Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Permainan Ular Tangga: Pengembangan Media dalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas V SD/MI Ririn Wulansari; Wayan Satria Jaya; Ambyah Harjanto
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022): Pedagogia
Publisher : Program Studi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop the game of snakes and ladders as a medium for thematic learning, as well as to find out its feasibility and the responses of teachers and students at SD Negeri 1 Campang Raya. Researchers use the type of research that is included in the type of research and development or also called Research and Development (R&D). This research leads to the ADDIE development model, which uses 5 steps in research, namely 1) Analysis or analysis 2) Design or design 3) Development or development 4) Implementation or implementation 5) Evaluation or evaluation. The data collection technique is using questionnaires, interviews, observations, and documentation to determine the feasibility of the snake and ladder game, and the responses of students and educators. In this study, the subjects were students of class VB at SDN 1 Campang Raya Bandar Lampung, totaling 22 students. The results of the research developed in the form of a snake and ladder game in thematic learning obtained a percentage level of material expert eligibility 86% and a media expert eligibility percentage rate of 88%, thus meeting the "very feasible" criteria. Then the percentage level of student responses to the media in small-scale trials obtained a percentage rate of 94% and in large-scale trials obtained a percentage rate of 95% thus fulfilling the "very interesting" criteria. And the teacher's response obtained a percentage level of 97% with the criteria of "very interesting". The author can conclude that the game of snakes and ladders is a suitable learning medium to be used as a learning medium, which is especially used in thematic learning for class V, theme 8, sub-theme 3.
Development of Contextual Learning-Based E-Module in Elementary School Ridho Agung Juwantara; Ambyah Harjanto; Akhmad Sutiyono; Dwi Utari
JIP (Jurnal Ilmiah PGMI) Vol 9 No 1 (2023): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v9i1.18286

Abstract

This research was motivated by the unavailability of contextual learning-based E-Modules in Civic lessson for Class IV Student of Insan Mandiri Elementary School at Bandar Lampung, so teaching and learning activities in class are still lacking in variety. E-Module are important for students to use because they make learning easier. A contextual approach is used to help student learn by associating learning material with the life around. The research method of this study used Development Research with the ADDIE model. Questionnaires, interviews, tests as data collection tools. This research is analyzed and explained with numbers and descriptive. Based on the results of the research, the material validation results were 83%, language validation was 93%, and design validation was 91%. The results of the teacher's response test were 78% and the student's response test was 80% in the "Decent" category. The effectiveness test obtained an average of 91 in the "Very High" effectiveness category. This research shows that the development of Civics E-Module teaching products based on contextual learning is urgently needed and deserves to be disseminated.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Tematik Tema 7 Sub Tema 1 Kelas IV SD Negeri 01 Sumber Sari Tahun Pelajaran 2022/2023 Neli Hayati; Ambyah Harjanto; Connyta Elvadola
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 07 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i07.499

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum memadai nya bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model Problem Based Learning pada pembelajaran tematik kelas IV SD Negeri 01 Sumber Sari. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan bahan ajar LKPD yang layak dan bervariasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh penilaian validasi ahli materi sebesar 90% degan kriteria “Sangat Layak”, validasi ahli desain memperoleh persentase penilaian 90% dengan kriteria “Sangat Layak”, validasi bahasa memperoleh persentase penilaian 87% termasuk kedalam kriteria “Sangat Layak”, respon pendidik memperoleh persentase penilaian 91% dengan kriteria “Sangat Menarik”, respon peserta didik di antaranya, hasil uji kelompok kecil memperoleh persentase penilaian 83% termasuk kategori “Sangat Menarik”, dan hasil uji lapangan memperoleh persentase penilaian 89% dengan kriteria “Sangat Menarik”. Maka, dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat layak dan sangat menarik dipergunakan sebagai bahan ajar Tematik di kelas IV.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning Mata Pelajaran IPA Kelas V Retno Adinda Dwi Agustina; Ambyah Harjanto; Connyta Elvadola
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 07 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i07.501

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) serta untuk menganalisis respon pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran dengan menggunakan LKPD IPA berbasis discovery learning Kelas V di SD Negeri 1 Palapa Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan lima tahapan yaitu, analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini terdiri dari peserta didik kelas V C SD Negeri 1 Palapa dengan jumlah 28 orang dan pendidik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. LKPD divalidasi oleh ahli materi, ahli desain, dan ahli bahasa. Hasil validasi ahli materi memperoleh rata-rata skor 80%, hasil validasi ahli desain memperoleh rata-rata skor 88%, dan hasil validasi ahli bahasa memperoleh rata-rata skor 87%. Hasil validasi dari ketiga ahli validator tersebut maka LKPD IPA berbasis discovery learning dikategorikan sangat layak. Hasil respon pendidik diperoleh rata-rata skor 82% serta respon peserta didik pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 81% dan pada uji coba lapangan memperoleh skor 85% maka hasil respon pendidik dan peserta didik dikategorikan sangat menarik.
Pengembangan Media Crossword Puzzle pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Kelas IV Sekolah Dasar Tsabita Alya Rahmaninda; Andri Wicaksono; Ambyah Harjanto
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): Pedagogia
Publisher : Program Studi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/pedagogia.v6i1.1408

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersediaan dan penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar serta kesulitan siswa untuk memahami materi unsur intrinsik dalam cerita. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran berupa Crossword Puzzle yang akan diterapkan pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia materi unsur intrinsik dalam cerita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Beberapa Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. Hasil validasi yang didapat dari validasi ahli materi memperoleh nilai rata-rata 97,5%, validasi ahli bahasa 87,5%, dan validasi ahli media 88,6% dengan ketiganya masuk dalam interpretasi “Sangat Layak” untuk diuji cobakan dilapangan. Selanjutnya hasil dari respon guru memperoleh nilai rata-rata hingga 100% dan respon siswa 94,8% yang masuk dalam kategori “Sangat Menarik” sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas 4. Pengembangan media Crossword Puzzle yang diimplementasikan di kelas 4C SD Negeri 1 Pinang Jaya dinyatakan efektif dilihat dari rata-rata presentase ketuntasan evaluasi siswa yang mencapai 100% dengan nilai rata-rata siswa mencapai 83,3
Development of Crossword Puzzle Media in Indonesian Language Subjects for Class 4 of SD Negeri 1 Pinang Jaya Academic Year 2023/2024 Tsabita Alya Rahmaninda; Andri Wicaksono; Ambyah Harjanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91538

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersediaan dan penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar serta kesulitan siswa untuk memahami materi unsur intrinsik dalam cerita. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran berupa Crossword Puzzle yang akan diterapkan pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia materi unsur intrinsik dalam cerita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Hasil validasi yang  dari validasi ahli materi memperoleh nilai rata-rata 97,5%, ahli bahasa 87,5%, dan ahli media 88,6% ketiganya masuk interpretasi “Sangat Layak” untuk diuji cobakan dilapangan. Hasil dari respon guru memperoleh nilai rata-rata hingga 100% dan respon siswa 94,8% keduanya masuk kategori “Sangat Menarik” sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Implementasi media Crossword Puzzle di kelas 4C SD Negeri 1 Pinang Jaya menunjukkan efektivitas dengan rata-rata presentase ketuntasan evaluasi siswa mencapai 100% dengan nilai rata-rata siswa mencapai 83,3.