekatan metode cross-sectional. Hasil korelasi bivariate didapatkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh secara signifikan terhadap depresi pada remaja, dengan hasil koefisien korelasi sebesar -0,580 yang terdapat keeratan hubungan antara kecerdasan emosional dengan depresi yang kuat dengan alur yang negative semakin negative kecerdasan emosional maka depresi semakin meningkat.