Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Perbandingan Efisiensi BPR Konvensional Dan BPR Syariah Di Provinsi Jawa Timur Bahrina Almas
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i2.3264

Abstract

AbstractThis study aims to find out and explain the efficiency level comparison between Conventional Rural Banks and Sharia Rural Banks using Data Envelopment Analysis (DEA) method. Technical efficiency measurement that uses multi inputs and outputs in this study is expected to show and measure the comparison of performance between Conventional Rural Banks and Sharia Rural Banks in East Java Province. This research is a type of quantitative research using secondary data from Financial Publication Reports contained in the Financial Services Authority and Bank Indonesia. The sample used in this study amounted to 10 BPR, consisting of 5 samples of Conventional Rural Banks and 5 samples of Islamic Rural Banks during the period March 2014 to December 2017. Input variables in this study were total assets, third party funds and labor costs, while variables the output used is credit or financing and operating income. The results of the analysis using the Data Envelopment Analysis (DEA) method show that there are two BPR from 5 samples of efficient Conventional Rural Banks, while there are no efficient BPR from 5 Sharia Rural Banks samples.Keywords: BPR, BPRS, Efficiency, Data Envelopment Analysis. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbandingan tingkat efisiensi antara Bank Perkreditan Rakyat Konensional dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Pengukuran technical efficiency yang menggunakan multi input dan output dalam penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan dan mengukur perbandingan kinerja antara BPR Konvensional dan BPR Syariah di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dari Laporan Publikasi Keuangan yang terdapat di Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Sample yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10 BPR, yang terdiri dari 5 sample BPR Konvensional dan 5 sample BPR Syariah selama periode Maret 2014 sampai dengan Desember 2017. Variabel input dalam penelitian in adalah total aset, dana pihak ketiga dan biaya tenaga kerja, sedangkan variabel output yang digunakan adalah kredit atau pembiayaan dan pendapatan operasional. Hasil analisis menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) menunjukkan bahwa ada dua BPR dari 5 sample BPR Konvensional yang efisien, sedangkan tidak ada BPR yang efisien dari 5 sample BPR Syariah. Kata Kunci: BPR, BPRS, Efisiensi, Data Envelopment Analysis.
Muslim Women-Led Agriculture: Strengthen Families and Climate for SDGs in East Java, Indonesia Dianidza Arodha; Maya Panorama; Moh. Syawaludin; Bahrina Almas; Imamul Arifin; Hilmy Baihaqy Yussof
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 26 No. 03 (2025): Profetika Jurnal Studi Islam 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v26i03.12529

Abstract

Objective: This study analyzes the contribution of Muslim women-led agriculture in Bondowoso Regency to the reduction of household carbon emissions as well as the strengthening of ecological and economic resilience based on tengka values, supporting local SDGs targets. This study also formulates a synergy model for households, Islamic boarding schools, and village governments as a form of women's empowerment aligned with global SDGs objectives. Theoretical framework: This research is based on the integration of sustainable agriculture, women's empowerment, and Islamic ecology based on local wisdom. Tengka values serve as a framework for cultural empowerment that connects low-carbon practices with women's social agency. Literature review: Literature review shows that studies on low-carbon agriculture, women's leadership, and the role of local values are still rarely integrated simultaneously. This research fills this gap through an integrated cultural and institutional approach. Methods: This study uses a qualitative approach with a case study design in Karanganyar Village, East Java. Data was obtained through interviews, observations, and document analysis. Results: The results showed that the production of local bhug-bhug feed from kitchen waste resulted in lower carbon emissions than industrial feed. This practice is able to reduce feed costs by up to 80% and strengthen household economic resilience. Implications: These findings confirm that climate change mitigation can be achieved through gender-equitable and culturally sensitive household farming practices. The synergy model of households–pesantren–village governments has the potential to become a reference for low-carbon village policies. Novelty: The novelty of this research lies in the formulation of a tengka-based women's empowerment model that integrates low-carbon agricultural practices and local institutional synergy. This study places local wisdom and religious institutions as the foundation of sustainable ecological transformation (sdgs).
Estimasi Model OLS pada Kontribusi Instrumen Keuangan Syariah terhadap PDB Indonesia Zahrotul Ummi; Bahrina Almas
IQTISADIE: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy Vol. 6 No. 02 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Institut Al-Fithrah (IAF) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67367/iqtisadie.v6i02.1512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh zakat, sukuk korporasi, dan pembiayaan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproksikan melalui Produk Domestik Bruto (PDB). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series kuartalan periode 2017–2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analisis dilakukan menggunakan metode regresi Ordinary Least Squares (OLS) dengan pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan zakat, sukuk korporasi, dan pembiayaan syariah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, namun secara parsial masing-masing variabel menunjukkan hasil berbeda. Zakat dan sukuk korporasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pembiayaan syariah berpengaruh positif dan signifikan, menegaskan perannya yang strategis dalam mendorong investasi dan kegiatan usaha di sektor riil. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan dan penyaluran instrumen keuangan syariah, khususnya zakat dan sukuk korporasi, perlu ditingkatkan agar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat lebih efektif dan berkelanjutan.
Efektivitas Penyaluran Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) BAZNAS Kabupaten Jember Raihan Al Kuwaity Putra Muttaqin; Bahrina Almas
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBI) Vol. 6 No. 2 (2026): September
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAMMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jebi.v6i2.6363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pengelola BAZNAS Kabupaten Jember dan data sekunder berupa laporan keuangan serta laporan penghimpunan dan penyaluran dana ZIS. Teknik analisis yang digunakan adalah Allocation to Collection Ratio (ACR) berdasarkan pedoman Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS untuk mengukur tingkat efektivitas penyaluran dana ZIS. Hasil penelitian menunjukkan nilai ACR yang berada pada kategori effective hingga highly effective, bahkan pada tahun 2022 melebihi 100%, yang mengindikasikan bahwa pendistribusian juga didukung oleh saldo dana tahun sebelumnya. Namun demikian, penghimpunan dana ZIS masih mengalami fluktuasi yang cukup signifikan, yang menunjukkan bahwa potensi zakat belum tergali secara optimal dan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, literasi zakat, dan tingkat kepercayaan muzaki.