Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of the Implementation of the Death Penalty in Corruption Cases in Indonesia Emirza Henderlan Harahap
International Journal of Law, Crime and Justice Vol. 2 No. 2 (2025): June : International Journal of Law, Crime and Justice
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijlcj.v2i2.610

Abstract

This study discusses the phenomenon of increasing corruption cases in Indonesia, which is caused by the lack of effective criminal penalties. Although Law No. 20/2001 concerning the Eradication of Corruption regulates the threat of the death penalty for perpetrators of corruption, in practice it has never been implemented. This study uses the approach of the law enforcement system theory and the theory of punishment, with normative legal methods and literature studies. The results show that the difficulty of implementing the death penalty in corruption cases in Indonesia is caused by the pros and cons and rejection from the community and law enforcement. This finding indicates the importance of reforming the death penalty policy for perpetrators of corruption to provide a deterrent effect and prevent similar cases in the future. Therefore, this study recommends improving the law enforcement system and more effective anti-corruption policies.
Pemberdayaan Petani Milenial melalui Edukasi Hukum Agraria, Inovasi Teknologi Pertanian, dan Manajemen Agribisnis Berbasis Platform Digital Sugito, Sugito; Zulfida, Ida; Dewi, Dora Silvia; Harahap, Emirza Henderlan; Mahuli, Jenda Ingan; Pangeran, Pangeran; Lubis, Reza Hanafi
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1017

Abstract

Pemberdayaan petani milenial merupakan strategi penting dalam menjawab tantangan krisis regenerasi petani dan keterbelakangan teknologi di sektor pertanian Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani milenial melalui pendekatan interdisipliner yang meliputi edukasi hukum agraria, pemanfaatan inovasi teknologi pertanian, dan penguatan manajemen agribisnis berbasis platform digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring guna menjangkau peserta dari berbagai wilayah dan memaksimalkan efisiensi pelatihan. Metode yang digunakan mencakup survei kebutuhan peserta, pelatihan interaktif melalui Zoom dan WhatsApp Group, serta pendampingan pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi edukatif ini berdampak positif pada tiga aspek utama. Pertama, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep hukum agraria, hak atas tanah, serta pentingnya sertifikasi lahan sebagai dasar legalitas usaha tani. Kedua, para peserta mulai mengadopsi teknologi pertanian digital seperti aplikasi pemantau cuaca, pencatatan pertanian berbasis Android, serta pengenalan terhadap Internet of Things (IoT) dalam pertanian presisi. Ketiga, pelatihan manajemen agribisnis digital mendorong petani milenial untuk memanfaatkan e-commerce, media sosial, dan aplikasi keuangan dalam menjalankan usaha tani secara lebih modern dan kompetitif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transformasi digital dalam pertanian dapat dimulai dari peningkatan literasi hukum, teknologi, dan bisnis secara simultan. Pendekatan daring terbukti mampu memfasilitasi pembelajaran lintas wilayah dan menjangkau lebih banyak peserta, meskipun tetap diperlukan penguatan infrastruktur digital dan dukungan kebijakan untuk keberlanjutan program. Oleh karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor swasta menjadi sangat penting dalam menciptakan ekosistem agribisnis digital yang inklusif bagi generasi petani muda.
Pelatihan Manajemen Keuangan Bagi Pelaku Usaha Batu Bata di Kelurahan Silandit Silviana Batubara; Makhrani; Ade Maya Mei Shanty; Emirza Henderlan HARAHAP
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JTPI - Januari
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/5gr58043

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of financial management training for brick industry entrepreneurs in Silandit Village. The training is designed to enhance entrepreneurs' understanding and skills in managing their business finances, including transaction recording, budget planning, and cash flow management. The results show that before the training, most entrepreneurs lacked an organized record-keeping system and struggled to create effective budget plans. After attending the training, 75% of participants started recording their financial transactions regularly, while 85% successfully developed more structured monthly budgets. Entrepreneurs also demonstrated improvements in managing cash flow and expenses. However, challenges in maintaining consistency in applying the learned financial management practices remain, requiring ongoing support. Overall, the training has had a positive impact on the financial management of brick entrepreneurs in Silandit Village and is expected to support the sustainability and growth of their businesses.