Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kompetensi Pemerintah Desa dalam Pembangunan Desa di Desa Pelantaran Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kota Waringin Timur Mita Sari; Beni Akhmad; Novi Susanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.521 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6556

Abstract

Kompetensi merupakan aspek penting bagi pembangunan Desa Pelantaran. Agar dapat menjalankan pembangunan desa, pemerintah desa harus memiliki kompetensi yang sesuai. Untuk mencapai semua itu pemerintah desa pelantaran harus mengikuti pelatihan umum agar dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, tetapi pada kenyataannya dana anggaran tidak mendukung, pemerintah desa hanya menunggu pelatihan yang diberikan dari pemerintah pusat saja. Hal ini tentu saja bisa berpengaruh bagi pembangunan desa di Desa Pelantaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi pemerintah desa untuk menunjang pembangunan desa di Desa Pelantaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kompetensi pemerintah desa dalam pembangunan di Desa Pelantaran sudah cukup baik, namun pelayanan yang kurang masih dikeluhkan oleh masyarakat. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) Bagi pemerintah desa pelantaran agar bisa meningkatkan kompetensi dan pelayanan demi berjalannya pembangunan desa, serta bersosialisasi dengan masyarakat untuk menghimpun dukungan dan kepercayaan masyarakat sehingga roda pemerintahan dan program pembangunan desa dapat berjalan optimal, (2)bagi pemerintah daerah/pusat agar bisa melakukan pelatihan untuk pemerintah desa sebagai pemerintahan paling dekat dengan masyarakat, agar pembangunan dapat berjalan dengan cepat (3)pemerintah desa hendaknya melalukan pengajuan ke pemerintah daerah untuk melakukan pelatihan pemerintah desa atau; (4)menyisihkan sedikit anggaran desa untuk melakukan pelatihan mandiri terhadap pemerintah desa (5)Untuk peneliti, agar dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kompetensi pemerintah Desa dalam pembangunan desa.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DAERAH DI KALIMANTAN TENGAH: Strategy Analysis Of Regional Tourism Development In Central Kalimantan Mita Sari; Fitriani Fitriani; Putri Irianti Sintaman
Anterior Jurnal Vol. 21 No. 3 (2022): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v21i3.3829

Abstract

Pengembangan pariwisata mempunyai peran sebagai penggerak roda perekonomian daerah, mendorong pendayagunaan produksi nasional, menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Industri pariwisata adalah salah satu industri yang memiliki keterkaitan dengan sektor lain, karena pariwisata dikatakan sebagai gabungan fenomena dan hubungan timbal balik yaitu adanya interaksi dengan wisatawan, supplier bisnis, pemerintah dan tujuan wisata serta masyarakat daerah wisata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat langkah langkah Strategi dalam pengembangan Pariwisata di Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif . langkah langkah strategis dalam pengembangan pariwisata di Kalimantan Tengah terus dilakukan dan diupayakan oleh pemerintah Provinsi kalimantan Tengah, selain itu juga pengembangan pariwisata daerah tetap optimis untuk bisa menjalankan program-program yang sudah dibuat untuk mengembangkan lagi wisata di Kalimantan Tengah karena kita meyakini potensi wisata yang ada di Kalimantan tengah tidak kalah menarik dengan daerah-daerah lain.
Pendampingan Penerapan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, Environment) Bagi Pengelola Tempat Wisata Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya Srie Rosmilawati; Mita Sari; Fitriani; Annisa Rizki Ananda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.398 KB)

Abstract

Selama Pandemi Covid 19 menyebabkan penurunan kedatangan wisatawan yang signifikan di seluruh belahan dunia. Penurunan tersebut berdampak tersebut terlihat adanya penutupan tempat wisata selama pandemi. Pendampingan penerapan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, Environment) mempunyai peranan yang penting dalam menyongsong era new normal pariwisata, terutama terkait pelaksanaan protokol kesehatan di objek wisata. Oleh sebab itu, maka kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap pariwisata yang ada di Kalimantan Tengah serta bertujuan untuk diterapkannya protokol kesehatan tersebut. Wisatawan diharapkan akan merasa aman dan nyaman saat mengujungi salah satu objek wisata. Lebih lanjut tim pengabdian masyarakat mengadakan sosialisasi dan pendampingan penerapan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, Environment) bagi pengelola objek wisata dan masyarakat yang ada di Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan adanya kegiatan ini sebagai bentuk menambahkan wawasan dan ilmu baru kepada masyarakat dan pengelola wisata, sehingga semua tahapan kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang Pendampingan penerapan CHSE dapat dipahami dengan baik.
IMPLEMENTASI CHSE (CLEANLINESS, HEALTHY, SAFETY, ENVIRONMENT) BAGI INDUSTRI PARIWISATA DI KOTA PALANGKA RAYA Putri Irianti Sintaman; Mita Sari; Fitriani Fitriani
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.2206

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Implementasi (Cleanliness, Healthy, Safety, Environment) Bagi Industri Pariwisata di Kota Palangka Raya, serta apa apa saja Faktor Pendukungdan Faktor Penghambat dalam Pelaksanaannya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu penelitian dengan cara menggambarkan fenomena sedalam mungkin dengan menggunakan kalimat atau kata-kata dan dimana peneliti sendiri langsung di lapangan untuk melakukan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dengan menjelaskan fenomena yang ada berdasarkan wawancara langsung terhadap pengelola industry pariwisata yang ada di Palangka Raya, maka hasil yang didapat adalah para pelaku usaha di bidang industry pariwisata sudah mengetahui adanya program CHSE tersebut dan sudah menerapkan CHSE ditempat masing-masing, namun ada beberapa tempat wisata yang belum maksimal menerapkan hal tersebut di karenakan dari pengunjungnya sendiri kurang mematuhi dan memahami dengan apa itu CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, Lingkungan), kurang nya kesadaran dari pengunjung itu sendiri walapun dari pihak pengelola wisata sudah menjelaskan kepada beberapa pengunjung untuk menerapkan kebersihan, kesehatan,keamanan, lingkungan selama berwisata di tempat mereka.
AKUNTABILITAS DALAM PENGAWASAN PENYALURAN PERUMAHAN SUBSIDI DAN TINGKAT KETEPATAN SASARAN PENERIMA RUMAH SUBSIDI DI KOTA PALANGKA RAYA Sari, Mita; Akhmad, Beni; Kumalasari, Desy
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3/Oktober (2022): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v12i3.3112

Abstract

Abstract-This research aims to determine the accountability of supervising the distribution of subsidized housing and the accuracy of its targets in Palangka Raya City. The research approach used is of a qualitative type using service quality theory, accountability theory and public policy theory and data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the function of supervising the distribution of subsidized housing in Palangka Raya City is carried out directly by the central government without involving local government, it then becomes one of the factors causing the lack of accuracy in the distribution of targets because there is no supervisory function from the local government or local provincial government. The lack of strict supervision of channeling banks is also one of the factors causing the government's lack of accountability in supervising the distribution itself, infrequent inspections or checks in the field also lead to deviations from the recipients of subsidized housing such as houses that are not occupied until they are transferred or rented to third parties, which of course violates existing regulations, indicators of accountability in the implementation of the distribution of subsidized housing have been fulfilled but are still not optimal considering that aspects of supervision and accountability are actually held by the implementing bank in an area for distributing subsidized housing.Keywords:   Supervision Accountability, Subsidized housing-Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas pengawasan penyaluran rumah subsidi dan ketepatan sasarannya di Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah tipe kualitatif dengan menggunakan teori kualitas pelayanan, teori akuntabilitas dan teori kebijakan publik serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pengawasan pendistribusian rumah subsidi di Kota Palangka Raya dilakukan langsung oleh pemerintah pusat tanpa melibatkan pemerintah daerah, hal tersebut kemudian menjadi salah satu faktor penyebab kurang tepatnya dalam pendistribusian target. karena tidak ada fungsi pengawasan dari pemerintah daerah atau pemerintah provinsi setempat. Kurangnya pengawasan yang ketat terhadap bank penyalur juga menjadi salah satu faktor penyebab kurangnya akuntabilitas pemerintah dalam mengawasi penyaluran itu sendiri, jarangnya pemeriksaan atau pengecekan di lapangan juga menyebabkan terjadinya penyimpangan dari penerima rumah subsidi seperti rumah yang tidak ditempati. sampai dialihkan atau disewakan kepada pihak ketiga, yang tentunya menyalahi peraturan yang ada, indikator akuntabilitas dalam pelaksanaan penyaluran rumah subsidi sudah terpenuhi namun masih belum optimal mengingat aspek pengawasan dan pertanggungjawaban benar-benar dipegang oleh pelaksana. bank di kawasan penyaluran perumahan subsidi.Kata kunci: Akuntabilitas Pengawasan, Perumahan Subsidi
TRAINING ON MAKING FUND PROPOSALS FROM GOVERNMENT AND PRIVATE INSTITUTIONS FOR MSME ACTORS Misrita Misrita; Yetrie Ludang; Irma Suryani; Imam Qalyubi; Srie Rosmila Wati; Mita Sari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i10.5254

Abstract

Talio Village is one of the villages in the Pulang Pisau Regency area which has several MSMEs as a group of small and medium enterprises at this village level. As a small and medium community business, of course, it requires the ability of its members to manage, create activities and develop themselves. One of the supporting capabilities in entrepreneurship is the strength of sufficient capital so that the business can develop. One effort that can be done to obtain capital is to seek assistance from the government and the private sector by submitting grant proposals. Making a proposal is one of the skills needed to advance the activities of MSME actors. By having the capability and ability to make proposals, it will be easy for MSME actors to seek financial assistance that can support MSME businesses. With this training activity, MSME actors can enrich their insights and abilities regarding making grant proposals from government and private institutions for MSME actors