Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Sidartha Gautama Heru Syahputra; Aldia Suriadi; Dtm. Mhd. Imam Alhaq; Muhammad Andry Al Alif Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2352

Abstract

Siddhartha Gautama is a central figure in the spiritual and philosophical history of the world, known as the Buddha, the founder of Buddhism. The background of this study stems from a reflection on life, suffering, and the search for the meaning of human existence, as experienced by Siddhartha prior to his enlightenment. This paper addresses the issue of how Siddhartha Gautama's spiritual journey shaped the core teachings of Buddhism, particularly within the context of the Four Noble Truths. The objective of this research is to philosophically examine Siddhartha Gautama’s existential transformation and the relevance of his teachings to modern understandings of suffering and happiness. The method used is a qualitative-descriptive study with a historical-philosophical approach, based on literature review of classical texts and contemporary interpretations. The conclusion shows that Siddhartha Gautama’s path to enlightenment illustrates a liberation process from suffering through deep understanding of the Four Noble Truths.
TAOISME Muhammad Faqih Solehudin; Tri Ustia Ningsi; Heru Syahputra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2544

Abstract

Taoisme adalah tradisi filsafat dan keagamaan yang telah berkembang di Tiongkok sejak zaman kuno. Ajaran ini berlandaskan pada konsep Tao, yang berarti Jalan atau prinsip utama yang mengatur alam semesta. Jejak sejarah Taoisme dapat ditelusuri hingga Dinasti Zhou, dengan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Laozi dan Zhuangzi, yang pemikirannya kemudian terdokumentasikan dalam kitab Dao De Jing dan Zhuangzi. Sebagai suatu sistem kepercayaan, Taoisme mengedepankan keseimbangan, keselarasan dengan alam, serta konsep Wu Wei, yaitu bertindak secara alami tanpa paksaan agar tetap sejalan dengan ritme alam. Taoisme berkembang menjadi agama yang terstruktur pada masa Dinasti Han, ditandai dengan pembentukan organisasi keagamaan serta praktik spiritual seperti meditasi, alkimia, dan ritual keagamaan. Seiring waktu, Taoisme terus beradaptasi dengan berbagai pengaruh budaya dan tetap menjadi bagian penting dalam spiritualitas masyarakat Tiongkok. Penelitian ini membahas sejarah, konsep utama, kitab suci, serta perkembangan Taoisme sebagai agama guna memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang ajaran dan praktiknya
ZEN BUDDHISME Heru Syahputra; Dian Ramadhani; Khalid Ar Rizky Hasibuan; Alfi Sahri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2995

Abstract

Zen Buddhisme merupakan salah satu cabang dalam tradisi Buddhisme Mahayana yang menekankan pengalaman langsung, praktik meditasi mendalam (zazen), serta pemahaman intuitif terhadap hakikat kenyataan tanpa bergantung pada konsep atau doktrin yang kaku. Berakar dari ajaran Chan di Tiongkok, Zen kemudian berkembang pesat di Jepang dan menjadi salah satu bentuk Buddhisme yang paling dikenal di dunia. Sebagai sebuah praktik spiritual, Zen menitikberatkan pada kesadaran penuh terhadap momen kini (mindfulness), pemahaman akan doktrin kekosongan (sunyata), serta penggunaan koan, yakni pertanyaan atau pernyataan paradoks yang dirancang untuk menggugah pemahaman mendalam dan membebaskan pikiran dari pola berpikir logis yang terbatas. Lebih dari sekadar sistem kepercayaan, Zen Buddhisme juga memiliki pengaruh luas dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk seni, sastra, filsafat, dan psikologi modern. Dengan pendekatan yang menolak dikotomi antara pikiran dan dunia luar, Zen menawarkan perspektif unik tentang eksistensi, kebahagiaan, dan juga keseimbangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang sejarah, prinsip utama, dan praktik Zen