Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Media Sosial, Jenis Kelamin, dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Bullying pada Anak Kelas XI SMAN 5 Mataram Nusa Tenggara Barat Nurhafizhah Nurhafizhah; Dian Rahadianti; Lusiana Wahyu Ratna Wijayanti; Alfian Muhajir
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24831

Abstract

ABSTRACT Bullying is an aggressive behavior carried out repeatedly and is one form of violence that frequently occurs in the school environment, making it a serious concern in the field of education. This phenomenon is a major problem among senior high school adolescents because it has negative impacts on mental, social, and academic health. To determine the relationship between social media use, gender, and peer influence on bullying behavior among eleventh-grade students at SMAN 5 Mataram, West Nusa Tenggara. This study was a quantitative analytical observational study with a cross-sectional design. The study population consisted of all eleventh-grade students at SMAN 5 Mataram, totaling 445 students. The sample included 95 respondents selected using stratified random sampling. Data were collected using questionnaires, namely the Adolescent Peer Relations Instrument (APRI) to measure bullying behavior, as well as questionnaires on social media use, gender, and peer influence. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses to determine relationships between research variables. Most respondents were 16 years old (56.84%), male (52.6%), and had parents with elementary school education as the highest educational level (30.53%). Moderate social media use was reported by 49.50% of respondents, low peer influence by 37.9%, and almost all respondents had experienced bullying behavior (52.6%). There is a relationship between social media use, gender, and peer influence with bullying behavior among eleventh-grade students at SMAN 5 Mataram. Keywords: Bullying, Social Media, Gender, Peers.  ABSTRAK Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara berulang kali dan salah satu bentuk kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Fenomena ini menjadi masalah serius pada remaja sekolah menengah atas karena berdampak negatif terhadap kesehatan mental, sosial, dan akademik. Untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial, jenis kelamin, dan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku bullying pada siswa kelas XI SMAN 5 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 5 Mataram sebanyak 445 siswa. Sampel penelitian berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan metode random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, yaitu Adolescent Peer Relations Instrument (APRI) untuk mengukur perilaku bullying, serta kuesioner penggunaan media sosial, jenis kelamin, dan pengaruh teman sebaya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antar variabel penelitian. Responden penelitian sebagian besar berusia 16 tahun (56,84%), berjenis kelamin laki-laki (52,6%), pendidikan orang tua sebagian besar lulusan SD (30,53%), penggunaan media sosial sedang (49,50%), teman sebaya rendah (37,9%), dan perilaku bullying  (52,6%). Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial, jenis kelamin, dan teman sebaya dengan perilaku bullying pada siswa kelas XI SMAN 5 Mataram.  Kata Kunci: Bullying, Media Sosial, Jenis Kelamin, Teman Sebaya.
Hubungan Jenis Kelamin, Self-Efficacy, dan Kepatuhan Menjalani Terapi dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Kota Mataram Ni Luh Putu Nefa Pradnyandari; Dian Rahadianti; Sherliyanah Sherliyanah; Kadek Dwi Pramana
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 8 (2026): Volume 6 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i8.24268

Abstract

ABSTRACT Patients with Chronic Kidney Disease (CKD) undergoing hemodialysis may experience complications such as discomfort and a decreased quality of life, encompassing physical, psychological, and spiritual aspects. The quality of life of patients is influenced by gender, self-efficacy, and adherence to therapy. This study aimed to determine the relationship between gender, self-efficacy, and therapy adherence with the quality of life of patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at RSUD Kota Mataram in 2025. This study employed a quantitative analytic observational design with a cross-sectional approach. The sampling technique used was consecutive sampling, with a total of 84 respondents. Data were analyzed using the Chi-square test. The results of the univariate analysis showed that most respondents were female 43 (48.8%), high self-efficacy 53 (63.1%), therapy adherence 68 (81%), and high quality of life 53 (63.1%). Bivariate analysis showed significant relationships between gender and quality of life (p-value 0.001), self-efficacy and quality of life (p-value 0.000), and therapy adherence and quality of life (p-value 0.018). In conclusion, there were significant relationships between gender, self-efficacy, and therapy adherence with the quality of life of patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at RSUD Kota Mataram in 2025. Keywords: Quality of Life, Chronic Kidney Disease, Gender, Self-Efficacy, Therapy Adherence.  ABSTRAK Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis dapat mengalami komplikasi seperti ketidaknyamanan serta penurunan kualitas hidup yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan spiritual. Kualitas hidup pasien dipengaruhi oleh jenis kelamin, self-efficacy, dan kepatuhan menjalani terapi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan jenis kelamin, self-efficacy, dan kepatuhan terapi dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Kota Mataram tahun 2025. Metode penelitian ini kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Sampel penelitian sebanyak 84 responden. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan sebgaian besar perempuan 43 (48,8%), self-efficacy tinggi 53 (63,1%), patuh menjalani terapi 68 (81%) dan kualitas hidup tinggi 53 (63,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kualitas hidup (p-value 0,001), terdapat hubungan antara self-efficacy dengan kualitas hidup (p-value 0,000) dan terdapat hubungan antara kepatuhan menjalani terapi dengan kualitas hidup (p-value 0,018). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin, self-efficacy, dan kepatuhan menjalani terapi dengan kualitas hidup pasien pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Kota Mataram 2025. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Penyakit Ginjal Kronik, Jenis Kelamin, Self-Efficacy, Kepatuhan Terapi.
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah, Pemberian Asi Eksklusif, Paparan Asap Rokok dengan Pneumonia Berat Pada Balita di RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat Richa Baqiyatush Sholihah; Dian Rahadianti; Ananta Fittonia Benvenuto; Risky Irawan Putra Priono
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18847

Abstract

ABSTARCT Pneumonia is an acute lung tissue infection caused by bacterial, viral and fungal infections. Pneumonia is still one of the main infectious diseases and causes of morbidity and mortality that attacks many toddlers in Indonesia. This study aims to determine LBW, exclusive breastfeeding, and exposure to cigarette smoke with severe pneumonia in toddlers at Patut Patuh Patju Hospital, West Lombok. This study used a cross-sectional design and focused on quantitative observational analysis. The results of the study showed that between LBW and severe pneumonia in toddlers based on the results of bivariate analysis using the chi-square test on 100 respondents, a p-value of 0.005 was found. Between the incidence of severe pneumonia in toddlers and exclusive breastfeeding, based on the results of bivariate analysis with the chi-square test, a p-value of 0.003 was obtained. Between exposure to cigarette smoke and severe pneumonia in toddlers, the p-value was 0.000. There is a statistically significant relationship between low birth weight, exclusive breastfeeding, and exposure to cigarette smoke with the incidence of severe pneumonia in toddlers.  Keywords: Pneumonia, Exclusive Breastfeeding, BBLR, Exposure to Cigarette Smoke.  ABSTRAK Pneumonia merupakan infeksi jaringan paru-paru yang bersifat akut, penyebabnya adalah infeksi dari bakteri virus dan jamur. Pneumonia masih menjadi salah satu penyakit infeksi dan penyebab kesakitan dan kematian utama yang banyak menyerang balita di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui BBLR, pemberian ASI eksklusif, dan paparan asap rokok dengan pneumonia berat pada balita di RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan berfokus pada analisis observasional kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan antara BBLR dengan pneumonia berat pada balita berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square pada 100 responden ditemukan hasil p-value 0,005. Antara kejadian pneumonia berat pada balita dengan pemberian ASI eksklusif, berdasarkan hasil analisis bivariat dengan uji chi-square diperoleh nilai p-value sebesar 0,003. Antara paparan asap rokok dengan pneumonia berat pada balita p-value sebesar 0,000. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara berat badan lahir rendah, pemberian ASI eksklusif, dan  paparan asap rokok dengan kejadian pneumonia berat pada balita.  Kata Kunci: Pneumonia berat, ASI Eksklusif, BBLR, Paparan Asap Rokok