Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN GIGI DENGAN PERILAKU PERAWATAN GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 009 TAMBUSAI handayani, eka yuli; wulandari, sri; fitria, rahmi
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 1 No 2 (2023): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v1i2.18

Abstract

Dental health problems in children can be very serious problems such as pain, heart defects, kidney and stomach infections, malnutrition, learning concentration disorders and death. The results of Basic Health Research (2018) state that in Indonesia, as many as 94.7% brush their teeth every day, namely in the age range ≥ 3 years, but 2.8% carry out proper dental care, namely morning and evening. The purpose of this study was conducted to determine the relationship between knowledge about dental health and dental care behavior in school-age children at SDN 009 Tambusai. The research method is descriptive correlation with a population of 74 respondents and using a total sampling of 74 children aged 2 and 3 at SDN 009 Tambusai. The results of this study were found that the most knowledge of students about dental health care was sufficient as many as 35 people (47.3%), student behavior regarding dental health care was bad as many as 43 people (58.1%). The statistical test results obtained P value = 0.002 (<0.05) meaning that there is a relationship between knowledge about oral health and dental care behavior in school-age children at SDN 009 Tambusai.
Hubungan Pemahaman Program UKS dan Peran Guru terhadap perilaku hidup sehat di Kecamatan Tandun Rahmi Fitria; Handayani, Eka Yuli; Junita, Elvira
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 2 No 2 (2024): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v2i2.27

Abstract

Education and health are interconnected, in school, children need optimal health status to be able to follow lessons and concentrate well. Based on (UU) No. 2 of 1989, it is explained that education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and teaching and learning process that is appropriate to activate the potential of children who have a spiritual, religious spirit, self-control and health. The aim of this research is to determine the relationship between understanding the UKS program and the role of PAUD teachers on healthy living behavior in Tandun District. The design of this research is a correlation with a cross sectional design. The total sample was 28 people determined using the saturated sampling method. The independent variable is the provision of lavender aromatherapy and the dependent variable is labor pain. The test results obtained a value of p=0.03, meaning there is a significant relationship between UKS's understanding of healthy living behavior and the statistical test results obtained a value of p=0.02, meaning there is a significant relationship between the role of teachers towards healthy living behavior. The conclusion of this research is that understanding UKS and the role of PAUD teachers is significantly related to students' healthy living behavior at school. The role of PAUD teachers in this case includes choosing nutritious food, reminding children to always maintain personal and environmental cleanliness, prohibiting the consumption of dangerous substances such as cigarettes and alcohol, and also reminding and encouraging them to do morning exercise at school.
HUBUNGAN LAMA MENSTRUASI REMAJA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP N 2 TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Handayani, Eka Yuli; Sari, Eka Yuliana; Nurkhasanah, Siti; Wulandari, Sri; Ismail, Muhammad Arif
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 2 No 2 (2024): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v2i2.30

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di Negara berkembang. Remaja putri memiliki resiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan remaja putra. Menurut WHO tahun 2018 menunjukan bahwa prevalensi anemia didunia masih cukup tinggi yaitu sekitar 53,7%. Sebanyak 30% penduduk dunia diperkirakan menderita anemia terutama remaja. Indonesia sendiri masih mengalami masalah triple burden malnutrition, dimana stunting, wasting dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro seperti anemia menjadi masalah kesehatan yang diutamakan. Berdasarkan Data Riskesdas prevalensi anemia meningkat dari 18,4% menjadi 32% atau 14,7 juta jiwa pada kelompok usia 15-24 tahun. Beberapa faktor yang menyebabkan kejadian anemia pada remaja yaitu pengetahuan, pendidikan ibu, status gizi, dan lamanya menstruasi. Anemia pada remaja dapat berdampak pada menurunnya kemampuan akademis disekolah, karena tidak adanya gairah belajar dan kosentrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menstruasi remaja dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 2 Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 55 orang dengan memeberikan 20 pertanyaan melalui kuesioner. Analisis penelitian dilakukan dengan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian tersebut terdapat hubungan antara lama menstruasi (P value = 0.001 < 0.05) terhadap kejadian anemia pada remaja putri. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara lama menstruasi terhadap kejadian anemia pada remaja putri. Saran dalam penelitian ini adalah sekolah hendaknya menyediakan buku bacaan tentang anemia untuk para siswa.
Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan Pada Peserta Didik PAUD di Wilayah Lokus Stunting Kabupaten Rokan Hulu Rahmi Fitria; Handayani, Eka Yuli; Wulandari, Sri; Andria; Aldriana, Nana; Anggraini, Bela Adinda; Mardiah
Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 3 No. 2 (2024): Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani
Publisher : LPPM Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmm.v3i2.2964

Abstract

Masalah berat badan kurang pada balita disebabkan karena konsumsi gizi yang tidak mencukupi kebutuhannya dalam waktu tertentu. Kekurangan berat badan yang berlangsung pada anak yang sedang tumbuh merupakan masalah serius. Kondisi ini mencerminkan kebiasaan makan yang buruk. Pemberian makanan tambahan kepada kelompok rawan gizi pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi yang pada akhirnya dapat meningkatkan status gizi sasaran. Peran serta semua pihak sangat diharapkan dalam mendukung keberhasilan kegiatan pemberian makanan tambahan kepada sasaran. Keamanan pangan diselenggarakan agar makanan tidak menjadi pemicu kesakitan dan kematian. Makanan yang aman dapat diartikan bahwa makanan yang akan atau telah dikonsumsi ,merupakan makanan yang layak dalam segi asupan gizi maupun kualitas kebersihan makanan (makanan tanpa cemaran). Tujuan penjaminan keamanan pangan yaitu mencegah kemungkinan cemaran biologis, kimia yang mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia. Keamanan pangan dilaksanakan untuk mencegah adanya tiga bahaya umum yaitu bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya biologis.. Pengetahuan,sikap, serta kepercayaan adalah faktor pendorong yang mendasari manusia dalam berprilaku