Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN PADA SDR “E” DENGAN NYERI AKUT PADA CLOSED FRAKTUR SHAFT FEMUR DEXTRA 1/3 PROKSIMAL (LAPORAN KASUS DIRUANG ASOKA RSUD JOMBANG) Sri Indah Nurul Qomariyah A.,; Maharani Tri Puspitasari; Dwi Puji Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas tulang, retak/ patahnya tulang yang utuh, yang biasanya disebabkan oleh trauma/ rudapaksa atau tenaga fisik yang ditentukan jenis dan luasnya trauma. Tujuan dari asuhan keperawatan ini adalah Mampu melaksanakan Asuhan Keperawatan pada Sdr “E” secara menyeluruh dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal diruang asoka RSUD Jombang. Metode yang digunakan dalam melakukan asuhan keperawatan secara menyeluruh pada Sdr “E” dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari asuhan keperawatan secara menyeluruh pada Sdr “E” dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal dalam pengkajian data dasar di temukan data objektif dan data objektif yang menunjukkan Sdr “E” mengalami nyeri akut . Rencana asuhan sesuai dengan yang diimplementasikan dalam asuhan keperawatan ini. Evaluasi akhir berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Sehingga tidak ada kesenjangan antara hasil laporan kasus dengan teori. Simpulan dari asuhan keperawatan secara menyeluruh pada Sdr “E” dengan nyeri akut pada closed fraktur shaft femur dextra 1/3 proksimal yaitu proses asuhan keperawatan secara menyeluruh berjalan sesuai dengan rencana dengan evaluasi akhir klien sehat tanpa adanya komplikasi lanjutan. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Closed Fraktur, Nyeri Akut
Hubungan persepsi wanita pasangan usia subur tentang inspeksi visual asam asetat dengan motivasi pemeriksaan IVA Nelly Chrystianty; Muarrofah Muarrofah; Maharani Tri Puspitasari
Jurnal Keperawatan Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v18i1.804

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia pada wanita. Untuk itu, deteksi dini kanker serviks penting dilakukan bagi wanita sebagai bentuk antisipasi. Metode IVA adalah salah satu alternatif deteksi dini yang sudah dicanangkan oleh pemerintah secara gratis bagi WUS. Namun, angka keikutsertaan pemeriksaan IVA masih sangat relatif rendah, sekitar 8,1 % saja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan persepsi PUS tentang IVA dengan motivasi pemeriksaan IVA di wilayah Puskesmas Pulorejo Kabupaten Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan crossectional populasi semua wanita PUS di wilayah Puskesmas Pulorejo Kabupaten Jombang sejumlah 8123 responden, dan jumlah sampel sebanyak 94 responden dengan pengambilan sampel menggunakan proporsional simpel random sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner, pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil pengolahan data dengan korelasi spearman rank dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 94 responden sebagian besar memiliki persepsi negatif sebanyak 53 responden (56,4 %) dan motivasi lemah sebanyak 56 responden (59.6 %). Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan persepsiwanita PUS tentang inspeksi visual asam asetat dengan motivasi pemeriksaan IVA, nilai spearman rank α = 0.05 didapatkan nilai p = 0.002 jika α = 0.05 maka p< α artinya H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan persepsi wanita PUS tentang inspeksi visual asam asetat dengan motivasi pemeriksaan IVA, maka dari itu perlu dilakukan evaluasi terhadap strategi sosialisasi dan perlu menerapkan strategi baru yang lebih efektif untuk meningkatkan motivasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan IVA.
Pengembangan Program Edukasi Dan Pendampingan Keluarga Dalam Perawatan Pasien Geriatri Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Di Komunitas Pedesaan Puspitasari, Maharnani Tri; Nawangsari, Harnanik; Romli, Leo Yosdimyati; Putri Andini, Carlene Natasya; Putrayana, Mada
Jurnal Abdi Medika Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Abdi Medika Desember 2024
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v4i2.1387

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di wilayah pedesaan Indonesia menuntut peningkatan kapasitas keluarga dalam merawat lansia, khususnya bagi mereka yang menderita penyakit kronis. Keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan serta kurangnya pengetahuan keluarga mengenai perawatan lansia berdampak negatif pada kualitas hidup lansia. Program edukasi dan pendampingan ini melibatkan 30 keluarga di Desa Candimulyo, Jombang pada bulan Oktober 2024 dengan memberikan pelatihan terkait pengelolaan penyakit kronis, nutrisi, kebersihan diri, serta dukungan emosional. Pendampingan dilakukan selama satu bulan melalui kunjungan rutin oleh tenaga kesehatan. Program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan keluarga (dari 45% menjadi 85%) serta keterampilan merawat lansia (dari 40% menjadi 80%). Dukungan emosional terhadap lansia serta kepuasan lansia terhadap perawatan juga meningkat (90%). Program ini berhasil meningkatkan kualitas perawatan dan kehidupan lansia di komunitas pedesaan. Meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan sumber daya manusia, keterlibatan aktif keluarga dan pembentukan kelompok pendukung terbukti efektif dalam menjaga keberlanjutan program.
Peningkatan Kesehatan Fisik Lansia Melalui Program Senam Lansia di Posyandu Puspitasari, Maharnani Tri; Romli, Leo Yosdimyati; Putri Andini, Carlene Natasya
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Abdi Medika Mei 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i1.1450

Abstract

Permasalahan umum yang dialami lansia di pedesaan adalah penurunan kondisi fisik seperti tekanan darah tidak stabil, keseimbangan tubuh yang melemah, serta fleksibilitas sendi yang terbatas. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik lansia melalui kegiatan senam terstruktur di Desa Banjartanggul Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. Metode pelaksanaan kegiatan berupa senam lansia yang dilaksanakan selama dua bulan pada Januari hingga Februari 2025, yang difasilitasi oleh kader Posyandu. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif terhadap tekanan darah, kemampuan menjaga keseimbangan, dan fleksibilitas tubuh sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa persentase lansia dengan tekanan darah normal meningkat dari 30% menjadi 62.5%. Kemampuan menjaga keseimbangan dan fleksibilitas gerak juga meningkat lebih dari dua kali lipat. Kegiatan senam yang dilaksanakan secara konsisten tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga meningkatkan partisipasi sosial dan rasa percaya diri lansia. Dengan melibatkan kader Posyandu secara aktif, program ini terbukti mudah direplikasi, efisien, dan sesuai untuk wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
Penyuluhan Interaktif 1000 HPK sebagai Upaya Preventif Stunting Kolaborasi Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Desa Tambakrejo Nawangsari, Harnanik; Puspitasari, Maharnani Tri
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Abdi Medika Mei 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i1.1473

Abstract

Desa Tambakrejo di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang merupakan salah satu wilayah pedesaan dengan prevalensi kasus stunting yang cukup tinggi, terutama disebabkan oleh rendahnya literasi kesehatan ibu hamil terkait pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Minimnya pemahaman ini berdampak pada kurang optimalnya pemenuhan gizi, sanitasi, dan dukungan emosional sejak masa kehamilan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai stunting melalui metode penyuluhan dan diskusi interaktif. Rangkaian metode yang digunakan meliputi survei awal, perencanaan program, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi hasil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 5sampai 31 Januari 2025, dengan sasaran 31 ibu hamil. Berdasarkan hasil pengukuran, terjadi peningkatan signifikan pada lima aspek utama: pengetahuan tentang peran bidan dan kader (dari 45% menjadi 84%), keterampilan dalam memahami stunting (39% menjadi 77%), pemberian nutrisi yang tepat (48% menjadi 87%), dukungan emosional (55% menjadi 94%), dan kepuasan terhadap layanan kesehatan (58% menjadi 87%). Selain itu, program juga berhasil membentuk kelompok pendukung antar keluarga sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial dan keberlanjutan edukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif dan berbasis komunitas dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini merekomendasikan pelaksanaan penyuluhan rutin yang terintegrasi dalam sistem pelayanan kesehatan desa untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
Literature Review: Risk Factors For Pre Eclampsia and Anemia Among Pregnant Women in Indonesia Liliek Pratiwi; Hutari Puji Astuti; Harnanik Nawangsari; Maharnani Tri Puspitasari
Green Health International Journal of Health Sciences Nursing and Nutrition Vol. 2 No. 1 (2025): Green Health: International Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenhealth.v2i1.51

Abstract

Background: In Indonesia, the prevalence of anemia in pregnant women is 37.1%, the highest number in rural areas is 37.8%, the lowest in urban areas is 36.4%, in 2018 it increased to 48.9%. Pregnant women continue to experience the greatest rates of anemia in rural areas (49.5%) and urban areas (48.3%) (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019). In 2016, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia reported that the three primary causes of direct maternal mortality in Indonesia during pregnancy and childbirth remain unchanged: 30.3% of the cases were connected to hemorrhage, 27.1% to hypertension during pregnancy, and 7.3% to infections.Objective: This study aims to identify risk factors for the incidence of pre-eclampsia and anemia in Indonesia.Methods: Uses the Study Literature Review method by taking data that has been published on trusted national research sites.Results: Based on research results through a review that had been carried out, researchers found 14 national studies that were included in the inclusion criteria.Conclusion: The most dominant risk factors for preeclampsia are history of preeclampsia, parity, pregnancy spacing and maternal age. Meanwhile, the most dominant risk factors for anemia in pregnant women in this study were: nutritional status, maternal age, parity and pregnancy spacing.
Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Tentang Pemantauan Tekanan Darah Melalui Edukasi Kesehatan Puspitasari, Maharnani Tri; Putri Andini, Carlene Natasya; Romli, Leo Yosdimyati
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Abdi Medika Desember 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i2.1544

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas kardiovaskular di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 34,1%. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memantau tekanan darah secara berkala, sehingga deteksi dini sering terlambat dilakukan. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kebiasaan masyarakat dalam melakukan pemantauan tekanan darah melalui edukasi kesehatan. Pendekatan yang digunakan adalah community-based participatory research yang melibatkan partisipasi aktif warga di Desa Candimulyo, Jombang. Intervensi diberikan melalui dua sesi edukasi interaktif disertai pemeriksaan tekanan darah. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan dua minggu setelah program menggunakan kuesioner terstruktur, dengan kategori pengetahuan dan perilaku dibagi menjadi kurang, cukup, dan baik. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 9,7% menjadi 64,5%. Perilaku pemantauan tekanan darah juga membaik, dari 54,9% peserta yang melakukan pemeriksaan rutin minimal satu kali menjadi 87,1% setelah intervensi. Temuan ini memperlihatkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik pemantauan tekanan darah, sehingga berpotensi diterapkan sebagai model intervensi di tingkat komunitas.
Factors of Premature Rupture of Membranes: Systematic Literature Review Nawangsari, Harnanik; Puspitasari, Maharnani Tri; Yuliasari, Yuliasari; Aticeh, Aticeh
Journal of Economics and Public Health Vol 4 No 4 (2025): Journal of Economics and Public Health: December 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jeph.v4i4.7453

Abstract

The condition of premature rupture of membranes (PROM) is when the amniotic membrane ruptures before the labor stage. PROM remains known to be a material disease as a definite cause does not yet exist, but there are some suspicious internal or external circumstances associated with this condition.Complications of premature rupture of membranes (PROM) include complications in labor and puerperium, prolonged parturition, and an increase in the number of obstetric surgeries performed. Internal causes of PROM include parity, maternal age, cervical incompetence, polyhydramnios, and fetal presentation.Worldwide, PROM is 1.3%, with 8-10% of aterm pregnant women experiencing it in stable condition.Objective: Identify factors that increase the likelihood of premature rupture of membranes during pregnancy.Methods: This observation is based on a literature review of articles published in national and international journals. This article was published in 2020-2024 to ensure the information obtained is actual. Two databases that can be used to conduct article searches are PubMed and Google Scholar from 15 articles. By providing a summary of the discussion, it aims to improve understanding of the topic.This method can provide information about reality and literary analysis and insights, which allows for a good and relevant summary of the society to compare the results presented in the article. Results: Five national and five international articles found that parity, history of PROM, maternal age, gestational distance, anemia, employment status, infection, smoke exposure, and smoking behavior were risk factors for PROM. Some articles also found pregnancy, hereditary history, pregnancy status, fetal location, uterus, and gestational age.