Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ecopsy

Tipe kepribadian dan intensi berbagi informasi di media sosial Sartana Sartana; Nelia Afriyeni
Jurnal Ecopsy Vol 6, No 1 (2019): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v6i1.6255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara big five personality dengan intensi berbagi informasi di media sosial. Responden penelitian ini adalah 541 mahasiswa (Laki-laki : 190; Perempuan : 351). Data dikumpulkan dengan Skala Intensi Berbagi Informasi di Media Sosial dan Big Five Inventory (BFI). Proses analisis dilakukan dengan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara intensi berbagi informasi di media sosial dengan beberapa dimensi big five personality, yaitu dimensi exstraversion (r=.0354; p<0.01), conscientiousness (r=0.289; p<0.01), agreeableness (r=0.413; p<0.01), dan openness (r=0.165; p<0.01). Sedangkan untuk dimensi kepribadian neuroticsm berkorelasi negatif secara signifikan dengan intensi berbagi informasi di media sosial (r=-0.087; p<0.05). Hasil penelitian menegaskan bahwa faktor kepribadian penting untuk dipertimbangkan dalam menjelaskan perilaku berbagi informasi di media sosial.
Gambaran tekanan dan beban yang dialami oleh keluarga sebagai caregiver penderita psikotik di RSJ Prof. H.B. Sa’anin Padang Nelia Afriyeni; Sartana Sartana
Jurnal Ecopsy Vol 3, No 3 (2016): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.844 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v3i3.2671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tekanan (strain) dan beban (burden) pada caregiver penderita psikotik di RSJ Prof. HB Sa’anin Padang. Subjek penelitian ini berjumlah 150 orang caregiver yang melakukan kontrol rutin untuk keluarganya yang menderita  psikotik. Data diperoleh dengan menggunakan skala The Modiffied Caregiver Strain Index (MCSI) dan Zarit Burden Interview (ZBI) versi bahasa Indonesia dan telah diujicobakan kembali dengan nilai koefisien reliabilitas (α) 0,877 untuk MCSI dan 0,907 untuk ZBI. Data penelitian yang diperoleh kemudian diolah secara deskriptif untuk menggambarkan dan mengkategorisasikan tingkat tekanan (strain) dan beban (burden) yang dirasakan oleh caregiver. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa mayoritas subjek (70%) memiliki skor tekanan caregiver berada pada kategori normal, sedangnya sisanya 30% berada pada kategori tinggi. Sementara untuk skor beban caregiver mayoritas berada pada kategori ringan (43,3%),  selanjutnya  pada  kategori  sedikit  atau tidak ada beban sebanyak 38%, dan 16,7% pada kategori sedang, serta 2% pada kategori berat. Selain itu, dari data demografi subjek terlihat bahwa usia caregiver  terbanyak berada pada usia 39-58  tahun (46%), dan mayoritas caregiver perempuan (66%). Pendidikan subjek paling banyak adalah  SMA (33,3%), dan jenis gangguan psikotik terbanyak yang dialami salah satu anggota keluarganya adalah skizofrenia paranoid (58,7%).