Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

FAKTOR RISIKO KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL Kurniati Akhfar; Nurul Hidayah Bohari; Irma Suryani Saleh; Musdalipa; Herianti
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i2.135

Abstract

Latar Belakang : Kekurangan Energi Kronik (KEK) dialami oleh orang yang menderita Kekurangan protein dan energi saat dalam masa kehamilan, sehingga bisa menimbulkan gangguan kesehatan bagi ibu dan janin. Ibu hamil berisiko menderita Kekurangan energi kronik yang bisa diamati dengan mengukur lingkar lengan (LILA) di bawah 23,5 cm menyebabkan gangguan kesehatan, faktor yang mempengaruhi adalah status kesehatan, faktor umur, asupan gizi, berat badan, faktor ekonomi dan pengetahuan.Tujuan: untuk mengetahui faktor resiko kekurangan energi kronik (KEK) di Puskesmas Ponre Kabupaten Bulukumba. Metode:Jenis peneliian kuantitatif, lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Ponre Kabupaten Bulukumba , pada bulan April-Juni 2023.jumlah sampel yang diambil adalah 40 ibu hamil yang dimasukkan sesuai kriteria inklusi dan kriteria eksklusi dengan teknik pengambilan sampel menggunaan Purposive sampling. Instrumen studi yang dipakai adalah Kuesioner .Hasil penelitian: Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pendidikan (p=0, 001) dan pendapatan (p=0, 00) berhubungan dengan kejadian KEK. Di lain sisi paritas (p=0, 822) dan riwayat penyakit infeksi (p=100) tidak memiliki hubungan dengan kejadian KEK. Didapatkan 27 ibu hamil (67.5%) yang berpendidikan SD dan SMP, 2 ibu hamil (5.0 %) yang berpendidikan S1.3 ibu hamil (7.5%) yang memiliki pemasukan tinggi , 27 ibu hamil (67.5%)yang memiliki pemasukan rendah.18 ibu hamil (45.0%) yang diklasifikasikan paritas primipara, 22 ibu hamil (55.0%)yang diklasifikasikan paritas multipara.40 ibu hamil (100%)yang tidak menderita penyakit infeksi.17 ibu hamil (42.5%)yang tidak menderita KEK dan 23 (57.5%)yang menderita KEK. Kata Kunci: Kehamilan, Kekurangan Energi Kronik, Gizi
EFIKASI TABLET KALSIUM SEBAGAI PENCEGAHAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA KEHAMILAN WANITA DENGAN RIWAYAT PREEKLAMPSIA Rahayu; Fitriani; Rahmaniyah R; Nurul Hidayah Bohari
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i2.195

Abstract

Latar belakang:. Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai oleh peningkatan tekanan darah setelah usia kehamilan 20 minggu, dan merupakan penyebab utama morbiditas serta mortalitas maternal. Salah satu upaya pencegahan yang direkomendasikan WHO dan ACOG adalah suplementasi kalsium. Tujuan: penelitian ini adalah untuk menganalisis efikasi pemberian suplementasi tablet kalsium terhadap perubahan tekanan darah serta pencegahan peningkatan tekanan darah pada ibu hamil dengan riwayat preeklampsia,. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 60 ibu hamil dengan riwayat preeklampsia, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi yang diberi tablet kalsium 1000 mg/hari dan kelompok kontrol tanpa suplementasi tambahan selain ANC rutin. Alat ukur & instrumen yang digunakan yaitu tekanan darah digital terkalibrasi, lembar observasi tekanan darah serta catatan konsumsi tablet kalsium. Analisis menggunakan uji t-test dan chi-square. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi menurun dari 134,6 mmHg menjadi 122,3 mmHg (p=0,001), sedangkan pada kelompok kontrol meningkat dari 132,7 mmHg menjadi 136,2 mmHg (p=0,042). Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara pemberian tablet kalsium dengan penurunan risiko peningkatan tekanan darah (p<0,05). Kesimpulan: Tablet kalsium terbukti efektif mencegah peningkatan tekanan darah pada ibu hamil dengan riwayat preeklampsia. Pemberian kalsium sebaiknya dijadikan bagian dari protokol ANC untuk kelompok risiko tinggi.  
Modifikasi Terapi Akupresur dalam Menurunkan Skor Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) pada Ibu Post Partum Blues: Modification of Acupressur Therapy to Reduce the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) on Mom Post Partum Blues Haerani; Nurul Hidayah Bohari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.525 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1950

Abstract

Postpartum Blues merupakan kejadian yang terjadi di minggu pertama setelah bersalin. Postpartum blues itu bersifat sementara tetapi ketika tidak dapat tertangani dengan benar maka akan berlanjut menjadi depresi postpartum atau gangguan kecemasan. Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) adalah salah satu metode untuk mengetahui apakah seorang wanita mengalami postpartum blues atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modifikasi terapi akupresur dalam menurunkan skor Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) pada ibu Postpartum blues. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan one group pre-posttest design, di Puskesmas Lembanna dan Puskesmas Caile Kabupaten Bulukumba dengan jumlah sampel 30 orang dilakukan pada bulan April-Agustus 2021. Pengisian kuesioner EPDS dilakukan sebelum dilakukan terapi akupresur pada tiap responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap kunjungan mengalami penurunan rerata skor EPDS dengan skor EPDS yang tertinggi yakni pada hari pertama dengan rerata skor 12,33 dengan nilai p value = 0,00<0,05. Terapi akupresur yang dilakukan pada ibu dengan postpartum blues terjadi penurunan yang signifikan di setiap harinya, dengan nilai p value didapatkan yaitu 0,00<0,05.