Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS PIJAT LAKTASI TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA BUKTI Kadek Agustina Puspa Ningrum; Indrie Lutfiana; Desak Ketut Sugiartini
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 2 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v10i2.580

Abstract

Introduction: Lactation massage involves massaging the neck, shoulders, scapula, back, and breast area, performed twice a day for 5 minutes over a period of 3 days. This method of breast care is painless and can stimulate the strength of the breast muscles, aiming to enhance the production of the hormones prolactin and oxytocin, which in turn increases milk production. Additionally, it can make the breasts more elastic, facilitating the baby's ability to latch and suckle effectively. The purpose of this study is to assess breast milk production following lactation massage in normal postpartum mothers, comparing the control group with the treatment group.Methods: This study employed a quasi-experimental design with a two-group pre-post test control group approach, utilizing purposive sampling with a sample size of 30. Data collection was conducted using questionnaires and observation sheets. Results: The statistical analysis using the paired t-test revealed a p-value of less than 0.05, leading to the rejection of the null hypothesis (Ho), which indicates a significant relationship between the effect of lactation massage on breast milk production in postpartum mothers in the village. Conclusion: The findings of this study can serve as valuable input for healthcare providers working with patients experiencing irregular milk production in normal postpartum mothers, enabling them to enhance milk production through the application of lactation massage techniques.
OPTIMALISASI EDUKASI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU BALITA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI DI DESA BUKTI Kadek Agustina Puspa Ningrum; Desak Ketut Sugiartini; Indrie Lutfiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 3 No. 2 (2025): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v3i2.80

Abstract

Latar belakang : Masalah stunting di Indonesia merupakan salah satu ancaman yang serius dan memerlukan penanganan yang tepat. Para pemerintah sudah menanggulangi terjadinya stunting pada balita di Indonesia dengan menargetkan program penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang. Tujuan: Setelah diberikan pendidikan kesehatan selama 30 menit, diharapkan peserta penyuluhan dapat memahami dan mengerti tentang stunting dan cara mengatasinya. Metode: ceramah, diskusi, tanya jawab mengenai Pencegahan Stunting pada Balita. Hasil : Pendidikan Kesehatan dengan melakukan penyuluhan merupakan intervensi yang tepat dilakukan pada orang tua balita karena akan memberikan pola pikir yang baik yang berdampak pada setiap pengambilan keputusan dan dalam berperilaku. Pembahasan: Audien yang hadir dalam acara ini ada 20 orang anak balita beserta orang tuanya, audien tampak responsif dan aktif dalam berdiskusi saat penyuluhan berlangsung. Simpulan: Ada perbedaan hasil pre test dan post test jawaban pertanyaan peserta mengenai pengertian stunting, penyebab stunting, tanda dan gejala stunting, dampak stunting, pencegahan stunting.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMASANGAN HANDRAIL UNTUK KESELAMATAN WISATA DI AIR TERJUN JEMBONG Putu Sukma Megaputri; Desak Ketut Sugiartini; Made Bayu Oka Widiarta; Dewi Aprelia Meriyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 4 No. 1 (2026): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v4i1.101

Abstract

Keselamatan saat melakukan wisata merupakan satu hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap daerah wisata. Hal ini mengindikasikan bahwa dengan semakin baiknya daerah wiata menjaga keselamatan dan kesehatan wisatawan kunjungan juga diharapkan semakin meningkat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pengabdian Masyarakat dengan melakukan pemasangan handrail bersama-sama dengan pokdarwis untuk menciptakan iklim keamanan dan wisata sapta pesona. Metode pengabdian ini menggunakan Teknik identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring kegiatan. Sasaranya adalah pokdarwis Air Terjun Jembong sejumlah 28 orang. Pendampingan ini dilaksanakan selama 7 hari dan menilai kunjungan dari wisatawan 6 bulan selanjutnya. Hasilnya bahwa terjadi peningkatan kunjungan wisatawan akibat pemasangan handrail yang dilakukan. Simpulannya bahwa pendampingan yang dilakukan kepada pokdarwis membawa hal yang baik selain meningkatkan keamanan dan pencegahan kecelakaan wisatawan terjadi juga peningkatan kunjungan wisatawan ke air terjun jembong.