Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JIMTEK

Pengaruh Pemakaian Alkali (NaOH 48°Be) Terhadap Perbedaan Warna Pada Pencelupan Kain 100% Kapas Dengan Zat Warna Reaktif Kurniawan Try Pratomo; Hardjito S Darmojo; Indrato Harsadi
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 2 (2020): Juli - Oktober 2020
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.944 KB)

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya perbedaan warna hasil pencelupan kain 100% kapas dengan zat warna reaktif adalah faktor pemakaian alkali (NaOH 48°Be) yang berfungsi untuk mengikat zat warna dengan serat. Melalui penelitian dan suatu percobaan, penulis berusaha mencari pemakaian alkali (NaOH 48°Be) yang paling optimal. Metode: Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Metode kuantitatif eksperimen yang disusun dengan metode anava mono faktor (satu arah)  dengan desain penelitian faktor tunggal, RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan treatment (t) = 3 dan replikasi (r) = 5 dengan model tetap, maka akan terbentuk  t x r = 3 x 5 = 15 plot.. Tujuan:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh konsentrasi alkali pada pencelupan kain kapas 100% dengan zat warna reaktif cara penguapan. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian diperoleh suatu kombinasi yang terbaik dalam pemakaian alkali (NaOH 48 °Be) yaitu 13 ml/L. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pemakaian alkali (NaOH 48°Be) berpengaruh terhadap perbedaan warna hasil pencelupan kain 100% kapas dengan zat warna reaktif.
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Jasa Terhadap Pelayanan Terminal Poris Plawad Tangerang Dika Agustian Harja; Hardjito S Darmojo; Hafiz Abdillah
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 2 (2020): Juli - Oktober 2020
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.885 KB)

Abstract

Terminal Poris Plawad merupakan Terminal yang berada di Daerah Cipondoh Kota Tangerang Provinsi Banten. Terminal Poris Plawad menjadi salah satu terminal pusat Kota Tangerang, dan saat ini terminal tersebut ditetapkan sebagai Terminal penumpang tipe A. Terminal ini berfungsi melayani angkutan umum untuk antar kota antar provinsi (AKAP), dan angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP), angkutan kota (ANGKOT). Keberadaan Terminal Poris Plawad saat ini sudah berfungsi efektif, hanya saja masih ada fasilitas terminal yang kurang baik sehingga banyak pengguna jasa yang mengeluhkan hal ini. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui bagaimana kondisi Terminal Poris Plawad saat ini dan tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap pelayanan Terminal Poris Plawad Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan dengan melakukan pengamatan di Terminal Poris Plawad untuk menganalisa fungsi dari terminal sesuai ketentuan Peraturan Menteri No. 31 tahun 1995. Dilakukan pula penyebaran kuisioner terhadap pelayanan Terminal Poris Plawad secara langsung ke pengguna jasa dengan menggunakan metode perhitungan Important Performance Analysis (IPA).Berdasarkan hasil pengamatan langsung dilapangan, ketersediaan fasilitas jasa Terminal Poris Plawad Sangat Memuaskan hanya kurang dalam hal perawatan fasilitas sedangkan berdasarkan hasil penggambaran pada diagram kartesius di dapatkan atribut pelayanan pada Kuaran A (V2, V7, V18, V19, V23), Kuadran B (V1, V5, V6, V10, V11, V12, V20, V21), Kuadran C (V3, V4, V13, V14, V16, V17, V24) dan Kuadran D (V8, V9, V15, V22). Secara keseluruhan persepsi dan tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap pelayanan Terminal Poris Plawad Sangat Memuaskan/Sangat Baik, dengan nilai rata-rata tingkat kesesuaian sebesar 87,48%.
Implementasi Face Recognition Dengan Opencv Pada Absensi Karyawan Ajeng Maulidyah; Hardjito S Darmojo; Sukisno Sukisno
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 2 No 1 (2021): Maret - Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.508 KB)

Abstract

Proses absensi dengan menggunakan finger print sering kali bermasalah pada mesin yang tidak mendeteksi jari. Sehingga proses absensi dilakukan secara manual dengan menulis pada form absensi. Ditambah lagi jika ada karyawan yang melakukan dinas luar sehingga proses absensi harus dilakukan di perusahaan dan dapat menyebabkan proses dinas luar terhambat. Karena sering kali karyawan yang dinas luar lupa untuk absen. Maka demikian, proses absensi perlu ditingkatkan lagi agar penggunaannya lebih fleksibel dan efisien. Yaitu dengan memanfaatkan smartphone, wajah karyawan dan lokasi realtime karyawan. Metode absensi online mnggunakan face recognition dan location based pada android ini dapat membantu proses absen agar laporan absensi yang diterima lengkap dan zero mistake. Dengan Metode Prototype sistem akan dibangun berdasarkan kebutuhan user. Sistem yang sedang berjalan akan dikembangkan menjadi sistem final. Dari sistem absensi finger print menjadi sistem absensi online. Sehingga aplikasi ini dapat memungkinkan adanya sistem yang efektif, efisien dan fleksibel dalam penggunaannya tetapi tidak menghilangkan fungsi dari sistem itu.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI E-LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN KURSUS DENGAN MENERAPKAN KONSEP CLOUD COMPUTING Effendy Wahyu Pradana; Vina Septiana Windyasari; Hardjito S Darmojo
JURNAL ILMIAH FAKULTAS TEKNIK Vol 2 No 1 (2021): Maret - Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1530.256 KB)

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang semakin pesat sangat berdampak dan berpengaruh pada segala aspek kehidupan manusia. Saat ini, hampir semua lini kehidupan bisa di kontrol dan di monitor melalui teknologi. Kasus seperti di PT Cenplus Komputer Senter memiliki sebuah kursus yang dimana terdapat beberapa bidang yaitu Web Programming, Android Programming, dan Networking. Namun, karena masih menggunakan metode kegiatan belajar mengajar secara konvensional seperti adanya kelas, mentor / pengajar, dan siswa. apabila masih menggunakan cara konvensional, maka akan semakin ditinggalkan oleh calon siswa / peserta bimbel. Namun dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat belum diimbangi dengan dukungan dari stakeholders untuk penerapan e – learning dikarenakan biaya (cost) seperti biaya pembuatan e – learning yang terlalu tinggi. seperti biaya yang terlalu tinggi, dan kurangnya SDM (sumber daya manusia) untuk pembuatan e – learning. Metode: Maka solusi dengan menggunakan E – Learning dengan menerapkan konsep Cloud Computing (Komputasi Awan) kategoriiSoftware as a service. Tujuan: Dengan adanya E-Learning dapat mengoptimalisasikan kegiatan belajar - mengajar yang ada di PT Cenplus Komputer Senter. Hasil Penelitian: dengan menerapkan konsep cloud computing kategori Software as a service terdapat kemudahan yaitu mudah diakses dimana saja dengan menggunakan internet, murah karena karena tidak perlu mengelola server, mengelola sistem dan pemakaian listrik untuk server itu sendiri, ketersediaan data karena sudah di desain untuk mendukung kebutuhan data selama 24 jam. Kesimpulan: Membantu bimbel di PT. Cenplus Komputer Senter yang semula menggunakan cara konvensional atau manual menjadi digital, juga belajar-mengajar yang lebih fleksibel, yaitu bisa dimana saja, kapan saja dengan e-learning.