Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MENINGKATKAN PERAN GURU SEBAGAI MANAGER KELAS DALAM PEMBELAJARAN DARING MELALUI REFLEKSI PENGAJARAN Zaitun Zaitun; Aida Sumardi; Fatma Nurmulia; Shevia Chairul Syahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.915-922

Abstract

Kegiatan Program Pengabdian kepada Msayarakat ini bertujuan untuk membantu guru dalam meningkatkan peran mereka sebagai manager kelas pada proses pembelajaran daring melalui refleksi pengajaran. Hal ini didasarkan pada temuan peneliti di lapangan yang menemukan berbagai masalah dan kendala yang dihadapi guru, khususnya guru mata pelajaran Pendidikan Bahasa Indonesia dan guru mata pelajaran Bahasa Inggris SMPIT Tamaddun, Tangerang Selatan. Masalah tersebut diantaranya adalah kekurang efektifan proses KBM dikarenakan minimnya interaksi antara guru dan peserta didik, ketidakatifan peserta didik selama proses belajar, serta berbagai gangguan teknis seperti keterbatasan perangkat maupun kuota internet. Oleh sebab itu, guru yang salah satunya memegang peranan sebagai manager kelas tidak dapat secara maksimal mengelola kelas agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dengan melibatkan 1 orang guru Bahasa Indonesia dan 1 orang guru Bahasa Inggris, kegiatan PKM ini ditawarkan oleh peneliti dengan tujuan agar guru dapat berperan dengan lebih maksimal sehingga proses pengajaran dapat menjadi lebih efektif. Hal ini sangat penting dikarenakan pengajaran yang efektif akan sangat membantu peserta didik dalam mencapai hasil belajar yang baik. PKM ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi berupa jurnal refleksi guru dalam proses pengumpulan data. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru merasa sangat terbantu dengan kegiatan refleksi yang mereka lakukan setiap selesai kelas dimana pada pertemuan kelas berikut mereka dapat mempertahankan apa yang telah dianggap baik dan meningkatkan hal-hal yang masih dirasa kurang pada pertemuan kelas sebelumnya. Hal ini dibuktikan juga oleh hasil observasi yang peneliti lakukan dimana setelah melakukan refleksi, guru lebih berperan dalam mengelola kelas dan proses belajar mengajar menjadi lebih aktif dan efektif.
MENINGKATKAN PERAN GURU SEBAGAI MANAGER KELAS DALAM PEMBELAJARAN DARING MELALUI REFLEKSI PENGAJARAN Zaitun Zaitun; Aida Sumardi; Fatma Nurmulia; Shevia Chairul Syahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.915-922

Abstract

Kegiatan Program Pengabdian kepada Msayarakat ini bertujuan untuk membantu guru dalam meningkatkan peran mereka sebagai manager kelas pada proses pembelajaran daring melalui refleksi pengajaran. Hal ini didasarkan pada temuan peneliti di lapangan yang menemukan berbagai masalah dan kendala yang dihadapi guru, khususnya guru mata pelajaran Pendidikan Bahasa Indonesia dan guru mata pelajaran Bahasa Inggris SMPIT Tamaddun, Tangerang Selatan. Masalah tersebut diantaranya adalah kekurang efektifan proses KBM dikarenakan minimnya interaksi antara guru dan peserta didik, ketidakatifan peserta didik selama proses belajar, serta berbagai gangguan teknis seperti keterbatasan perangkat maupun kuota internet. Oleh sebab itu, guru yang salah satunya memegang peranan sebagai manager kelas tidak dapat secara maksimal mengelola kelas agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dengan melibatkan 1 orang guru Bahasa Indonesia dan 1 orang guru Bahasa Inggris, kegiatan PKM ini ditawarkan oleh peneliti dengan tujuan agar guru dapat berperan dengan lebih maksimal sehingga proses pengajaran dapat menjadi lebih efektif. Hal ini sangat penting dikarenakan pengajaran yang efektif akan sangat membantu peserta didik dalam mencapai hasil belajar yang baik. PKM ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi berupa jurnal refleksi guru dalam proses pengumpulan data. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru merasa sangat terbantu dengan kegiatan refleksi yang mereka lakukan setiap selesai kelas dimana pada pertemuan kelas berikut mereka dapat mempertahankan apa yang telah dianggap baik dan meningkatkan hal-hal yang masih dirasa kurang pada pertemuan kelas sebelumnya. Hal ini dibuktikan juga oleh hasil observasi yang peneliti lakukan dimana setelah melakukan refleksi, guru lebih berperan dalam mengelola kelas dan proses belajar mengajar menjadi lebih aktif dan efektif.
Pengembangan Media Imajinopoli Sebagai Sarana Kreativitas dalam Penulisan Cerita Pendek Zalwa Ayu Sabilah; Aida Sumardi
Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v11i1.38510

Abstract

This study was conducted to develop imaginopoly media as an alternative that can encourage students' creativity in writing short stories at the junior high school level. This media is expected to provide a more interesting and interactive learning experience, as well as motivate students to explore ideas more freely, so that the writing process is no longer considered challenging or boring. The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of the imaginopoli media in improving short story writing skills and to determine the extent to which this media contributes positively to the development of students' writing skills. The method applied in this study was Research and Development (RND) using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation, so that the development process was carried out systematically and in accordance with learning needs. The results of the validation test showed that the imaginopoly media was categorized as good, with an average score of 94.6% from media experts and 81.4% from subject matter experts. In addition, the student response test also showed very satisfactory results, with small classes obtaining an average score of 90.2% and large classes 89.3%. The response from teachers, who are important supporters in the teaching and learning process, also showed positive results with an average score of 84%. Overall, the results of this study confirm that the imaginopoly media meets