Maharani Tri Puspitasari
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Intensitas Nyeri pada Pasien Luka Akut Maharnani Tri Puspitasari
Jurnal Insan Cendekia Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Kerusakan secara fisik dan aspek psikis (cemas) pasien dalam menghadapi keluhannya saling berhubungan. Kecemasan seorang individu merupakan respon terhadap ancaman bahaya yang komplek. Ansietas dapat mempengaruhi respon pasien terhadap nyeri. Pasien yang mengantisipasi nyeri dapat menjadi lebih cemas. Hubungan antara nyeri dan ansietas bersifat kompleks. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan intensitas nyeri pada pasien luka akut di Paviliun RSUD Wahidin Sudirohusodo Mojokerto. Metode : Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien luka akut di Paviliun RSUD Wahidin Sudirohusodo Mojokerto yang berjumlah 41 orang dengan teknik sampel menggunakan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, data yang terkumpul kemudian ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel sesuai dengan variabel yang diteliti. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pasien luka akut di Paviliun RSUD Wahidin Sudirohusodo Mojokerto mengalami cemas berat sebesar (65%) dan sebagian besar mengalami nyeri berat sebesar (70%). Kesimpulan : Berdasarkan uji statistik Run Test diperoleh = 0,013 < p = 0,05 artinya penelitian ini ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan intensitas nyeri pada pasien luka akut di Paviliun RSUD Wahidin Sudirohusodo Mojokerto
SIKAP IBU HAMIL TM III DALAM MELAKSANAKAN INISIASI MENYUSUI DINI (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang) Mila Karmila; Maharani Tri Puspita; Yana Eka Mildian
Jurnal Kebidanan Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i1.160

Abstract

Inisiasi menyusui dini adalah permulaan kegiatan menyusui dalam satu jam pertama setelah bayi lahir. Namun saat ini masih rendahnya penatalaksanaan inisiasi menyusui dini ( IMD ) salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan serta sikap ibu hamil untuk melaksanakan IMD saat persalinan. Ibu hamil kurang menyadari perawatan pra lahir dapat dilakukan untuk persiapan menyusui bayi. Berdasarkan studi pendahuluan di POLINDES Karanglo Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang pada tanggal 27 – 28 April 2014 dari 5 responden didapatkan hasil 1 responden ada keinginan untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD), 4 responden belum ada keinginan untuk melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Penelitian ini bertujuan mengetahui sikap ibu hamil TM III dalam melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Desa karanglo Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.Desain penelitian ini adalah survei dengan jenis penelitian Deskriptif. Populasi semua ibu hamil TM III di Wilayah kerja Puskesmas Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang sebanyak 38 Ibu hamil. Pengambilan sampel secara total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah sikap ibu hamil TM III dalam melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Pengelohan data dengan Editing,Coding,Scoring dan Tabulating.   Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang sikap ibu hamil TM III dalam melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Wilayah kerja Puskesmas Japanan kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang sebagian besar adalah sikap negatif.Disarankan Petugas Kesehatan dapat meningkatkan sikap ibu hamil tentang melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan cara memberikan penyuluhan tentang IMD pada setiap ibu hamil, dan ibu menyusui, memberikan konseling IMD bisa dilaksanakan di posyandu pada saat kelas ibu hamil. Kata kunci: Sikap, Ibu Hamil, TM III, Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
PERILAKU REPRODUKSI SEHAT PADA REMAJA PUTRI USI 12 – 15 TAHUN (Di Smpn 1 Kabuh, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang) Neni Kusuma Anggraeni; Maharani T.P Maharani T.P; Petrina Dwi M
Jurnal Kebidanan Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i1.161

Abstract

Masa remaja merupakan suatu masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Gaya pacaran remaja zaman  sekarang tidak sehat sebab tidak lagi mengindahkan nilai-nilai moral dan pertimbangan logika. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dengan wawancara yang dilakukan melalui teknik wawancara dengan 10 siswa kelas 8 SMPN 1 Kabuh, didapatkan bahwa dari 10 remaja, 6 remaja mengaku berperilaku negatif (tidak sehat) terhadap kesehatan reproduksinya, 3 remaja mengaku berperilaku positif (sehat) terhadap kesehatan reproduksinya dan 1 remaja mengaku tidak memahami tentang reproduksi sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku reproduksi sehat pada remaja putri usia 12 – 15 tahun di SMPN 1 Kabuh kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, populasinya remaja putri usia 12 – 15 tahun di SMPN 1 Kabuh berjumlah 121 orang dan jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan teknik sampling adalah proportional simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner, kemudian data diolah dengan menggunakan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil penelitian didapatkan remaja yang memiliki perilaku positif sebanyak 33,4%respondendan remaja yang memiliki perilaku negatif sebanyak 66,6%. Disimpulkan bahwa perilaku reproduksi sehat pada remaja putri usia 12-15 tahun bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku negatif. Disarankan agar remaja mampu memahami dan menjaga kesehatan reproduksinya. Kata Kunci : Perilaku, Remaja Putri, Reproduksi Sehat
OLAH RAGA SENAM PERNAPASAN SATRIA NUSANTARA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA MENOPAUSE (Studi Di Cabang Senam Pernapasan Satria Nusantara Di Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang) Ruliati Ruliati; Maharani Tri Puspitasari
Jurnal Kebidanan Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.397

Abstract

Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang serius pada menopause, salah satu cara untuk mengontrol depresi ini yaitu dengan melakukan olah raga senam pernapasan. Depresi ini dapat berupa serangan yang ditujukan kepada diri sendiri atau perasaan marah yang dalam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh olah raga senam pernapasan Satria Nusantara terhadap penurunan tingkat depresi  pada lanjut usia di Cabang Senam Pernapasan Satria Nusantara Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.Desain penelitian ini menggunakan “Pra experimental” (One Group Pra Test – Post Test Design). Sampel penelitian ini adalah menopause (lanjut usia) di Cabang Senam Pernapasan Satria Nusantara Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Teknik sampling secara purposive sampling dengan responden sebanyak 28 responden yang memenuhi kriteria insklusi, dimana semua responden digunakan sebagai subyek penelitian. Variabel independen olah raga senam pernapasan Satria Nusantara dan variabel dependen tingkat depresi. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument kuesioner sebelum dan sesudah pemberian “Olahraga Senam Pernapasan Satria Nusantara”. Cara menganalisanya dengan menggunakan “Uji Wilcoxon” dengan tingkat signifikan ρ < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat depresi pada menopause sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa olah raga senam pernapasan satria nusantara pada sampel menunjukkan tingkat signifikansinya adalah ρ = 0,000. Dari hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh olah raga senam pernapasan Satria Nusantara terhadap penurunan tingkat depresi  pada menopause.Dalam upaya mengurangi tingkat depresi  pada menopause maka seseorang yang mengalami depresi perlu diberikan stimulasi atau terapi yang dapat mengurangi dan menghilangkan gejala depresi tanpa tergantung pada obat-obatan kimia yaitu berupa senam pernapasan.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA ANGGOTA YANG MENGALAMI HIPETENSI DENGAN KETIDAKMAMPUAN KOPING KELUARGA MENGATASI NYERI AKUT DI DESA BADANG NGOROJOMBANG Wiwit Puri Jayanti; Maharani Tri Puspitasari; Nita Arisanti Y
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit dan pembuluh darah. Tujuan Penelitian : Tujuan studi kasus ini adalah melaksanakan Asuhan Keperawatan pada Keluarga dengan Masalah Ketidakmampuan Koping Keluarga Mengatasi Nyeri Akut. Metode Penelitian : Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Partisipan yang digunakan adalah 2 keluarga dan klien yang mengalami Hipertensi dengan masalah ketidakmampuan koping keluarga mengatasi nyeri akut. Data dikumpulkan dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil Penelitian : Hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut Berdasarkan data pengkajian diketahui bahwa keluarga Ny. A dan keluarga Ny. R memiliki koping yang tidak efektif mengenai penanganan nyeri salah satu anggota keluarganya yang mengalami Hipertensi.  Kesimpulan : Diagnosa keperawatan yang ditetapkan untuk kedua klien adalah terkait dengan ketidakmampuan koping keluarga, dimana skor prioritas kedua keluarga yaitu keluarga Ny. A dan Ny. R adalah 4 2/3. Intervensi keperawatan yang dilakukan pada ketidakmampuan koping keluarga mengatasi nyeri akut disusun berdasarkan kriteria NIC NOC tahun 2015 yang meliputi coping enhancement dan caregiver support. Implementasi kepada Keluarga Ny. A dan Keluarga Ny. R dikembangkan dari hasil kajian intervensi yang dilakukan dalam 4 kali pertemuan, serta hasil evaluasi setiap akhir sesi implementasi yang di sesuaikan dengan keadaan klien. Saran : Saran bagi keluarga klien untuk terus meningkatkan kemampuan kopingnya dan mengenal masalah penyakit hipertensi, sehingga dapat mengenali dan menangani kasus tersebut sedini mungkin sebelum dibawa ke fasilitas pelayanan terdekat. Kata Kunci :    Asuhan Keperawatan Keluarga, Hipertensi, Ketidakmampuan Koping Keluarga.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN FEBRIS CONVULSION DENGAN MASALAH HIPERTERMIA DI RUANG ANAK RSUD BANGIL Meti Yuni Susanti; Maharani Tri Puspitasari; Dwi Puji
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Febris convulsion atau yang biasa disebut kejang demam, merupakan penyakit neurologi pada anak yang  paling sering terjadi dan memerlukan kecermatan diagnosis dalam memberikan penanganan secara keseluruhan, beberapa faktor diduga menjadi penyebab kejang demam salah satunya adalah peningkatan suhu tubuh (Hipertermi). Metode Penelitian:  Metode yang digunakan dalam asuhan keperawatan an “R” dan an “B” yang mengalami febris convulsion dengan masalah hipertermia adalah metode deskriptif.dalam bentuk studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil Penelitian:  Hasil asuhan keperawatan secara komprehensif pada An “R” dan An “B”  dari data pengkajian kasus pada pengkajian data subjektif dan data objektif didapatkan melalui ungkapan bahwa keluarga klien 1 mengeluh kejang dan panas.keadaan umum klien lemas,  kesadaran komposmentis, GCS 4-5-6. Tanda-tanda vital tekanan darah 90/50 mmHg, Suhu : 38,8ºC, Nadi : 120 x/menit,  Respiration rate  : 26 x/menit. Kesimpulan: Kesimpulan dari asuhan keperawatan pada an “R” dan an “B” yang mengalami febris convulsion dengan masalah hipertermia yaitu terjadi perbedaan perkembangan, hal ini dapat dilihat dari segi perkembangannya. Anak dengan perkembangan lebih tinggi akan mampu menyerap informasi dan pengetahuan lebih cepat sehingga perkambangan kesehatannya cepat berkembang. Kata Kunci :Asuhan keperawatan,Febrile Convulsion,Hipertermia.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANJUT USIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DI DESA BANJARAGUNG KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG (Studi di Desa Banjaragung Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang) Maharani Tri Puspitasari
Jurnal Keperawatan Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dihadapi lanjut usia baik dari segi fisik, mental, dan sosial berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan, sehingga menyebabkan kebutuhan terhadap dukungan keluarga dan pelayanan kesehatan. Dari permasalahan yang dihadapi usia lanjut tersebut apabila tidak segera diatasi akan menimbulkan beberapa akibat, yaitu timbulnya penyakit dan menurunnya aktivitas pemenuhan sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari di Desa Banjaragung Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang.Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh keluarga yang memiliki lansia di Desa Banjaragung Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang sebanyak 149 keluarga dengan jumlah sampel 37 keluarga dengan tehnik Simple random sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga sedangkan variabel dependentnya adalah kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari.Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil penelitian di dapatkan bahwa hampir setengah responden memberikan dukungan dengan kriteria sedang sebanyak 18 responden (48,6%) dan diketahui pula kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari adalah memerlukan bantuan sebagian sebanyak 22 orang (57,7%). Berdasarkan hasil analisa melalui uji Spearman Rank’s dengan bantuan program SPSS 16 for windows komputer, diperoleh nilai ρ sebesar 0,004 <  0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari di Desa Banjaragung Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Kata Kunci: Dukungan, Keluarga, Kemandirian, Lansia
PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG GOSOK GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK PRASEKOLAH (STUDI DI DESA DIWEK KECAMATAN JOMBANG) Maharnani Tri Puspitasari
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Penyebab utama kerusakan gigi yaitu tidak menggosok gigi, dan seringnya mengkonsumsi makanan yang mengandung gula terutama makanan yang padat dan lengket. Namun apapun yang kita makan dan minum kunci melindungi gigi yaitu dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan pengetahuan orang tua tentang gosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak prasekolah di Desa Diwek Kabupaten Jombang Kecamatan Jombang. Desain penelitian digunakan pada penelitian ini adalah penelitian analitik. Populasinya adalah Semua anak Pra - sekolah dan orang tua anak prasekolah di Desa Diwek Kabupaten Jombang Kabupaten Jombang, sebanyak 46 anak, pengambilan sampel dengan menggunakan cara Simpel Random sampling. Variabel independentnya adalah pengetahuan orang tua tentang cara menggosok gigi dan variabel dependentnya adalah kejadian caries gigi pada anak pra – sekolah. Penelitian ini dilakukan di Desa Diwek Kabupaten Jombang Kecamatan Jombang. Hasil penelitian yang telah dilakukan di Desa Diwek Kabupaten Jombang Kecamatan Jombang bulan Maret tahun 2013, diperoleh data 23 responden (54,8%) memiliki pengetahuan cukup tentang gosok gigi, 26 anak pra-sekolah (61,9%) terjadi karies gigi, dan ibu dengan pengetahuan cukup hampir setengahnya anak pra-sekolah mengalami karies gigi yaitu sebanyak 7 responden (30,4%). Hasil analisa data menggunakan uji Wicoxon didapatkan bahwa α hitung = 0,006 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Simpulan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gosok gigi dengan kejadian karies gigi di Desa Diwek Kabupaten Jombang Kecamatan Jombang bulan Maret tahun 2013. Saran Diharapkan ibu dapat lebih aktif dan bekerjasama dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pengetahuan cara menggosok gigi pada anak. Petugas diharapkan lebih meningkatkan jumlah penyuluhan dalam rangka meningkatkan kemauan dan kemampuan anak pra-sekolah dalam menjaga dan merawat gigi dengan menggosok gigi. Kata Kunci : Pengetahuan, Karies Gigi, Anak Pra-sekolah
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG NUTRISI SELAMA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA KEHAMILAN TRIMESTER I (STUDI DI DESA KABUH KEC. KABUH KAB. JOMBANG) Maharnani Tri Puspitasari
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Ibu hamil hendaknya tidak kekurangan dan tidak juga kelebihan dalam memenuhi makanan yang di makan, namun yang pasti haruslah banyak mengandung gizi dan cukup mengandung vitamin dan mineral yang banyak yang diperlukan di dalam tubuh ibu hamil. Sebab ibu hamil sangat memerlukan zat makanan yang lebih banyak dari biasanya karena ibu hamil makan bukan saja untuk kebutuhan dirinya melainkan juga untuk kebutuhan janinnya yang berada dalam kandungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang nitrisi selama kehamilan dengan kejadian anemia pada kehamilan Trimester I di Desa Kabuh Kecamatan kabuh Kabupaten Jombang. Desain penelitian digunakan pada penelitian ini adalah penelitian analitik. Populasinya adalah Semua ibu hamil di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, pengambilan sampel dengan menggunakan cara consecutive sampling. Variabel independentnya adalah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi ibu hamil dan variabel dependentnya adalah kejadian anemia pada kehamilan trimester I. Penelitian ini dilakukan di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Hasil penelitian yang telah dilakukan di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang bulan Juli tahun 2013, diperoleh data 1 orang (9,1%) ibu hamil dengan pengetahuan baik mengalami anemia dan 5 orang (83,3%) ibu hamil dengan pengetahuan kurang hampir seluruhnya mengalami anemia. Hasil analisa data menggunakan uji Wicoxon didapatkan bahwa α hitung = 0,003 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Ibu Hamil tentang Nutrisi Selama Kehamilan dengan Kejadian Anemia pada kehamilan Trimester I di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang bulan Juli tahun 2013. Saran memberikan konseling khusus pada ibu hamil dengan anemia dan meningkatkan frekuensi penyuluhan dan pemantauan konsumsi makanan seimbang termasuk di dalamnya memantau konsumsi tablet tambah darah. Dalam segi pemantauan bidan dapat bekerja sama dengan keluarga atau suami mendampingi dan memotivasi minum tablet tambah darah. Kata Kunci : Pengetahuan, Nutrisi, Ibu Hamil Trimester I, Anemia
ASUHAN KEPERAWATAN An. M DENGAN HIPERTERMI PADA KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (LAPORAN KASUS DI RUANG SERUNI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JOMBANG) Aldian Eka Rusdianto; Maharani Tri Puspitasari; Dwi Puji Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Demam berdarah dengue merupakan demam akut yang disebabkan oleh virus dengue dan penularannya terjadi melalui gigitan nyamuk aedes. Penyakit ini biasanya ditandai oleh demam yang terjadi secara mendadak dan berlangsung selama 2-7 hari. Tujuan dalam asuhan keperawatan adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada klien Demam Berdarah Dengue di RSUD Jombang. Desain Penelitian yang digunakan dalam Penulis karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif yaitu suatu metode yang dilakukan dengan tujuan menggambarkan tentang suatu keadaan atau kondisi secara objektif dengan menggunakan study kasus. Hasil Asuhan Keperawatan didapatkan bahwa Asuhan Keperawatan pada An.M dengan Hipertermi pada kasus DBD dalam pengkajian dasar ditemukan data subjektif dan objektif yang menunjukkan An.M mengalami hipertermi sehingga Asuhan Keperawatan menggunakan Thermolegulasi. Evaluasi pada hari terakhir sebagian sesuai dengan apa yang ada di kriteria hasil NOC (Nursing Outcomes Classification). Dalam pemeriksaan fisik tidak ada kesenjangan yang signifikan antara data dengan teori yang ada. Simpulan Asuhan Keperawatan pada An.M dengan Hipertermi pada kasus DBD adalah pengkajian, intervensi, dan implementasi sudah tepat sehingga mendapatkan evaluasi yang maksimal serta mempercepat proses pemulihan terhadap klien. Saran dari Penelitian ini adalah memberikan perawatan yang tepat dengan menganalisis batasan karakteristik dan manifestasi klinis, maka akan tepat dalam memilih intervensi yang sesuai dengan kebutuhan klien, sehingga hasil yang didapatkan akan sesuai dengan harapan. Kata kunci: Asuhan keperawtan, Hipertermi, DBD