Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Penting Model Pelatihan Maximizing 15-Minutes (M1ME) Pada Departemen Host Service di Alila Seminyak: Perspektif Manajer I Gusti Agung Gede Witarsana; M Tanggap Sasmita; Vania Dwiokta Prameswari; Putu Gede Eka Darmaputra; Dewa Gede Putra
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v6i2.1453

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana implementasi dari Maximizing 15-Minutes (M1ME) Training pada Host Service Department Alila Seminyak dari Perspektif Manager. Data penelitian ini dikumpulkan dari kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dari kuesioner kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 23. Hasilnya menunjukkan bahwa Pelatihan Maximizing 15-Minutes (M1ME) berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kualitas, persepsi biaya, persepsi volume/produksi, persepsi efisiensi, persepsi kepatuhan, keamanan yang dirasakan, kepuasan karyawan yang dirasakan, kepuasan pelanggan yang dirasakan, respon pelanggan yang dirasakan dan respon pasar di Alila Seminyak.
Inovasi Paket Eduksi dari Limbah Kain Tenun Rahayu, Maulia; Buana, Charmedtra Bio Angga; Putra, I Gede Yogi Angga Pratama Indra; Arthapala, Lalu Anggir; Wijaya, M Rendi; Anjaini, Baiq Rara Wiwin; Sasmita, M. Tanggap; Hizmi, Surrayal
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MAKARDHI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/makardhi.v5i1.1704

Abstract

One of the traditional places to make woven fabric is Sukarara Lombok. However, the waste of woven fabric makes changes in management necessary to reduce environmental impact while increasing value. The purpose of this research is to improve skills and awareness about waste and environmental sustainability by using woven fabric waste. To achieve this goal, the methods used include field observations, interviews with weaving craftsmen, and the implementation of socialization and training programs involving employees of weaving craft. In addition, tourist are more interested in local culture and environmental sustainability thanks to this program. This study shows that waste can be used to make creative items such as bracelets and wall hangings, so there is no need to throw them away. The pilot test conducted on tourists received a positive response, most of them found the activity fun and offered a unique experience. The outcome of this activity is that the development of educational products made from woven fabric waste can be one of the attractions of sustainable educational tourism.
Optimasi Potensi Lokal: Pelatihan Pembuatan Kue Bolu Berbahan Dasar Buah Lobe-Lobe di Desa Wisata Bonjeruk Sasmita, M Tanggap; Nurhayati, Hastuti; Aprianto, Yusup
Jurnal Abdimas Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wisata Bonjeruk, Lombok Tengah, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan cake berbahan dasar buah Lobe-Lobe, buah endemik yang melimpah di desa tersebut. Pelatihan ini diinisiasi oleh tim dari Politeknik Pariwisata Lombok dengan pendekatan partisipatif melalui metode ceramah, demonstrasi, dan praktikum. Sebanyak 11 peserta, mayoritas ibu-ibu dan pelaku UMKM, mengikuti pelatihan yang berlangsung di Kantin 21 Bonjeruk. Peserta mempelajari teknik-teknik dasar dalam pembuatan cake, mulai dari persiapan bahan hingga teknik pemanggangan menggunakan oven tangkring. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta dengan skor rata-rata 3,6 dari skala 4, serta antusiasme tinggi terhadap kegiatan serupa di masa depan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah buah Lobe-Lobe, menciptakan produk kuliner khas yang berpotensi meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi lokal desa Bonjeruk. Untuk keberlanjutan program pelatihan ini, disarankan agar diadakan pelatihan lanjutan dengan proses pengemasan dan pemasaran produk yang nantinya dijadikan sebagai oleh-oleh yang memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, perlu adanya pendampingan intensif bagi peserta dalam mengembangkan usaha kuliner berbasis Lobe-Lobe serta pemasaran produk secara lebih luas, baik secara offline maupun online. Dukungan dari pemerintah desa dan lembaga terkait juga penting untuk memfasilitasi akses peralatan, bahan baku, dan promosi wisata kuliner desa Bonjeruk
Pelatihan Kewirausahaan “Pesantrenpreneur” di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur Sasmita, M Tanggap; Rumba; Dewata, Dimas Purnama; Supardi; Muhammad Ilham H
Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/abdiwisata.v1i1.170

Abstract

Pada era persaingan yang cukup ketat akhir-akhir ini para santri perlu dibekali dengan pengetahuan, keahlian, dan beragam kompetensi para santri agar mampu beradaptasi. Untuk mencapai hal itu salah satunya dengan mengikuti kegiatan inkubasi atau pelatihan kewirausahaan yang sesuai dengan teori pola pikir kewirausahaan yang memungkinkan seseorang untuk lebih berani mengatasi tantangan secara kreatif, mengambil tindakan inovatif dengan dasar itulah diselenggarakan kegiatan pelatihan kewirausahaan “pesantrenpreneur” di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur dengan tujuan kegiatan adalah untuk membangun jiwa-jiwa wirausaha di kalangan santri, menghasilkan bisnis model, dan prototipe bisnis. Dengan metode pengelolaan kegiatan proyek skrumban dan metode pelaksanan kegiatan dengan kegiatan diskusi, simulasi, dan banyak melakukan pratik dengan mengisi lembar kerja dan canvas yang sudah disediakan, dilakukan selama 3 hari pada tanggal 17-19 Maret 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang merupakan santri Pondek Pesantren Darul Ulum. sementara hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil mendapatkan pengalaman praktis dan mencapai tujuan yang sudah direncanakan dengan masukan terhadap metode penyampaian materi sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan dan diaplikasikan.
Kreasi Kue Bolu Khas Desa Wisata Bonjeruk Berbahan Dasar Buah Endemik Lobe-Lobe Sebagai Oleh-oleh. Sasmita, M Tanggap; Apriyanto, Yusup
JURNAL GASTRONOMI INDONESIA Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Gastronomi Indonesia
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jgi.v13i2.1653

Abstract

Bonjeruk Tourism Village, part of the Mandalika Super Priority Tourism Destination, has unique biodiversity, culture, and cuisine potential, including the distinctive Lobe-Lobe fruit. This research aims to develop a pound cake made from Lobe-Lobe fruit as a typical village souvenir to complement the existing culinary potential. The research uses the Borg & Gall research and development model, involving organoleptic tests by 5 experts and hedonic tests by 45 visitors to the tourist village aged between 16-60 years. The analysis requires documentation, organoleptic tests, and hedonic tests with a 5-point Likert scale. The results show that Cake Lobe-Lobe excels in taste (average score of 4.23) and texture (4.28), while aroma (4.10), color (4.15), and moisture (4.10) meet consumer preferences. The appearance aspect (3.97) requires further innovation. Future research recommendations include the development of product variations based on Lobe-Lobe, innovation in attractive appearance and packaging, and strengthening product promotion as a typical souvenir of Bonjeruk Tourism Village
The Influence of Brand Image and Brand Trust on Consumer Loyalty (Case Study on Consumers of PT Citilink Indonesia Branch Office Denpasar) Aditya Aristana, I Komang Gede; Arie Yudhistira, Putu Gde; Sasmita, M. Tanggap
Jurnal Penelitian Pariwisata Vol 6 No 1 (2022): (TRJ) Tourism Research Journal
Publisher : Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/trj.v6i1.129

Abstract

This study aims to determine the effect of brand image and brand trust on consumer loyalty. This type of research is quantitative research. This research method uses multiple regression analysis. Data collection techniques using questionnaires, sampling techniques using a purposive sampling technique. The population in this study were domestic passengers of PT Citilink Indonesia Denpasar Branch Office in the last five years. The sample used the slovin formula with 100 respondents. The results showed that partially and simultaneously, the variable brand image and brand trust significantly affected consumer loyalty. The brand image formed by Citilink airline can provide a good perception to consumers and the existing efforts in building brand trust in consumers through fulfilling the needs desired by Citilink airline consumers. PT. Citilink is expected to improve its brand image further and maintain and increase the confidence of existing brands by always providing the flight services that consumers want so that consumers no longer doubt the service products that PT has produced. Citilink. Then also pay attention to consumer loyalty; for example, companies can more quickly evaluate what consumers want by providing criticism and advice services to Citilink airlines. Keywords: Customer Loyalty, Brand Image, Brand Trust